Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Teman Sebaya dan Religiusitas dengan Perilaku Seksual Beresiko pada Remaja Nugrahmi, Mega Ade; Mariyona, Kartika; Sari, Amelya Permata; Rusdi, Pagdya Haninda Nusantri; Lailatullatifah, Nur
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 24, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v24i2.5321

Abstract

The aim of this research is to determine the relationship between peers and religiosity with risky sexual behavior in adolescents. The research design is a cross sectional study with simple random sampling technique. This research was carried out at the Al-Kautsar Muhammadiyah Sarilamak Modern Islamic Boarding School. The sample consisted of 70 people, data collection in this study was by questionnaire, data analysis was univariate and bivariate analysis. The research that has been carried out shows that there is a significant relationship between peers and religiosity and risky sexual behavior. This means that there is a significant relationship between peers and religiosity and risky sexual behavior in adolescents. The greater the influence of peers and religiosity, the less risky sexual behavior tends to be in adolescents.
Peran Guru dalam Mengenalkan Pendidikan Seks sebagai Perlindungan Anak Usia Dini dari Pelecehan Seksual di Tk Aisyiyah Kota Bukittinggi Mariyona, Kartika; Nugrahmi, Mega Ade; Rusdi, Pagdya Haninda Nusantri
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 24, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v24i2.5204

Abstract

Early childhood's lack of understanding about sexual abuse means they don't want to talk and tell their parents when they experience abuse from other people, even those closest to them. Education about sex has a very good role, one of which is that it is useful as self-protection for children from the threat of sexual harassment. The function of this research is knowledge about sexual prevention which can reduce the incidence of sexual abuse in early childhood. Therefore, education regarding appropriate and good sexual prevention for early childhood is very important so that children have adequate provisions from an early age. The aim of this research is to determine the role of teachers as educators to provide education on the prevention of sexual harassment to young children at Aisyiyah Kindergarten. The method in this research is qualitative research, observation methods such as data collection, interviews and documentation. Data analysis by reducing data, presenting data and verifying data. The validity of the data was tested using triangulation techniques. This research obtained results where the role of teachers in introducing sex education to early childhood at Aisyiyah Kindergarten in sexual prevention was considered to be good, this can be known through teachers who act as teachers, educators and as facilitators for early childhood. The teacher displays the video Kuga I as the main asset for children in preventing sexual harassment, as well as facilitating education on preventing sexual harassment with pictures or posters to make it easier for children to remember.
HUBUNGAN POLA ASUH TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA Rusdi, Pagdya Haninda Nusantri; Mariyona, Kartika
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 2
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i0.639

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan status gizi pada balita yang digambarkan sebagai bentuk kegagalan pertumbuhan akibat gizi buruk dan kesehatan selama periode prenatal dan postnatal. Stunting muncul sebagai akibat dari keadaan kekurangan gizi yang terakumulasi dalam waktu yang cukup lama sehingga akan lebih terlihat manifestnya secara fisik di usia 24 – 59 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas Suliki Kanagarian Tanjung Bungo Kabupaten Lima Puluh Kota. Desain penelitian ini adalah kuantitatif analitik observasional, dengan desain Penelitian cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu balita di Puskesmas Suliki Kanagarian Tanjung Bungo Kabupaten Lima Puluh Kota. Pengambilan sampel menggunakan teknik Consecutive Sampling sebanyak 100 orang. Hasil analisis bivariate diperoleh p-value = 0,001 yang menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan pemberian makan dengan kejadian stunting balita, p-value = 0,000 yang menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara rangsangan sosial dengan kejadian stunting balita, p-value = 0,001 yang menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara rangsangan sosial dengan kejadian stunting balita, p-value = 0,002 yang menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting balita dan p-value = 0,000 yang menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pemanfaatan pelayanan kesehatan dengan kejadian stunting balita. Kesimpulan penelitian ini adalah pola asuh dalam keluarga yang berupa pemberian makanan, rangsangan psikososial, kebersihan, sanitasi lingkungan dan pemanfaartan pelayanan kesehatan berhubungan dengan kejadian stunting pada balita.