Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sosiohumaniora

PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN PADA UMKM INDUSTRI KREATIF MAKANAN, MINUMAN MELALUI E-COMMERCE DI KOTA BANDUNG Ahmadi, Rudi Suprianto
Sosiohumaniora Vol 22, No 2 (2020): SOSIOHUMANIORA, JULY 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v22i2.24537

Abstract

Penelitian yang telah dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui bagaimana e-commerce dapat meningkatkan volume penjualan pada UMKM Industri kreatif makanan minuman. Pertumbuhan aktivitas jual beli melaui online atau e-commerce di Indonesia dan di Kota Bandung pada khusunya saat ini semakin meningkat sebagai dampak kemajuan teknologi komunikasi. Salah satu jenis usaha yang saat ini cenderung mengalami peningkatan penggunaan internet sebagai sarana promosi dan transaksinya adalah usaha industri kreatif makanan dan minuman. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif verifikatif, Jenis data adalah data kuantitatif yang berasal dari sumber data yang bersifat primer melalui kuesioner, wawancara dan observasi. Dilakukan pula telaah dokumen dari instansi terkait, jurnal, buku dan searching melalui internet sebagai data sekunder. Populasi penelitian adalah UMKM industri kreatif makanan dan minuman yang menggunakan e-commerce yang diambil sampelnya sebanyak 85 responden melalui teknik purpossive sampling. Alat analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Sederhana, dari hasil analisis diketahui bahwa tanpa kehadiran e-commerce volume pejualan memiliki nilai 0.583 dan setiap kenaikan kinerja e-commerce sebesar 1(satu) satuan akan menaikkan volume penjualan sebesar 1.394‬ satuan. Berdasarkan analisis koefisien korelasi diketahui e-commerce dan volume penjualan memiliki hubungan dengan kategori kuat yang ditunjukkan oleh nilai R sebesar 0.733. Sedangkan hasil analisis Koefisien Determinasi diperoleh hasil nilai R square sebesar 0.537 atau 53.7% sehingga dapat dikatakan e-commerce mempengaruhi volume penjualan sebesar 53.7%, sedangkan 46.3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Berdasarkan Uji T diperoleh hasil t hitung sebesar 9.814 dengan tingkat sig 0.00 < 0.05, maka dapat disimpulkan bahwa volume penjualan dipengaruhi secara signifikan oleh e-commerce.
PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN PADA UMKM INDUSTRI KREATIF MAKANAN, MINUMAN MELALUI E-COMMERCE DI KOTA BANDUNG Rudi Suprianto Ahmadi; Nining Harnani; Luthfi Setiadiwibawa
Sosiohumaniora Vol 22, No 2 (2020): SOSIOHUMANIORA, JULY 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v22i2.24537

Abstract

Penelitian yang telah dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui bagaimana e-commerce dapat meningkatkan volume penjualan pada UMKM Industri kreatif makanan minuman. Pertumbuhan aktivitas jual beli melaui online atau e-commerce di Indonesia dan di Kota Bandung pada khusunya saat ini semakin meningkat sebagai dampak kemajuan teknologi komunikasi. Salah satu jenis usaha yang saat ini cenderung mengalami peningkatan penggunaan internet sebagai sarana promosi dan transaksinya adalah usaha industri kreatif makanan dan minuman. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif verifikatif, Jenis data adalah data kuantitatif yang berasal dari sumber data yang bersifat primer melalui kuesioner, wawancara dan observasi. Dilakukan pula telaah dokumen dari instansi terkait, jurnal, buku dan searching melalui internet sebagai data sekunder. Populasi penelitian adalah UMKM industri kreatif makanan dan minuman yang menggunakan e-commerce yang diambil sampelnya sebanyak 85 responden melalui teknik purpossive sampling. Alat analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Sederhana, dari hasil analisis diketahui bahwa tanpa kehadiran e-commerce volume pejualan memiliki nilai 0.583 dan setiap kenaikan kinerja e-commerce sebesar 1(satu) satuan akan menaikkan volume penjualan sebesar 1.394‬ satuan. Berdasarkan analisis koefisien korelasi diketahui e-commerce dan volume penjualan memiliki hubungan dengan kategori kuat yang ditunjukkan oleh nilai R sebesar 0.733. Sedangkan hasil analisis Koefisien Determinasi diperoleh hasil nilai R square sebesar 0.537 atau 53.7% sehingga dapat dikatakan e-commerce mempengaruhi volume penjualan sebesar 53.7%, sedangkan 46.3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Berdasarkan Uji T diperoleh hasil t hitung sebesar 9.814 dengan tingkat sig 0.00 < 0.05, maka dapat disimpulkan bahwa volume penjualan dipengaruhi secara signifikan oleh e-commerce.