Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The Effect Of The Use Of The Toothbrush Calendar On The Brushing Behavior On Students Of SDIT Insan Mulia Merangin Jambi Astuti, Syurmi; Nurdin, Nugi; Novviadi, Pitri; Oktriyedi, Ferly
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dental and oral health is still a problem in society that needs to be considered. Based on The Global Burden of Diseases Study 2016, dental and oral health problems are diseases experienced by almost half of the world's population of 3.58 billion people. This study aimed to determine the effect of using a toothbrush calendar on the behavior of brushing teeth and mouth of students of SDIT Insan Mulia Merangin Jambi. This type of research is analytical in nature with a quasi-experimental design (Quasi Experiment) as a result of certain treatments, one group pretest, and posttest designs, this design does not have a comparison or control group. The approach taken was done three times, namely before the experiment, after the 7th day of the experiment, and after the 14th day of the experiment. This research was conducted at SD IT Insan Mulia Jl. Patimura RT.38 RW.01 km.03, Pematang Kandis Village, Kec. Bangko, Kab. Merangin Prov. Jambi. The time of research was carried out in June 2022 for 16 days. The results of research on the effect of toothbrush calendar on tooth brushing behavior in SD IT Insan Mulia Merangin Jambi students can be concluded that: (1) Toothbrush calendar significantly affects knowledge; (2) Toothbrush calendar significantly influences attitude; (3) Toothbrush calendar significantly influences action; (4) Toothbrush calendar significantly affects plaque.
Perubahan perilaku kesehatan selama pandemi covid-19 : Health change behavior during pandemic covid-19 Supinganto, Agus; Mashudi, Sugeng; Kusrini, Ina; Amaliah, Lili; Wiyono, Nanang; Nurdin, Nugi; Aripa, Lusyana; Sarimin, Dorce Sisfiani
Bali Medika Jurnal Vol 9 No 1 (2022): Bali Medika Jurnal Vol 9 No 1 Juli 2022
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v9i1.262

Abstract

Pandemi COVID-19 akibat virus corona tipe baru SARS COV-2 telah menular melalui kontak fisik antar manusia. Perilaku hidup bersih dan sehat menjadi elemen penting dalam pencegahan infeksi virus ini. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan naratif terhadap aspek-aspek perubahan perilaku kesehatan selama masa pandemi COVID-19. Analisis akan dilakukan pada penelitian yang telah dipublikasikan sejak Januari 2020 hingga akhir April 2020 dengan metode narrative review. Perubahan perilaku yang telah ditunjukkan selama pandemi di sebagian besar penelitian adalah praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), cuci tangan, penerapan batuk, penggunaan antiseptik, penggunaan masker di tempat umum, dan penggunaan teknologi informasi. untuk mengakses berita dan layanan kesehatan selama masa pandemi..Pandemi COVID-19 membawa perubahan pengetahuan, persepsi, dan perilaku dalam rangka pencegahan. Adanya kebijakan yang mendukung sebagai salah satu faktor yang memungkinkan terjadinya pencegahan perilaku. Pencegahan penyakit akibat COVID-19 sebagian besar pada praktik higiene sanitasi untuk mencegah penularan penyakit sebagai perilaku normal baru.
Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Computer Vision Syndrome Sebagai Dasar Upaya Pengembangan Kebijakan di PT X Ananda, Nadiya; Liberty, Iche Andriyani; Utari, Sri; Nurdin, Nugi
TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/trilogi.v6i2.11984

Abstract

Computer Vision Syndrome (CVS) is a collection of symptoms arising from excessive computer use, including eye strain, watery eyes, itching, redness, dryness, blurred vision, and neck pain or headaches. According to WHO data, approximately 40–90% of workers who use computers experience CVS, as also reported by employees at PT. X. This study aims to analyze the relationship between factors such as age, length of service, gender, use of glasses, refractive disorders, eye rest time, working duration, lighting level, use of air conditioners, and Visual Display Terminal (VDT) settings with the incidence of CVS among PT. X employees. This mixed methods study involved 120 employees who work in front of computers daily. Data were collected using questionnaires, interviews, and observation, then analyzed both quantitatively and qualitatively. The results showed that 78.3% of respondents experienced CVS. Significant relationships were found between age, gender, years of service, use of glasses, refractive errors, eye rest time, lighting, and VDT arrangement with the occurrence of CVS. The main protective factor was the use of glasses, while dominant risk factors included suboptimal lighting and being male. These findings highlight the importance of promotive and preventive policies, such as eye health education, implementation of ergonomic SOPs, and regular health checks to reduce CVS prevalence and improve work productivity at PT. X.
Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pengobatan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Marlyn, Dwi Tantri; Utami, Sri; Nurdin, Nugi; Hartati, Yuli
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v13i2.2025.1103

Abstract

Secara global, diperkirakan 1 dari 8 orang, ataupun sekitar 970 juta penduduk dunia, hidup dengan gangguan kesehatan jiwa, di mana gangguan kecemasan serta depresi termasuk kondisi yang paling banyak dijumpai. Gangguan jiwa termasuk kondisi kompleks yang bisa dipicu oleh beragam faktor. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pengobatan ODGJ di Wilayah Kerja Puskesmas Gandus Kota Palembang Tahun 2025. Penelitian menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei – Juni 2025 di wilayah kerja Puskesmas Gandus Palembang. Populasi seluruh keluarga pasien dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Puskesmas Gandus Kota Palembang sebanyak 144 orang dengan jumlah sampel sebanyak 64 orang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner.Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa presentase tiap variabel dependen maupun independent sudah baik. Hasil uji statistik Chi-square pada analisis bivariat menunjukkan ada hubungan variabel pengetahuan keluarga, dukungan keluarga, jarak ke fasilitas kesehatan, penghasilan keluarga keluarga, dukungan tenaga kesehatan terhadap kepatuhan pengobatan ODGJ diperoleh nilai p<0.05. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa faktor paling dominan kepatuhan pengobatan ODGJ ialah pengetahuan. Variabel yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap kepatuhan pengobatan ODGJ ialah tingkat pengetahuan. Diharapkan Pihak Puskesmas diharapkan untuk meningkatkan jumlah kader serta menyusun jadwal kunjungan rumah secara lebih terstruktur bagi pasien ODGJ yang berada di wilayah kerja UPT Puskesmas Gandus Palembang.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan nely intan sari; Hartati, Yuli; Utari, Sri; Nurdin, Nugi
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v13i2.2025.1104

Abstract

Kualitas pelayanan dinilai oleh konsumen (pasien) berdasarkan perbandingan antara tingkat layanan yang mereka terima dengan tingkat layanan yang mereka harapkan. Kepuasan pasien dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti Proses Administrasi, Sikap Dokter, Sikap Perawat, Lingkungan Rumah Sakit, Fasilitas yang Tersedia, Discharge Planning dan Waktu Tunggu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi variabel penting yang berkontribusi pada tingkat kepuasan pasien rawat jalan. Metode Penelitian: Studi ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan potong lintang (Cross-Sectional) penelitian dilakukan pada bulan Maret hingga April 2025. Jenis penelitian deskirftif analitik dengan pendekatan Crossectional.  Populasi penelitian berjumlah 18.213 pasien, teknik pengambilan sampel menggunakan rumus lameshow, jumlah sampel 107 pasien. Analisis penelitian menggunakan analisis bivariat dengan uji chi- square dan multivariat menggunakan analisis regresi logistik. Hasil penelitin uji statistik Chi-square pada analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan (p <0.05) antara kepuasan pasien, waktu tunggu, sikap dokter, sikap perawat, lingkungan rumah sakit, fasilitas umum, dan rencana discharge. Analisis univariat menunjukkan bahwa persentase semua variabel dependen dan independen berada dalam kategori baik. Kesimpulan Faktor yang memengaruhi kepuasan pasien rawat jalan di Rumah Sakit adalah waktu tunggu.