ABSTRACT A significant difficulty for health services is the senior population's rapid expansion, which leads to a variety of health issues because of changes in the physical, mental, spiritual, and economic spheres. Degenerative disorders include hypertension, pneumonia, congestive heart failure, chronic obstructive lung disease, osteoarthritis, urinary tract infections, and diabetes mellitus can arise as a result of physical changes. The study aims to determine the relationship between hypertension control, posyandu cadre function, elderly family support, and elderly travel to posyandu. This type of research uses path analysis using smartPLS 2025 and is quantitative. 1. The significance value of 0.040 0.05 indicates that there is a relationship between the role of posyandu cadres and elderly family support, 2. The significance value of 0.014 0.05 indicates that there is a relationship between the role of cadres and elderly visits to posyandu. 3. The sig value of 0.016 0.05 indicates that there is a relationship between family support and elderly visits to the posyandu; 4. The sig value of 0.004 0.05 indicates that there is a relationship between the role of cadres and hypertension control; 5. The sig value of 0.005 0.05 indicates that there is a relationship between family support and hypertension control; and 6. The sig value of 0.000 0.05 indicates that there is a relationship between elderly visits to the posyandu and hypertension control. Thus, it can be said that each hypothesis produces significant results. Keywords: Role of Cadres, Family Support, Elderly Visits, Hypertension Control. ABSTRAK Kesulitan yang signifikan bagi pelayanan kesehatan adalah pertambahan populasi lansia yang cepat, yang menimbulkan berbagai masalah kesehatan karena perubahan fisik, mental, spiritual, dan ekonomi. Gangguan degeneratif seperti hipertensi, pneumonia, gagal jantung kongestif, penyakit paru obstruktif kronik, osteoartritis, infeksi saluran kemih, dan diabetes mellitus dapat timbul sebagai akibat dari perubahan fisik. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan pengendalian hipertensi, fungsi kader posyandu, dukungan keluarga lansia, dan perjalanan lansia ke posyandu. Jenis penelitian menggunakan analisis jalur dengan menggunakan smartPLS 2025 dan bersifat kuantitatif. 1. Nilai signifikansi 0,040 0,05 menunjukkan terdapat hubungan peran kader posyandu dengan dukungan keluarga lansia, 2. Nilai signifikansi 0,014 0,05 menunjukkan terdapat hubungan peran kader dengan kunjungan lansia ke posyandu. 3. Nilai sig 0,016 0,05 menunjukkan ada hubungan dukungan keluarga dengan kunjungan lansia ke posyandu; 4. Nilai sig 0,004 0,05 menunjukkan adanya hubungan peran kader dengan pengendalian hipertensi; 5. Nilai sig 0,005 0,05 menunjukkan adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan pengendalian hipertensi; dan 6. Nilai sig 0,000 0,05 menunjukkan adanya hubungan kunjungan lansia ke posyandu dengan pengendalian hipertensi. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa setiap hipotesis menghasilkan hasil yang signifikan. Kata Kunci: Peran Kader, Dukungan Keluarga, Kunjungan Lansia, Pengendalian Hipertensi.