Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Penyuluhan Tentang Imunisasi TT Pada Ibu Hamil DI Desa Joring Natobang Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu Tahun 2020: Immunisasi, Tetanus Toksoid, Ibu Hamil Batubara, Novita Sari; Siregar, Rya Anastasya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 1 (2021): Vol.3 No.1 April 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.818 KB)

Abstract

Immunity to tetanus can only be obtained through tetanus toxoid immunization. Pregnant women who get tetanus toxoid immunization in their body will form tetanus antibodies. The purpose of this PKM is to motivate pregnant women about the importance of doing TT (Tetanus Toxoid) Immunization. This PKM activity was carried out by means of health education methods using leaflet media to 15 pregnant women in the village of Joring Natobang. The results of this counseling activity were continued by providing an evaluation of pregnant women, namely questions and answers about the TT (Tetanus Toxoid) material. Pregnant women can be responsible and explain well the questions asked by the counselor. PKM activities that were carried out went well. Pregnant women in Joring Natobang village who participated seemed enthusiastic in participating in the activity.
PENYULUHAN TENTANG SENAM SEHAT PADA ANAK DI SDN DESA LABUHAN LEBO KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN TENGGARA TAHUN 2022 siregar, rya anastasya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 1 (2022): Vol.4 No. 1 April 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i1.738

Abstract

ABSTRAK Senam pagi merupakan suatu aktifitas fisik yang sangat perlu diadakan secara rutin untuk menjaga kesegaran jasmani para siswa di sekolah dan merupakan salah satu aktifitas jasmani yang efektif untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan mereka. Gerakan-gerakan pada senam pagi selain melatih otot-otot pada tubuh juga melatih gerakan motorik pada anak. Tujuan penyuluhan adalah untuk meningkatkan sehatan anak-anak dengan senam sehat atau disebut olah raga. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode partisipatif dan peserta yang mengikuti kegiatan senam sehat dan dilakukan dengan senam bersama di depan sekolah adalah seluruh peserta didik SDN Desa Labuhan Labo. Pelaksanaan kegiatan edukasi senam sehat dimulai pada pukul 09.00 WITA pada hari jumat 18 Maret 2022. Setalah olah raga bersama pemateri memberikan waktu untuk sesi tanya-jawab seputar materi yang diberikan dan pemberian snack kepada siswa SDN. Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan di SDN Desa Labuhan Labo berjalan dengan baik. Hal ini terbukti dengan antusias siswa SD dalam menggikuti senam sehat atau bersama. Hasil posttest memperlihatkan setelah penyuluhanterjadi peningkatan pengetahuan terkait aktivitas fisik senam sehat. Penyuluhan kesehatan terkait olah raga dan aktivitas fisik dapat berdampak ke peserta sehingga memperbaiki pola hidup, rutin berolahraga serta dapat mengajak anggota keluarga untuk berolah raga dan tetap aktif.
PENYULUHAN TENTANG HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA LABUHAN LABO KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN TENGGARA TAHUN 2022 siregar, Rya anastasya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 1 (2022): Vol.4 No. 1 April 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i1.740

Abstract

ABSTRAK Risiko terjadinya tekanan darah tinggi (hipertensi) akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Berkisar 2 dari 3 orang berusia di atas 75 tahun diperkirakan mengidap hipertensi. Tekanan darah diukur berdasarkan kemampuan darah menekan dinding jantung, yaitu tekanan darah sistolik (saat jantung memompa darah) dan diastolik (saat jantung rileks). Lansia umumnya dianggap memiliki tekanan darah normal jika sistolik di bawah 120 dan diastolik kurang dari 80, atau dalam angka dinyatakan 120/80, sementara seseorang dinyatakan mengalami hipertensi jika memiliki sistolik/diastolik di atas 130/80. Tujuan PKM ini adalah memberi motivasi kepada lansia lebih memperhatikan polo hidupnya seperti kebutuhan istirahat dan makanan agar terhindar dari terjadinya hipertensi pada lansia. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan metode penyuluhan kesehatan dengan menggunakan media leaflet kepada lansia di desa Labuhan Labo dengan berjumlah 20 orang. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Evaluasi kedapa lansia yaitu tanya jawab seputar materi Hipertensi. Lansia dapat penyawab dan menjelaskan dengan baik pertanyaan yang diajukan oleh sipenyuluh. Kegiatan PKM yang dilaksanakan berjalan dengan baik. Lansia di desa Labuhan Labo yang mengikuti terlihat bersemangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan.
JURNAL PENYULUHAN TENTANG HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA LUBUK RAYA KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN HUTAIMBARU TAHUN 2024: PENYULUHAN TENTANG HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA LUBUK RAYA KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN HUTAIMBARU TAHUN 2024 siregar, rya anastasya; Novita Sari Batubara; Arisa Harfa Said Lubis; Deliana Tarigan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1292

Abstract

ABSTRAK Hipertensi dapat dikendalikan secara efektif dengan pengobatan yang sederhana dan murah, namun hanya sekitar satu dari lima penderita hipertensi yang dapat mengendalikannya. Hipertensi ini terjadi akibat lonjakan tekanan darah tinggi, terjadi ketika tekanan darah pada arteri meningkat secara persisten, melebihi nilai normal. Tekanan darah terdiri dari dua pengukuran: sistolik (angka atas) dan diastolik (angka bawah). Hipertensi didefinisikan jika tekanan darah sistolik ≥ 140 mm Hg atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mm Hg. Tujuan PKM ini adalah memberi motivasi kepada lansia lebih memperhatikan polo hidupnya seperti kebutuhan istirahat dan makanan agar terhindar dari terjadinya hipertensi pada lansia. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan metode penyuluhan kesehatan dengan menggunakan media leaflet dan pemeriksaan tekanan darah kepada lansia di desa Lubuk Raya dengan berjumlah 30 orang yaitu 14 laki-laki dan 16 perempuan. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Evaluasi kedapa lansia yaitu tanya jawab seputar materi Hipertensi. Lansia dapat penyawab dan menjelaskan dengan baik pertanyaan yang diajukan oleh sipenyuluh. Kegiatan PKM yang dilaksanakan berjalan dengan baik. Lansia di desa Lubuk Raya yang mengikuti terlihat bersemangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan. Kata kunci : Hipertensi, Lansia
Hubungan Pengetahuan Pus Tentang Alat Kontrasepsi Mow Dengan Minat PUS Terhadap Alat Kontrasepsi MOW di Praktek Bidan Hj. R Batubara Kota Padangsidimpuan Siregar, Rya Anastasya
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 4 No 1 (2019): Vol.4 No.1 Juni 2019
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Women's Surgical Medical Contraception (MOW) is a method of permanent contraception in women, performed with a small operation to tie / clamp / cut the fallopian tubes. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of EFA knowledge about MOW with EFA interest in MOW contraceptives. This research uses descriptive analytic method with cross sectional research design. The sampling technique uses accidental sampling with a total sample of 46 EFAs. Data were collected using a questionnaire. The analysis used is univariate analysis and bivariate analysis with chi-square statistical test with confidence level (95% CI) and α = 0.05. The results of this study indicate a significant relationship between EFA knowledge about MOW with EFA interest in contraception MOW (Pvalue = 0.007 <2 count = 9,807α = 0.05) and (> 2 table = 5.991). The conclusion is that there is a relationship between EFA knowledge about MOW with EFA interest in contraception MOW practice of midwife Hj. R. Coal of the city of Padangsidimpuan in 2018. Thus the authors propose a number of suggestions, namely for respondents to be able to increase knowledge and add insight about MOW contraception by asking health workers, reading books, watching television and so on so that EFA know about MOW contraception.
FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU ANC DI PUSKESMAS BATANGTORU TAHUN 2020: indonesia siregar, rya anastasya; Batubara, Novita Sari
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 6 No 1 (2021): Vol. 6 No. 1 Juni 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v6i1.412

Abstract

ABSTRAK Angka kematian ibu yang tinggi disebabkan dua hal pokok yaitu masih kurangnya pengetahuan mengenai penyebab dan penanggulangan komplikasi dalam kehamilan, persalinan, nifas, serta kurang meratanya pelayanan antenatal care. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku ANC di Puskesmas Batangtoru Tahun 2020. Dengan menggunakan metode cross sectional. Teknik sampling menggunakan Total Sampling dengan sampel 32 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan buku KIA. Teknik analisis data menggunakan uji chi Square. hasil penelitian ini menunjukkan: ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, sikap dan ketersediaan akses dengan Perilaku ANC di Puskesmas Batangtoru Tahun 2020 dengan hasil analisa bivariate hasil uji statistik Chi-Square dan Uji Kolmogrov-Smirnov diperoleh nilai pengetahuan (p=0,002), sikap (p=0,008) dan ketersediaan akses (p=0,006) < α (0.05). Kepada petugas kesehatan dalam pelaksanaan asuhan pada kehamilan dapat meningkatkan penyuluhan dan memberikan informasi tentang ANC. Kata Kunci : Pengetahuan, sikap, ketersediaan akses, kunjungan ANC
HUBUNGAN PERILAKU SUAMI TERHADAP DUKUNGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATANG PANE II KECAMATAN HALONGONAN TIMUR KABUPATEN PALUTA TAHUN 2020 Siregar, Rya Anastasya; Batubara, Novita Sari; Meriansyah, Riza; Endang, Tapi
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Juni 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i2.14

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan status gizi anak dalam 1000 Hari Pertama Kelahiran. Bayi yang diberikan ASI ekslusif dapat mencapai pertumbuhan perkembangan dan kesehatan yang optimal. Pemberian ASI Eksusif sangat dipengaruhi oleh perilaku kesehatan berupa, pengetahuan, tidakan, sikap, mencakup dukungan suami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku suami terhadap dukungan pemberian ASI ekslusif pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Batang Pane II Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Paluta Tahun 2020. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi berusia ≤6 bulan yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Batang Pane II Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Paluta yang sebanyak 90 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi berusia ≤6 bulan yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Batang Pane II Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Paluta sebanyak 90 orang dengan menggunakan metode total sampling. Analisa yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku suami (p= 0,001), pengetahuan suami (p= 0,000), sikap suami (p= 0,003), tindakan suami (p= 0,001) berhubungan dengan dukungan pemberian ASI ekslusif. Kesimpulan diperoleh bahwa perilaku suami berhubungan dengan dukungan pemberian ASI ekslusif. Saran bagi suami agar memberikan perhatian lebih terhadap dukungan pemberian ASI ekslusif.