Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

IDENTIFIKASI FAKTOR HAMBATAN KOMUNIKASI PADA REPEAT ANALISIS DI INSTALASI RADIOLOGI RSUP Dr M DJAMIL PADANG Sari, Oktavia Puspita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25270

Abstract

Pengulangan foto ronsen berpotensi meningkatkan perolehan dosis untuk pasien dan radiografer. Salah satu penyebab pengulangan foto adalah terjadinya mis komunikasi antara pasien dengan radiografer saat radiografer memberikan instruksi pemeriksaan. Penelitian ini bertujuan untuk evaluas pengulangan eksposi foto ronsen yang di sebabkan karena faktor komunikasi. Penelitian berjenis kuantitatif, dilakukan di Instalasi Radiologi RSUP Dr.M.Djamil Padang pada bulan April 2022. Penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh dengan pengolahan data univariate. Hasil penelitian di peroleh bahwa 54,5% hambatan komunikasi karena penggunaan bahasa daerah (minang) oleh radiografer, ,hal ini menjadi kendala karena RSUP Dr. M Djamil Padang sebagai salah satu rumah sakit rujukan di Sumatera Bagian Tengah memiliki keragaman pasien dengan berbagai suku bangsa sehingga tidak semua pasien mengerti dan memahami bahasa minang sebagai bahasa yang dominan di gunakan radiografer dalam berkomunikasi dengan pasien. Kata kunci : pengulangan foto;komunikasi;bahasa Repeated x-rays have the potential to increase dose gain for both the patient and the radiographer. One of the causes of repeated photos is the occurrence of miscommunication between the patient and the radiographer when the radiographer gives instructions for examination. This study aims to evaluate the repetition of X-ray exposure caused by communication factors. This quantitative research was carried out at the Radiology Installation of RSUP Dr.M.Djamil Padang in April 2022. This study used a saturated sample technique with univariate data processing. The results of the study found that 54.5% of communication barriers were due to the radiographer's use of the local language (Minang), this was an obstacle because RSUP Dr. M Djamil Padang as one of the referral hospitals in Central Sumatra has a diversity of patients with various ethnicities so that not all patients understand and understand Minang language as the dominant language used by radiographers in communicating with patients. Keywords: 3-6 keywords, consisted of word or simple phrase
Solusi Pemanfaatan Bahan Rijek Untuk Meningkatkan Nilai Jual Produk Sisa dari CV Panca Karya Sejatera Sari, Oktavia Puspita; Syihabuddin, Muhammad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis jenis bahan rijek yang dihasilkan dalam proses produksi percetakan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya pemanfaatan bahan sisa di CV Panca Karya Sejahtera. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk menggali fenomena secara mendalam melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan rijek yang paling dominan adalah cetak jelek yang muncul pada tahap awal proses penyetelan mesin. Kemunculan bahan rijek dipengaruhi oleh gangguan mesin, kualitas bahan baku yang tidak sesuai standar, serta ketidaktepatan prosedur kerja. Penelitian juga menemukan bahwa perusahaan belum memiliki sistem penanganan dan pemanfaatan bahan rijek yang terstruktur, sehingga sebagian besar limbah hanya dikembalikan kepada pelanggan atau dijual ke pengepul tanpa melalui proses pengolahan nilai tambah. Temuan ini memperkuat relevansi teori manajemen mutu dan konsep 3M (man, machine, material) serta menegaskan pentingnya penerapan prinsip circular economy dan value added dalam proses produksi. Secara praktis, penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan bahan rijek dapat menjadi strategi efisien untuk mengurangi limbah, meningkatkan citra perusahaan, dan menciptakan peluang nilai ekonomi baru. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur mengenai manajemen limbah industri percetakan, khususnya pada perusahaan berskala menengah yang jarang menjadi fokus studi sebelumnya. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengevaluasi kelayakan ekonomi model pemanfaatan bahan rijek, melakukan studi komparatif antarindustri percetakan, dan mengkaji potensi kolaborasi dengan UMKM atau komunitas daur ulang untuk menciptakan ekosistem pemanfaatan limbah yang berkelanjutan.