Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Bima Nursing Journal

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Flashcard Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pasien DM Tipe 2 Tentang Perawatan Kaki Wati, Aprillia Erni; Sumartini, Ni Putu; Arip, Moh; Cembun, Cembun; Purnamawati, Dewi
Bima Nursing Journal Vol 6, No 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i1.1648

Abstract

Diabetes meningkat dari tahun ketahun dan menimbulkan ancaman bagi kesehatan global, dengan prevalensi diabetes tipe 2 mencapai 90% dari semua diabetes, salah satu prevalensi tertinggi di dunia. Diabetes melitus adalah suatu gangguangan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak akibat dari ketidak seimbangan antara ketersediaan insulin dengan kebutuhan insulin. Gangguan tersebut dapat berupa defisiensi insulin absolut, gangguan pengeluaran insulin oleh sel pankreas, ketidakadekuatan atau kerusakan pada reseptor insulin, produksi insulin yang tidak aktif dan kerusakan insulin seblum bekerja. Diabetes melitus merupakan penyakit kronik, progresif yang dikarakteristikan dengan ketidakmampuan tubuh untuk melakukan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein awal terjadinya hyperglikemia (kadar gula yang tinggi dalam darah) Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media flashcart terhadap pengetahuan dan sikap pasien DM Tipe 2 tentang perawatan kaki di puskesmas cakranegara Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pre test-post test. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 orang yang diambil dengan teknik puposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner kemudian data dianalisis dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan media flashcard diperoleh hasil bahwa 21 orang (60%), memiliki pengetahuan yang kurang tentang perawatan kaki, 11 orang (31%) memiliki pengetahuan yang cukup tentang perawatan kaki, 3 orang (9%) memiliki pengetahuan yang baik tentang perawatan kaki, 22 orang (63%) memiliki sikap negatif (Unfavorable) dan 13 orang (37%) memiliki sikap positif (favorable) tentang perawatan kaki. Setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media flashcard diperoleh hasil bahwa 28 orang (80%) memiliki pengetahuan yang baik tentang perawatan kaki, 7 orang (20%) memiliki pengetahuan yang cukup tentang perawatan kaki dan 35 orang (100%) memiliki sikap positif (favorable) tentang perawatan kaki. Hasil uji statistik diperoleh hasil ρ value 0.000 < 0.05 sehingga menunjukkan ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media flashcard terhadap pengetahuan dan sikap tentang perawatan kaki di puskesmas cakranegara.
Hubungan Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Tenaga Kesehatan pada Masa Pandemi covid-19 Arip, Moh; Cembun, Cembun; Zulkifli, Zulkifli; Kurnia, Theresia Avila; Pratiwi, Baiq Rista Ananta; Sumartini, Ni Putu
Bima Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i1.1471

Abstract

Masalah pneumonia misterius pertama kali diberitakan di city of Wuhan, Tiongkok. Pada February 11, 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberi nama dari penyakit akibat infeksi virus tersebut adalah Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Kecemasan merupakan salah satu dampak dari situasi pandemi COVID-19 yang dialami oleh setiap orang. Kecemasan (anxiety) adalah kondisi seseorang yang berespons secara emosional baik berupa ketegangan fisiologis dan psikologis serta khawatir dalam pikirannya ada hal negatif atau kurang baik akan terjadi. Kualitas tidur ditentukan oleh apakah kedalaman tidur tercapai, dimana terjadi keseimbangan antara fase tidur REM dan NREM. Kualitas tidur dipengaruhi juga oleh kecemasan yang berlangsung cukup lama. Pada penelitian ini bertujuan mengetahui korelasi kecemasan dengan kualitas tidur tenaga Kesehatan di Puskesmas Ampenan diwaktu pandemi COVID-19 tahun 2021. Model riset ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Uji analisis statistik menggunakan chi-square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kesehatan di Puskesmas Ampenan sebagian besar mengalami kecemasan (58.5%) sedangkan sebagian besar mengalami kualitas tidur dalam kategori buruk (64.6%). Dengan demikian hasil penelitian menunjukkan ada korelasi kecemasan dengan kualitas tidur tenaga kesehatan di Puskesmas Ampenan diwaktu pandemi COVID-19 (ρ= 0.000) dengan kecemasan sebagai faktor risiko
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Flashcard Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pasien DM Tipe 2 Tentang Perawatan Kaki Wati, Aprillia Erni; Sumartini, Ni Putu; Arip, Moh; Cembun, Cembun; Purnamawati, Dewi
Bima Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i1.1648

Abstract

Diabetes meningkat dari tahun ketahun dan menimbulkan ancaman bagi kesehatan global, dengan prevalensi diabetes tipe 2 mencapai 90% dari semua diabetes, salah satu prevalensi tertinggi di dunia. Diabetes melitus adalah suatu gangguangan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak akibat dari ketidak seimbangan antara ketersediaan insulin dengan kebutuhan insulin. Gangguan tersebut dapat berupa defisiensi insulin absolut, gangguan pengeluaran insulin oleh sel pankreas, ketidakadekuatan atau kerusakan pada reseptor insulin, produksi insulin yang tidak aktif dan kerusakan insulin seblum bekerja. Diabetes melitus merupakan penyakit kronik, progresif yang dikarakteristikan dengan ketidakmampuan tubuh untuk melakukan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein awal terjadinya hyperglikemia (kadar gula yang tinggi dalam darah) Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media flashcart terhadap pengetahuan dan sikap pasien DM Tipe 2 tentang perawatan kaki di puskesmas cakranegara Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pre test-post test. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 orang yang diambil dengan teknik puposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner kemudian data dianalisis dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan media flashcard diperoleh hasil bahwa 21 orang (60%), memiliki pengetahuan yang kurang tentang perawatan kaki, 11 orang (31%) memiliki pengetahuan yang cukup tentang perawatan kaki, 3 orang (9%) memiliki pengetahuan yang baik tentang perawatan kaki, 22 orang (63%) memiliki sikap negatif (Unfavorable) dan 13 orang (37%) memiliki sikap positif (favorable) tentang perawatan kaki. Setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media flashcard diperoleh hasil bahwa 28 orang (80%) memiliki pengetahuan yang baik tentang perawatan kaki, 7 orang (20%) memiliki pengetahuan yang cukup tentang perawatan kaki dan 35 orang (100%) memiliki sikap positif (favorable) tentang perawatan kaki. Hasil uji statistik diperoleh hasil ρ value 0.000 < 0.05 sehingga menunjukkan ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media flashcard terhadap pengetahuan dan sikap tentang perawatan kaki di puskesmas cakranegara.