Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Implementasi Problem Based Learning Terintegrasi TIK: E-LKPD Berbasis Liveworksheet Di SMK Negeri 1 Tana Righu Bili, Dominggus; Bunga Naen, Alfons; Ama Ki'i, Oktavianus; Dewa, Egidius; Mukin, Maria Ursula Jawa; Claudia Mariska M.Maing
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1643

Abstract

Observasi di SMK Negeri 1 Tana Righu menunjukkan bahwa guru jarang menggunakan model, media, atau teknologi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi dan peserta didik. Hal ini menyebabkan pembelajaran terkesan kurang menarik dan monoton, yang berdampak pada rendahnya motivasi dan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan menginvestigasi dampak penerapan model problem based learning terintegrasi TIK menggunakan e-LKPD Liveworksheet pada pembelajaran Fisika materi zat dan perubahan. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan desain one-shot case study. Subjek penelitian adalah 16 peserta didik kelas X. Instrumen penelitian berupa tes kognitif dan lembar observasi untuk aspek sikap dan keterampilan, divalidasi oleh dosen pendidikan fisika, kepala sekolah, dan rekan guru. Data dianalisis dengan teknik ukuran gejala pusat ditinjau dari nilai rata-rata dan simpangan baku. Hasil menunjukkan pemahaman materi yang baik dengan nilai rata-rata 76,88. Sikap gotong royong dan tanggung jawab dikategorikan sangat baik dengan nilai rata-rata 96,67 dan 85,94. Sikap kreatif, mandiri, dan kritis dikategorikan cukup baik dengan nilai rata-rata 53,13; 59,37; dan 40,67. Keterampilan peserta didik dalam eksperimen dikategorikan sangat terampil dengan nilai rata-rata 82,81 dan keterampilan komunikasi dikategorikan terampil dengan nilai rata-rata 65,63. Penerapan PBL berbasis TIK memberikan dampak positif terhadap pemahaman materi, namun pengembangan sikap peserta didik masih diperlukan.
Optimalisasi Hasil dan Motivasi Belajar Fisika melalui Model Discovery Learning pada Materi Suhu dan Kalor Gerosa Deity Kurniati; Isabel Coryunitha Panis; Egidius Dewa
U-Teach: Journal Education of Young Physics Teacher Vol. 5 No. 2 (2024): December Edition
Publisher : Pendidikan Fisika Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/uteach.v5i2.931

Abstract

Low physics learning outcomes and motivation among students are problems that require effective solutions. This study aims to measure the improvement of physics learning outcomes and motivation through the discovery learning (DL) model. This research was conducted at Santa Familia Catholic Junior High School in the academic year 2023/2024 with a sample of 34 seventh-grade students selected by purposive sampling. Research instruments include a learning implementation plan (RPP), teaching materials, student worksheets (LKPD), learning outcomes tests and learning motivation questionnaires. Data analysis using descriptive analysis and N-Gain test using SPSS. The results showed an increase in average learning outcomes from 45.90 (poor category) to 85.00 (very good category), as well as an increase in learning motivation from 57.88% (moderate category) to 79.03% (high category). The N-Gain test revealed an increase in learning outcomes of 0.72 and learning motivation of 0.51. Thus, the Discovery Learning model proved to be effective in improving physics learning outcomes and motivation in the material of temperature and heat
Pendampingan Peserta Didik SMP dalam Program MBKM Mandiri Luar Kelas untuk Meningkatkan Karakter dan Soft Skills Tokan, Petrus Sili; Bere, Sara Angelica; Law, Wininda Indrani Maoe; Dewa, Egidius
BERBAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | January 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/berbakti.v2i3.3992

Abstract

Pendidikan karakter dan pengembangan soft skills di kalangan peserta didik merupakan aspek penting dalam menciptakan generasi yang tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga memiliki kepribadian dan keterampilan sosial yang kuat. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak peserta didik menghadapi tantangan dalam mengembangkan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, serta kesadaran akan tanggung jawab pribadi. Hal ini disebabkan oleh kurangnya perhatian terhadap integrasi soft skills dalam proses pembelajaran formal di sekolah. Untuk mengatasi masalah ini, maka kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan partisipatif dalam mengembangkan karakter dan soft skills peserta didik di SMPK St. Yoseph Naikoten Kupang. Kegiatan yang dilaksanakan melibatkan berbagai metode interaktif, seperti diskusi kelompok, simulasi, dan latihan keterampilan sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama, serta kesadaran akan tanggung jawab pribadi. Data diperoleh melalui angket dan observasi langsung selama pelaksanaan kegiatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebanyak 85% siswa mengalami peningkatan komunikasi efektif, 80% dalam kerja sama tim, 75% dalam kepemimpinan, 90% dalam rasa tanggung jawab, dan 87% dalam kepercayaan diri. Respon siswa terhadap kegiatan ini juga sangat positif, di mana 88% merasa antusias, 84% memahami karakter lebih baik, 85% merasakan peningkatan soft skills, 90% menganggap kegiatan bermanfaat, dan 92% siap berpartisipasi kembali. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mendukung perkembangan siswa secara holistik, baik dalam aspek keterampilan maupun sikap. Penerapan dengan metode serupa secara berkesinambungan di berbagai tingkat pendidikan sebagai cara mendukung pendidikan holistik yang seimbang antara pengembangan diri peserta didik dan kecerdasan akademik.
Edukasi Alat Ukur Fisika dengan Virtual Lab Olabs dan KIT Praktikum Pengukuran bagi Siswa SMP Dewa, Egidius; Panis, Isabel Coryunitha; Kii, Oktavianus Ama
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/dwhwj437

Abstract

Tidak adanya fasilitas laboratorium fisika di SMPK Rosa Mystica Kupang menyebabkan pembelajaran fisika khususnya pada topik alat ukur menjadi teoretis dan tidak praktis. Ini menghambat pemahaman dan keterampilan eksperimen peserta didik. Untuk mengatasi masalah ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan keterampilan siswa dan pemahaman mereka tentang konsep pengukuran fisika. Dengan menggunakan laboratorium virtual Olabs dan KIT praktikum pengukuran, kegiatan ini dilaksanakan. Siswa kelas VII yang berjumlah 37 orang ditargetkan untuk mengikuti eksperimen yang menggunakan simulasi digital dan praktik langsung dengan alat ukur sederhana. Proses ini dilakukan dalam empat fase: persiapan, implementasi, evaluasi, dan keberlanjutan. Hasil menunjukkan bahwa keterampilan siswa meningkat secara signifikan, dan nilai praktik rata-rata berada dalam kategori baik. Selain itu, sebagian besar siswa memberikan tanggapan yang sangat positif, terutama mengenai kemudahan penggunaan, peningkatan pemahaman, dan keinginan untuk menggunakannya lagi. Kegiatan PkM ini menunjukkan bahwa pendekatan yang menggabungkan teknologi dan praktik langsung dapat secara signifikan meningkatkan kualitas pembelajaran fisika, dan itu layak untuk diterapkan di sekolah lain yang menghadapi masalah serupa.
Enhancing Junior High School Students’ Motivation in Physics Learning through Kahoot! Based Gamification: An ARCS Model Approach Maria Yuliana Kua; Egidius Dewa; Yohana Patricia Pedhu Lobe
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 3 (2025): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/5ahhrt95

Abstract

Motivation plays a pivotal role in shaping students’ engagement and achievement, particularly in subjects such as physics that are often perceived as difficult and abstract. Numerous studies have shown that low motivation among junior high school students contributes to poor performance and limited participation. This highlights the urgency of innovative instructional approaches that can foster interest and persistence. Gamification has emerged as a promising solution, with platforms such as Kahoot! providing interactive features designed to increase student engagement through competition, feedback, and collaboration. The objective of this study was to examine the effectiveness of Kahoot!-based gamification in enhancing students’ learning motivation in physics, measured comprehensively using Keller’s ARCS model (Attention, Relevance, Confidence, and Satisfaction). A quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest approach was employed, involving 175 eighth-grade students from six junior high schools in East Nusa Tenggara, Indonesia. Data were collected through a validated ARCS-based motivation questionnaire and analyzed using descriptive statistics, the Wilcoxon Signed-Rank Test, effect size calculation, and normalized gain (N-Gain). The findings revealed a significant increase in students’ motivation, with overall scores rising from 3.15 to 4.10, a large effect size (r = 0.85), and a medium N-Gain (0.51). The greatest improvement occurred in attention, while satisfaction increased the least. These results confirm that Kahoot! effectively improves multiple dimensions of motivation and demonstrates its value as an innovative tool for fostering interactive, student-centered learning in physics. The novelty of this study lies in applying the ARCS framework to analyze gamification outcomes in junior high school physics. The contribution of this study lies in demonstrating that gamification, particularly through Kahoot!, can effectively enhance multiple dimensions of learning motivation in physics. Furthermore, the findings enrich the body of knowledge on gamification in science education and present valuable implications for improving physics learning in Indonesia and comparable educational contexts.
INTEGRASI LOMBA CERDAS CERMAT SEBAGAI MEDIA PENINGKATAN LITERASI MATEMATIKA, IPA, DAN BAHASA INGGRIS SMPK ADISUCIPTO Luon, Maria Adriani Pulo; Adur, Maria Felmiani Purnasari; Wonga, Anggerini Horlians Ina; Tefi, Serefina; Dewa, Egidius
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v5i2.7320

Abstract

Improving student’s literacy, learning motivation, and collaboration can be achieved through innovative and competitive learning activities. This community service activity focused on enhancing literacy in Mathematics, Science, and English through the implementation of an Integrated Quiz Competition at SMPK Adisucipto Kupang. The program was part of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Off-Campus initiative of the Catholic University of Widya Mandira Kupang, designed to create active, collaborative, and meaningful learning experiences. Based on the questionnaire results, 97% of participants stated that the activity increased their learning enthusiasm, 95% agreed it fostered teamwork and sportsmanship, and 96% hoped similar activities would be conducted again. In addition, 93% of students rated the provided facilities as supportive, while 91% gave positive assessments of the organizing committee’s performance. Although there were slight variations in perceptions of question difficulty, most students still evaluated the competition very positively. These findings indicate that the Integrated Quiz Competition served as an enjoyable and effective learning medium to enhance learning motivation, critical thinking, and social collaboration. ABSTRAKPeningkatan literasi, motivasi belajar, dan kolaborasi siswa dapat diwujudkan melalui kegiatan pembelajaran yang inovatif dan kompetitif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan literasi Matematika, IPA, dan Bahasa Inggris melalui pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat Terpadu di SMPK Adisucipto Kupang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Luar Kelas Universitas Katolik Widya Mandira Kupang yang dirancang untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan bermakna. Berdasarkan hasil angket yang diberikan kepada siswa, diperoleh data bahwa 97% peserta menyatakan kegiatan ini mampu meningkatkan semangat belajar, 95% menilai lomba melatih kerja sama dan sportivitas, serta 96% berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan kembali. Selain itu, 93% siswa menilai fasilitas yang disediakan mendukung jalannya kegiatan, dan 91% memberikan penilaian positif terhadap kinerja panitia. Meskipun terdapat sedikit variasi dalam penilaian kesesuaian tingkat kesulitan soal, sebagian besar siswa tetap menilai kegiatan berlangsung sangat baik. Hasil ini menunjukkan bahwa Lomba Cerdas Cermat Terpadu mampu menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis, dan kolaborasi sosial siswa. Guru-guru juga menilai kegiatan ini relevan dengan program sekolah dalam penguatan literasi dan numerasi.
Implementasi Problem Based Learning Terintegrasi TIK: E-LKPD Berbasis Liveworksheet Di SMK Negeri 1 Tana Righu Bili, Dominggus; Bunga Naen, Alfons; Ama Ki'i, Oktavianus; Dewa, Egidius; Mukin, Maria Ursula Jawa; Claudia Mariska M.Maing
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1643

Abstract

Observasi di SMK Negeri 1 Tana Righu menunjukkan bahwa guru jarang menggunakan model, media, atau teknologi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi dan peserta didik. Hal ini menyebabkan pembelajaran terkesan kurang menarik dan monoton, yang berdampak pada rendahnya motivasi dan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan menginvestigasi dampak penerapan model problem based learning terintegrasi TIK menggunakan e-LKPD Liveworksheet pada pembelajaran Fisika materi zat dan perubahan. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan desain one-shot case study. Subjek penelitian adalah 16 peserta didik kelas X. Instrumen penelitian berupa tes kognitif dan lembar observasi untuk aspek sikap dan keterampilan, divalidasi oleh dosen pendidikan fisika, kepala sekolah, dan rekan guru. Data dianalisis dengan teknik ukuran gejala pusat ditinjau dari nilai rata-rata dan simpangan baku. Hasil menunjukkan pemahaman materi yang baik dengan nilai rata-rata 76,88. Sikap gotong royong dan tanggung jawab dikategorikan sangat baik dengan nilai rata-rata 96,67 dan 85,94. Sikap kreatif, mandiri, dan kritis dikategorikan cukup baik dengan nilai rata-rata 53,13; 59,37; dan 40,67. Keterampilan peserta didik dalam eksperimen dikategorikan sangat terampil dengan nilai rata-rata 82,81 dan keterampilan komunikasi dikategorikan terampil dengan nilai rata-rata 65,63. Penerapan PBL berbasis TIK memberikan dampak positif terhadap pemahaman materi, namun pengembangan sikap peserta didik masih diperlukan.
Festival Eksperimen Fisika di SMPN 6 Kupang Tengah Pasaribu, Rosenti; Dewa, Egidius; Mukin, Maria Ursula Jawa
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 7 No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v7i3.19709

Abstract

Physics experiment festival activities have been carried out at SMPN 6 Kupang Tengah. This activity is in the form of community service activities. Festival activities consist of physics demonstrations, media and physics learning products exhibitions, and simple physics experiments. The selection of festival activities was determined based on the observation results. The results of the observations were the unavailability of Physics practicum tools and the absence of Integrated Science teachers with a Physics education background at the school. This condition causes Integrated Science learning to be minimal with physics practicum activities. The variable that is measured in this activity is student interest. The results of the analysis of students' interest in the Physics Experiment Festival activities were 85% of students very interested and 15% of students interested. The results also show that interesting physics learning, which is complemented by demonstrations and experiments, will increase students' interest in learning. Therefore, it is necessary for teachers to complement science learning with demonstrations or experiments involving students.
Ethnophysics of Tua Reta Lou Dance: Mapping Equilibrium, Torque, and Circular Motion for Contextual Physics Learning Dewa, Egidius; Maing, Claudia Mariska M; Ki`i, Oktavianus Ama; Kua, Maria Yuliana; Freitas, Maria Lia Felizarda
Integrated Science Education Journal Vol 7 No 2 (2026): March
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/isej.v7i2.2665

Abstract

Purpose of the study: This study explores and identifies physics concepts embedded in the Tua Reta Lou dance as a form of local wisdom from Sikka Regency, East Nusa Tenggara, Indonesia, with a focus on motion-dynamics constructs that can be used as contextual resources for physics learning. Methodology: This study employed a qualitative exploratory (ethnophysics) design. Data were collected through (i) field observations of Tua Reta Lou performances, (ii) photo/video documentation of key movement components and dancer bamboo interactions, and (iii) semi-structured interviews with dancers and cultural practitioners selected using purposive sampling (information-rich participants). Data were analyzed iteratively through qualitative reduction–display–conclusion procedures and analytical mapping of observed phenomena to mechanics constructs. Main Findings: The Tua Reta Lou dance embodies key mechanics concepts, including rigid-body equilibrium and center of mass (balancing on the bamboo tip), torque and rotational equilibrium (force regulation through hands/feet and supporting dancers), moment of inertia (stability strategy via limb extension), and circular motion represented through centripetal force and angular momentum. These concepts are consistently represented through recurrent movement components during the performance. Novelty/Originality of this study: This study provides a structured ethnophysics mapping of Tua Reta Lou into explicit motion-dynamics constructs and outlines a curriculum-aligned pathway to transform local cultural practice into contextual physics learning resources.
Development an Interactive Physics Learning Based on Google Sites Integrated with Local Wisdom Isabel Coryunitha Panis; Egidius Dewa; Oktavianus Ama Ki’i
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 3 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i3.14344

Abstract

The limited availability of interactive physics learning media that meaningfully integrate local wisdom remains a challenge in contextual science instruction. This study aimed to develop a Google Sites–based interactive physics learning design integrated with the local wisdom of the Manggarai gong and to determine its feasibility for classroom use. The study employed a Research and Development approach using a modified Borg and Gall model, covering needs analysis, initial product design, expert validation, and revision. The product was designed with a structured learning sequence consisting of contextual orientation, pretest, learning objectives, sound wave materials, virtual simulations, ethnoscience-based cultural integration, posttest, and student reflection. Data were analyzed using Aiken’s V to assess content validity across material and media aspects. The results showed that all validation indicators achieved Aiken’s V values ranging from 0.83 to 1.00, exceeding the acceptable validity threshold of 0.80. These findings indicate strong expert agreement on content relevance, conceptual accuracy, media quality, and the appropriateness of integrating local wisdom into physics learning. In conclusion, the developed learning design is content-valid and feasible for use, with minor revisions required before practicality and effectiveness testing