Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

KOMUNIKASI INTERPERSONAL TENAGA KERJA WANITA DALAM MEMBANGUN KELUARGA HARMONIS DI DESA WARINGIN KECAMATAN PALASAH KABUPATEN MAJALENGKA Ningrum, Ita Puspita; Fauzi, Rifqi; Sulaiman, Anton
Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 5 No. 1 (2024): Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the rapidly evolving era of globalization, the role of women in the workforce has undergone significant changes. Many women now choose to pursue careers outside the home, including working abroad as female workers. Interpersonal communication is a crucial element in building and maintaining family harmony, especially for female workers overseas. Openness, positivity, support, equality, and empathy are key to fostering strong relationships. This study aims to describe the interpersonal communication of female workers in building a harmonious family and to identify the supporting and hindering factors in interpersonal communication for female workers in Waringin Village, Palasah District, Majalengka Regency. The research employs a qualitative approach with a descriptive research type and a case study design. Data collection methods include observation, interviews, and documentation. The findings of this study indicate that effective interpersonal communication is vital for female workers to maintain family harmony despite physical distance. Openness builds trust, positivity maintains enthusiasm, support ensures attention despite the distance, equality prevents conflicts, and empathy addresses emotional needs. However, challenges such as time zone differences, parenting conflicts, guilt, and stress can hinder communication. By addressing these hindering factors, female workers can continue to maintain supportive and harmonious family relationships.
PERILAKU PHUBBING PADA REMAJA DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI KOMUNIKASI Fauzi, Rifqi; Alppy Valdez, Mohamad; Husan, Ali
Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 5 No. 1 (2024): Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine and analyze the behavior of phubbing in adolescents from the perspective of communication psychology. The study uses a qualitative method, focusing its analysis on descriptive data in the form of observed written sentences. The data analysis in this research primarily focuses on library research. The data collection technique used is the literary technique by gathering literature related to the object of study. The data sources for this research include reference books and scientific journal articles. The data are then analyzed using content analysis to identify, classify, and analyze the information found in the literature related to the research topic. The results of this research indicate that phubbing behavior is driven by a fear of missing out (FoMO) on certain information or events, a dependency on smartphones as individuals rely on them for all daily activities. The impact of phubbing is evident among adolescents and within families/parents and children, leading to feelings of being ignored, unclear communication, disturbed psychological relationships, high levels of rejection from children toward parents, and negatively affecting adolescents' mental well-being.
Perancangan Aplikasi BISNISKU untuk Pemberdayaan Kelompok Tani Mandiri Sejahtera untuk Optimalisasi Penjualan dan Keuangan Hasil Panen Kuswardani, Chintia Dwi Wangsa; Pramesti, Fadila Claudia; Nurcahyani, Juvita Septiana; Winardi, Hilwa Rizkyana; Fauzi, Rifqi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.654

Abstract

Kelompok Tani Mandiri Sejahtera yang terletak di Kota Malang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian organik, tetapi masih menghadapi beberapa kendala terkait dengan manajemen pascapanen, pencatatan finansial, dan strategi pemasaran. Untuk mengatasi masalah ini, tim dari Universitas Negeri Malang telah merancang dan meluncurkan aplikasi BISNISKU, sebuah sistem digital yang dirancang dengan sederhana untuk memudahkan pencatatan hasil panen, manajemen inventaris, transaksi keuangan, serta promosi penjualan dalam format digital. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang mencakup pelatihan, simulasi, dan pendampingan langsung kepada para anggota kelompok tani. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan dalam literasi digital, keteraturan dalam pengelolaan usaha tani, serta kesadaran akan pentingnya data dalam pengambilan keputusan bisnis. Program ini menjadi salah satu wujud nyata kontribusi dari perguruan tinggi dalam mengurangi kesenjangan teknologi di bidang pertanian, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam konteks pemberdayaan ekonomi, inklusi digital, dan penguatan kapasitas masyarakat berbasis teknologi.
LITERASI POLITIK GENERASI Z DALAM PERSPEKTIF KOMUNIKASI POLITIK DIGITAL Sulaiman, Anton; Fauzi, Rifqi
Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 5 No. 1 (2024): Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/communicative.v5i1.3668

Abstract

Penelitian ini menganalisis literasi politik Generasi Z Indonesia dalam perspektif komunikasi politik digital dengan menggunakan Teori Masyarakat Jaringan Manuel Castells sebagai kerangka analisis utama. Generasi Z yang menyumbang 27,94 persen dari populasi Indonesia dan mencakup 22,85 persen Daftar Pemilih Tetap pada Pemilu 2024 merepresentasikan kekuatan elektoral signifikan dengan potensi mengubah lanskap politik nasional. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan, menggunakan sumber data primer dari buku teks ilmiah, artikel jurnal peer-reviewed, dan dokumen resmi yang dipublikasikan dalam kurun 2020-2024, dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi politik Generasi Z terbentuk melalui tiga dimensi kunci masyarakat jaringan: space of flows yang memungkinkan informasi politik bersirkulasi bebas melintasi batas geografis melalui platform digital, timeless time yang memfasilitasi partisipasi politik real-time tanpa hambatan temporal, dan mass self-communication yang mendemokratisasikan kapasitas komunikasi sehingga setiap individu dapat menjadi produsen sekaligus konsumen informasi politik tanpa mediasi institusi tradisional. Namun, di balik potensi transformatif ini terdapat tantangan struktural berupa information overload yang mempersulit kurasi informasi kredibel, algoritma media sosial yang menciptakan echo chamber dan polarisasi politik, serta proliferasi disinformasi yang menyebar lebih cepat dari klarifikasi faktual. Penelitian menyimpulkan bahwa pengembangan literasi politik Generasi Z memerlukan pendekatan multi-dimensi yang mengintegrasikan literasi kognitif untuk analisis kritis, literasi teknis untuk verifikasi fakta, dan literasi etis untuk komunikasi politik bertanggung jawab, serta strategi menjembatani kesenjangan antara aktivisme digital dengan partisipasi politik konvensional agar potensi demografis dan digital Generasi Z dapat dioptimalkan untuk penguatan kualitas demokrasi partisipatif Indonesia di era digital.
DRAMATURGI KOMUNIKASI POLITIK WALI KOTA CIREBON DALAM MENGELOLA CITRA DAN KEPEMIMPINAN DI RUANG PUBLIK Sulaiman, Anton; Fauzi, Rifqi
Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/communicative.v3i2.3669

Abstract

Era otonomi daerah pasca reformasi menuntut para pemimpin daerah mengembangkan strategi komunikasi politik yang adaptif dan responsif untuk membangun legitimasi kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana Wali Kota Cirebon mengelola citra dan kepemimpinan di ruang publik melalui pendekatan dramaturgi komunikasi politik dengan tujuan mendeskripsikan penampilan citra kepemimpinan di front stage, mengungkap strategi komunikasi di backstage, serta menganalisis penerapan impression management dan role performance dalam membentuk persepsi publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus yang melibatkan wawancara mendalam dengan pejabat pemerintah daerah, staf komunikasi, jurnalis lokal, dan akademisi melalui purposive sampling, dimana data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumen, kemudian dianalisis secara induktif dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan Wali Kota Cirebon menerapkan dramaturgi komunikasi politik secara komprehensif, dimana dalam front stage identitas kepemimpinan dibangun konsisten melalui kegiatan seremonial, interaksi media, dan platform digital dengan adaptasi sesuai audiens, sedangkan backstage menunjukkan profesionalisme tinggi melalui tim komunikasi terorganisir, perencanaan konten sistematis, dan manajemen krisis. Impression management dan role performance diterapkan melalui lima peran utama yaitu pemimpin visioner, bapak rakyat, administrator profesional, diplomat lokal, dan agen perubahan dengan transisi mulus antar peran sesuai konteks. Rekomendasi penelitian mencakup pengembangan model komunikasi politik berbasis dramaturgi untuk pemimpin daerah lain, peningkatan kapasitas tim komunikasi pemerintahan, dan adaptasi strategi komunikasi terhadap perkembangan teknologi digital, dimana temuan mengkonfirmasi relevansi teori dramaturgi Goffman dalam komunikasi politik modern dengan adaptasi terhadap kompleksitas era digital.