Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

KONSEPTUALISASI DISFEMISME DALAM NOVEL LAUT BERCERITA: SEBUAH TINJAUAN SEMANTIK KOGNITIF Laili, Elisa Nurul; Sawardi, F.X.; Khusnia, Aulia Nisa’
Sirok Bastra Vol 11, No 2 (2023): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37671/sb.v11i2.477

Abstract

Dunia literasi Indonesia mulai menapaki geliat yang positif. Hal ini terlihat dari lahirnya para penulis muda dan influencer literasi di Indonesia. Salah satunya adalah menjadi bookstagrammer atau reviewer buku-buku di platform Instagram. Para bookstagrammer ini mempromosikan berbagai genre buku berkualitas untuk dibaca para pengikutnya. Laut Bercerita menjadi salah satu novel populer fiksi sejarah yang banyak direkomendasikan oleh para bookstagrammer dan Youtuber. Novel yang ditulis oleh Leila S. Chudori ini juga memperoleh penghargaan dari S.E.A. Write Award 2020. Karena cerita yang menarik, alur dan penokohan yang cukup bagus, novel ini juga diangkat ke layar lebar. Dalam novel ini, banyak ditemukan penggunaan disfemisme yang merupakan salah satu bentuk metafora. Melihat fenomena ini, peneliti tertarik untuk meneliti tentang disfemisme yang dilihat sebagai metafora di dalam novel ini. Sejauh ini, penelitian mengenai disfemisme yang diteliti dengan pendekatan semantik kognitif masih jarang bahkan belum pernah dilakukan. Karena itu, peneliti tertarik untuk menganalisis disfemisme dengan pendekatan semantik kognitif dengan harapan agar melanjutkan penelitian terdahulu tentang disfemisme (Laili, 2017) dari perspektif semantik kognitif. Karena itu, peneliti tertarik untuk menganalisis disfemisme dengan pendekatan semantik kognitif. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan menggunakan metode simak dan teknik catat dalam mengumpulkan data.
Translation Of Metaphor And Simile In The Poem Asyhadu An La Imra'ata Illa Anti By Nizar Qabbani Fitriyah, Tika; Kurniawan, Donie Fadjar; Sawardi, F.X.; Supana, Supana
Ijaz Arabi Journal of Arabic Learning Vol 8, No 1 (2025): Ijaz Arabi: Journal Of Arabic Learning
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijazarabi.v8i1.20364

Abstract

A translation of poetry is needed to introduce the culture of the country where the poem was written. Research related to poetry translation is required to evaluate and control translated works that develop in the community. This descriptive qualitative research study examines the forms of metaphor and simile and the translation shift. The data source in this research is the poem Asyhadu an La Imraata Illa Anti and its translation translated by Musyfiqur Rahman under the title I Testify There is No Woman but You. The result of this study shows that the translator translates metaphor into metaphorical form, shifting form only found 1 case and shifting form and meaning only occurred 1 case. In simile translation, the researcher found no shift in both form and meaning aspects. This shows the translator's competence so that the form and meaning of the poem in the source language can be transferred well into the target language. It can help Arabic language and translation teachers understand the types of metaphors and how to translate them.
POLA MORFOLOGIS AFIKSASI KE-AN DALAM BAHASA INDONESIA: PENDEKATAN MORFOLOGI Angelita, Tasya; Sawardi, F.X.; Sumarlam
Mahakarya: Jurnal Mahasiswa Ilmu Budaya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : IAIN Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/msjcs.v6i1.11465

Abstract

This study examines the affixation of ke-an in non-standard Indonesian from a derivational and inflectional perspective. This study was a descriptive qualitative method with data sources taken from the Telegram accounts named Yuenes Fess and Yuenes Friends. The data analysis techniques were the distribution method, the BUL (Divide Direct Elements) technique, and advanced techniques in the form of expansion and replacement techniques. The BUL technique divided the lingual unit of data into several elements, which are the parts that directly form the lingual unit in question. The results showed that the affix ke-an is one of the productive affixes in non-standard Indonesian, especially as a word builder with the verb category. The affix ke-an can cause changes in lexical identity and shifts in meaning in the process of derivational morphology. This study also found that the use of the affix ke-an in non-standard Indonesian can differ from the use of the affix ke-an in standard Indonesian. All basic forms experience changes in category and identity. This results in changes in word meaning, giving rise to several noun meanings.Keywords: affixation ke-an, derivational, inflectional, morphology, non-standard Indonesian
Struktur dan Fungsi Naratif Kalimat Majemuk dalam Sastra Anak “Putri Saljudan Tujuh Kurcaci”: The Structure and Narrative Function of Compound Sentences in the Children’s Story “Putri Salju dan Tujuh Kurcaci” Mahirsah, Meyvia; Sawardi, F.X.
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 16 No. 2 (2026): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/pena.v16i2.49007

Abstract

This research explores the types, structures, and functions of compound sentences found in the children’s story “Putri Salju dan Tujuh Kurcaci”. Using a qualitative descriptive method and a content analysis approach, the study carefully examines the text through close reading and note-taking to identify sentences containing more than one clause. The analysis centers on classifying compound sentence types (coordinate, subordinate, and mixed), describing their syntactic structures, and interpreting how they work within the narrative. The results show that compound sentences appear frequently throughout the story and play a key role in maintaining the flow and coherence of events. Subordinate compound sentences are found to be the most dominant, serving not only to link ideas but also to create a smooth and engaging storytelling rhythm for young readers. What makes this study unique is its linguistic focus on a well-known children’s tale a text type that is often overlooked in syntactic research. The findings offer meaningful contributions to language and literature education by providing a practical model for syntactic analysis that can be used in classroom learning, particularly at the elementary and secondary levels. Ultimately, this research supports the integration of linguistic theory and literary text analysis, enriching teaching strategies and helping students build stronger language comprehension skills.
Pelatihan DAI bagi Remaja Masjid pada Forum Remaja Masjid se-Kabupaten Karanganyar Syukri, Hanifullah; Yustanto, Henry; Sawardi, F.X.; nugroho, miftah; Widyastuti, Chattri S; Widyastuti, Hesti; Ginanjar, Bakdal
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 1 (2022): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i1.44206

Abstract

Remaja masjid merupakan salah satu elemen yang turut pula membantu kemakmuran masjid. Salah satu wujud kemakmuran masjid yang dilakukan oleh remaja masjid adalah turut pula mengisi kegiatan keagamaan melalui ceramah atau pidato. Dengan turut berceramah atau berpidato diharapkan remaja masjid siap meneruskan penceramah yang usianya telah lanjut. Agar kemampuan pidato remaja masjid semakin mumpuni, pelatihan pidato bagi mereka perlu dilakukan. Hal ini juga berlaku di remaja masjid yang terdapat di Kabupaten Karanganyar. Supaya remaja masjid lancar dalam berpidato, kegiatan pelatihan berpidato diadakan dengan tujuan agar mereka memiliki pengetahuan dan pemahaman perihal teknik berpidato yang baik di depan umum.
NOMINA DEADJEKTIVA DALAM BAHASA INDONESIA: SUATU TINJAUAN MORFOLOGI Khasanah, Tias Nur; Sawardi, F.X.
Nuansa Indonesia Vol 25, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v25i2.81774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk morfologi nomina deadjektiva dalam bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah kalimat yang mengandung nomina deadjektiva dalam Bahasa Indonesia. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel berjudul Salon Kepribadian Nadia (2013), dan Buku Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Untuk SMA Kelas XI Semester 1 edisi revisi (2018), dan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring edisi kelima (2016). Metode dan teknik pemerolehan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak dan teknik catat. Metode dan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode agih dengan teknik (BUL) bagi unsur langsung serta teknik lanjutan berupa teknik perluas. Hasil analisis menunjukkan bentuk morfologi nomina deadjektiva berupa bentuk ke-D-an, peN-D, ke-D dan D-an.Kata kunci: nomina, deadjektiva, ke-D-an, peN-D, ke-D dan D-an
BENTUK DAN PEMAKAIAN KOSAKATA SLANG DALAM KOMUNITAS SBYFESS PADA AKUN TWITTER @SBYFESS: SUATU KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Masdita, Fitri Icha; Sawardi, F.X.
Nuansa Indonesia Vol 25, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v25i2.81783

Abstract

Media komunikasi masyarakat tutur tidak hanya dilakukan secara langsung, namun juga melalui media elektronik. Hal ini dapat dilihat dari media sosial yaitu Twitter @sbyfess yang menampilkan bahasa slang khas Surabaya. Pada umumnya masyarakat menggunakan ragam santai dan akrab dalam proses komunikasinya, terlebih pada kelompok masyarakat yang sudah mengenal satu sama lain . Kedua ragam ini dianggap lebih mudah dipahami satu sama lain untuk berkomunikasi. Salah satu fenomena ragam santai dan akrab yaitu slang. Fenomena bahasa slang termasuk dalam bentuk variasi bahasa dan adanya variasi bahasa tersebut dapat dikaji dengan kajian sosiolinguistik. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan kosakata slang dan pola pembentukan kosakata slang di akun Twitter @sbyfess. Data dalam penelitian ini berupa kalimat yang mengandung kosakata slang. Metode penyediaan data menggunakan metode simak dengan teknik catat. Metode analisis data menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung (BUL). Hasil penelitian menunjukkan (1)  jenis kosakata slang berdasarkan bahasa asal dan kata asalnya, (2) pola pembentukan kosakata slang berdasarkan proses morfologi yaitu abreviasi, kosakata slang berupa kata baru dan plesetan.Kata kunci: sosiolinguistik, variasi bahasa, slang 
SATUAN LINGUAL -NYA DALAM GRAMATIKA BAHASA INDONESIA Azizah, Nurul; Sawardi, F.X.
Nuansa Indonesia Vol 24, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v24i1.71384

Abstract

Abstrak Satuan lingual -nya dalam bahasa Indonesia secara umum dipahami sebagai pronomina persona ketiga. Namun, ternyata tidak semua satuan lingual -nya adalah pronomina persona ketiga. Penelitian ini bertujuan mengelompokkan satuan lingual -nya dalam bahasa Indonesia dan merumuskan perilaku sintaktik dari masing-masing kelompok. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa satuan lingual -nya terbagi ke dalam dua kelompok, yakni satuan lingual -nya sebagai pronomina persona ketiga dan bukan sebagai pronomina persona ketiga. Kelompok pertama terbagi ke dalam dua jenis, yaitu satuan lingual -nya sebagai pronomina dan -nya sebagai anafora/refleksif. Kelompok kedua dibedakan dalam tiga jenis, yakni pemarkah nomina, pemarkah genitif, serta -nya pada (se-) + (-nya) dan (se-) + (reduplikasi) + (-nya). Semua pengelompokan tersebut memiliki persebaran pada fungsi subjek, objek, dan keterangan/oblik kecuali -nya sebagai anafor yang tidak dapat berada pada fungsi subjek, dan -nya pada (se-) + (-nya) dan (se-) + (reduplikasi) + (-nya) yang hanya dapat berada pada fungsi keterangan/oblik. Kata kunci: satuan lingual -nya, teori pengikatan, sintaksis
Phrase Verbs in Minangkabau Language: X-Bar Theory Angelita, Tasya; Puspita, Aini Nahdlia; Sawardi, F.X.
Translation and Linguistics (Transling) Vol 5, No 1 (2025): Translation and Linguistics (Transling)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/transling.v5i1.99893

Abstract

This research aims to describe the functional categories of interrogative words and formulate the structural rules for verb phrase constructions in Minangkabau language using the X-Bar theory. The research data consists of verb phrases in Minang language sourced from native Minang speakers. The research method employed is a qualitative, descriptive approach with data collection techniques involving participant observation followed by note-taking. The data is classified into categories that can combine with verb phrases in their construction. Subsequently, the data is analyzed and presented using an informal method for presenting the results of data analysis. Based on the data analysis, the study reveals findings related to the functional categories of verb phrase constructions in Minangkabau, namely complements and adjuncts. The adjunct function in verb phrase constructions is occupied by auxiliary constructions and the negation of 'not.' Meanwhile, the construction function as complements is occupied by the noun phrase constructions that attach to the verb phrase as patients subjected to the action.