Fadhilasari, Icha
Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang

Published : 27 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS ASPEK MAKNA PADA SLOGAN ANALISIS ASPEK MAKNA PADA SLOGAN PERINGATAN MEMBUANG SAMPAH DENGAN MENGGUNAKAN UNSUR KOMEDI : TINJAUAN SEMANTIK Adira Marsa Yafi Prasasti Adira Marsa Yafi Prasasti; Icha Fadhilasari
Buana Bastra Vol 9 No 1 (2022): JURNAL ILMIAH BUANA BASTRA
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bastra.vol9.no1.a6112

Abstract

Slogan merupakan sebuah teks pendek yang menarik sekaligus mudah diingat dengan tujuan untuk menyampaikan informasi dan mengajak seseorang untuk melakukan sesuatu, baik untuk menaati sebuah peraturan atau membeli suatu produk. Dalam hal ini yang menjadi perhatian peneliti yaitu pada aspek makna dalam slogan larangan membuang sampah, dikarenakan pemahaman makna tujuan slogan tersebut perlu dikuasi pembaca agar tidak membuang sampah sembarangan. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan aspek makna semantik pada slogan peringatan membuang sampah yang diperoleh dari berbagai tempat umum di lingkungan masyarakat serta dianalisa menggunakan teori semantik gramatikal. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang meneliti objek dan kondisi yang sedang terjadi di masa sekarang. Penelitian mengenai slogan peringatan membuang sampah menggunakan pendekatan kualitatif, merupakan penelitian yang menghasilkan data dengan deskriptif mendalam. Data yang dimaksud ialah kata atau kalimat yang terdapat dalam slogan peringatan membuang sampah dengan unsur komedi terhadap penggunaan bahasa Indonesia sehingga menimbulkan makna yang lain dengan yang ingin disampaikan penulis. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi dan teknik catat. Hasil dari penelitian ini ditemukan aspek makna sense, feeling, tone, 2 intension deklaratif, dan 2 intension imperatif dari empat slogan jumlah sumber data.
PEREMPUAN-PEREMPUAN YANG TAK MEMILIKI KUASA DALAM KUMPULAN CERPEN “SIHIR PEREMPUAN” KARYA INTAN PARAMADITHA (KAJIAN HEGEMONI GRAMSCI) Icha Fadhilasari; Haris Suprapto; Darni; Tengsoe Tjahjono
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v8i1.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk hegemoni dalam kumpulan cerpen “Sihir Perempuan”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data penelitian berupa teks sastra (cerpen) karya Intan Paramadhita yang dianggap merepresentasikan bentuk-bentuk hegemoni Gramscian, terutama pada beberapa tokoh dalam kisah cerpen. Dalam konsep hegemoni, Gramsci melanjutkan tradisi konsep dialektika Marx dan menekankan dialektika antara ide dan material, dialektika antara proses material dengan kesadaran. Namun berbeda dengan Marx, Gramsci meyakini dalam masyarakat selalu terdapat pluralitas pandangan dunia (pluralitas ideologi, pokok yang oleh Bakhtin disebut karnivalisme naratif). Pandangan dunia yang valid bagi Gramsci adalah rasionalitas, tidak sekadar otoritas namun kemampuan memobilisasi, memolitisasi, dan mereformasi. Ketiga kemampuan tersebut merupakan solidaritas, elemen paling menentukan dan memungkinkan terbentuknya blok historis, yaitu kesatuan antara infrastruktur dengan superstruktur. Sebelum menguasai seseorang (materi), terlebih dahulu seseorang harus menguasai pikiran atau kesadaran (abstrak). Sedangkan sumber data penelitian berasal dari narasi teks kumpulan cerpen “Sihir Perempuan” karya Intan Paramaditha, diambil tiga cerpen yaitu “Vampir”, “Misteri Polaroid” dan “Sang Ratu”. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ditemukan bentuk-bentuk hegemoni yang dilakukan oleh kaum dominan. Sedangkan kaum subordinat menerima, menyetujui tanpa perlawanan. Pendek kata, hegemoni dapat dilakukan oleh orang yang memiliki kuasa seperti yang dilakukan tokoh Jose dan seorang bapak.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARYA ILMIAH DI MASA PANDEMI COVID-19 Icha Fadhilasari; Rizki Endi Septiyani
Jurnal Edukasi Khatulistiwa : Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/ekha.v5i1.53287

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to improve students' scientific writing skills or abilities through the STAD type of cooperative learning mode. This type of research is classroom action research or what is often referred to as classroom action research. The subjects in this study were students of the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Hasyim Asy'ari University, totaling 20 people. The data collection technique used in this classroom action research is through observation, tests, interviews and documentation. The result of this research is the finding of an increase in the results of writing scientific papers in cycle II by using the STAD (Student Teams-Achievement Divisions) cooperative learning model.Keyword: Scientific Writing, Cooperative Learning Model, Student Teams-Achievement Divisions. AbstrakTujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keterampilanatau kemampuan  menulis karya ilmiah mahasiswa melalui mode pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas atau yang sering disebut dengan Classroom Action Research. Subjek pada penelitian ini yaitu mahasiswa prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Hasyim Asy’ari yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini yaitu dilakukan melalui observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini adalah ditemukan peningkatan hasil menulis karya ilmiah pada siklus II dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams-Achievement Divisions).Kata Kunci: Menulis Karya Ilmiah, Model Pembelajaran Kooperatif, Student Teams-Achievement Divisions.
Eufemisme dan Disfemisme dalam “Surat Terbuka Kepada DPR-RI” Narasi TV: Tinjauan Semantik Icha Fadhilasari; Gita Rosarum Ningtyas
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbs.v9i3.111833

Abstract

Euphemisms and dysfemisms are often used as journalism rhetoric for public broadcast/content. This cannot be separated from the role of the mass media as an information institution for all segments. In that case, euphemisms and dysfemisms become expressions to offend and overthrow certain parties deemed to be detrimental to society. This research is motivated by the dominant use of euphemisms and dysfemisms in the video entitled "Dear Sirs and Puan Members of the DPR". This research uses descriptive qualitative method with Keith Allan and Kate Burridge's semantic approach. The research objective is to describe the form, meaning and function of euphemism and dysfemism expressions in the content containing the satire. Sources of research data were taken from social media accounts in the form of Instagram (@najwashihab) and Youtube channel (Narasi TV). The research data were in the form of words and phrases spoken by Najwa Shihab. Data collection used the observation and note technique. The results of this study indicate that Shihab as the narrator uses the dominant form of expression of dysphemism compared to euphemism. So it can be concluded that this broadcast has given the DPR RI a bad image as the target object. Of course, the negative appreciation leads to the performance of the parliament which is considered disappointing or unacceptable to public expectations. In the situation of the Covid-19 pandemic, legislators are aggressively issuing public policies that seem to be impartial to the people, such as the Omnibus Law-Ciptaker Bill, the Criminal Code Bill, the Correctional Bill and so on.
Redundansi Redundansi dalam “Ma’ruf Amin Soal Wapres yang Terlupakan” Catatan Najwa: Tinjauan Semantik: bentuk redundansi dan relasi makna pada tuturan wakil presiden Ma'ruf Amin pada acara Catatan Najwa Icha Fadhilasari Icha
Buana Bastra Vol 8 No 2 (2021): JURNAL ILMIAH BUANA BASTRA
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Redundansi memiliki padanan arti kelimpahan yaitu jumlah informasi yang dituturkan melebihi minimum yang diperlukan. Penutur ketika berkomunikasi menggunakan kelimpahan atau redundansi untuk menjamin pemahaman lawan tuturnya. Hal ini kerap kali terjadi pada ragam bahasa lisan. Penelitian ini dilatarbelakangi penggunaan redundansi yang dominan pada acara Catatan Najwa yang bertajuk “Ma’ruf Amin Soal Wapres yang Terlupakan”. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk dan relasi makna redundansi pada tuturan wakil presiden Ma’ruf Amin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deksriptif dengan pendekatan semantik, teknik simak dan catat digunakan dalam menganalisis objek penelitian. Adapun hasil dalam penelitian ini yaitu terdapat bentuk dan relasi makna redundansi yang dituturkan oleh wakil presiden Ma’ruf Amin. Redundansi yang terdapat dalam kalimat yang diungkapkan oleh wakil presiden tidak mengubah keutuhan makna atau maksud dalam kalimat yang disampaikan.
Third Language Acquisition: A Systematic Review Icha Fadhilasari
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v6i1.5596

Abstract

The phenomenon of third language acquisition has spread rapidly in recent decades, as one of the multifaceted effects of the current era of globalization. In a world where multilinguals outnumber monolinguals, the study of third language (L3) acquisition has become an area of ​​interest for many researchers. This article aims to provide an overview of reviews of several studies regarding third language acquisition.A systematic review method was used in this study, based on research questions that govern which studies will be included for review. This study aims to investigate research trends on third language acquisition. The results of this research show that several studies after 2020 only focused on transfer errors due to cross-linguistic influences at the morphosyntactic level.
Analisis Kesalahan Morfologi dalam Berita Online pada Website IDN Times Erfina Rahayu; Fadhilatur Rosyidah; Nadia Putri Nabhila; Icha Fadhilasari; Arisni Kholifatu Amalia Shofiani5
Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Vol. 2 No. 4 (2024): August : Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/morfologi.v2i4.817

Abstract

IDN Times is an Indonesian digital media platform aimed at the younger generation. IDN Times is a journalistic company with two main offices in Jakarta and Surabaya. As a media outlet disseminating news to its readers, IDN Times is not free from language errors in creating and distributing news. The aim of this research is to explain the types of morphological language errors in news writing on IDN Times concerning corruption and the viral fake calculator in the film "In-laws Are Deadly." The researcher focuses the investigation on news published in June. This research is descriptive qualitative in nature. The method used in this research are reading and writing. The results of the study show the presence of language errors in the field of morphology, which include: 1) Errors in affixation omission, and 2) Errors in word writing. This analysis is expected to serve as an evaluation to be more careful in writing news, particularly in the aspect of morphology.
ANALISIS KESALAHAN SINTAKSIS DALAM BERITA DARING KOMPAS.COM MARET 2024 Siti Fatimah; Adhimatur Rahmah, Nurul; Fadhilasari, Icha; Amalia Shofiani, Arisni Kholifatu
Jurnal PENEROKA: Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/peneroka.v4i2.3040

Abstract

The purpose of this research is to analyze several linguistic errors listed in online news from the official Kompas.com account. In writing online news, there are often errors in both punctuation and language structure. News writing must be in accordance with linguistic rules so as not to harm the reader's understanding of the news that has been published. This research utilizes a method that is descriptive qualitative. The data collection applied is the listening and recording technique which is then divided into four stages, namely recording, identifying, classifying and correcting errors. The findings of this research are several Indonesian language errors in the field of syntax including (1) errors in the use of inappropriate sentence patterns, (2) conjunction errors, (3) punctuation errors contained in the official Kompas.com account.  
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA TATARAN SINTAKSIS DALAM BERITA JAWA POS EDISI 2020/2021 Ainun Jariyah, Filaili; Hidayah, Nuril; Fadhilasari, Icha; Kholifatu Amalia Shofiani, Arisni
Buana Bastra Vol 11 No 1 (2024): JURNAL ILMIAH BUANA BASTRA
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bastra.vol11.no1.a9107

Abstract

Penulisan pada berita di koran kerap kali ditemukan kekeliruan pada penggunaan kaidah bahasa Indonesia terutama dalam ilmu sintaksis. Kesalahan berbahasa dalam berita dapat membingungkan pembaca berita. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kesalahan dalam Bahasa yang telah digunakan pada koran Jawa Pos. Penelitian ini menerapkan pendekatan kulitatif deskriptif, peneliti melakukan observasi pada koran untuk mengumpulkan data yang berupa kesalahan berbahasa dalam berita di koran. Penelitian ini menghasilkan deskripsi bentuk-bentuk deskripsi bentuk-bentuk kesalahan berbahasa: a) Kata kerja yang kurang tepat, b) Pola kalimat kurang lengkap, dan c) Kalimat tidak logis.
ANALISIS KATA MAJEMUK PADA CERPEN “ANAK YANG MENYELAMATKANKU” KARYA AMBHITA DYANUNGRUM Rahma Aulia, Meiva; Isma Wati Juwandini, Irma; Dara Funna Hamdani, Az Zahra; Fadhilasari, Icha; Khalifatu Amalia Shofiani, Arisni
Buana Bastra Vol 11 No 1 (2024): JURNAL ILMIAH BUANA BASTRA
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bastra.vol11.no1.a9109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kata majemuk serta kata majemuk yang terdapat dalam cerpen "Anak yang Menyelamatkanku" karya Ambhitha Dyhaningrum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode yang menekankan pada analisis teks dan tuturan, bukan angka. Teknik analisis data melibatkan reduksi data, yaitu memilih hal-hal pokok yang relevan dengan fokus penelitian dan mengeliminasi informasi yang tidak diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis kata majemuk dalam teks tersebut: 1) berdasarkan sifatnya, yang dibagi menjadi endosentris dan ekosentris, 2) berdasarkan arti wajar, dan 3) berdasarkan susunan, yang mencakup susunan berpelengkap dan susunan berangkai.