Claim Missing Document
Check
Articles

ETNOMATEMATIKA: EKSPLORASI KESENIAN MUSIK CALUNG BANYUMASAN SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN MATEMATIKA Kusno Kusno; Gunawan Gunawan; Makhful Makhful
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7462

Abstract

The selection of material that is contextual and based on student culture is essential for improving the quality of learning mathematics. This study aims to examine, explore, and explore Calung Banyumasan music as a source of learning mathematics that is contextual and easy to understand. This research is qualitative with an ethnographic approach because it examines a particular cultural system (Banyumasan art) from an ethnomathematics perspective. The subjects in this study were three humanists, practitioners, and mathematicians related to Calung Banyumasan musical arts, and the research object was Calung Banyumasan instruments. Data collection methods use in-depth interviews, observation, documentation, and field notes. The data analysis method was carried out descriptively based on the results of the meaning and translation of the phenomena found based on the results of the informant's conception, the results of observations combined with the researcher's language after an in-depth understanding was carried out. Triangulation and Forum Group, Discussion was used to test the data's validity and the effects of data analysis. The research results show that Calung Banyumasan music art has mathematical wealth, especially in Geometry (parallelism, congruence, plane shapes, and curved side shapes) and Algebra (compound functions, arithmetic sequences, series, and inverse comparisons of values). Besides that, Calung Banyumasan music also has a lot of valuable philosophical content for human life.
THE EFFECT OF APTITUDE TREATMENT INTERACTION LEARNING MODEL ON MATHEMATICAL CREATIVE THINKING SKILLS Yusak Wijaya Y; Gunawan Gunawan; Eka Setyaningsih; Jaka Wijaya Kusuma; Indira Pipit Miranti
International Journal of Multidisciplinary Research and Literature Vol. 2 No. 4 (2023): INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTIDISCIPLINARY RESEARCH AND LITERATURE
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ijomral.v2i4.142

Abstract

The study aimed to determine the effect of the implementation of the Aptitude Treatment Interaction learning model and its effectiveness on the mathematical thinking skills of SMPN 1 Ajibarang students on the topic of Opportunity, between the ATI (Aptitude Treatment Interaction) experimental class and the control class with the cooperative learning model. This type of research was a quasi-experimental design with two control experiment groups, a pre- test and a post-test design. The results showed differences in student learning outcomes between the two classes, as evidenced by the results of the t-test (2 parties), where the significance value was 0.009 0.025. Thus, there was an average difference between the experimental and the control classes. So, the application of the ATI (Aptitude Treatment Interaction) learning model in the experimental class affects the creative thinking ability of SMP for eighth grader students on the subject of opportunity compared to the control class
KARAKTERISTIK OPERATOR HIPONORMAL-p PADA RUANG HILBERT Gunawan Gunawan
Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 6 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jmp.2014.6.2.2909

Abstract

This article discusses the definition and properties of p-hiponormal operators for p>0. To investigate the properties of p-hiponormal operators, the concept of positive operators, partial isometry operators, decomposition of operators, and existence of partial isometry operators for any operator on a Hilbert space are required.
Analysis of Critical Thinking Skills of Grade IX Students in Opportunity Material Reviewed from Self-Regulated Learning Findi Auliya Fatikhah; Fitriyani; Gunawan; Ahmad; Kusno
MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 7 No. 2 (2025): MATHEMA
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jm.v7i2.217

Abstract

Critical thinking skills are very important and closely related to how students manage their learning process independently. The purpose of this study is to analyze the ability to think critically on opportunity materials reviewed from self-regulated learning in junior high school students in grade IX. The method used is qualitative with a descriptive approach. The research was carried out at Putra Harapan Boarding School Purwokerto with the research subject grade IX students. The research instruments used were in the form of essay questions designed based on indicators of critical thinking ability and self-regulated learning (SRL) questionnaires. Based on the students, they are grouped into high, medium, and low categories. Respondents were taken one student from each category by purposive sampling. Data analysis includes reduction, data presentation, and Conclusions. The results of the study were that students in the high SRL category met the achievement of correct and complete critical thinking skills. Students in the SRL category are meeting the critical thinking indicators appropriately but need to emphasize the aspect of argument analysis. In contrast, low SRL students cannot achieve complete critical thinking skills.
Pengaruh Dampak Pola Asuh Orang Tua terhadap Manajemen Waktu dan Strategi Belajar Siswa Sekolah Dasar Lukman Munajat; Gunawan Gunawan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4100

Abstract

Manajemen waktu dan strategi belajar merupakan aspek penting dalam mendukung keberhasilan belajar siswa. Pola asuh orang tua sebagai salah satu faktor utama membentuk karakter positif siswa. Tujuan penelitian adalah 1) Mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap manajemen waktu dan strategi belajar siswa dan 2) Mengetahui korelasi strategi belajar dengan manajemen waktu belajar siswa. Metode penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian melibatkan 150 siswa kelas V Sekolah Dasar. Sampel terdiri dari 110 siswa yang diambil dengan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data terdiri dari angket manajemen waktu, angket strategi belajar, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan aplikasi SPSS yang terdiri dari uji statistika yaitu uji normalitas, uji homogenitas, analisis regresi sederhana, dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data memenuhi kategori normal dan homogen. Uji regresi manajemen dan strategi belajar masing-masing menunjukkan nilai signifikansi yang sama 0,001 kurang dari 0,05. Pola asuh orang tua memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen waktu dan strategi belajar siswa. Pengujian korelasi Pearson memiliki nilai signifikansi 0.001 < 0,05. Aspek manajemen waktu dan strategi belajar siswa memiliki korelasi positif kategori cukup kuat dalam mendukung keberhasilan belajar. Hasil penelitian menjadi informasi ilmiah dalam mendorong peran orang tua terhadap proses dan keberhasilan belajar. Sebagai tindak lanjut, penelitian berikutnya dapat mendeskripsikan faktor internal yang mempengaruhi manajemen waktu dan strategi belajar seperti metode dan model pembelajaran inovatif dan menggembirakan.
Pengaruh Model Problem Based Learning dengan Metode Reward untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kolaborasi Siswa Sekolah Dasar Umi Sulastri; Gunawan Gunawan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4101

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menuntut pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi siswa sebagai kompetensi utama. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi pada kelas yang menerapkan model problem based learning dengan metode reward dengan pembelajaran langsung, 2) mengetahui korelasi antara kemampuan berpikir kritis dengan kolaborasi siswa. Populasi penelitian adalah siswa kelas VI Sekolah Dasar sedangkan sampel terdiri dari dua kelas sejumlah 44 siswa. Satu kelas sebagai kelas eksperimen yang menerapkan model problem based learning dengan metode reward sedangkan satu kelas lain sebagai kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran langsung berbantuan power point. Pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan angket kolaborasi. Teknik analisis data mengggunakan uji SPSS yang terdiri dari uji normalitas, homogenitas, uji t, dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi yang dibuktikan dengan hasil uji t dengan nilai signifikansi masing-masing 0,021 dan 0,010 dimana keeduanya kurang dari 0,05. Hasil uji korelasi Pearson juga menunjukkan nilai signifikansi 0,005 kurang dari 0,05. Aspek kemampuan berpikir kritis dengan kolaborasi membuktikan korelasi positif dan signifikan. Hasil penelitian mendorong terciptanya pembelajaran yang menggembirakan dan mendukung upaya pengembangan kompetensi guru. Ekplorasi profil kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual dapat dilakukan untuk penelitian berikutnya.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DITINJAU DARI KEPRIBADIAN EXTROVERT DAN INTROVERT Yudha Apri Yana; Gunawan
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/6eca5j25

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan proses berpikir kritis siswa introvert dan ekstrovert dalam menyelesaikan soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) berdasarkan indikator berpikir kritis menurut Ennis. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ditentukan melalui purposive melibatkan 28 siswa SMP Negeri 02 Kembaran yang disaring menjadi 4 siswa sebagai sample. Instrumen kemampuan berpikir kritis berupa soal uraian dengan kategori HOTS, sedangkan kepribadian diukur menggunakan tes angket Eysenck Personality  Inventory (EPI) dan didukung wawancara yang diukur   berdasarkan indikator Ennis. Analisis  data  meliputi  reduksi data,  penyajian  data,  dan  penarikan  kesimpulan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa introvert memahami masalah secara mendalam,dan unggul pada indikator elementary clarification, basic support, dan inference. Sebaliknya, siswa ekstrovert lebih fleksibel dalam pemilihan strategi, dan percaya diri dalam memberikan penjelasan lanjutan, sehingga unggul pada indikator advanced clarification dan strategy and tactics, Simpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa kepribadian memiliki peran signifikan terhadap cara siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis, dan strategi pembelajaran sebaiknya disesuaikan dengan karakter masing-masing untuk memaksimalkan potensi mereka. 
Pengembangan Media Monopoli Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kolaborasi pada Siswa Sekolah Dasar Ruby Andriny; Gunawan Gunawan
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4348

Abstract

Penelitian ini penting dilakukan untuk menghasilkan media berbasis kearifan lokal yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi siswa SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran monopoli berbasis kearifan loal yang memenuhi aspek valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi siswa Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan model ADDIE meliputi analyze, design, develop, implement, and evaluate. Subjek penelitian adalah kelas IV sekolah dasar terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi, angket kepraktisan, tes kemampuan berpikir kritis, dan lembar observasi kolaborasi. Analisis data meliputi kulitatif dan kuantitatif. Analisis kuantitatif meliputi uji normalitas, homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid dan praktis berdasarkan penilaian ahli, guru, dan respon siswa. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) pada aspek berpikir kritis dan kolaborasi. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan media monopoli berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi siswa. Media berbasis permainan yang terintegrasi dengan kearifan lokal mampu menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, interaktif, dan bermakna, sehingga mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21. Rekomendasi penelitian selanjutnya melibatkan sampel yang lebih luas, mengembangkan instrumen evaluasi yang lebih komprehensif, dan mengkaji dampak jangka panjang penggunaan media serta pengembangan media berbasis digital dan eksplorasi variabel lain seperti motivasi belajar, kreativitas, dan literasi budaya juga perlu dilakukan.
PENGEMBANGAN E-MODUL MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN STEM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN SELF EFFICACY SISWA Ika Septiani Putri; Gunawan Gunawan
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i2.15739

Abstract

Keterbatasan ketersediaan e-modul matematika berbasis STEM bagi siswa SMK teknik otomotif  menghambat implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul matematika dengan pendekatan STEM pada materi vektor yang dikontekstualisasikan dengan mekanika sepeda motor. Tahapan pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yang meliputi lima tahap, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini melibatkan 60 siswa kelas XI Teknik Sepeda Motor (TSM) di SMK Arya Singasari Brebes sebagai subjek penelitian, yang terbagi menjadi dua kelompok masing-masing 30 siswa, yakni kelompok eksperimen yang memanfaatkan e-modul berpendekatan STEM dan kelompok kontrol yang menggunakan media pembelajaran konvensional, dalam desain posttest only control group. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi, angket kepraktisan, angket self efficacy, tes kemampuan berpikir kritis, lembar observasi, dan pedoman wawancara. Instrumen divalidasi secara isi melalui expert judgment dan dinyatakan reliabel berdasarkan uji Alpha Cronbach sebesar 0,766 untuk tes berpikir kritis dan 0,801 untuk angket self efficacy, sehingga keduanya dinyatakan reliabel. Hasil uji kelayakan dinilai sangat layak oleh ahli bidang studi dan media, serta sangat praktis oleh pengguna yaitu siswa. Hasil uji-t menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis dan self efficacy kelompok eksperimen secara signifikan lebih tinggi daripada kelompok kontrol, dengan korelasi positif antara kedua variabel tersebut (r = 0,695; p < 0,05). Disimpulkan bahwa e-modul matematika dengan pendekatan STEM layak, praktis, dan efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan self efficacy siswa SMK, serta berpotensi menjadi alternatif bahan ajar yang relevan untuk pembelajaran matematika kontekstual di SMK kejuruan otomotif. The limited availability of STEM-based mathematics e-modules for automotive vocational high school students has hindered the implementation of the Merdeka Curriculum. This study aims to develop a mathematics e-module using a STEM approach on vector material contextualized within motorcycle mechanics. The development stages employed the ADDIE model, comprising five phases: analysis, design, development, implementation, and evaluation. This study involved 60 Grade XI Motorcycle Engineering (TSM) students at SMK Arya Singasari Brebes as research subjects, divided into two groups of 30 students each, namely an experimental group utilizing the STEM-based e-module and a control group using conventional learning media, in a posttest only control group design. The research instruments included validation sheets, practicality questionnaires, self efficacy questionnaires, critical thinking ability tests, observation sheets, and interview guides. Instruments were validated through expert judgment and deemed reliable based on Cronbach's Alpha coefficients of 0.766 (critical thinking test) and 0.801 (self-efficacy questionnaire). Validity test results was rated as highly valid by subject matter and media experts, and highly practical by users, namely students. The t-test results indicated that the critical thinking ability and self efficacy of the experimental group were significantly higher than those of the control group, with a positive correlation between the two variables (r = 0.695; p < 0.05). It is concluded that the mathematics e-module with a STEM approach is valid, practical, and effective in developing critical thinking skills and self-efficacy of vocational students, and has the potential to serve as a relevant alternative teaching material for contextual mathematics learning in automotive vocational schools.
Development of an EGMA-Based E-Booklet Numeracy Assessment Instrument for Phase B Students in Elementary School Bagus Santoso; Gunawan Gunawan
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v6i2.588

Abstract

This study aimed to develop an e-booklet numeracy assessment instrument based on the Early Grade Mathematics Assessment (EGMA) that meets the criteria of validity and practicality for Phase B elementary school students. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The participants included two expert validators, eight Grade III and IV teachers, and 45 Phase B students. Data were collected through expert validation sheets, teacher and student response questionnaires, and students’ performance on the numeracy assessment instrument. Data were analyzed using descriptive quantitative analysis based on percentage scores to determine the validity and practicality of the product, while students’ performance results were used to map numeracy achievement across the assessed domains. The results showed that the EGMA-based e-booklet numeracy assessment instrument achieved a validity percentage of 85.00% and met the valid criteria. User responses indicated that the instrument achieved a practicality percentage of 88.54% from teachers and 89.48% from students. The assessment results also indicated variations in achievement across the numeracy domains, with basic numeracy demonstrating the highest achievement and numeracy problem solving demonstrating the lowest. The developed instrument has the potential to serve as an alternative formative assessment tool for mapping Phase B students’ numeracy abilities in a more structured, contextualized, and easily implementable manner through digital media