Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Religious Culture Leadership of Islamic Boarding School in Improving The Quality of Education in Wahidiyah Islamic Boarding School Kedunglo Bandar Lor and Wali Barokah LDII Burengan in Kediri City Khoiruddin, Untung; Zuhdi, Muhammad
Didaktika Religia Vol. 7 No. 2 (2019): December
Publisher : Postgraduate Program, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/didaktika.v7i2.1837

Abstract

Religious culture of pesantren has its uniqueness which is still expected to be a support for the development of the education system in Indonesia. The authenticity and distinctiveness of the pesantren as well as the treasure the nation’s cultural traditions, is also a butter force for the educational pillar to bring up moral leaders of the nation, is a form of pesantren education that is characterized by traditionalism. This study used a qualitative approach. The data were collected through observations, interviews, and content analysis. The process of improving the quality of pesantren education is part of the development of national education, which is part of an effort to improve the quality of full human education. For achieving the quality of education, it must be based on a significant change. The change is needed in the management of quality and competitive educational institutions. Now one of the challenges faced by educational institutions is how to manage quality. Quality educational institutions, institutions that prioritize the quality of graduates and are able to demonstrate the values of education that make a top priority, due to a significant change in pesantren.
Kebijakan Pendidikan Dalam Mengatasi Masalah Kualitas, Kuantitas Efektivitas dan Efisiensi Abd. Muiz; Anisah, Rohmatul; Khoiruddin, Untung; Indrioko, Erwin
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 3 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i3.272

Abstract

Kebijakan dalam pendidikan menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa pendidikan di Indonesia dapat berkembang secara menyeluruh dan berkelanjutan. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi kebijakan untuk meningkatkan kondisi pendidikan secara menyeluruh. Metode penelitian ini menggunakan Review Literature, Data dikumpulkan dari berbagai sumber tertulis, termasuk artikel, dokumen, dan literatur terkait, yang kemudian dianalisis untuk menemukan strategi yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan empat fokus utama: (1) pengembangan kurikulum, pelatihan guru, dan evaluasi sekolah, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran, (2) peningkatan aksesibilitas pendidikan melalui alokasi anggaran, beasiswa, dan insentif, sehingga pendidikan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat, (3) inovasi dalam pembelajaran seperti integrasi teknologi dan metode pembelajaran berbasis proyek, yang bertujuan untuk membuat proses belajar mengajar lebih relevan dan menarik, (4) optimalisasi efisiensi pendidikan dengan transparansi, akuntabilitas, dan penggunaan data, untuk memastikan pengelolaan sumber daya yang efektif dan efisien. Implementasi kebijakan holistik ini diharapkan mampu mengatasi berbagai masalah pendidikan dan membentuk generasi yang kompeten untuk menghadapi era globalisasi, serta mendorong kemajuan bangsa secara keseluruhan.
Strategi Khusus dalam Meningkatkan Religiusitas Santri Pasca Pandemi: Studi Kasus di Ma’had Darul Ilmi MAN 2 Kota Kediri khoiruddin, untung; Rahmawati, Desy
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v7i1.1068

Abstract

Abstract: The existence of Ma’had is an alternative choice for parents to entrust their children so that they have a good religious foundation. However, the influence of the Covid-19 pandemic has made the management of Ma’had continue to innovate to increase the religiousity of their student. The purpose of this study was to analyze the strategies used by Ma’had Darul Ilmi MAN 2 Kota Kediri in increasing the religiousity of students after pandemic. The research uses descriptive qualitative method and three data collection techniques as well as Wheelen and Hunger’s Theory about Strategic Management Indicators. The result shows that : (1) the post pandemic environment has negative effect, esspecially digitalization which cannot be separated from students; (2) the strategy formulation consists of collaboration among Ma’had subyek, namely chief of Ma’had, caregivers and students; (3) Implementation if the strategy in the form of increasing intense relationships with the guardians of students trhough personal communication, maximizing monitoring and evaluation activities, both directly and indirectly through activity attendance, as well as maximizing leadership policies in the form of strictly enforcing rules and regulations, giving rewards and punishment to all Ma’had people, the concept of Uswah Hasanah which is continuously exemplified by teachers and accustomed by students, as well as providing motivation, and (4) monitoring and evaluation in the form of direct assistance by caregivers. Abstrak: Keberadaan Ma’had menjadi salah satu alternatif pilihan bagi para wali siswa untuk menitipkan putra putri mereka agar memiliki pondasi agama yang bagus. Namun, adanya pengaruh kondisi pandemi covid-19 telah membuat pihak pengelola Ma’had untuk terus melakukan inovasi guna meningkatkan religiusitas para santrinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi yang digunakan oleh Ma’had Darul Ilmi MAN 2 Kota Kediri dalam meningkatkan religiusitas santri pasca pandemi. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dan penggunaan tiga teknik pengumpulan data serta Teori Wheelen dan Hunger tentang indikator Manajemen Strategi, penelitian ini menghasilkan beberapa data sebagai berikut. (1) Lingkungan pasca pandemi memberikan efek negatif terutama digitalisasi yang tidak bisa terpisahkan pada diri santri; (2) Formulasi strategi terdiri dari kolaborasi antar warga Ma’had, yakni pimpinan, pengasuh dan santri; (3) Implementasi Strategi berupa meningkatkan hubungan yang intens dengan wali santri melalui komunikasi personal, memaksimalkan kegiatan monitoring dan evaluasi baik secara langsung maupun tidak langsung melalui presensi kegiatan, serta memaksimalkan kebijakan pimpinan berupa ditegakkannya peraturan dan tata tertib secara tegas, pemberian reward and punishment kepada seluruh warga Ma’had, konsep Uswah Hasanah yang terus dicontohkan oleh guru dan dibiasakan oleh santri, serta pemberian motivasi, dan (4) Monitoring dan Evaluasi berupa pendampingan secara langsung oleh pengasuh.
PENDAMPINGAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN JAGUNG MENJADI PRODUK OLAHAN BERNILAI EKONOMIS TINGGI Khoiruddin, Untung; Ahsin, Nurul
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i2.3802

Abstract

Hasil panen jagung yang melimpah di desa Lengkonglor Kecamatan Ngluyu Kabupaten Nganjuk Jawa Timur merupakan berkah tersendiri bagi masyarakatnya. Jagung selain sebagai bahan makanan pokok sehari-hari juga menjadi mata pencaharian utama masyarakat di daerah tersebut. Namun, hasil panen yang melimpah belum dapat mengangkat taraf perekonomian masyarakat karena harga jual jagung yang relatif murah pada saat panen raya. Kondisi inilah yang mendorong pengabdi untuk memberikan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan jagung menjadi olahan yang bernilai ekonomis tinggi. Metode pendampingan dan pemberdayaan menggunakan Participatory Action Research melalui tahapan 1) to know; 2) to understand; 3) to plan; 4) to action; dan 5) to reflection. Pendampingan dan pemberdayaan ini menghasilkan 1) Masyarakat memiliki pemahaman cara pengolahan jagung; 2) Terbangunnya sistem pengolahan jagung bagi masyarakat; 3) Kebijakan Pemerintah Desa yang fokus pada pengolahan jagung; dan 4) Olahan jagung yang bernilai ekonomis tinggi, antara lain kopi jagung, jenang jagung, jelly jagung, brownies jagung, marning jagung dengan varian rasa, dan kerajinan tangan dari kulit jagung.