Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

RELIGIUSITAS DAN HUBUNGANNYA DENGAN PERILAKU CYBERBULLYING PADA REMAJA YANG BERSEKOLAH DI ISLAMIC BASED HIGH SCHOOL Al Afghani, Abdullah Azzam; Sahna, Aufa Rizqia; Amelia, Risky
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i1.4754

Abstract

Perilaku cyberbullying merupakan salah satu dampak dari berkembangnya teknologi. Dalam survei yang dilakukan UNICEF di tahun 2019, mengungkapkan bahwa 1 dari 3 remaja di 30 negara termasuk Indonesia mengalami cyberbullying. Salah satu faktor yang mempengaruhi signifikansi dalam kecenderungan seseorang dalam melakukan cyberbullying adalah religiusitas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan antara religiusitas dengan perilaku cyberbullying pada remaja yang bersekolah di Islamic High School di Kota Semarang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 251 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data menggunakan teknik uji korelasi Spearman’s Rho yang menunjukkan hubungan signifikan (Sig<0.05) antara religiusitas terhadap perilaku cyberbullying (r = -0.714). Hasil ini menunjukkan pentingnya religiusitas melalui pendidikan untuk mengurangi kecenderungan remaja melakukan perilaku cyberbullying di Islamic Based High School. Abstract Cyberbullying behavior is one of the impacts of the development of technology. In a survey conducted by UNICEF in 2019, revealed that 1 in 3 adolescents in 30 countries including Indonesia experienced cyberbullying. One of the factors that influence the significance in a person's tendency to commit cyberbullying is religiosity. This study aims to see if there is a relationship between religiosity and cyberbullying behavior in adolescents who attend Islamic High School in Semarang City. The research method used a quantitative approach with a sample of 251 respondents selected through purposive sampling. Data analysis using Spearman's Rho correlation test technique showed a significant relationship (Sig<0.05) between religiosity and cyberbullying behavior (r = -0.714). These results indicate the importance of religiosity through education to reduce the tendency of adolescents to engage in cyberbullying behavior at Islamic Based High School.
Proses Transisi Dari Fear Of Missing Out (FOMO) Menuju Joy Of Missing Out (JOMO) Melalui Penerapan Digital Detox Pada Mahasiswa UIN Walisongo Bahrudin, Maulana Azis; Al Afghani, Abdullah Azzam
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol 4 No 1 (2026): Volume 4, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/psychoaksara.v4i1.2560

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dinamika psikologis mahasiswa dalam menghadapi kecanduan media sosial melalui lensa transisi dari Fear of Missing Out (FOMO) menuju Joy of Missing Out (JOMO). Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan dari enam mahasiswa UIN Walisongo yang menjalani praktik digital detox. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa FOMO di kalangan mahasiswa bermanifestasi sebagai gangguan kecemasan yang berinteraksi dengan konflik nilai spiritual. Proses transisi melalui digital detox ditemukan berlangsung fluktuatif, diawali dengan fase resistensi (withdrawal) yang kemudian dapat diatasi melalui strategi koping religius dan dukungan lingkungan. JOMO bukanlah penolakan terhadap teknologi, melainkan sebuah kompetensi regulasi diri untuk mendapatkan kembali otonomi atensi, meningkatkan kualitas hubungan interpersonal yang autentik, dan mencapai kesejahteraan psikospiritual. Temuan ini menyarankan perlunya integrasi literasi digital dengan pendekatan nilai-nilai spiritual dalam menangani kesehatan mental mahasiswa di era digital.