Articles
Level of Knowledge of Harvest Employees about Oil Palm Harvesting Techniques at PT. Alam Jaya Persada
Ngapiyatun, Sri;
Nailia , Sania Mafazatin;
Rositah, Erna;
Mirasari, Rossy;
Anwar, Rusli;
Wartomo;
Aziza, Humairo;
Zamroni, Ahmad
Jurnal Loupe Vol 21 No 01 (2025): Juni 2025
Publisher : Jurusan Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51967/buletinloupe.v21i01.3339
The increase in the number of areas of oil palm plantations and technology that continues to develop has an impact on the increasing need for human resources, especially labor. There are several stages of work in oil palm plantations that require special attention, one of which is oil palm harvesting work because this work requires skills other than physical strength. Harvesters are required to be skilled in harvesting and have knowledge of correct harvesting techniques both in terms of harvest quality and quantity because this work is directly related to fresh fruit bunches (FFB). The research aims to determine the characteristics and level of knowledge of harvesters regarding palm oil harvesting techniques. The data used is questionnaire data as primary data. Before being distributed to respondents, the questionnaire was tested for validity, then continued with a reliability test. The data was analyzed using mathematical calculations. Employees at PT. Alam Jaya Persada is male with 100%. The age of 100% harvest employees falls within the productive age group, namely 18-53 years. The majority of education, 69.4%, only received elementary school education. Workers who work between 1 year and more than 5 years amount to 75%. Employee knowledge of palm oil harvesting techniques is included in the Good category.
Effectiveness of Rodenticide Use in Controlling Rat Pest Attacks at PT. Maju Kalimantan Hadapan
Aziza, Humairo;
Wijaya Kusuma, Edo;
Fahrizal;
Ngapiyatun, Sri;
Zamroni, Ahmad
Jurnal Loupe Vol 21 No 01 (2025): Juni 2025
Publisher : Jurusan Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51967/buletinloupe.v21i01.3342
Rat pests in oil palm plantations are the main problem causing losses in oil palm production. Therefore, one way that can be done is by chemical control using rodenticides. This study aims to determine the working mechanism and effectiveness of rat pest control using rodenticides in oil palm plantations. Observations were made for 22 days on the block which based on the census results has stated that the rate of basic attacks attacked by rat pests exceeds the economic threshold limit of 5%. The data collected were in the form of the number of observed trees and the subjects attacked by rat pests, the number of poisons used and calculated the percentage of attacks and the decrease in the percentage of attacks. The results of the study show that PT. Maju Kalimantan Ahead is making efforts to control the rat pest population chemically using chlorine poison which has rodenticide active substances. Regarding the effectiveness of the control techniques used, during the 22 days of observation with the number of Klerat poisons applied as many as 3,899 grains and 804 poisons consumed, there has been a decrease in the percentage of rat pest attacks which was originally at 19.82% (medium category) down to 2.40% (free category), or there has been a decrease in attacks by 87.89%. This indicates that the method carried out chemically using chloride poison with rodenticide content is very effective in controlling the spread of rat pest populations in oil palm plantations.
Pembuatan Pestisida Nabati Dari Daun Gamal, Daun Tembakau Dan Daun Sirsak Untuk Mengendalikan Hama Ulat Pada Tanaman Pisang
Ngapiyatun, Sri
Jurnal Loupe Vol 14 No 01 (2017): Edisi Juni 2017
Publisher : Jurusan Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51967/buletinloupe.v14i01.99
This research was conducted in Production Laboratory of Samarinda State Polytechnic of Agriculture. The research took 1 month for tool and material preparations, pesticide production, pesticide application, and data retrieval. There were three treatments i.e. P0 (without vegetable pesticide), P1 (vegetable pesticide made from the mixture of gamal leaf and tobacco leaf), and P2 (vegetable pesticide made out of soursop leaf. Each treatment was repeated five times. In the treatment, the leaves were soaked in the pesticide according to the prescription, the pesticide was then sprayed to the worm-infected-leaves in the jars before the jars were covered for seven days. This research aimed to know the how far the pesticide was effective in controlling the worm on banana leaves by observing the daily activity of the worm. Results show that P1 was the most effective pesticide since on day two after the application, it was visible that some worms have died.
Pengaruh Kelompok Umur dan Masa Kerja terhadap Produktivitas Tenaga Kerja Panen Sawit: Effect of Age Group and Working Period on The Productivity of Oil Palm Harvesting
Eka Dewi Dama Yanti, Eka Dewi Dama Yanti;
Ngapiyatun, Sri;
Wartomo, Wartomo
Jurnal Loupe Vol 18 No 02 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Jurusan Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51967/buletinloupe.v18i02.1677
Tenaga kerja adalah kemampuan untuk bertindak secara aktif, mampu mempengaruhi dan mengatur pengelolaan faktor produksi untuk mencapai hasil yang maksimal dalam kebutuhan akan tenaga kerja dalam suatu perusahaan guna mendukung produktivitas kerja karyawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kelas umur dan masa kerja terhadap produktivitas dan untuk mengetahui produktivitas rata-rata pekerja pemanenan kelapa sawit. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara langsung dengan pekerja pemanenan dengan beberapa pertanyaan yang telah disiapkan. dan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran yaitu pengambilan data primer, wawancara dan data sekunder. responden diambil sebanyak 24 responden dalam satu afdeling. Berdasarkan hasil analisis varian menunjukkan bahwa produktivitas tenaga kerja pemanenan kelapa sawit di PT. Tritunggal Sentra Buana tidak berpengaruh terhadap produktivitas umur tetapi berdasarkan nilai rata-rata produktivitas umur menunjukkan perbedaan nilai yaitu pada umur 20-≤30 rata-rata 82.375, umur 30-≤40 rata-rata 92.125 dan usia 40 rata-rata 81,75. Dan berdasarkan hasil analisis varian menunjukkan bahwa produktivitas panen kelapa sawit di PT. Sentra Buana Tritunggal tidak berpengaruh terhadap produktivitas masa kerja namun berdasarkan nilai rata-rata produktivitas masa kerja menunjukkan perbedaan nilai yaitu masa kerja 4 tahun rata-rata 85.375 masa kerja 4 -≤6 tahun rata-rata 84 dan 6 tahun masa kerja rata-rata 85.
Perhitungan Produktivitas dan Kebutuhan Karyawan Panen Kelapa Sawit di PT. Alam Jaya Persada, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur: Calculation of Employee Productivity and Requirements to Harvest Oil Palm at PT. Alam Jaya Persada, Kutai Kartanegara, East Kalimantan
Lidia;
Ngapiyatun, Sri;
wartomo;
Winarni, Budi;
Pratiwi, Wike
Jurnal Loupe Vol 19 No 02 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Jurusan Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51967/buletinloupe.v19i02.2919
Indonesia merupakan penghasil minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Untuk meningkatkan produktivitas tanaman kelapa sawit dibutuhkan kualitas sumber daya manusia yang kompeten karena keberhasilan perusahaan bisa dinilai baik dengan tingkat produktivitas hasil panennya yang tinggi dan sebaliknya keberhasilan perusahaan bisa dinilai buruk dengan tingkat produktivitas hasil panennya yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung produktivitas karyawan panen, mengetahui mutu kualitas tandan buah segar, dan menghitung kebutuhan karyawan panen yang optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode work sampling. Sampel dalam penelitian ini ditentukan oleh karyawan panen yang menggunakan alat panen dodos dan pada topografi datar dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan langsung terhadap karyawan serta wawancara dengan karyawan dan atasan langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) produktivitas karyawan panen di PT. Alam Jaya Persada untuk capaian target kerja karyawan sebanyak 76% sedangkan yang belum mencapai target sebanyak 24% karyawan dan tergolong cukup baik, 2) mutu kualitas tandan buah segar yaitu buah masak sebanyak 93,5% angka tersebut menunjukkan kualitas buah baik sekali, dan 3) kebutuhan karyawan panen di Afdeling 3 membutuhkan sebanyak 22 orang karyawan panen dengan target 0,0418 orang/ha.
Analisis Kerusakan Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit dari Serangan Hama Tikus di Afdeling 1 & 2 Estate TSB 1 PT. Tritunggal Sentra Buana: Damage Analysis of Fresh Fruits Bunch (FFB) Palm Oil from Rats Attacks at Afdeling 1 & 2 TSB Estate 1 PT Tritunggal Sentra Buana
Ngapiyatun, Sri;
Raihan, Riyadh;
wartomo;
Anwar, Rusli;
Mirasari, Rossy;
Aziza, Humairo
Jurnal Loupe Vol 19 No 02 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Jurusan Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51967/buletinloupe.v19i02.2922
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya melakukan pengelolaan lahan yang baik, agar terhindar dari organisme pengganggu tanaman khususnya hama tikus, hal ini sangat berpengaruh terhadap produksi tandan buah segar yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerugian yang di sebabkan hama tikus serta kerugian rendemen OER yang disebabkan hama tikus dan faktor penyebab terjadinya losses brondolan yang disebabkan hama tikus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengambil data primer yang berupa berat kehilangan hasil losses brondolan yang ditimbang langsung di lapangan, melakukan pengamatan di lapangan dan dokumentasi. Data sekunder yaitu berupa dokumen perusahaan dan studi pustaka. Teknik penentuan sampel menggunakan metode field application atau secara langsung di lapangan dan lokasi penelitian ini dipilih secara acak (random sampling) karena untuk mengetahui keberadaan hama dalam kawasan yang diamati. Hasil penelitian yang dilakukan di Afdeling 1 & 2 Estate TSB 1 PT. Tritunggal Sentra Buana menunjukkan bahwa total losses brondolan yang disebabkan hama tikus pada afdeling 1 sebesar 0,028 % sedangkan untuk afdeling 2 sekitar 0,046 %. Penyebab terjadinya losses berondolan ini akibat dari faktor kurangnya melakukan perawatan dan pengendalian secara maksimal oleh karena itu, perlu perhatian khusus dalam membenahi masalah terkait kehilangan hasil losses berondolan ini agar tercapai produksi yang optimal.
Pemberdayaan Kelompok Dasawisma RT 06 Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana dalam Program Pengembangan Usaha Olahan Miracle Tree “Kelor”
Bustomi, Muhamad Yazid;
Sardianti, Andi Lelanovita;
Sukariyan, Sukariyan;
Winarni, Budi;
Anwar, Rusli;
Obeth, Ernita;
Ngapiyatun, Sri;
Jamaluddin, Jamaluddin;
Mirasari, Rossy;
Rahman, Arief;
Aziza, Humairo;
Puspita, Puspita;
Fahrizal, Fahrizal;
Suosa Putra, Pandhu Rochman;
Pratiwi, Wike;
Marlendi, Sri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana memiliki potensi dalam pengembangan tanaman kelor yang tumbuh di daerah warga setempat yang juga tersedia lahan pekarangan yang cukup luas. Tanaman kelor memiliki potensi dan peluang serta kaya manfaat, baik untuk mencukupi kebutuhan pangan, obat herbal keluarga dan secara tidak langsung juga dapat meningkatkan ekonomi keluarga. Salah satu cara dalam menjaga ketahanan pangan keluarga yaitu dengan memanfaatkan kemampuan dalam pengolahan produk pangan. Kegiatan ini dilakukan kepada kelompok dasawisma di RT 06 Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana yang memiliki potensi dalam mengoptimalkan pemanfaatan tanaman kelor, mengingat khasiat dan manfaat dari tanaman ini. Metode yang digunakan terdiri dari sosialisasi dan praktik untuk menambah keterampilan Ibu-ibu dasawisma, pendampingan, serta evaluasi kegiatan. Kegiatan ini memiliki tujuan yaitu mendorong masyarakat untuk dapat memanfaatkan dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengoptimalkan dalam pengelolaan tanaman kelor melaui pelatihan. Melalui kegiatan ini masyarakat dapat memahami dan mempraktikkan dalam pengolahan tanaman kelor menjadi teh dan tepung yang berbahan baku kelor. Masyarakat menjadi mengetahui bahwa kelor yang diolah menjadi tepung kandungan gizi akan bertambah tinggi. Selain itu juga, masyarakat menjadi tertarik untuk membudidayakan tanaman kelor di pekarangan rumah, walaupun di lahan yang sempit tanaman ini juga dapat berkembang dengan baik.
Pemanfaatan Ekstrak Bunga Rosella Menjadi Selai dan Syrup Pada Kelompok Rumah Tangga RT 20 Kelurahan Sempaja Utara
Lelanovita Sardianti, Andi;
Yazid Bustomi, Muhamad;
Sukariyan, Sukariyan;
Winarni, Budi;
Anwar, Rusli;
Obeth, Ernita;
Ngapiyatun, Sri;
Jamaluddin, Jamaluddin;
Mirasari, Rossy;
Rahman, Arief;
Aziza, Humairo;
Puspita, Puspita;
Fahrizal, Fahrizal;
Suosa Putra, Pandhu Rochman;
Pratiwi, Wike;
Marlendi, Sri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3081
Kelurahan Sempaja Utara memiliki wilayah yang cukup luas dibandingkan dengan kelurahan lain yang ada di Kota Samarinda. Wilayah yang sebagian besar lahan yang cocok untuk dijadikan sebagai lahan pertanian menjadi potensi dalam pengembangan tanaman rosella. Pekarangan rumah yang di wilayah ini juga masih tergolong luas, sehingga cocok untuk digunakan untuk menanam bunga rosella. Tanaman rosella dapat diolah menjadi beberapa produk olahan yang kaya manfaat, di antaranya yaitu diolah menjadi selai dan syrup. Tujuan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada kelompok rumah tangga dalam pehamaman manfaat tanaman rosella, pengolahan menjadi syrup dan selai, pemahaman sebagai peluang bisnis yang menjanjikan, serta pemahaman harga jual dan pangsa pasar syrup dan selai rosella. Metode yang digunakan yaitu dengan sosialisasi langsung kepada peserta dengan mempraktikkan pengolahan bunga rosella. Kegiatan berjalan dengan lancar dan diikuti oleh anggota dasawisma yang menghasilkan produk berupa selai dan syrup yang dibagikan kepada peserta kegiatan. Berbagai manfaat yang terkandung dalam bunga rosella diharapkan dapat meningkatkan motivasi masyarakat untuk dalam memanfaatkannya jika diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil pelaksanaan dari kegiatan pengabdian ini berupa peningkatan softskill pemahaman manfaat tanaman rosella 100%, pemahaman pengolahan menjadi syrup dan selai 100%, pemahaman sebagai peluang bisnis yang menjanjikan 100%, serta pemahaman harga jual dan pangsa pasar syrup dan selai rosella 70%.
Pelatihan Pemanfaatan Nasi Sebagai Campuran Pembuatan Kerupuk Rasa Bawang di Dasawisma Lily RT 25 Kelurahan Harapan Baru
Sukariyan, Sukariyan;
Sardianti, Andi Lelanovita;
Bustomi, Muhamad Yazid;
Winarni, Budi;
Anwar, Rusli;
Obeth, Ernita;
Ngapiyatun, Sri;
Jamaluddin, Jamaluddin;
Mirasari, Rossy;
Rahman, Arief;
Aziza, Humairo;
Puspita, Puspita;
Fahrizal, Fahrizal;
Suosa Putra, Pandhu Rochman;
Pratiwi, Wike;
Marlendi, Sri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4212
Salah satu upaya untuk memanfaatkan limbah rumah tangga yaitu dengan mendorong kreativitas di kalangan masyarakat. Dalam pelatihan ini, para peserta diajarkan teknik-teknik terbaik untuk mengolah nasi sisa menjadi kerupuk yang lezat dan bergizi. Tujuan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu mengajarkan keterampilan masyarakat dalam pengolahan pangan, dengan harapan peserta mampu menghasilkan produk olahan yang bernilai ekonomis melalui pemanfaatan nasi sebagai campuran pembuatan kerupuk. Metode kegiatan yang digunakan yaitu ceramah, diskusi dan tanya jawab dengan peserta. Peserta kegiatan tertarik untuk menerapkan apa yang disampaikan di rumah masing-masing. Hal ini tergambar dari keseriusan peserta dalam bertanya terkait proses atau urutan dalam pengolahan nasi tersebut, karena sering ditemui nasi yang dimasak masih berlebih dan perlu untuk dimanfaatkan. Kerupuk nasi rasa bawang ini dapat mendorong masyarakat untuk dapat mengurangi biaya dalam pemenuhan menu tambahan yaitu kerupuk yang akan menjadi pelengkap makanan. Selain itu, kegiatan ini juga menambah wawasan dan mind set peserta akan pentingnya pemanfaatan nasi menjadi suatu peluang usaha yang menguntungkan.
Pengembangan Sistem Agribisnis Melalui Pengendalian Hama dan Penyakit Terpadu dan Diversifikasi Produk pada Kelompok Tani Lada Mega Buana
Humairo Aziza;
Ngapiyatun, Sri;
Sukariyan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4378
Desa Batuah Kecamatan Loa Janan merupakan salah satu daerah penghasil lada terbesar di Kalimantan Timur dengan jenis lada yang dibudidayakan dan disebut varietas lokal oleh masyarakat setempat yakni jenis Malonan 1. Hingga tahun 2020, Kecamatan Loa Janan masih menjadi sentra komoditas lada dengan luas tanaman 3.379,34 ha dengan jumlah produksi sebesar 3.263,02 ton. Serangan hama dan penyakit yang menyerang tanaman lada serta belum terjaminnya kesejahteraan petani akibat harga jual lada yang berfluktuasi menjadi masalah yang dihadapi oleh petani di Kelompok Tani Mega Buana. Oleh karena itu, tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk membangun kesadaran petani yang selama ini menggunakan pestisida kimia dengan dampak negatif yang ditimbulkan dapat berubah dan paham akan pentingnya penggunaan pestisida nabati dalam pengendalian hama dan penyakit tersebut serta memberikan solusi alternatif yang mampu menciptakan pengelolaan bisnis lada dengan mengolah biji lada yang selama ini dijual menjadi produk baru yaitu lada bubuk sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Melalui kegiatan ini wawasan petani menjadi terbuka bahwa pengendalian hama dan penyakit menggunakan bahan-bahan alami memiliki kelebihan diantaranya dapat dibuat sendiri karena bahan bakunya mudah didapat dan tersedia di sekitar lokasi, murah, dapat memperbaiki kondisi tanah serta mampu mengurangi resiko yang ditimbulkan terhadap kesehatan manusia. Selain itu petani juga menyadari bahwa lada yang selama ini dibudidayakan dan dijual dalam bentuk biji akan memberikan nilai jual yang lebih tinggi apabila diolah dalam bentuk bubuk dan dikemas higienis dan menarik.