Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PERILAKU SAMBUNGAN BAUT FLUSH END-PLATE BALOK KOLOM MENGGUNAKAN ANSYS WORK BENCH Muhammad Firdaus; Agus Setiobudi; Syahril Alzahri; R.M. Fadel Satria Albimanzura
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.648 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v9i1.220

Abstract

Sambungan merupakan komponen bangunan yang sangat penting, karena berperan sebagai penyalur beban antara balok dan kolom. Untuk mengetahui kapasitas sambungan, metode eksperimental adalah cara yang paling mendekati kondisi aktual. Akan tetapi waktu, biaya, peralatan dan sumber daya manusia harus mnejadi pertimbangan. Dalam paper ini digunakan metode elemen hingga menggunakan Ansys Workbench sebagai cara alternatif dari eksperimental. Jenis sambungan yang dipelajari adalah sambungan flush end plate tebal 20mm, baut diameter 20mm, balok IWF 300x200x8x12 dan kolom IWF 300x250x8x12. Ukuran mesh pada elemen diatur untuk mendapatkan hasil yang optimal dengan tetap mempertimbangkan lamanya proses perhitungan, dimana untuk diarea titik kumpul ukuran mesh 5mm sedangkan pada balok kolom ukuran mesh 10mm. Untuk kontak antar elemen digunakan dua jenis kontak yaitu bonded dan frictional. Adapun fixed dan rolled constraint, digunakan sebagai perletakan di dalam simulasi. Output yang dikeluarkan dari ANSYS workbench antara lain kontur deformasi, kontur tegangan, dan nilai momen-rotasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa deformasi terbesar terjadi sebesar 153 mm. Tegangan yang terbesar terjadi pada bagian baut, sehingga diprediksi terjadi kegagalan tarik pada baut. Perbandingan momen rotasi hasil simulasi dan eksperimen memberikan hasil yang cukup memuaskan dengan selisih sebesar 4.8% untuk momen dan 11.4% untuk kekakuan sambungan. Kata kunci : Sambungan baja, metode elemen hingga, flush end-plate, ANSYS workbench
Penyuluhan Pemanfaatan Biopori Sebagai Alternatif Mengatasi Genangan Air dan Penghasil Pupuk Kompos Herri Purwanto; Amiwarti Amiwarti; Adiguna Adiguna; Muhammad Firdaus; Agus Setiobudi; Syahril Alzahri; Reffanda Kurniawan Rustam
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2022): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v6i2.3392

Abstract

Kegiatan ini bertujuan agar siswa dan guru SMA Negeri 1 Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir dapat memahami fungsi lubang resapan biopori dalam mengatasi genangan air dan sebagai penghasil kompos. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu penyuluhan dan edukasi mengenai pemanfaatan biopori dalam mengatasi genangan air dan penghasil kompos, serta praktik langsung cara pembuatan lubang biopori. Kegiatan diikuti oleh 32 peserta yang terdiri dari guru dan siswa SMA Negeri 1 Rantau Panjang. Respons peserta  penyuluhan sangat antusias, hasil kuesioner menunjukkan bahwa peserta sangat setuju diadakan penyuluhan sebanyak 71.25% dan 28.75% setuju. Terhadap materi penyuluhan yang disampaikan, peserta penyuluhan menyatakan 79.17% sangat baik, 14.93% baik dan hanya 5.90% cukup. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, siswa dan guru SMA Negeri 1 Rantau Panjang dapat menerapkannya di lingkungan tempat tinggal, sehingga pupuk kompos tersebut dapat menjadi nilai tambah bagi sekolah dan masyarakat sekitar.
Pengaruh Penambahan Abu Serabut Kelapa Desa Jejawi sebagai Filler Pengganti Pada Campuran Aspal AC WC Amiwarti; Agus Setiobudi; Reva Elfendi
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 7 No. 1 (2023): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v7i1.8798

Abstract

Serabut Kelapa adalah bagian terbesar dari buah Kelapa, hingga 35% bobot buah kelapa berasal dari sabut kelapa. Penelitian ini untuk mengetahui nilai karakteristik Marshall Test pada pemakaian abu serabut kelapa yang didapatkan dari limbah serabut kelapa di Desa Jejawi Kecamatan Jejawi sebagai filler pengganti pada campuran aspal AC WC. Tujuan khusus pada penelitian yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh abu serabut kelapa sebagai  filler pengganti pada campuran aspal AC WC dengan variasi 0 %, 1 %, 2 %, 3 %. Pelaksanaan penelitian seperti pembuatan benda uji, perawatan dan pengujian benda uji dilakukan pada laboratorium AMP PT. HKA. Aspal Beton UP (Unit Produksi) Musi 2 Palembang. Penelitian yang akan diuji pada campuran Asphalt Concrete Wearing Course, adalah Marshall Test dengan variasi abu serabut kelapa sebagai pengganti filler. Dari hasil penelitian ini limbah abu serabut kelapa dengan variasi 3% abu serabut kelapa yang masuk dalam nilai Spesifikasi Teknis Jalan Bebas Hambatan dan Jalan Tol Maret 2017.
SOSIALISASI PEMANFAATAN METODE SPL (SARINGAN PASIR LAMBAT) SISTEM DOWN FLOW DALAM PENJERNIHAN AIR SUNGAI Herri Purwanto; Amiwarti Amiwarti; Adiguna Adiguna; Muhammad Firdaus; Syahril Alzahri; Agus Setiobudi; Reffanda Kurniawan; Fathoni Usman
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i2.5705

Abstract

Air merupakan sumber kehidupan yang sangat penting bagi semua makhluk hidup. Tanpa air tidak akan ada kehidupan. Warga Desa Air Itam Kecamatan Jejawi Kabupaten OKI, memanfaatkan air sungai yang keruh sebagai kebutuhan sehari-hari. Sehingga perlu dicarikan solusi cara penyaringan air bersih yang sederhana, terjangkau, mudah dibuat dan mudah dalam penggunaannya. Salah satunya dengan menggunakan saringan pasir lambat. Tujuan dari kegiatan PPM ini adalah agar warga Desa Air Itam mengetahui cara penyaringan air air sungai dengan metode SPL (Saringan Pasir Lambat) Sistem Down Flow, sehingga air yang digunakan layak untuk dipakai. Dari hasil evaluasi, antusias pesrta sangat tinggi, dimana dari hasil kuisioner sebanyak 27 peserta, 66,67% sangat setuju dan 33,33% setuju kegiatan PPM ini dilaksanakan. Untuk materi dan praktek penyuluhan yang disampaikan 61,32% menyatakan sangat baik dan 27,57% menyatakan baik. Diharapkan dengan adanya kegiatan PPM ini, dapat memberikan solusi kepada masyarakat dalam mendapatkan air bersih yang memenuhi standar mutu
PENGARUH PEMANFAATAN AIR EKSTRAKSI ECENG GONDOK TERHADAP KUAT TEKAN BETON K-175 Setiobudi, Agus; Purwanto, Herry; Adiguna, Adiguna
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2023): : BEARING:Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.v8i1.6478

Abstract

This study aims to determine the compressive strength value of K-175 concrete with variations in theaddition of water hyacinth extraction water. The research method used was a laboratory experiment, bydetermining the cement water factor and the composition of the new mixture. In this study, 24 cube testobjects were made using variation of water hyacinth extrac mixtures of 1%, 3% and 5%. The results of thisstudy were the compressive strength value of the average normal K-175 concrete at the age of 14 and28days the compressive strength results were 144.3 kg/cm2 and 184.3 kg/cm2, while the compressive strengthwith variations in the addition of 1% water hyacinth extraction water was of 154.8 kg/cm2 and196.4 kg/cm2, variations in the addition of 3% water hyacinth extraction water was 164.7 kg/cm2 and212.3 kg/cm2, while for variations in the addition of 5% was 149.6 kg/cm2 and 193.4 kg/cm2. The optimumcompressive strength obtained in this study was the variation of 3% water hyacinth extracti mixture for theage for 28 days of age, which was 212.3 kg/cm2.
Pengaruh Penambahan Abu Serbuk Kayu Sebagai Bahan Tambah Filler Pada Campuran Aspal AC-WC Anggiyansyah, Herru; Purwanto, Herri; Firdaus, Muhammad; Setiobudi, Agus
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i1.15907

Abstract

Perkembangan dan pertumbuhan masyarakat di Indonesia sangat pesat yang menyebabkan meningkatnya jumlah kendaraan di jalan raya. Salah satu yang berpengaruh yaitu jalan raya yang merupakan sarana transportasi strategis didalam ekonomi, sosial, dan budaya. Jalan raya sendiri merupakan prasarana transportasi sektor pembangunan yang diprioritaskan, terbukti dengan banyaknya anggaran nasional yang terserap pada sektor ini, baik untuk pembangunan konstruksi jalan baru maupun pemeliharaan jalan. Ruang lingkup penelitian ini meliputi sampel pengujian diambil dari hasil limbah serbuk kayu Tembesu sebagai filler campuran aspal AC WC menggunakan variasi 0%, 5%, 5.5%, 6%, dengan masing-masing 3 benda uji, dan aspal curah yang dipakai merek Shell Pen 60/70, lapisan perkerasan yang ditinjau adalah lapisan AC WC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase optimum dan menganalisis seberapa besar pengaruh abu serbuk kayu Tembesu terhadap karakteristik Marshall sebagai penambahan filler pada campuran AC WC variasi 0%, 5%, 5.5%, 6%. Metode penelitian ini yaitu metode eksperimen. Data dipereroleh dari uji laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan penambahan abu selrbuk kayu selbagai penambah fillelr pada campuran aspal AC-WC 5% bisa dijadikan bahan penambah fillelr karena selsuai dengan spelsifikasi umum Bina Marga 2018 relvisi 2
Pengaruh Penambahan Cangkang Telur Bebek Terhadap Kuat Tekan Beton K-250 Setiobudi, Agus; Kurniawan, Reffanda; Alzahri, Syahril
Siklus : Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 1 (2024): Siklus: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/siklus.v10i1.12666

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memanfaatkan limbah cangkang telur bebek yang ditambahkan dengan persentase 0%, 2%, 4%, 6% dan 8% pada campuran beton K-250. Penelitian tergolong penelitian metode kuantitatif berupa kegiatan laboratorium yang dilaksanakan di Laboratorium AMP PT. Hakaaston Musi 2 Palembang dan di Workshop Fakultas Teknik Universitas PGRI Palembang dengan mengetahui hasil pengujian propertis karakteristik nilai-nilai kuat tekan beton. Hasil penelitian diperoleh kuat tekan beton K-250 normal 0% sebesar 255,27 kg/cm², penambahan serbuk cangkang telur bebek 2% nilai kuat tekan 218,82 kg/cm2 dengan penurunan sebesar 14,28%, untuk penambahan 4% nilai kuat tekannya sebesar 206,72 kg/cm² dengan penurunan sebesar 19,02%, untuk penambahan 6% nilai kuat tekan betonnya 160,21 kg/cm2 dengan penurunan sebesar 37,24%, sedangkan untuk penambahan 8% didapat nilai kuat tekannya 126,05 kg/cm2 dengan penurunan sebesar 50,62%. Namun pemanfaatan limbah cangkang telur bebek bisa dimaksimalkan untuk campuran beton pada variasi persentase 2% yang merupakan hasil tertinggi kuat tekan dibandingkan dengan variasi penambahan serbuk cangkang telur lainnya walaupun jika dibandingkan kuat tekan beton normal 0% mengalami penurunan 14,28% karena dengan memanfaatkan penambahan serbuk cangkang telur bebek pada campuran beton akan mengurangi limbah cangkang telur bebek, polusi dan menciptakan beton yang ramah lingkungan. Kesimpulan pada penelitian adalah hasil pengujian kuat tekan rata-rata beton K-250 pada umur 28 hari dengan variasi penambahan serbuk cangkang telur bebek 0%, 2%, 4%, 6% dan 8% mengalami penurunan, semakin bertambah banyak persentase penambahan serbuk cangkang telur bebek semakin menurun hasil kuat tekannya.
Analisis Penambahan Cairan Bahan Kimia (Chemical Admixture) Damdex dan Sikacim Pada Beton K-250 Purwanto, Herri; Setiobudi, Agus; Amiwarti, Amiwarti; Kurniawan, Reffanda
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.17574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu beton dari hasil Penambahan Cairan Bahan Kimia (Chemical Admixture) Damdex dan Sikacim Terhadap Kuat Tekan Beton K-250 dengan  persentase penambahan dengan variasi 0%, 2,5%, 5% dan 7,5%. Metode penelitian ini berupa tergolong penelitian metode kuantitatif dengan judul Analisis Penambahan Cairan Bahan Kimia (Chemical Admixture) Damdex dan Sikacim Pada Beton K-250 yang dilakukan di Workshop Fakultas Teknik Universitas PGRI Palembang untuk membuat sampel dan pengujian kuat tekan beton sedangkan di Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan untuk pengujian propertis material agregat yang dipakai. Hasil penelitian bahwa pada umur beton 28 hari nilai kuat tekan beton normal K-250 rata-rata sebesar 253,46 kg/cm2, kuat tekan beton dengan tambahan campuran 2,5% merek Damdex rata-rata sebesar 273,84 kg/cm², campuran 5% merek Damdex rata-rata sebesar 279,58 kg/cm² dan campuran 7,5% merek Damdex rata-rata sebesar 210,89 kg/cm². Sedangkan untuk tambahan campuran 2,5% merek Sikacim Concrete Additive rata-rata sebesar 277,31 kg/cm², campuran 5% merek Sikacim Concrete Additive rata-rata sebesar 325,56 kg/cm² dan campuran 7,5% merek Sikacim Concrete Additive rata-rata 241,08 kg/cm².
Pengujian Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi Type Fc’50 (Kelas AA) Untuk Girder Jembatan Di Tol Palembang Indralaya (Palindra) Setiobudi, Agus
Jurnal Deformasi Vol. 2 No. 1 (2017): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v2i1.1200

Abstract

Provinsi Sumatera Selatan dikenal memiliki kekayaan alam yang sangat berlimpah, seperti pasir, agregat dan teras, dimana apabila dipadukan dengan semen yang berfungsi sebagai perekat akan menjadi bahan dasar alami yang cocok digunakan sebagai campuran beton mutu tinggi, yang banyak ditemukan dan relatif murah sebagai bahan dasar pembentuk beton. Penelitian dilaksanakan untuk mendapatkan sifat karakteristik dari material pembentuk beton mutu tinggi yang nantinya merupakan dasar untuk komposisi job mix formula beton type Fc’50 (Kelas AA) yang merupakan komposisi beton penyusun girder untuk jembatan-jembatan di Tol Palembang Indralaya (Palindra) yang sedang dilaksanakan pembangunan tahun 2016 dan 2017 ini. Setelah komposisi campuran beton mutu tinggi diperoleh, selanjutnya dilakukan pengujian terhadap nilai kuat tekan beton mutu tinggi. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan menghasilkan grafik hubungan antara variasi umur beton terhadap nilai kuat tekan beton. Tren menunjukkan bahwa semakin lama umur beton mutu tinggi terjadi peningkatan kuat tekan beton, dimana kuat tekan maksimum terjadi pada umur beton 1, 3, 7, 21 dan 28 hari. Hasil penelitian dimana benda uji umur 1 hari dengan nilai kuat tekan rata-rata sebesar 27,11 Mpa berarti telah mencapai 54,22%, benda uji umur 3 hari dengan nilai kuat tekan rata-rata sebesar 40,09 Mpa berarti telah mencapai 80,18%, benda uji umur 7 hari dengan nilai kuat tekan rata-rata sebesar 45,35 Mpa berarti telah mencapai 90,70%, benda uji umur 21 hari dengan nilai kuat tekan rata-rata sebesar 56,07 Mpa berarti telah mencapai 112,15% dan benda uji umur 28 hari dengan nilai kuat tekan rata-rata sebesar 65,77 Mpa berarti telah mencapai 131,54%
Analisis Kadar Aspal Optimum Pada Lapis Asphalt Concrete Base Course di Pembangunan Jalan Tol Palembang-Simpang Indralaya (Palindra) Setiobudi, Agus
Jurnal Deformasi Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v2i2.1956

Abstract

Aspal sebagai bahan pengikat dalam campuran beraspal pada sistem perkerasan lentur mempunyai pengaruh yang besar terhadap umur pelayanan lapis perkerasan jalan. Kadar aspal dalam suatu campuran aspal menjadi bagian yang sangat penting. Kadar aspal optimum pada campuran aspal harus memenuhi persyaratan Spesifikasi Jalan Tol Indonesia, seperti nilai VIM, VMA, VFB, Flow, dan sebagainya. Pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Palelmbang-Simpang Indralaya (Palindra), dilakukan tahapan-tahapan untuk mendapatkan kadar aspal optimum pada lapis Asphalt Concrete Base Course dalam pembuatan proses pembuatan Job Mix Formula (JMF) di Proyek Tol Palindra. Dimulai dari pemeriksaan propertis aspal dan agregat. Setelah didapat gradasi agregat sesuai dengan yang disyaratkan, kemudin dilanjutkan percobaan dengan penentuan kadar aspal mulai dari 4%, 4,5%, 5,0%, 5.5% dan 6%, dari hasil  penelitian tersebut diperoleh kadar aspal optimum sebesar 5.25% dengan memperhatikan sifat agregat berukuran 10-20 mm yang berasal dari Ciwandan Banten yang disediakan oleh PT. Diaz, Agregat 20-30 mm, 10-10 mm dan Abu batu yang berasal dari Bojonegara Banten yang disediakan oleh PT. Diaz yang memiliki penyerapan rata-rata sebesar 1,5%. Kadar aspal optimum pada lapis Asphalt Concrete Base Course dalam pembuatan proses pembuatan Job Mix Formula (JMF) di Proyek Tol Palindra diperoleh sebesar 5.25% dengan pengujian karakteristik Marshall pada Kadar Aspal Optimum 5,25% didapat nilai density diperoleh sebesar 2,2813 gr/cc, nilai VMA (Void in Mineral Aggregat) sebesar 14,39%, nilai VFB (Void Filled Bitumen) sebesar 67,77%, nilai VIM (Void In Mix) sebesar 4,64%, Nilai Stabilitas Marshall sebesar 2502,42 kg, nilai Flow (kelelehan) sebesar 4,20 mm dan Marshall Quotient diperoleh sebesar 596,76 kg/mm