Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Role Playing Pada Materi Sistem Ekskresi Menggunakan Media Gambar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA MA At-Taqwa Suren Wulandari, Mita; Sukamto, Dwi Sucianingtyas; Putri, Hanif Rafika
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3510

Abstract

Pendidikan menuntut siswa memiliki keterampilan kognitif dan sosial. Pendidikan berperan dalam melestarikan nilai-nilai budaya yang positif untuk mencipta$kan perubahan menuju kehidupan yang lebih inovatif, mendorong individu berpikir kritis dan kreatif dalam menghadapi tantangan zaman. Penelitia$n ini dila$ta$rbelakangi oleh kurangnya fasilitas pembelajaran yang menjadi salah satu faktor penghambat dalam mencapai hasil belajar yang maksimal. Siswa juga mengalami rasa jenuh selama proses pembelajaran dan sulit memahami materi yang abstrak. Model pembelajaran yang diterapkan masih monoton sehingga siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan model pembelaja\ran role playing dengan media gambar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan target siswa yang tuntas mencapai 75%. Teknik pengumpulan data meliputi tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa, pada siklus I presentasenya sebesar 65%, dan siklus II presentasenya sebesar 95%. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran role playing menggunakan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar siswa di MA At-Taqwa Suren pada materi sistem ekskresi dinyatakan berhasil untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Efektivitas Quizizz Sebagai Media Evaluasi Sumatif Materi Bioteknologi Kelas X MA Anggraeni, Hamidah; Al Habib, Ismul Mauludin; Putri, Hanif Rafika
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3770

Abstract

Penilaian pembelajaran merupakan bagian krusial dalam menjamin keberhasilan proses belajar dan pencapaian tujuan pendidikan. Evaluasi sumatif, khususnya, digunakan untuk mengukur kemajuan siswa terhadap hasil pembelajaran di unit pembelajaran akhir. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar siswa yang menggunakan Quizizz sebagai media evaluasi sumatif dengan siswa yang menggunakan media evaluasi konvensional berbasis kertas, guna mengetahui efektivitas Quizizz dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimental dengan desain posttest only control group. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X Madrasah Aliyah di Kabupaten Jember. Sampel ditentukan melalui purposive sampling, terdiri dari dua kelas yang masing-masing berjumlah 25 siswa, yaitu MA At-Taqwa sebagai kelompok eksperimen yang menggunakan Quizizz, dan MA Miftahul Ulum sebagai kelompok kontrol yang menggunakan evaluasi berbasis kertas. Data dikumpulkan melalui tes akhir yang berisi 20 soal dan dianalisis menggunakan uji-t dua sampel independen setelah memenuhi uji normalitas dan homogenitas. Hasil menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh skor rata-rata posttest lebih tinggi, yaitu 78,80, dibandingkan kelompok kontrol yang memperoleh 47,01. Uji-t dua sampel independen menunjukkan perbedaan signifikan secara statistik (p = 0,000 < 0,05), menandakan bahwa Quizizz meningkatkan hasil belajar secara signifikan. Quizizz terbukti efektif sebagai media evaluasi sumatif, khususnya pada materi Bioteknologi, karena mendukung keterlibatan dan motivasi belajar melalui fitur interaktif dan umpan balik instan. Penelitian ini menegaskan bahwa Quizizz merupakan alternatif evaluasi yang menarik dan relevan dalam pembelajaran modern.
Colchicine-Induced Phenotypic Alterations in Dendrobium 'Transient White Rika' and 'Florenza': Valuable Material for Genetics-Based Learning Modules Sukamto, Dwi Sucianingtyas; Danuji, Sarwo; Putri, Hanif Rafika; Komaria, Nurul
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 4 (2025): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i4.10727

Abstract

This study investigates the phenotypic alterations in Dendrobium 'Transient White Rika' (RKA) and 'Florenza' (FLO) orchids resulting from colchicine-induced polyploidy during in vitro cultivation. Colchicine, a known mitotic inhibitor, was applied at varying concentrations (0 ppm, 4000 ppm, 5000 ppm, 6000 ppm) to induce chromosome doubling and assess its impact on the vegetative and generative phases of the orchids. A factorial Randomized Block Design (RBD) was employed to analyze the effects of these treatments. The study revealed significant variations in leaf length and color, particularly at higher colchicine concentrations. Morphological changes were most pronounced at 6000 ppm, where the leaf length decreased, and flower morphology exhibited unique features compared to the control. The study also observed a reduction in stomatal density as colchicine concentration increased, correlating with an enlargement of leaf epidermal cells. These findings indicate that colchicine treatment can effectively induce phenotypic changes in Dendrobium orchids, contributing to the development of hybrids with superior ornamental qualities. However, the study also notes that the response to colchicine is variable, with certain parameters like the number of new shoots and leaf width not showing significant changes. The results underscore the potential of colchicine-induced polyploidy in orchid breeding, though further research is necessary to optimize treatment protocols and ensure the stability and viability of the resulting hybrids. These findings may serve as valuable material for genetics-based learning modules in biology.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN APLIKASI PREZI MATERI FOTOSINTESIS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR KELAS XI Diana , Lukna; Al habib, Ismul Mauludin; Putri, Hanif Rafika
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 8 (2025): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i8.11862

Abstract

This study aimed to develop interactive learning videos using the Prezi application on the topic of photosynthesis to improve the learning motivation of 11th-grade students at SMK Darul Muklisin, Jember. The research employed the Research and Development (R&D) method with the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate). Data were collected through expert validation and student motivation questionnaires. Validation results from media and subject matter experts showed high feasibility, while a limited trial with 10 students indicated a significant increase in motivation scores, from 2.35 (low) to 3.52 (very high). These findings demonstrate that Prezi-based videos are effective in enhancing student motivation and facilitating understanding of complex material such as photosynthesis. In conclusion, interactive video media developed with Prezi is both feasible and effective, making it a potential innovative solution for digital-based classrooms.
Pembuatan Tempe Edamame sebagai Media untuk Mengimplementasikan Biotechnopreneurship pada Mahasiswa Pendidikan Biologi UNIPAR Jember Putri, Hanif Rafika
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 1 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i1.1755

Abstract

Tempe merupakan produk hasil fermentasi kedelai yang kaya manfaat. Vitamin B, protein, lemak, mineral, dan karbohidrat dalam tempe setara dengan kandungan nutrisi dalam daging sapi. Tempe dibuat dengan melakukan proses fermentasi yang melibatkan jamur (kapang) Rhizopus sp. pada substrat kedelai. Kedelai edamame (Glycin max (L) Merrill) merupakan jenis kedelai yang mempunyai aroma kacang-kacangan yang kuat, biji yang lebih besar, tekstur lebih lembut, dan memiliki rasa yang lebih manis jika dibandingkan dengan jenis kedelai kuning. Edamame dipilih dalam penelitian ini karena jumlah produksinya yang melimpah di Kabupaten Jember, sehingga mudah dalam mendapat bahan baku. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan pembelajaran biotechnopreneurship melalui praktek pembuatan tempe berbahan edamame. Pembelajaran berbasis bioentrepreneurship memuat inovasi pengolahan makanan melalui kegiatan praktikum bioteknologi konvensional yang berbasis kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan minat berwirausaha mahasiswa. Setelah kedelai edamame mengalami proses fermentasi dalam waktu 24 jam, maka didapatkan hasil tempe edamame  dengan  bentuk dan tekstur yang padat, memiliki aroma khas tempe, berwarna keputihan dan memiliki rasa khas tempe dengan sedikit rasa manis. Pembelajaran berbasis biotechnopreneurship melalui pembuatan tempe edamame dapat dimplementasikan dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan mahasiswa yang memiliki minat berwirausaha tinggi ada 14 orang, yakni dari rentang  skor 71,4% hingga 89,2%. Pembelajaran bioteknologi yang dihubungkan dengan kewirausahaan (enterpreneurship) membuat siswa memahami konsep bioteknologi secara bermakna yakni melalui praktek membuat tempe edamame. Minat berwirausaha mereka juga tumbuh karena mereka membuat ide usaha sesuai dengan konsep bioteknologi yang telah mereka pahami.
Development of An E-Pocket Book Using The Canva Application to Train Students Scientific Literacy Skills Komaria, Siti; Al habib, Ismul Mauludin; Putri, Hanif Rafika
Jurnal Paedagogy Vol. 12 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v12i2.14810

Abstract

This study aims to develop a Canva-based e-pocket book for enhancing science literacy skills among students. The Research and Development (R&D) method was employed, utilizing the ADDIE model. This study concentrates on developing science literacy skills in conjunction with Biology curriculum materials, particularly in the chapter concerning plant organs, which necessitates comprehension of scientific concepts and their practical application in daily life. The instruments consisted of validation questionnaires, science literacy tests, and interviews. Data analysis involved qualitative descriptive and quantitative statistical analysis. Results showed showed that the e-pocket book media was very feasible (89.7%) and effective in improving students' science literacy skills with the category of "moderate" (0.4) in the aspect of science context, "high" (0.8) in the aspect of science content and "high" (0.9) in the aspect of science competence. The e-pocket book created using the Canva application can be accessed by anyone even if they don't have the Canva application, and can be accessed via smartphone, computer and laptop. E-pocket book media can be an innovative learning alternative that effectively in addressing the contraints of educational facilities in schools, thereby potentially enchancing the quality of learning signicantly.
KARAKTERISASI ISOLAT JAMUR AKAR ANGGREK SEBAGAI BAHAN AJAR LEAFLET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMK PADA SUBTEMATIK KINGDOM FUNGI Wulandari, Fitriya Ayu; Sukamto, Dwi Sucianingtyas; Putri, Hanif Rafika
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.10934

Abstract

This study aimed to identify mycorrhizal fungi, primarily from the genera Rhizoctonia and Tulasnella, on orchid roots and develop leaflet-based teaching materials using the Research and Development (R&D) model with the 4D approach (Define, Design, Develop, Disseminate). Fungal identification was conducted through microscopic examination and molecular techniques (ITS rDNA sequencing) to ensure accurate classification. The 4D model involved defining student needs, designing leaflet content focused on fungal symbiosis, developing draft materials, and disseminating the final leaflet for classroom use. The effectiveness of the leaflet was evaluated with 40 students through pre- and post-tests measuring knowledge of fungal roles in orchid growth. Results showed the average pre-test score increased from 48.5 to 85.2 in the post-test, with an N-Gain score of 0.722 (72.29%), indicating moderate effectiveness. Improvements were most notable in students’ understanding of fungal identification and symbiotic functions. These findings demonstrate that leaflet-based teaching materials developed from precise fungal identification can significantly enhance student comprehension of Kingdom Fungi concepts.