Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tren dan Tantangan Deteksi Plagiarisme dalam Penulisan Akademik: Sebuah Kajian Sistematis Literatur Fadli, Muhammad; Fajri, Ratu Chaterine; Suffah, Faila; Meidasari, Reski; Marbudi, Marbudi
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i2.449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren dan tantangan dalam deteksi plagiarisme pada penulisan akademik melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap publikasi ilmiah selama dekade terakhir (2015–2025). Dalam era digital yang ditandai oleh kemudahan akses informasi dan tekanan publikasi akademik, plagiarisme menjadi isu krusial yang mengancam integritas ilmiah. Penelitian ini menganalisis 10 artikel yang dipilih secara ketat dari 100 publikasi awal berdasarkan relevansi dan kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa plagiarisme tidak hanya disebabkan oleh niat menyalin, tetapi juga oleh rendahnya literasi akademik, lemahnya kemampuan parafrase, serta kurangnya pemahaman etika ilmiah. Bentuk plagiarisme yang kompleks seperti parafrase tidak tepat, self-plagiarism, dan plagiarisme terjemahan masih sulit terdeteksi oleh sistem yang ada saat ini. Keterbatasan algoritma, basis data, serta ketidaktepatan dalam membedakan kutipan sah dan plagiarisme turut menjadi kendala utama. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan multidisipliner yaitu menggabungkan teknologi seperti machine learning, natural language processing, serta kebijakan etis dan edukatif dalam membangun sistem deteksi plagiarisme yang adil dan efektif. Temuan ini diharapkan menjadi kontribusi signifikan dalam pengembangan teknologi pendeteksi plagiarisme serta penyusunan kebijakan akademik yang mendukung integritas ilmiah.
MODEL AKUNTANSI BIAYA PERTANIAN BERBASIS FULL COSTING DAN COST-PLUS PRICING UNTUK PENETAPAN HARGA POKOK DAN PENGUATAN DAYA SAING PETANI DI LAMPUNG TIMUR indriyani, Indriyani; Dzulhasni, Sahilly; Sinaga, Klemensia Erna Christina; Suffah, Faila; Sabila, Rezika Farrah; Marbudi, Marbudi
JURNAL AGRIMANSION Vol 26 No 3 (2025): Jurnal Agrimansion Desember 2025
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v26i3.1943

Abstract

Rendahnya literasi akuntansi dan ketiadaan sistem pencatatan biaya produksi menjadi faktor utama lemahnya posisi tawar petani dalam menentukan harga jual hasil pertanian di Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model penetapan harga pokok produksi berbasis metode full costing, merumuskan harga jual hasil pertanian menggunakan pendekatan cost-plus pricing, serta mengintegrasikan sistem pencatatan digital berbasis data lokal petani untuk meningkatkan literasi finansial dan daya saing ekonomi daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods, dengan pengumpulan data kualitatif melalui wawancara dan observasi terhadap petani padi, jagung, dan ubi kayu di Kecamatan Waway Karya, serta analisis kuantitatif terhadap struktur biaya dan penetapan harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode full costing menghasilkan Harga Pokok Produksi (HPP) sebesar Rp 2.727/kg gabah kering panen, sedangkan penerapan cost-plus pricing dengan margin keuntungan 30–50 % menghasilkan harga jual ideal Rp 3.545–4.091/kg. Integrasi kedua metode tersebut dengan sistem akuntansi digital Accurate membentuk mekanisme penetapan harga yang sistematis, akuntabel, dan adaptif terhadap kondisi lokal. Model ini terbukti meningkatkan akurasi pencatatan biaya, memperkuat literasi finansial petani, serta berkontribusi terhadap penguatan daya saing dan keberlanjutan ekonomi pertanian di tingkat daerah
Analisis Pendapatan Biji Kakao di Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran Irawati, Luluk; Oktaviani, Anggita Dwi; Zaini, Muhammad; Marbudi, Marbudi; Ulfah, Maria
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.22397

Abstract

The purpose of this research to analyze cocoa farming income based on three post-harvest treatments, namely wet, non-fermented, and fermented cocoa beans in Way Lima District, Pesawaran Regency. The research method used a survey with a purposive sampling technique on 30 cocoa farmers. Data were analyzed using a financial income approach and business feasibility through the Benefit Cost (B/C) ratio. The results showed that post-harvest treatments made a significant difference to farmers' income and revenue. The highest income was obtained from fermented cocoa at IDR 57,500,000/hectare/year, followed by non-fermented at IDR 52,542,320.56/hectare/year, and wet cocoa beans at IDR 27,864,192.73/year. The income from fermented cocoa farming is Rp 44,602,761.09/year, higher than non-fermented cocoa at Rp 40,267,179.96/hectare/year and wet beans at Rp 18,435,394.09/hectare/year. The B/C ratio value shows that all post-harvest cocoa treatments are feasible to be cultivated (B/C > 1), with the highest value in fermented cocoa (3.35), then non-fermented cocoa (3.28), and wet cocoa beans (1.96). These results explain that fermented cocoa provides added value, improved quality, and higher income for cocoa farmers, although it requires additional costs and labor. Therefore, the application of fermentation needs to be continuously encouraged as a strategy to improve the welfare of cocoa farmers.