Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA DI WARUNG SEBATU Ni Wayan Tisya Widyari; Ni Luh Putu Sariani; Desak Made Sukarnasih
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i1.35392

Abstract

Warung Sebatu merupakan salah satu bisnis layanan makanan yang mengalami penurunan drastis kinerja keuangan akibat pandemi Covid-19. Tujuan kegiatan yaitu meningkatkan wawasan dan keterampilan karyawan bagian keuangan dalam membuat laporan keuangan sederhana. Metode kegiatan yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan adalah karyawan mampu membuat dengan baik dan benar laporan keuangan sederhana menggunakan Microsoft Excel dan Warung Sebatu memiliki laporan keuangan sederhana yang terkomputerisasi. Kesimpulan kegiatan adalah penggunaan Microsoft Excel sangat membantu untuk digunakan dalam pembuatan laporan keuangan sederhana.
PENETAPAN BRAND AMBASSADOR SEBAGAI UPAYA STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN “RUANGGURU” DI ERA PANDEMI COVID-19 Ni Putu Stiti Ayuningtyas; Ni Luh Putu Sariani; Desak Made Sukarnasih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6401

Abstract

ABSTRAKKegiatan pembelajaran saat pandemi di Indonesia dilakukan secara daring. Perlu adanya dukungan media pembelajaran seperti yang disediakan oleh Ruang guru. Ruang guru merupakan penyedia media pembejaran yang bisa diakses menggunakan internet, sehingga memudahkan guru dan siswa saat proses belajar. Dengan persaingan yang terus bertumbuh, Ruang guru perlu memilih strategi komunikasi pemasaran yang tepat, salah satunya dengan menunjuk brand ambassador. Tahun 2021, telah dipilih lima brand ambassadors baru yang berasal dari kalangan artis. Pengabdian dilakukan untuk mengetahui perkembangan strategi komunikasi pemasaran Ruang guru melalui pemilihan brand ambassadors dan seperti apa respon masyarakat terkait hal tersebut. Metode pengabdian melalui proses tahapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Diketahui bahwa masyarakat setuju akan terpilihnya brand ambassador Ruangguru 2021 dan dinilai mampu meningkatkan positif perusahaan. Teori strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan adalah pull, push, dan profle strategies. Hasil akhir kegiatan PKL menunjukkan sebanyak 40 responden setuju atas pemilihan brand ambassador, diantaranya 28% memilih Prilly Latuconsina sebagai “ikon” Ruang guru paling sesuai. Selain itu, banyak pengguna yang setuju atas terpilihnya kelima brand ambassadors karena prestasi serta rekam jejak yang baik dari masing-masing brand ambassador. Saran yang dapat diberikan adalah kedepannya Ruang guru harus lebih meningkatkan kualitas konten dan lebih selektif memilih brand ambassador agar sesuai dengan visi dan misi perusahaan. Kata kunci: brand ambassador; pemasaran; ruang guru. ABSTRACTLearning activities during the pandemic in Indonesia are carried out online. There needs to be support for learning media such as those provided by Ruang guru. With the high rivalry in this industry, Ruangguru needs to choose the right marketing communication strategy, one of which is by appointing a brand ambassador. In 2021, five new brand ambassadors have been selected from among the artists. This community dedication held to know the effect of Ruang guru’s brand ambassadors and what’s public responses to it. The method is through a process of stages, implementation, and evaluation. The marketing communication strategies used are pull, push, and profile strategies. The final result showed that 40 respondents agreed with the selection of brand ambassadors and they be able to increase the company's positivity and of which 28% chose Prilly Latuconsina as the most compatible Ruang guru "icon". In addition, many users agree with the selection of the five brand ambassadors because of the achievements and good track records of each brand ambassador. Recommendations that can be given are that in the future Ruang guru should further improve the quality of content and be more selective in choosing brand ambassadors to fit in the company's vision and mission. Keywords: brand ambassador; marketing; ruang guru.
Pengaruh Penggunaan Internet Banking Dan Perlindungan Nasabah Pengguna Fasilitas Internet Banking Terhadap Cyber Crime Di Masyarakat Denpasar Selatan Ni Kadek Pande Diah Pratiwi; Desak Made Sukarnasih
TIERS Information Technology Journal Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.562 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengaruh penggunaan internet banking terhadap kejahatan siber di Denpasar Selatan, 2) pengaruh perlindungan konsumen pengguna fasilitas internet banking terhadap kejahatan siber di Denpasar Selatan, 3) pengaruh penggunaan internet banking penggunaan dan perlindungan konsumen bagi pengguna fasilitas internet banking pada kejahatan siber di Denpasar Selatan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah masyarakat di Denpasar Selatan. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner terhadap 100 responden dengan metode accidental sampling. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi (R2), dan uji hipotesis (uji F dan uji t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) penggunaan internet banking berpengaruh signifikan positif terhadap cyber crime di Denpasar Selatan, 2) perlindungan konsumen pengguna fasilitas internet banking berpengaruh signifikan positif terhadap cyber crime di Denpasar Selatan, 3) penggunaan internet banking dan Perlindungan konsumen pengguna fasilitas internet banking berpengaruh signifikan positif terhadap kejahatan dunia maya di Denpasar Selatan.
Determinan Customer Satisfaction pada Pengguna Gopay di Kota Denpasar Ni Luh Putu Chandra Kirana; Ni Wayan Wijayanti; Ni Luh Putu Sariani; Desak Made Sukarnasih
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jis.v5i1.352

Abstract

This study aims to determine the effect of Experiential Marketing, E-Service Quality, Sales Promotion partially and simultaneously on Customer Satisfaction Gopay Users in Denpasar City. Data collection techniques used a questionnaire. The sample in this study were 75 respondents Gopay users in Denpasar City with the purposive sampling method. The data analysis technique using multiple linear regression. The results of this study indicate that Experiential Marketing, E-service Quality, Sales Promotion have a positive and significant effect partially and simultaneously on Customer Satisfaction Gopay users in Denpasar City. Suggestions that can be given by researchers to management are to improve experiential marketing so that customer satisfaction for Gopay users in Denpasar City is achieved.
Pemanfaatan Teknologi Informasi Sebagai Penunjang Kegiatan Pemasaran PT Sacco Indonesia atau Massimo Restaurant Sanur dalam PPKM di Wilayah Bali Ni Kadek Indah Miranda Dewi; Ni Luh Putu Sariani; Desak Made Sukarnasih
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2022.v6i1.1968

Abstract

Pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini, yang telah membawa dampak pada terbatasnya pergerakan manusia akibat social distancing dan physical distancing, menjadikan teknologi informasi memiliki peranan yang sangat penting sekaligus sebagai solusi untuk mengatasi pembatasan tersebut. Pandemi COVID-19 menyebabkan pergeseran dan perubahan perilaku konsumen. Salah satunya ialah PT Sacco Indonesia atau yang sering dikenal sebagai Massimo Restaurant. Perusahaan dan juga restoran ini bergerak dalam bidang makanan Italia, baik berupa bahan dan juga makanan siap santap. Restoran atau perusahaan sempat kembali berjaya di awal tahun 2021, saat ini pendapatannya kembali menurun 2,07 persen dari pemasukan sebelumnya diakibatkan aturan terbaru PPKM darurat di Bali. Sektor rumah makan hanya bisa melayani take away, tidak boleh makan di tempat. Tujuan pengabdian ini adalah untuk lebih meneliti bagaimana cara perusahaan PT Sacco Indonesia atau Massimo Restaurant dalam mengupayakan maupun memanfaatkan teknologi informasi sebagai kunci pemasaran mereka dalam situasi PPKM di wilayah Bali saat ini. Metode kegiatan ini adalah metode observasi dan wawancara. Hasil kegiatan terdapat beberapa upaya yang harus dilaksanakan oleh PT Sacco Indonesia dan juga Massimo Restaurant, yaitu dari segi layanan pengantaran makanan online lebih ditingkatkan untuk menggapai jumlah konsumen yang cukup tinggi dan juga memanfaatkan media informasi dalam pemasaran e-commerce. Selain itu untuk meningkatkan penjualan, perusahaan juga memberikan tips memasak pasta praktis di rumah dalam waktu lima menit sebagai daya tarik pembelian produk di PT Sacco Indonesia.
KAJIAN KEMISKINAN DI INDONESIA YANG DIMEDIASI OLEH ADANYA PENGANGGURAN Desak Ayu Sriary Bhegawati; Desak Made Sukarnasih
Widya Amerta Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.96 KB) | DOI: 10.37637/wa.v9i1.988

Abstract

Alasan penelitian ini adalah untuk memutuskan dan merinci dampak inflasi dan tingkat pendidikan terhadap pengangguran dan kemiskinan di Indonesia. Penelitian ini memanfaatkan informasi tambahan dengan Path Analysis. Hasil eksplorasi adalah sebagai berikut: (1) Inflasi berdampak langsung pada pengangguran di Indonesia; (2) Pendidikan secara langsung mempengaruhi pengangguran di Indonesia; (3) Secara tidak langsung Inflasi mempengaruhi kemiskinan di Indonesia; (4) Inflasi secara tidak langsung memiliki dampak yang tidak signifikan namun terhadap kemiskinan melalui pengangguran di Indonesia.
Pengaruh Penggunaan Internet Banking Dan Perlindungan Nasabah Pengguna Fasilitas Internet Banking Terhadap Cyber Crime Di Masyarakat Denpasar Selatan Ni Kadek Pande Diah Pratiwi; Desak Made Sukarnasih
TIERS Information Technology Journal Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.562 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengaruh penggunaan internet banking terhadap kejahatan siber di Denpasar Selatan, 2) pengaruh perlindungan konsumen pengguna fasilitas internet banking terhadap kejahatan siber di Denpasar Selatan, 3) pengaruh penggunaan internet banking penggunaan dan perlindungan konsumen bagi pengguna fasilitas internet banking pada kejahatan siber di Denpasar Selatan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah masyarakat di Denpasar Selatan. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner terhadap 100 responden dengan metode accidental sampling. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi (R2), dan uji hipotesis (uji F dan uji t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) penggunaan internet banking berpengaruh signifikan positif terhadap cyber crime di Denpasar Selatan, 2) perlindungan konsumen pengguna fasilitas internet banking berpengaruh signifikan positif terhadap cyber crime di Denpasar Selatan, 3) penggunaan internet banking dan Perlindungan konsumen pengguna fasilitas internet banking berpengaruh signifikan positif terhadap kejahatan dunia maya di Denpasar Selatan.
Panel Regression; Determinan Profitabilitas Perusahaan Hiburan (Studi Pada Perusahaan Entertainment Yang Terdaftar Di Bursa Efek Korea Selatan) Ni Luh Putu Sariani; Desak Made Sukarnasih; Putu Novia Hapsari Ardianti; Yenny Verawati; Ni Made Satya Utami; I Made Purba Astakoni
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 4: Nopember 2022
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.704 KB)

Abstract

Tujuan penelitian mengetahui pengaruh leverage, ukuran perusahaan, pertumbuhan penjualan kepada profitabilitas perusahaan. Populasi studi ini yakni seluruh perusahaan entertainment yang tercantum dalam Bursa Efek Korea Selatan dari tahun 2015-2020. Sampel ditetapkan sesuai kriteria yang ada yaitu sebanyak enam perusahaan seperti SM Entertainment Co. Ltd; JYP Entertainment Corp; YG Entertainmet Inc; Cube Entertainment Inc; CJ ENM Co. Ltd dan Netmarble Corp. Data penelitian dianalisis melalui pendekatan regresi data panel dengan software eviews 12. Hasil uji model menjelaskan bahwa koefisien determinasi yang disesuaikan sebesar 19,20% atau dengan kata lain lebih banyak dijelaskan oleh variabel diluar model. Hasil pengujian hipotesis didapat; Leverage berpengaruh signifikan positif kepada profitabilitas maka hipotesisnya (H1) ditolak; Ukuran perusahaan memberikan pengaruh positif dan tidak signifikan kepada profitabilitas maka hipotesis (H2) ditolak; Pertumbuhan penjualan memberikan pengaruh signifikan positif kepada profitabilitas, maka hipotesis H3 dapat diterima.
STRENGTHENING OF SUBAK ECONOMIC BUSINESS INSTITUTIONS (LUES) FOR SUSTAINABLE AGRICULTURE IN SUBAK PULAGAN TAMPAKSIRING, BALI. Ni Putu Nina Eka Lestari; Made Kembar Sri Budhi; I Made Suidarma; Ketut Elly Sutrisni; I Ketut Nuraga; Desak Made Sukarnasih
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan 2023: Vol. 16, No. 1, Februari 2023 (pp.1-186)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEKT.2023.v16.i01.p03

Abstract

Subak Pulagan was designated by UNESCO as a World Cultural Heritage (WBD) which is the location of a rice planting cluster with System of Rice Intensification (SRI) to strengthen Subak Economic Business Institution (LUES). This research is Action Research because includes two stages, research and action aspects regarding potential and assistance for LUES development efforts in the Pulagan Subak. Survey method through in-depth interviews and Participatory Rural Appraisal (PRA) through Focus Group Discussions. The research results are; (1) Inhibiting factors strengthening LUES for sustainable agriculture are: The management system still conservative, human resources have limited management skills, organizational nature is socioreligious, entrepreneurial spirit hasn’t maximally, low trust of funders (banks), competition and weak information of market; (2) LUES strengthening strategy for sustainable agriculture are: Subak requires legal entity status, business assistance from stakeholders, business management skills training, support from government and society, transformation and reconstruction of modern management as socio-agrarian-religious-economic
Peningkatan Produktivitas Usaha Tanaman Hias Di Kota Denpasar Desak Ayu Sriary Bhegawati; Desak Made Sukarnasih; Luh Pande Eka Setiawati; Dewa Ayu Kadek Pramita
Jurnal Pengabdian Harapan Bangsa Vol. 1 No. 1: Januari 2023
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.895 KB) | DOI: 10.56854/jphb.v1i1.40

Abstract

Tanaman hias merupakan tumbuhan yang biasa ditanam orang sebagai hiasan.. Plantamory merupakan usaha dagang tanaman hias yang berlokasi di Jl. Narakusuma No. 5F. Denpasar, Bali. Tanaman hias yang dijual di tempat ini adalah kaktus, succulent, lucky bamboo, monstera, kokedama, dan hydroponic. Dimana tanaman hias ini dikemas menggunakan pot keramik dengan berbagai pilihan warna dan bentuk yang menarik. Permasalahan dalam berbisnis tanaman hias khususnya pada masa pandemi COVID-19 ini tingginya persaingan antar sesama pengusaha tanaman hias, karena di masa pandemi ini menjadi tren dikalangan masyarakat sebagai hobi baru untuk menghabiskan waktu luang di tengah pandemic. Tingginya permintaan terhadap tanaman hias menyebabkan meningkatnya produktivitas dari pelaku tanaman hias. Kenaikan ini dipengaruhi oleh gaya hidup masyarakat yang kini lebih sering berada di rumah, sehingga mempunyai banyak waktu luang untuk menata tanaman di halaman rumah. Permasalahan lain yang dihadapi oleh pengusaha tanaman hias adalah sulitnya perawatan yang diperlukan tanaman hias.