Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Midwifery

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN METODE PERSALINAN GENTLE BIRTH PADA IBU HAMIL DI PMB GRIYA BUNDA SEHAT BALIKPAPAN TAHUN 2023 WIJAYANTI, ENDAH; SIPASULTA, GRACE C; KUSUMAYANTI, ITA; ASTIKA, VIMA EKA
Journal Of Midwifery Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v12i1.6552

Abstract

Latar Belakang: Hampir semua ibu hamil mengalami rasa khawatir, cemas dan takut baik pada saat hamil, saat melahirkan maupun setelah melahirkan. Faktor yang mempengaruhi pemilihan metode persalinan pada ibu hamil adalah umur, pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, lingkungan, pengalaman, informasi dan sosial budaya. proses persalinan dapat berupa persalinan spontan, yaitu proses melahirkan bayi dengan tenaga ibu sendiri tanpa bantuan atau alat, dan tanpa melukai ibu bayi, yang berlangsung kurang dari 24 jam; persalinan dibantu, yaitu persalinan pervaginam dengan alat atau melalui dinding perut dengan operasi caesar; serta Anjuran Kekuatan Persalinan yang dilakukan terhadap persalinan yang disebabkan dari luar melalui rangsangan seperti beberapa metode dalam gentlebirth. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan metode persalinan hemat pada ibu hamil di PMB Griya Bunda Sehat Balikpapan Tahun 2023. Metode: Penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling dengan menggunakan teknik Accidental Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 79 orang ditambah 10% untuk mengantisipasi dropout sampel. Hasil: menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan metode persalinan gentlebirth pada ibu hamil di PMB Griya Bunda Sehat Balikpapan yaitu Pengetahuan, Pengalaman, Minat dan Persepsi ibu hamil dimana nilai p-value < 0,0.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN ANEMIA TERHADAP DYSMENORHEA PADA MAHASISWA TK III PRODI DIII KEBIDANAN BALIKPAPAN POLTEKKES KEMENKES KALTIM NOVIASARI, DAMAI; HANDAYANI, SEKAR; CORNIAWATI, INDA; SETYAWATI, ERNANI; WIJAYANTI, ENDAH; PASIRIANI, NOVI; RAHMAWATI, ELI
Journal Of Midwifery Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Menstruasi merupakan perubahan fisiologis pada wanita yang terjadi secara berkala serta dipengaruhi oleh hormon reproduksi. Beberapa remaja mengalami permasalahan dalam menstruasi diantaranya adalah dysmenorrhea. Berdasarkan riset Kesehatan dasar (Riskesdas) 2013, anemia pada remaja yang memiliki aktifitas tinggi dapat mempengaruhi masa haid remaja yaitu Dysmenorhea. Kondisi dysmenorrhea bertambah parah apabila disertai dengan kondisi psikis yang tidak stabil seperti stres, depresi, cemas serta dalam keadaan sedih atau gembira yang berlebihan. Tujuan penelitian mengetahui hubungan tingkat stress dan anemia terhadap Dysmenorhea. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah analisis korelasional melalui pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 32 orang. Teknik sampel menggunakan Teknik total sampling. Tingkat Stres dan Anemia merupakan variabel independen, sedangkan Dysmenorhea merupakan variabel dependen. Teknik analisis data univariat menggunakan distribusi frekuensi sedangkan analisa bivariat menggunakan uji Spearman RankHasil dan Pembahasan: Hasil uji Spearman Rank untuk variabel Tingkat stress dan Dysmenorhea menunjukkan nilai signifikansi p < 0,05 dengan koefisien korelasi sebesar 0.643. Uji korelasi antara Anemia dan Dysmenorhea menunjukkan hasil signifikansi p value < 0,05 dengan koefisien korelasi sebesar 0,510. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara Tingkat Stress dengan terjadinya Dysmenorhea dan terdapat hubungan pula antara Anemia dan Dysmenorhea.