Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Ayat-Ayat Al-Qur’an pada Tema Peduli Terhadap Mahluk Hidup di Kelas IV MIS 21 Al-Manar Lamone Kabupaten Luwu Eti, Eti; K, Nurdin; Arifanti, Dwi Risky
Jurnal Pendidikan Refleksi Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Refleksi
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian pengembangan modul pembelajaran berbasis ayat-ayat Al-Qur’an pada tema peduli terhadap makhluk hidup ini adalah untuk memperoleh deskripsi tentang (1) Mengetahui kevalidan, (2) Untuk mengetahui kepraktisan, dan (3) Mengetahui keefektifan modul pembelajaran berbasis ayat-ayat Al-Qur’an. Jenis penelitian yang digunakan dalam Penelitian ini adalah pengembangan (Research and Development). Subjek penelitian ini adalah siswa di Madrasah Ibtidaiyah Swasta 21 Al-Manar Lamone sebanyak 16 siswa. Model pengembangan penelitin ini mengacu pada pengembangan 4D (define, design, develop, disseminate) yaitu: 1) Define adalah pendefinisian untuk menentukan tujuan, 2) Design yaitu perencanaan untuk membuat rancangan modul, 3) Develop adalah pengembangan modul dengan melakukan uji validasi yaitu ahli bahasa, ahli materi, dan ahli keagamaan, 4) Disseminate adalah penyebarluasan produk yang telah dikembangkan agar bisa digunakan dengan baik yang didasarkan atas hasil respon peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan telah layak dan memenuhi syarat untuk digunakan sebagai modul pembelajaran. Hal tersebut dapat dilihat dari persentase validasi bahasa sebesar 86,1% dinyatakan valid, oleh ahli materi sebesar 81% dinyatakan valid, sedangkan ahli keagamaan didapat hasil 90% Sedangkan untuk hasil terhadap respon peserta didik berada pada persentase 83% sangat praktis dan respon pendidik berada pada persentase 87% kategori praktis. Tingkat keefektifan modul pembelajaran berbasis ayat-ayat al-qur’an didasarkan pada hasil belajar dengan persentase 87% peserta didik memperoleh ketuntasan belajar di atas KKM. Maka, dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran ini termasuk dalam kategori valid, praktif, dan efektif digunakan dalam pembelajaran.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Game Quizlet untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits Kelas VIII di MTs DDI Masamba Kabupaten Luwu Utara Zahira, Zahira; Oktafiani, Fani; Raupu, Sumardin; Arifanti, Dwi Risky
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i1.4881

Abstract

The main focus of this study is to evaluate student participation during the learning process, the implementation level, and the improvement of student learning achievement in the Al-Qur’an Hadith subject through the use of a cooperative learning approach of the Teams Games Tournament (TGT) type assisted by the Quizlet game in Grade VIII of MTs DDI Masamba. This study employed a Classroom Action Research (CAR) design involving 25 eighth-grade students of MTs DDI Masamba as research subjects. Data were collected through observations of teacher and student activities, as well as learning test results used to assess the improvement of students’ abilities. The findings revealed that the average level of student engagement in the first cycle was 79.16%, categorized as “fair,” and increased in the second cycle to 87.49%, categorized as “good.” The implementation of the Teams Games Tournament (TGT) model assisted by the Quizlet game as a cooperative learning strategy achieved an average of 82.68% in the first cycle (“good”) and improved to 91.34% in the second cycle (“very good”). Furthermore, in the pre-test results, 100% of students were in the “very poor” category. In the first cycle post-test, 82.6% of students achieved mastery with a “good” category, and in the second cycle post-test, 100% of students achieved mastery with a “very good” category.