Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS PRODUKTIVITAS KERJA PETUGAS REKAM MEDIS PADA BAGIAN KODING DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PATUT PATUH PATJU GERUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT Yanti, Ni Komang Wijiani; Sifaurohmi, Iza
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.27047

Abstract

Seorang perekam medis dalam mengerjakan tugas-tugasnya dituntut untuk selalu produktif karena berkaitan dengan pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui produktivitas kerja petugas rekam medis pada bagian koding di RSUD Patut Patuh Patju Gerung Kabupaten Lombok Barat. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif dengan desain cross sectional dengan jumlah populasi sebanyak 16 orang dan sampel sebanyak 5 orang yang terdiri dari petugas koding dan kepala instalasi rekam medik. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling, pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini adalah petugas rekam medis sudah disiplin karena petugas datang tepat waktu untuk bekerja dan menyelesaikan pekerjaannya sebelum jam istirahat. Petugas rekam medis belum terampil karena petugas kurang bisa membaca diagnosa penyakit yang ditulis oleh dokter sehingga pengkodean rekam medis yang tidak bisa dibaca akan tertunda karena dikembalikan ke dokter yang menulis diagnosa penyakit tersebut. Pendidikan petugas rekam medis di bagian koding di RSUD sudah sesuai. Rumah sakit sudah memiliki SPO pelaksanaan koding dan petugasnya mengetahui SPO tersebut. Petugas tidak mengalami tekanan dalam bekerja dikarenakan petugas nyaman walaupun bekerja di ruangan yang sempit dan digabung dengan ruang assembling. Diharapkan kepada pihak rumah sakit untuk mengadakan pelatihan terkait koding minimal 2 kali dalam 6 bulan agar petugas rekam medis tidak mengalami kesalahan dalam pengkodean diagnosa rekam medis.
Supportif-Edukatif Dalam Menghadapi Menarche Pada Siswi SDN 48 Ampenan Kota Mataram Yanti, Ni Komang Wijiani; Yulianti, Mega Sara; Naelasari, Dian Neni
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i1.509

Abstract

Menstruasi pertama merupakan hal yang sangat wajar dialami oleh remaja perempuan normal dan tidak perlu di khawatirkan. Pada kenyataannya menarche membuat perasaan bingung, gelisah, malu, tidak nyaman selalu menyelimuti perasaan perempuan yang mengalami menstruasi pertama. Kejadian menarche yang semakin dini harus diimbangi dengan kesiapan anak. Ketidaksiapan menghadapi menarche menyebabkan siswi memiliki respon negatif seperti malu, takut, dan khawatir. Tujuan dalam pelaksanaan pengabdian ini yaitu meningkatkan pengetahuan siswi SD melalui penyuluhan, simulasi dan penumbuhan kepercayaan diri siswi dalam menghadapi menarche. Metode pelaksanaan dilakukan dengan memberi penyuluhan, simulasi dan penumbuhan kepercayaan diri siswi dalam menghadapi menarche. Lokasi pengabdian dilakukan di SDN 48 Ampenan dengan jumlah siswi perempuan kelas 5 dan kelas 6 sebanyak 25 orang. Kegiatan supportif-edukatif dilakukan dengan memberikan materi dan pemutaran video. Materi pendidikan kesehatan reproduksi berupa pubertas, organ reproduksi wanita, pemeliharaan organ reproduksi, proses menstruasi, cara mengatasi masalah menstruasi, keputihan, dan kesiapan menghadapi menarche. Simulasi dilakukan untuk memberikan gambaran langsung tentang kondisi organ reproduksi wanita, proses pubertas, dan proses menstruasi. Tahap simulasi juga diperagakan cara menggunakan pembalut yang benar dan perlakuan pembalut setelah digunakan. Setelah kegiatan penyuluhan selesai siswi putri akan diberikan leaflet dengan tujuan agar informasi yang diperoleh saat penyuluhan dapat disebarluaskan kepada teman sebayanya. Pemberian pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada siswi SD perlu dilakukan baik sebagai mata pelajaran tambahan oleh guru pembimbing Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) maupun berupa penyuluhan diluar kegiatan belajar mengajar.
Edukasi Pemberian Makanan Pendamping ASI Pada Ibu Dengan Anak Usia 6-24 Bulan di Desa Kediri Dusun Pelowok Selatan Kabupaten Lombok Barat Yulianti, Mega Sara; Yanti, Ni Komang Wijiani; Fatuhu, Muhamad Siladani
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i2.511

Abstract

Tingkat pendidikan rendah yang terjadi pada desa Kediri Dusun Pelowok Selatan dapat disebabkan karena faktor ekonomi dan tingginya pernikahan dini. Selain itu pengaruh sosial media mengenai iklan produk MP-ASI dengan berbagai macam nilai gizi yang menggiurkan, banyaknya bayi yang diasuh oleh orang tua atau mertua dikarenakan orang tua pergi keluar negeri sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Rendahnya pemahaman ibu, keluarga, dan masyarakat mengenai pentingnya ASI bagi bayi mengakibatkan program pemberian ASI eksklusif tidak berlangsung secara optimal. Rendahnya tingkat pemahaman tentang pemberian ASI eksklusif dikarenakan kurangnya informasi atau pengetahuan yang dimiliki oleh para ibu mengenai segala nilai plus nutrisi dan manfaat yang terkandung dalam ASI. Di dusun Pelowok Selatan praktik pemberian MPASI tidak sesuai standar sebanyak 17 orang (88,3%). Tujuan dari kegiatan ini untuk Meningkatkan pengetahuan Ibu tentang pemberian MP-ASI yang baik dan benar. Metode ceramah dan diskusi serta pembagian pamplet. Berdasarkan hasil kegiatan penyuluhan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan sebanyak 17 orang (68%) yang awalnya tidak sesuai standar, menjadi 22 orang (88%).
Sosialisasi Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Terkait Pentingnya Rekam Medik Bagi Pasien di Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Labupai Kabupaten Lombok Barat Yanti, Ni Komang Wijiani; Yulianti, Mega Sara; Megawati, Megawati
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2021): Abdinesia: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v1i2.631

Abstract

Rekam medis merupakan bagian dari arsip yang menggambarkan segala aktivitas sebuah fasilitas pelayanan kesehatan dalam kurun waktu tertentu. Rekam Medis ialah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Rekam medis ini memiliki fungsi penting bagi pasien dan juga dokter. Oleh karena itu pengisian rekam medis ini harus lengkap dan tidak boleh ditunda pengisiannya baik bagi pasien ataupun tenaga kesehatan. Namun, banyak masyarakat yang belum mengetahui fungsi penting dari melengkapi rekam medis dan keterbukaan informasi pribadinya yang harus diberikan kepada fasilitas pelayanan kesehatan bahkan tenaga kesehatan yang merawatnya dalam menunjang mutu informasi pada rekam medis tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya pada pasien di Puskesmas Labuapi tentang pentingnya rekam medis bagi masyarakat yang berobat di fasilitas pelayanan kesehatan. Metode penyuluhan dilakukan secara tidak langsung atau dalam jaringan (daring) dengan berkoordinasi via online grup whatsapp selama 3 kali pertemuan serta dikirimkan materi presentasi serta video pembelajaran. Masyarakat yang terlibat sebanyak 34 orang. Tahap evaluasi dilakukan melalui google form. Hasil kegiatan diperoleh peningkatan pengetahuan masyarakat dari rata-rata 37,53 menjadi 79,06 dengan point maksimal 100. Kegiatan berjalan dengan baik dan perlu adanya monitoring lebih lanjut. Luaran pengabdian masyarakat dipublikasikan pada jurnal nasional ber-ISSN.
Penyuluhan Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi Masa Nifas Dengan Memanfaatkan Bahan Makanan Yang Tersedia di Rumah di Desa Labuapi Kabupaten Lombok Barat Yanti, Ni Komang Wijiani; Yulianti, Mega Sara; Naelasari, Dian Neni; Megawati, Megawati
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Abdinesia: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v1i1.633

Abstract

Masa nifas (puerperium) adalah masa pulih kembali, dari mulai persalinan selesai sampai alat-alat kandungan kembali seperti keadaan semula (sebelum hamil). Kebutuhan dasar ibu nifas pada masa nifas untuk mempercepat proses involusi dan memperlancar laktasi selain personal hygiene yang terpenting adalah pemenuhan asupan gizi pada masa nifas. Pada involusi kebutuhan gizi protein baik protein nabati atau hewani sangat penting karena berfungsi untuk mempercepat proses penyembuhan, dan pemulihan serta untuk memperlancar proses produksi ASI. Fenomena yang terjadi pada masyarakat dimana masih banyak ibu yang memiliki budaya pantang makan yang mengandung protein baik hewani atau nabati. Tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu nifas tentang asupan nutrisi protein dengan produksi ASI. Peningkatan pengetahuan tentang kebutuhan nutrisi masa nifas dapat memberikan kesiapan kepada calon ibu dalam menghadapi masa nifas. Kegiatan penyuluhan kesehatan tentang kebutuhan nutrisi masa nifas di Labuapi Kab. Lombok Barat berupaya meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama calon ibu dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung sumber tenaga, sumber pembangun (protein), sumber pengatur dan pelindung (mineral, vitamin, dan air) dengan memanfaatkan bahan makanan yang tersedia di rumah.
Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan di Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2016 Yanti, Ni Komang Wijiani; Zulkarnaen, Zulkarnaen
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 1 No 1 (2021): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya perbaikan mutu terus mengalami perbaikan semua itu dilakukan untuk dapat mengakomodasi tuntutan masyarakat luas. Di RSUD NTB upaya perbaikan mutu telah dilakukan, namun pengukuran untuk evaluasi kegiatan tidak pernah dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengukur hubungan kualitas pelayanan dengan kepuasan pelanggan di RSUD NTB. Jenis penelitian merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross-sectional. Pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling. Besar sampel 121 orang di Instalasi Rawat Jalan dan 108 orang di Instalasi Rawat Inap. Instrumen penelitian kuesioner yang mengukur 5 Dimensi meliputi: Tangibility, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian didapatkan kualitas pelayanan Instalasi Rawat Jalan 81,8% (Baik) dan Instalasi Rawat Inap 84,3% (Baik). Tingkat kepuasan di Poliklinik 80,2% (Baik) dan di Instalasi Rawat Inap 82,4% (Baik). Hubungan kualitas pelayanan dengan Kepuasan Pelanggan di Instalasi Rawat Jalan signifikan α= 0.000 dengan arah hubungan yang positif nilai r=0.518. Hubungan yang paling kuat ada pada dimensi Responsiveness dengan nilai korelasi r= 0,700. Sedang di Instalasi Rawat Inap hubungannya signifikan α= 0.000 dengan arah hubungan yang positif nilai r=0.707. Hubungan yang paling kuat pada dimensi Tangibility signifikan α= 0.000 dengan arah hubungan positif nilai korelasi r= 0,878. RSUD Provinsi perlu menekankan perhatiannya pada dimensi Tangibility dan Reliability yang mempunyai hubungan yang sangat kuat terhadap kepuasan pelanggan sehingga perlu meningkatkan kemampuan dalam bidang penyediaan layanan yang dijanjikan dengan baik sesuai prosedur yang ditetapkan tanpa mengindahkan perhatian pada dimensi lainnya.
Studi Tentang Kinerja Petugas Rekam Medis di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB Yanti, Ni Komang Wijiani; Yulianti, Mega Sara
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 2 No 1 (2022): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekam medis merupakan salah satu bukti tertulis tentang proses pelayanan yang yang berisi tentang data klinis pasien selama proses diagnosis dan pengobatan. Pengelolaan rekam medis di rumah sakit adalah untuk menunjang tercapainya tertib administrasi dalam rangka upaya mencapai tujuan rumah sakit, yaitu peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan kinerja petugas pengelola data rekam medis di ruang penyimpanan Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh petugas rekam medis dengan sampel berjumlah 25 responden dengan teknik sensus. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja petugas rekam medis yang terdiri dari kualitas pekerjaan, kuantitas pekerjaan, kehadiran, supervisi dan konservasi diketahui bahwa sebanyak 9 petugas (36%) mempunyai kinerja yang baik sedangkan sebanyak 16 petugas rekam medis (64%) mempunyai kinerja yang cukup.
Faktor Penyebab Waktu Tunggu Pelayanan Rekam Medik di Pendaftaran Rawat Jalan Pada Masa Pandemi Covid-19 di RSUD Patut Patuh Patju Kabupaten Lobar Tahun 2022 Yulianti, Mega Sara; Yanti, Ni Komang Wijiani
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 2 No 1 (2022): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan gangguan di seluruh sektor kehidupan. Penyebaran virus yang sangat cepat menyebabkan angka morbiditas dan mortalitas meningkat dengan pesat, untuk mengurangi kontak di Rumah Sakit diberlakukan pembatasan jumlah kunjungan untuk poli rawat jalan, serta pada masa pandemi dibutuhkan waktu lebih lama untuk menjalankan protokol kesehatan, hal ini mengakibatkan waktu tunggu pelayanan rawat jalan tidak maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rata-rata waktu tunggu dan menggambarkan ketepatan kedatangan jadwal dokter bertugas sebagai factor yang mempengaruhi waktu tunggu pasien. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan kombinasi pendekatan kuantitatif dan kualitatif (mix mhetod). Besarnya sampel dalam penelitian ini ditetapkan dengan rumus Slovin sebanyak 97 sampel. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rata-rata waktu tunggu pelayanan rekam medis di pendaftaran rawat jalan pada masa pandemi Covid di RSUD Patut Patuh Patju Kabupaten Lobar Tahun 2022 adalah 1 jam 33 menit.
Tata Kelola Sistem Filing Rekam Medik Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB Yanti, Ni Komang Wijiani; Fatuhu, Muhammad Siladani
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 2 No 2 (2022): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v2i2.343

Abstract

Filing merupakan sistem penataan rekam medik dalam satu tempat yang khusus agar penyimpanan dan pengambilan menjadi lebih mudah dan cepat. Permasalahan filing yang ditemukan pada saat studi pendahuluan yaitu salah simpan dokumen rekam medik serta ruang filing yang sangat luas sehingga waktu penyediaan berkas rekam medik belum sesuai standar. Penelitian ini bertujuan mengetahui tata kelola sistem filing di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan populasi 10.468 berkas rekam medis di bulan Juli tahun 2022 dan sampel 52 dokumen berkas rekam medik. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Analisis data menggunakan analisis kuantitatif secara deskriptif. Hasil penelitian ditemukan sistem penyimpanan menggunakan sentralisasi dalam kategori baik 100%, sistem penjajaran menggunakan angka akhir dalam kategori baik 84,6%, pengambilan kembali dokumen rekam medik dalam kategori baik 94,2%, penyusutan dan pemusnahan rekam medik dalam kategori baik 100%, standar prosedur operasional dalam kategori baik 98,1%, fasilitas fisik ruang penyimpanan dalam kategori baik 90,4%. Saran dari penelitian ini yaitu pembenahan sistem penomoran agar tidak terjadi misfile dan melakukan pengarsiran pada penyimpanan berkas rekam medik apabila berkas yang dibutuhkan bisa ditemukan dengan mudah serta ditingkatkan lagi ketelitian dalam penaruhan tracer agar tidak terjadi kekeliruan atau kesalahan pengambilan berkas pada penaruhan tracer.
Analisis Kelengkapan Dokumen Rekam Medis Pada Formulir Ringkasan Masuk dan Keluar Kasus Poli Penyakit Dalam Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB Yanti, Ni Komang Wijiani; Yulianti, Mega Sara
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 3 No 1 (2023): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v3i1.344

Abstract

Rekam medis yang tidak diisi dengan lengkap maka akan berdampak pada keakuratan isi dan aspek kelegalan rekam medik tersebut menjadi tidak sah. Selain itu, akan berdampak pada fungsi dari rekam medik yaitu administratif, legal, financial, research, education, documentation. Formulir ringkasan masuk dan keluar termasuk salah satu formulir rekam medis yang diabadikan artinya formulir yang bernilai guna, yang tidak dimusnahkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelengkapan dokumen rekam medik rawat inap pada formulir ringkasan masuk dan keluar kasus Poli Penyakit Dalam di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB. Jenis penelitian ini deskriptif dengan sampel berkas rekam medis sebanyak 32 berkas. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan persentase ketidaklengkapan tertinggi pada review identifikasi pasien, yaitu pada item umur, agama, alamat, pendidikan dan status perkawinan sebesar 100%. Persentase ketidaklengkapan tertinggi pencatatan yang baik yaitu pada item pembetulan kesalahan 22%. Pada review laporan yang penting persentase ketidaklengkapan tertinggi yaitu pada item kondisi keluar dan cara bayar sebesar 22% dan persentase ketidaklengkapan tertinggi autentikasi yaitu pada item tanda tangan perawat 100%. Disarankan perlu ditindak lanjut berupa sosialisasi dan adanya ketegasan dari pihak rumah sakit agar dokumen rekam medik khususnya formulir ringkasan masuk dan keluar menajdi lengkap.