Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Perbandingan Metode Elbow dan Silhouette pada Algoritma Clustering K-Medoids dalam Pengelompokan Produksi Kerajinan Bali Dewa Ayu Indah Cahya Dewi; Dewa Ayu Kadek Pramita
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 9 No 3 (2019): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.873 KB) | DOI: 10.31940/matrix.v9i3.1662

Abstract

Kerajinan merupakan salah satu bagian dari 14 lini industri kreatif yang cukup potensial mendorong kemajuan perekonomian Indonesia. Potensialnya, lini industri kerajinan menghasilkan data kerajinan berjumlah banyak dan berukuran besar sehingga perlu dilakukan analisis data mining dengan teknik pengelompokan data (clustering). Penelitian ini menggunakan metode k-medoid untuk mengelompokkan data kerajinan. Untuk menghasilkan hasil pengelompokan data atau clustering yang maksimal, perlu penentuan jumlah cluster yang tepat. Berbagai metode yang dapat digunakan untuk penentuan jumlah cluster yang tepat, yaitu metode elbow, koefisien silhouette, gap statistics, dan lainnya. Penelitian ini membandingkan metode elbow dan koefisien silhouette untuk menentukan jumlah cluster yang tepat sehingga menghasilkan kualitas cluster yang optimal. Metode yang digunakan untuk menguji hasil cluster adalah metode Davies Bouldin Index (DBI). Hasil pengujian clustering dengan metode elbow menggunakan nilai DBI menghasilkan nilai DBI sebesar 1,10. Sedangkan pada uji coba clustering dengan koefisien silhouette menghasilkan nilai DBI sebesar 1,06. Hal ini menunjukkan bahwa hasil clustering k-medoid dengan koefisien silhouette menghasilkan kualitas cluster lebih baik karena memiliki nilai DBI lebih rendah daripada clustering k-medoid dengan metode elbow. Adapun kebaharuan yang dipaparkan dalam penelitian ini adalah analisis data kerajinan di Bali menggunakan metode k-medoid, koefisien silhouette dan metode elbow. Belum ada penelitian yang menggunakan perbandingan koefisien silhouette dan metode elbow untuk memaksimalkan clustering k-medoid menggunakan Bahasa R.
OPTIMALISASI PENGELOMPOKKAN DATA TINGKAT HUNIAN HOTEL DENGAN ALGORITMA K-MEDOID Dewa Ayu Indah Cahya Dewi; Dewa Ayu Kadek Pramita
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTHotel occupancy rates have decreased significantly during the Covid-19 pandemic. For the sake of increasing the economy in the hotel industry sector, an analysis of hotel occupancy data grouping is needed so that it can provide the right problem solving to increase hotel occupancy rates through promotions and other vouchers based on group characteristics. This research is in the form of grouping data on hotel occupancy rates in Indonesia using the K-Medoid clustering method and the Davies Bouldin Index (DBI). The selection of the K-Medoid clustering method is based on the K-medoid method which is not affected by noise and data outliers. Grouping the data with 9 clusters resulted in a better cluster quality seen from the minimum DBI value obtained of 1,003. The results of clustering are determined by the characteristics of the data in the cluster with a small dispersion/dispersion size because the standard deviation value is smaller than the mean value. The data used for clustering has a small variation. The cluster group with the lowest occupancy rate is located in the center of the cluster, namely January with an occupancy rate of 11.86%, February 21.66%, March 31.16%, April 17.12%, May 33.73% and June 26.88%. Areas classified as low occupancy groups are Aceh, West Sulawesi and Bali based on data from January 2022 to June 2022. These areas need to increase the number of hotel occupancy with various promotions.Keywords: K-medoid, Davies-Bouldin Index, Occupancy, Hotel.ABSTRAKTingkat hunian hotel mengalami penurunan signifikan selama pandemi Covid-19. Demi peningkatan perekonomian pada sektor industri perhotelan, diperlukan suatu analisis pengelompokkan data tingkat hunian hotel sehingga dapat memberikan pemecahan masalah yang tepat untuk meningkatkan tingkat hunian hotel melalui promosi dan voucher lainnya berdasarkan karakteristik kelompok. Penelitan ini berupa pengelompokkan data tingkat hunian hotel di Indonesia menggunakan metode clustering K-Medoid dan Davies Bouldin Index (DBI). Pemilihan metode clustering K-Medoid didasarkan pada metode K-medoid tidak terpengaruh noise dan pencilan data (outlier). Pengelompokkan data dengan 9 cluster menghasilkan kualitas cluster yang lebih baik dilihat dari nilai DBI minimum yang diperoleh sebesar 1.003. Hasil clustering ditentukan oleh karakteristik data yang di clustering dengan ukuran penyebaran/dispersi yang kecil karena nilai standar deviasi yang lebih kecil dari nilai mean. Data yang digunakan untuk clustering memiliki variasi yang kecil. Kelompok cluster yang memiliki tingkat hunian paling rendah terletak pada pusat cluster yaitu bulan januari dengan tingkat hunian 11.86%, Februari 21.66%, Maret 31.16%, april 17.12%, mei 33.73% dan juni 26.88%. Daerah yang tergolong kelompok hunian rendah yaitu Aceh, Sulawesi Barat dan Bali berdasarkan data dari Januari 2022 hingga Juni 2022 Daerah-daerah tersebut perlu dilakukan peningkatan jumlah hunian hotel dengan berbagai promosi.Kata Kunci : K-medoid, Davies-Bouldin Index, Hunian, Hotel.
Peningkatan Produktivitas Usaha Tanaman Hias Di Kota Denpasar Desak Ayu Sriary Bhegawati; Desak Made Sukarnasih; Luh Pande Eka Setiawati; Dewa Ayu Kadek Pramita
Jurnal Pengabdian Harapan Bangsa Vol. 1 No. 1: Januari 2023
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.895 KB) | DOI: 10.56854/jphb.v1i1.40

Abstract

Tanaman hias merupakan tumbuhan yang biasa ditanam orang sebagai hiasan.. Plantamory merupakan usaha dagang tanaman hias yang berlokasi di Jl. Narakusuma No. 5F. Denpasar, Bali. Tanaman hias yang dijual di tempat ini adalah kaktus, succulent, lucky bamboo, monstera, kokedama, dan hydroponic. Dimana tanaman hias ini dikemas menggunakan pot keramik dengan berbagai pilihan warna dan bentuk yang menarik. Permasalahan dalam berbisnis tanaman hias khususnya pada masa pandemi COVID-19 ini tingginya persaingan antar sesama pengusaha tanaman hias, karena di masa pandemi ini menjadi tren dikalangan masyarakat sebagai hobi baru untuk menghabiskan waktu luang di tengah pandemic. Tingginya permintaan terhadap tanaman hias menyebabkan meningkatnya produktivitas dari pelaku tanaman hias. Kenaikan ini dipengaruhi oleh gaya hidup masyarakat yang kini lebih sering berada di rumah, sehingga mempunyai banyak waktu luang untuk menata tanaman di halaman rumah. Permasalahan lain yang dihadapi oleh pengusaha tanaman hias adalah sulitnya perawatan yang diperlukan tanaman hias.
BISNIS PRODUK SALAD BUAH “LOESTY KITCHEN” SEBAGAI SNACK ALTERNATIF SEJAK MASA PANDEMI COVID-19 Desak Ayu Sriary Bhegawati; Desak Made Sukarnasih; Dewa Ayu Kadek Pramita
SEMAR : Jurnal Sosial dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Semar : Jurnal Sosial dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In order to retain excellent health, people should make eating nutritious meals a habit.A healthy alternative to eating is fruit salad. Even more, it can both prevent and treat a variety of illnesses. The firm runs the danger of having low-quality or broken ingredients since they are not durable, which would have an influence on the items' quality and lead to fewer people buying fruit salad. The continuing Covid-19 outbreak has marginally slowed the food industry's expansion. Due to limitations on community activities during the pandemic, many SMEs have gone out of business or closed, which has an impact on income, namely a decline in company turnover.This product's marketing strategy includes both direct marketing and the use of social media to spread awareness among consumers and the general public. In order to identify and assess the degree of strengths, weaknesses, opportunities, and threats that business actors may encounter in operating their businesses, SWOT analysis is crucial in the development and management of company operations. On the other side, business owners might benefit from these chances by using digital marketing or online sales. Utilizing internet sales can considerably assist MSME players in overcoming a variety of difficulties during the Covid epidemic.
ANALISA KOMPRESI CITRA DIGITAL PADA ARITMETIC DAN WAVELET THRESHOLD Dewa Ayu Kadek Pramita; Dewa Ayu Indah Cahya Dewi; I Wayan Dharma Suryawan; Yuri Prima Fittryani
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 4 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompresi citra adalah metode untuk mereduksi redundansi pada representasi citra sehingga dapatmengurangi kebutuhan memori untuk ruang penyimpanan. Pada pemrosesan citra digital, terdapatbeberapa metode kompresi citra. Discrete Wavelet Transform (DWT) merupakan metodetransformasi pada standar kompresi citra jpeg 2000 yang memiliki keunggulan dari metodependahulunya yaitu jpeg. DWT bekerja dengan cara memindai citra digital untuk menghasilkankoefisien transformasi. Pada koefisien transformasi dapat diterapkan nilai threshold tertentu untukmendapatkan hasil yang lebih baik, selanjutnya koefisien tersebut melalui proses entropy codinguntuk mendapatkan kode biner. Pada penelitian ini diusulkan kompresi citra menggunakanDiscrete Wavelet Transform dengan thresholding secara hard maupun soft menggunakan entropycoding Arithmatic. Basis wavelet yang digunakan yaitu Coiflet dan Daubechies. Parameterpenilaian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rasio kompresi dan kualitas citrarekonstruksi (PSNR)
KEBERHASILAN BISNIS BATOK KELAPA “YANDE” KABUPATEN KLUNGKUNG Sriary Bhegawati, Desak Ayu; Desak Made Sukarnasih; Dewa Ayu Kadek Pramita
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 01 (2024): JANUARI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bali sebagai penghasil kerajinan yaitu Desa Negari disana terdapat suatu industri yang menghasilkan kerajinan dari batok kelapa bernama Yande Batok yang berdiri dengan latar belakang sejarah, ekonomi dan sosial. Yande batok berdiri pada tahun 1996 yang diawali dengan indurtri rumah sederhana hingga pada tahun 2008 industri ini mendapatkan surat ijin usahanya. Setelah berbadan hukum Yande batok masuk sebagai kategori UMKM. Hampir satu tahun pandemi terjadi, tentu membawa berbagai dampak terhadap berbagai sektor salah satunya pengerajin batok kelapa di daerah Klungkung. Hal itu membuat Yande seorang pengrajin batok kelapa harus berusaha lebih keras untuk bertahan hidup di tengah kondisi pandemic covid-19. Metode yang digunakan dalam memecahkan masalah tersebut yaitu melakukan analisis terhadap pasar dengan melihat perkembangan produk yang sedang dibutuhkan, produk yang sedang banyak diminati, dan produk apa yang harus di variasikan dengan memperluas pasar dengan melakukan segmen pasar. Keberhasilan yang diperoleh Yande Batok telah mengalami pasang surut dalam dunia wirausaha. Usaha ekonomi kreatif (Ekraf) yang ditekuni Yande di Kabupaten Klungkung ini dimulai sejak tahun 1997, dengan memanfaatkan bahan baku khusus dari kelapa. Partisipasi juga dilakukan oleh masyarakat dengan perolehan bahan baku tidak dari daerah sekitar saja, tetapi juga sampai ke daerah Dawan, Klungkung. Daerah itu sudah terkenal dengan produksi kelapa Bali yang berkualitas tinggi. Pastisipasi juga dilakukan oleh Puluhan peserta study tiru Dinas Pariwisata menyasar ke tempat produksi Yande Batok di Negari, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Bali.
APLIKASI PENENTUAN HARGA PENJUALAN PRODUK UNTUK WIRAUSAHA PEMULA Yuri Prima Fittryani; Ni Kadek Ariasih; I Wayan Dharma Suryawan; Dewa Ayu Kadek Pramita
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jutik.v10i1.2765

Abstract

Sejalan dengan perkembangan ekonomi dan perkembangan teknologi, pemanfaatan aplikasi untukmendukung peningkatan ekonomi cukup pesat. Wirausaha sebagai salah satu penggerak perekonomianyang banyak membantu pertumbuhan ekonomi. Bagi wirausaha pemula yang ingin menjual produknyasering kali mengalami kendala atau bahkan keraguan dalam menentukan harga jual produk yang akanmereka jual. Penelitian ini bertujuan untuk membantu wirausaha pemula menentukan Harga PenjualanProduk (HPP) serta dapat digunakan pada sektor pendidikan khususnya untuk Mata PelajaranKewirausahaan. Aplikasi ini akan dibuat berbasis mobile untuk memudahkan penggunaannya di masakini dimana smartphone sudah menjadi bagian dari keseharian kita. Dari penelitian ini menghasilkanaplikasi penentu harga penjualan produk. Ini dapat membantu wirausaha pemula untuk mendapatkankepastian harga jual produk yang tepat tanpa keraguan atau bahkan takut untuk menentukan harga jualyang terlalu tinggi untuk pasar.
UX Analysis on SpeedID Application Using Usability Testing Method and System Usability Scale Arslayandi, Fiqhan; Sudipa, I Gede Iwan; Pramita, Dewa Ayu Kadek; Suryawan, I Gede Totok; Widiartha, Komang Kurniawan
Sinkron : jurnal dan penelitian teknik informatika Vol. 8 No. 3 (2024): Research Artikel Volume 8 Issue 3, July 2024
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/sinkron.v8i3.13678

Abstract

The SpeedID application is a smart city application developed by a subsidiary of PT Bamboomedia Cipta Persada, namely PT Inovasi Solusi Nusantara since 5 years ago. The SpeedID application wants to present a solution to the city's problems to become a new digital identity for the smart city community. Because it was only developed 5 years ago, the SpeedID application is classified as a new application and has never been analyzed for usability before. Usability analysis is carried out to improve user experience, so that the SpeedID application can be accepted and used more easily by users. This research uses Usability Testing method with Performance Measurement and Retrospective Think Aloud (RTA) techniques and System Usability Scale (SUS). The results obtained are the SpeedID application has a quality that cannot be said to be effective, efficient and meet user satisfaction. In addition, the average score of the System Usability Scale (SUS) Questionnaire is 70.33. The score is rated "C" with an adjective rating of "Good" with the acceptance range included in the "Marginal" category, and finally the net promotion score (NPS) is included in the "Passive" category, which explains that the use of the SpeedID application gets an assessment that is still marginalized by its users. This shows that the SpeedID application still urgently needs correction to improve quality to its users and design improvements also need to be made so that the SpeedID application is even better at meeting user expectations in the future.
Prediksi Harga Material Bangunan Dengan Autoregressive Integrated Moving Average (Arima) Pada CV. TJA Christina Purnama Yanti; Ni Komang Ita Cahyani; Theresia Hendrawati; Yuri Prima Fittryani; Dewa Ayu Kadek Pramita
TEMATIK Vol. 11 No. 1 (2024): Tematik : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi (e-Journal) - Juni 2024
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I BANDUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/tematik.v11i1.1914

Abstract

The problem most often faced by CV TJA is that the price from the RAB (Cost Budget Plan) calculation is not in accordance with market prices, so it is necessary to predict the price of building materials to help the company prepare the RAB. The aim of this research is to examine predictions of material prices measured using the ARIMA method. The data analysis method in this study used the MA parameter (1) with the ARIMA model (0,1,1) for dynamix cement material, the MA parameter (1) ARIMA model (0,2,1) for cast sand, the MA parameter (1 ) ARIMA model (0,3,1) for threaded iron 13 and AR parameter (2) ARIMA model (2,1,0) for usuk wood material. By using 3 error testing methods, namely Mean Absolute Percentage Error (MAPE), Mean Absolute Deviation (MAD) and Mean Squared Deviation (MSD). The results of this analysis show the lowest accuracy value, namely for dynamic cement material with a MAPE value of 5%, a MAD value of 1.986 and an MSD value is 63.584.667. The results of error tests using MAPE, MAD and MSD can be concluded that the ARIMA method is very accurate because the MAPE value is less than 10%.
Optimizing Hotel Room Occupancy Prediction Using an Enhanced Linear Regression Algorithms Pramita, Dewa Ayu Kadek; Saraswati, Ni Wayan Sumartini; Sandana, I Putu Dedy; Pirozmand, Poria; Bisena, I Kadek Agus
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 24 No 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v24i1.4254

Abstract

Predicting the correct hotel occupancy rate is important in the tourism industry because it has a major impact on the level of revenue and maintenance of a hotel’s reputation. With accurate predictions, hotel performance can be optimized regarding resources, staff, and hotel facilities. The linear regression method has been proven to perform causal predictions well. However, this method has several weaknesses, such as the function of the relationship between dependent variables and independent variables that are not linear, overfitting, or underfitting in building the prediction model. The purpose of this study was to optimize the linear regression model in predicting hotel occupancy rates. The method used in this study was a Linear Regression method optimized with Polynomial Regression and regularization techniques to reduce overfitting using Ridge Regression and Lasso Regression. The results of the model evaluation showed that linear regression, which was optimized with Polynomial Regression and Ridge Regression in the model with the historical data of the Adiwana Unagi occupancy rate, historical data of the hotel occupancy rate in Bali, and the number of tourist visits in Bali, gave the best performance, with a mean absolute error score of 1.0648, root mean square error of 2.1036, and R-squared of 0.9953. The conclusion of this research was optimization using polynomial regression, achieving the best evaluation scores, where the prediction model performance indicates that variable X7 (tourist visit numbers) strongly influences the prediction of the occupancy rate.