Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Characteristics in Maternal Case During COVID-19 in The Work Area of Patut Patuh Patju Hospital Mega Sara Yulianti; Ni Komang Wijiani Yanti
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2021): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v1i1.345

Abstract

The Covid-19 pandemic has caused disruptions in all sectors of life. The rapid spread of the virus causes morbidity and mortality rates to increase rapidly. Pregnant women are listed as one of the vulnerable groups at risk of being infected with Covid-19 because during pregnancy physiological changes occur which result in a partial decrease in immunity and can have serious consequences for pregnant women. The purpose of this study was to find out the characteristics of the mother in maternal cases during the Covid-19 pandemic at the Patut Patuh Patju Hospital in 2021. This research method uses a quantitative descriptive method with a retrospective approach in the Covid-19 Isolation Room at the Patut Patju Regional General Hospital, Lombok Regency. West from January 2021 to December 2021. The sample size in this study was 157 samples using total sampling. The analysis technique uses descriptive analysis. The results showed that the characteristics of mothers with the most productive age (20-35 years) were 96 (61.5%), the highest high school graduates were 73 (46.5%) and working mothers were 87 (55.1%) . The frequency of maternal cases during the Covid-19 pandemic with the most cases were KPD with 47 cases (29.9%), former SCs with 32 (20.4%) and incomplete abortion with 28 cases (17.8%).
Kelengkapan Pengisian Formulir Informed Consent Pada Pasien Rawat Jalan Poli Bedah Umum di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB Megawati Megawati; Dwi Andayani; Ni Komang Wijiani Yanti
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v4i1.669

Abstract

Informed consent memberikan perlindungan hukum proporsional dari pihak pasien dan setiap berkas rekam medis yang tidak lengkap seperti tidak adanya tanda tangan dan nama terang dokter, diagnosis dan kode diagnosis belum terisi atau belum tertulis, dan riwayat perjalanan penyakit belum terisi dengan lengkap, maka hal ini akan dapat menyebabkan terhambatnya proses pengajuan klaim kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kelengkapan pengisian formulir informed consent pada poliklinik bedah umum pasien rawat jalan di RSUD Provinsi NTB. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling. Hasil penelitian pada pengisian review identifikasi kelengkapan pada 4 item pada variabel kelengkapan 100% lengkap, kelengkapan formulir pada review laporan penting diketahui tingkat kelengkapan tertinggi yakni pada 5 item yakni 100% lengkap, kelengkapan terendah terdapat pada item alternative & risiko, pemberian produk sebanyak 77,5%, kelengkapan formulir informed consent pada review autentifikasi diketahui untuk tiga item 100% lengkap, kelengkapan terendah terdapat pada item nama terang saksi sebanyak 38,2%, kelengkapan formulir informed consent pada review pendokumentasian yang bener, diketahui untuk tingkat kelengkapan tertinggi pada item penulisan diagnosa 100%, tingkat kelengkapan terendah pada item keterbacaan yakni 12,4%.
Gambaran Kelengkapan Formulir Surat Keterangan Penyebab Kematian Pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Halimatussa'diah Halimatussa'diah; Dwi Andayani; Ni Komang Wijiani Yanti
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v4i2.910

Abstract

Pengisian formulir surat keterangan penyebab kematian yang tidak lengkap tidak dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti klaim asuransi, pembagian warisan, proses hukum dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran kelengkapan formulir surat keterangan penyebab kematian pasien di RSUD Provinsi NTB. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh berkas rekam medis pasien meninggal bulan Juni-Desember di RSUD Provinsi NTB tahun 2023 sebanyak 1.402 berkas dengan sampel 93 berkas. Tehnik sampling yang digunakan yaitu simple random sampling. Instrumen yang digunakan check list. Pengolahan data dilakukan dengan editing, coding, entry, dan cleaning. Analisis data berupa deskriptif kuantitatif menggunakan aplikasi SPSS. Hasil dari penelitian ini, kelengkapan pada review identifikasi distribusi frekuensi sebesar 22 (24%) DRM lengkap dan sebesar 71 (76%) DRM tidak lengkap, kelengkapan pada review laporan penting distribusi frekuensi sebesar 14 (15%) DRM lengkap dan sebesar 79 (85%) tidak lengkap, kelengkapan pada review autentifikasi distribusi frekuensi sebesar 43 (46,2%) DRM lengkap dan sebesar 50 (53,8%) DRM tidak lengkap, kelengkapan pada review pendokumentasian yang benar distribusi frekuensi sebesar 89 (95,7%) DRM lengkap sebesar 4 (4,3%) DRM tidak lengkap. Dilihat dari presentase ketidaklengkapan tersebut rumah sakit dapat melakukan pelatihan bagi staf medis untuk memastikan kepatuhan terhadap standar pengisian kelengkapan formulir surat keterangan penyebab kematian.
Tinjauan Keefektifan Sistem Pendaftaran Rawat Jalan Berbasis Online Melalui Aplikasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Mobile di RSUD Awet Muda Narmada Erna Maelani; Mega Sara Yulianti; Dwi Andayani; Ni Komang Wijiani Yanti; Muhamad Siladani Fatuhu
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2026): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v6i1.1656

Abstract

Pendaftaran rawat jalan secara online melalui aplikasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Mobile merupakan inovasi digital dalam sistem pelayanan kesehatan yang bertujuan mempercepat proses registrasi, mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kenyamanan pasien. Dengan fitur-fitur yang tersedia, pasien BPJS dapat melakukan pendaftaran tanpa harus datang langsung ke rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau keefektifan sistem tersebut di RSUD Awet Muda Narmada menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain cross sectional dan melibatkan 42 responden. Populasi terdiri dari 109 pasien yang mendaftar melalui aplikasi JKN Mobile dan sampel sebanyak 42 responden ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitasnya. Data primer diperoleh dari hasil survei langsung dan diolah menggunakan Microsoft Excel dan SPSS dengan teknik analisis distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menilai aplikasi ini sangat efektif (62%), sangat mudah digunakan (50%) dan memiliki kualitas layanan sangat baik (48%). Karakteristik pengguna didominasi oleh perempuan (58%), kelompok usia dewasa muda 25–34 tahun (38%), lulusan perguruan tinggi (43%), serta pekerjaan formal seperti pegawai swasta (33%). Sosialisasi aplikasi juga dinilai sangat baik oleh (43%) responden. Meskipun aplikasi ini telah meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pendaftaran rawat jalan, tantangan seperti literasi digital dan kendala teknis masih perlu diatasi melalui edukasi dan peningkatan sosialisasi.