Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Effect Of Literacy, Financial Inclusion, Lifestyle, And Environment On The Rise Of Illegal Online Loans Through Easy Transactions Among The Community Yuannisa, Rizka Adlia; Rokan, Mustafa Kamal; Batubara, Maryam
Amkop Management Accounting Review (AMAR) Vol. 5 No. 2 (2025): July - December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/amar.v5i2.3234

Abstract

The value of fintech lending, also known as online lending (pinjol), in Indonesia has increased for three consecutive months from July to September 2023. Due to the ease of access, various illegal online loans have sprung up. The type of research used in this study is quantitative research. This correlation study was conducted by researchers to determine the level of relationship between two or more variables, without making any changes. Overall, the prevalence of illegal online loans among the public is greatly influenced by financial literacy, financial inclusion, and lifestyle, with ease of transaction as the main mediator. The social environment does not play a significant role in this context. To reduce the negative impact of illegal online loans, a combination of increased literacy, wise financial inclusion regulations, control of consumptive lifestyles, and strict regulations on the ease of transactions on online lending platforms is needed.
DINAMIKA PEMBAGIAN HARTA BERSAMA DALAM PERKAWINAN CAMPURAN: STUDI PERBANDINGAN HUKUM DI INDONESIA DAN MALAYSIA Hasanah, Uswatun; Syahnan, Mhd.; Rokan, Mustafa Kamal
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5827

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the differences in concept and implementation of marital property division after divorce in mixed marriages in Indonesia and Malaysia and to examine its implications for the condition of former spouses in the context of cross-border and economic globalization. The research method used is empirical legal research with a socio-legal approach through in-depth interviews with divorced couples in mixed marriages, supported by analysis of legislation and court decisions in both countries. The results show a gap between legal norms and field practices in marital property division. In Indonesia, the application of formal and proportional division principles does not fully reflect real economic contributions and social vulnerability after divorce. In Malaysia, broader judicial discretion allows consideration of socio-economic conditions, but potentially creates legal uncertainty. These differences impact access to productive assets, post-divorce financial stability, and sustainability of cross-border economic relations. This study emphasizes the importance of a socio-legal approach in formulating marital property division policies responsive to social realities and economic globalization dynamics. Keyword: Mixed Marriage; Marital Property; Comparative Law; Economic Globalization; Cross-Border Asset Division. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan konsep dan implementasi pembagian harta bersama pasca perceraian dalam perkawinan campuran di Indonesia dan Malaysia serta mengkaji implikasinya terhadap kondisi mantan pasangan dalam konteks lintas negara dan globalisasi ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan socio-legal melalui wawancara mendalam terhadap pasangan suami-istri yang bercerai dalam perkawinan campuran, didukung analisis peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan di kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan kesenjangan antara norma hukum dan praktik lapangan dalam pembagian harta bersama. Di Indonesia, penerapan prinsip pembagian formal dan proporsional belum sepenuhnya mencerminkan kontribusi ekonomi riil dan kerentanan sosial pasca perceraian. Di Malaysia, diskresi hakim yang lebih luas memungkinkan pertimbangan kondisi sosial-ekonomi, namun berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum. Perbedaan tersebut berdampak pada akses terhadap aset produktif, stabilitas finansial pasca perceraian, dan keberlanjutan relasi ekonomi lintas negara. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan socio-legal dalam merumuskan kebijakan pembagian harta bersama yang responsif terhadap realitas sosial dan dinamika globalisasi ekonomi. Kata kunci: Perkawinan Campuran; Harta Bersama; Perbandingan Hukum; Globalisasi Ekonomi; Pembagian Aset Lintas Negara.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA RAUDHAH BAKERY BERBASIS PESANTREN DALAM MEMPERLUAS JANGKAUAN PASAR Muharril, Ikram; Rokan, Mustafa Kamal; Silalahi, Purnama Ramadani
Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan Vol. 15 No. 03 (2026): Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan (On Proses)
Publisher : Program Studi Manajemen Pemerintahan dan Keuangan Daerah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmk.v15i03.59596

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha Raudhah Bakery sebagai unit usaha berbasis pesantren dalam menghadapi persaingan usaha dan memperluas jangkauan pasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan analisis strategi menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Raudhah Bakery memiliki kekuatan berupa kualitas produk, harga yang relatif terjangkau, dukungan lingkungan pesantren, serta potensi pasar internal yang cukup kuat. Adapun kelemahan yang ditemukan meliputi keterbatasan promosi, jangkauan pemasaran, dan kapasitas pengembangan usaha. Di sisi lain, peluang pengembangan usaha terbuka melalui pemanfaatan media digital, diversifikasi produk, serta penguatan jaringan kemitraan. Berdasarkan analisis SWOT, strategi pengembangan diarahkan pada peningkatan pemasaran digital, pengembangan variasi produk sesuai kebutuhan konsumen, penguatan kemitraan, dan optimalisasi potensi pasar pesantren. Strategi tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan penjualan, tetapi juga mendukung kemandirian ekonomi pesantren dan keberlanjutan usaha. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi antara strategi bisnis, pemanfaatan teknologi, dan nilai-nilai ekonomi pesantren dapat menjadi pendekatan yang relevan dalam mengembangkan UMKM berbasis pesantren.  Kata kunci: Strategi Pengembangan Usaha, Raudhah Bakery, UMKM, Pesantren, Analisis SWOT.