Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Penetapan Harga Jasa Servis Sepeda Di Bengkel Ma’had Al-Zaytun Dalam Perspektif Prinsip Keadilan Ekonomi Islam Ilmi, Anida Maysah; Prawoto, Imam; Maulana, Rizal
Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam Vol 5 No 1 (2025): Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat Pariaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062/ijpi.v5i1.772

Abstract

This study analyzes the pricing mechanism for bicycle repair services at Ma’had Al-Zaytun Workshop based on the principles of Islamic economic justice. Employing a qualitative method with a field research approach, data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that pricing is determined by considering the cost of raw materials, spare parts, operational expenses, repair services, and market research. Although prices are mutually agreed upon, the absence of a clear wage standard may lead to potential injustice. From the perspective of Islamic economic justice, this pricing mechanism does not fully reflect balance and transparency. Therefore, a more structured pricing policy is needed to ensure fair transactions for all parties.
HIJAB DAN NIQAB: KEWAJIBAN ATAUKAH ANJURAN? (ANALISIS PEMIKIRAN MUHAMMAD ALI AL-SHABUNI DAN MUHAMMAD QURAISH SHIHAB TENTANG JILBAB DAN NIQAB) Rohmah, Siti Ngainnur; Prawoto, Imam
JURNAL ILMU SYARIAH Vol 8 No 1 (2020): JUNI
Publisher : IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/mizan.v8i1.20266

Abstract

Mayoritas ulama sepakat bahwa memakai jilbab adalah wajib bagi setiap muslimah, baik orang Arab maupun orang ’Ajam. Di sisi lain sebagian ulama berpendapat bahwa memakai jilbab tidak wajib. Hal ini berdasarkan pemahaman bahwa tidak semua ayat yang mengandung perintah bermakna perintah, namun bisa juga bermakna anjuran. Tulisan ini menyajikan penafsiran ayat-ayat Alquran seputar jilbab dan cadar. Ada dua buah tafsir yang dijadikan objek utama dalam penelitian ini, yaitu Shafwah al-Tafasir karya Muhammad ‘Ali al-Shabuni dan Tafsir al-Mishbah karya Muhammad Quraish Shihab. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan literatur. Tulisan ini akan mendeskripsikan secara analitis dan mengeksplorasi secara kritis pandangan Muhammad ‘Ali al-Shabuni dan Muhammad Quraish Shihab seputar jilbab dan cadar.
ANALISIS PENGARUH SIGNIFIKAN PEMBIAYAAN MURABAHAH DAN MUSYARAKAH TERHADAP LIKUIDITAS BANK SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2019-2021 Khasanah, Nur Laila Khoirun; Iswandi, Irvan; Prawoto, Imam
JURNAL ILMU SYARIAH Vol 10 No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/mizan.v10i2.20346

Abstract

Kondisi likuiditas yang tidak stabil akan menurunkan profitabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap bank syariah. Hal ini dapat memicu kebankrutan bank syariah. Oleh karena itu, rasio likuiditas digunakan sebagai acuan dalam menentukan kesehatan finansial bank. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh signifikan antara pembiayaan murabahah dan musyarakah baik secara parsial maupun silmutan terhadap likuiditas Bank Syariah di Indonesia pada periode 2019-2021. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Varibel independen dalam penelitian ini adalah pembiayaan murabahah (X1) dan pembiayaan musyarakah (X2) dan variabel dependen adalah likuiditas (Y). Populasi penelitian ini adalah seluruh Bank Syariah di Indonesia yang terindeks Otoritas Jasa Keuangan. Teknik pengujian data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas data, uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi (R2), uji regresi linear berganda dan uji hipotesis (uji t & uji F) yang diolah dengan software SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pembiayaan murabahah secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap likuiditas Bank Syariah di Indonesia.; (2) Pembiayaan musyarakah secara parsial berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap likuiditas Bank Syariah di Indonesia.; (3) Pembiayaan murabahah dan musyarakah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap likuiditas Bank Syariah di Indonesia.
Analisis Akad Pinjaman Sosial di Koperasi Serba Usaha (KSU) Desa Kota Indonesia dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syari’ah Awala Mahromia; Aminulloh, Ali; Prawoto, Imam; Samsudin, Agus Rojak
Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah, dan Pajak Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah, dan Pajak (JBEP)
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jbep.v2i4.1932

Abstract

Social loans are an important tool for developing local economies, especially in remote areas such as rural areas. The Indonesian Village City Savings and Loan Cooperative (KSU) is one of the business entities that provides loan capital to its members. The purpose of this study is to determine the mechanism of social loan agreements in the Multipurpose Cooperative (KSU) of the Indonesian Village City and to determine the perspective of Islamic Economic Law on loan agreements in the Multipurpose Cooperative (KSU) of the Indonesian Village City. This research method uses a descriptive research type with a qualitative approach. Data collection was carried out through observation and interviews with the Management and members of the Savings and Loan Cooperative (KSU) of the Indonesian City Village. The results of the study show that first, the loan application procedure involves several steps such as becoming a member, filling out forms, completing documents and the approval stage. The maximum loan provision is 80% of the savings balance with a loan tenor of 12 months and 18 months. The payment system is made in installments through salary deductions and is subject to a 5% interest. For borrowing members who are late, there are no sanctions or fines but there is a time dispensation. Second, the loan application and management mechanism at the Multipurpose Cooperative has met sharia principles through transparent and structured governance, such as deductions from salary installments and a guarantee policy provided in the form of the amount of member savings balances. However, social loans at the Multipurpose Cooperative contain an element of benefit (profit) of 5%, which according to some scholars can be classified as usury because of the addition of value to the principal loan, even though the benefit is returned to members through the Business Result Remainder (SHU).