Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan Keamanan Siber Kolaboratif Bagi Siswa-Siswi SMA/MA Guna Menumbuhkan Budaya Sadar Keamanan Informasi Sejak Dini Ahmadi, Ahwan; Akbar, Taufik; Putra, Hadian Mandala; Ahmad, Ramli; Patwari, Intan Komala Dewi
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20758

Abstract

Pendahuluan: Program pelatihan keamanan siber kolaboratif bagi siswa-siswi SMA/MA unggulan se-Pulau Lombok bertujuan menumbuhkan budaya sadar keamanan informasi sejak dini. Kegiatan melibatkan sembilan sekolah dengan total 27 peserta. Metode: Teori, praktik, dan diskusi kelompok. Materi mencakup keamanan siber dasar, steganografi gambar, keamanan trivia, dan digital forensik. Tiga hari pertama berfokus pada pembekalan teori secara daring, sedangkan hari terakhir berupa praktik langsung di laboratorium Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi. Evaluasi dilakukan menggunakan kuis Google Form serta praktik analisis digital untuk mengukur pemahaman siswa.  Hasil: Peningkatan kemampuan peserta dalam menjawab soal teori dan praktik, serta pemahaman yang lebih baik terhadap teknik keamanan informasi. Kesimpulan: Program ini efektif dalam membangun kesadaran keamanan digital serta membuka peluang karier di bidang keamanan siber bagi generasi muda.
Rancang Bangun Sistem Monitoring Air Minum dan Pakan Ayam Otomatis Berbasis IoT Ahmad, Ramli; Febriana, Ira; Sandi, Arnila
Jurnal PRINTER: Jurnal Pengembangan Rekayasa Informatika dan Komputer Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal PRINTER: Jurnal Pengembangan Rekayasa Informatika dan Komputer
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jprinter.v3i2.33077

Abstract

Umumnya para peternak ayam masih menggunakan sistem konvensional untuk memberi makan ayam-ayam yang dipelihara. Mereka menggunakan tangan untuk menaburkan pakan pada tilang pakan dan berjalan sepanjang kandang. Kegiatan seperti itu bagi peternak ayam akan menyita waktu dan tenaga. Dengan hal itu penggunaan IoT telah memberikan kemungkinan baru dalam memantau dan mengendalikan parameter-parameter penting dalam peternakan ayam, khususnya dalam hal ketersediaan air minum dan pakan ayam. Dalam sistem peternakan ayam modern, pemantauan ketersediaan air minum dan pakan ayam menjadi krusial untuk memastikan kesehatan dan kenyamanan ayam. Metode yang di gunakan melibatkan penggunaan Sensor Ultrasonik HC-SR04 sebagai pendeteksi ketersediaan pakan ayam, Sensor Water Flow sebagai pendeteksi ketersediaan air minum yang terhubung ke sebuah mikrokontroler NodeMCU ESP32 yang kemudian terhubung ke jaringan internet melalui protokol WiFi. Data yang diperoleh dari sensor akan dikirimkan secara langsung ke Telegram, sehingga peternak bisa langsung memantau dan mengendalikan ketersediaan air minum dan pakan ayam secara otomatis dari jarak jauh, sehingga memudahkan pekerjaan peternak dalam mengelola peternakan ayam.
Pelatihan Programmable Logic Controller untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Di SMKN 1 Masbagik Ahmad, Ramli; Taufik Akbar; M. Nuzuluddin; Ahwan Ahmadi; Intan Komala Dewi
Jurnal Teknologi Informasi untuk Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Informasi untuk Masyarakat (Teknokrat)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jt.v3i2.33124

Abstract

Programmable Logic Controllers (PLCs) play a significant role in enhancing student competency in the field of education, particularly in rural regions. This research seeks to enhance the proficiency of SMKN 1 Masbagik students in operating PLCs through rigorous training focused on practical application. The training program spanned six days and involved 35 students, utilizing participatory methods and incremental assessment. The offered content encompasses Introduction to PLC, Types of PLC, PLC and Wiring Hardware, PLC Programming, Basic Applications, Intermediate Applications, HMI (Human Machine Interface), PLC Communication, and Troubleshooting. The assessment by pre-test and post-test indicated an enhancement in average scores from 45 to 85 percent. The students had a favorable response and commended the employed interactive tactics. The training outcomes demonstrate that the practice-based approach significantly enhances student competence at SMKN 1 Masbagik. This program aims to serve as a model for other schools to adopt analogous training, so enhancing students' preparedness for the difficulties of the digital age and the progressively competitive landscape of employment and education
The interplay of segmental and suprasegmental features in ESL/EFL reading aloud performance Irawan, Lalu Ari; Ahmad, Ramli
Journal of Applied Studies in Language Vol. 9 No. 2 (2025): Journal of Applied Studies in Language
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/jasl.v9i2.113-123

Abstract

Effective spoken communication is influenced by intelligibility and comprehensibility, both of which are shaped by segmental and suprasegmental features of pronunciation. This study aims to examine how segmental and suprasegmental pronunciation features influence the intelligibility of Indonesian EFL learners during reading-aloud tasks. The study used a descriptive qualitative research method and involved 5 senior members of the Global English Community (GEC) at Mandalika University of Education (UNDIKMA) as participants. The data consisted of recorded speech produced during reading-aloud sessions and were collected through direct observation and expert rating by a native-speaker. The analysis focused on segmental features (vowel and consonant production, including monophthongs, diphthongs, and silent-letter words) and suprasegmental features (word stress and voice quality). The findings indicated that segmental inaccuracies particularly in English sounds not found in Indonesian caused the greatest reduction in intelligibility because they frequently altered word meaning. In contrast, suprasegmental issues such as misplaced stress and limited voice quality reduced naturalness and listener processing but did not affect meaning. These results indicated that pronunciation instruction for Indonesian EFL learners should prioritize segmental accuracy while still integrating suprasegmental training to support overall speech clarity.