Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Minuman Herbal Jahe Guna Peningkatan Pendapatan Masyarakat di Kampung KB Layang–Layang Palembang Supraptiah, Endang; Daniar, Rima; Purnama Sari, Keti
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/7v34zf27

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya kelompok UPPKA Kampung KB Layang – Layang kota Palembang dalam pembuatan minuman herbal jahe. Awalnya proses pembuatan herbal jahe dibuat dengan cara konvensional dan dijual secara langsung atau pada saat pameran, dengan adanya pendampingan dan pelatihan pembuatan minuman herbal jahe dengan menggunakan mesin parut, alat peras jahe dan alat kristalisasi di harapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produk. Metode kegiatan yang digunakan adalah partisipatif dan kolaboratif, melalui tahapan observasi, pelaksanaan pendampingan dan pelatihan penggunaan alat produksi serta tahap evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, dengan tingkat pemahaman peserta akan fungsi dan manfaat alat produksi 50–70%, serta peserta mampu mengoperasikan alat produksi secara mandiri. Simpulan bahwa kegiatan pengabdian ini efektif dalam memberdayakan kelompok UPPKA untuk meningkatkan potensi minuman herbal jahe menjadi minuman hygenis dan minuman kesehatan yang memiliki daya saing pasar yang luas.
Pemanfataan Arang Aktif dari Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sebagai Bahan Baku Bio-Baterai Pratama, Muhammad Arief Eka; Aditiya, Muhammad Rizky; Syarif, Aida; Daniar, Rima; Wardana, Safril Kartika
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 3 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i3.1263

Abstract

Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan limbah padat hasil produksi perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur karbonisasi, konsentrasi larutan aktivator, dan konsentrasi larutan elektrolit terhadap performa bio-baterai berbahan baku bioarang dari TKKS. TKKS dikonversi menjadi bioarang melalui proses karbonisasi pada temperatur 400°C, 500°C, dan 600°C, kemudian diaktivasi menggunakan larutan aktivator NaOH dengan konsentrasi 0,5 M, 1 M, dan 1,5 M. Selanjutnya, arang aktif diuji daya serapnya melalui analisa iodine number dan digunakan sebagai media penyangga elektrolit dalam pembuatan bio-baterai, dengan variasi larutan elektrolit KOH 0,5 M, 1 M, dan 1,5 M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan temperatur karbonisasi menurunkan rendemen, namun meningkatkan kualitas bioarang. Nilai rendemen bioarang mencapai 41,77- 37,19%. Pada temperatur 600°C diperoleh kadar air sebesar 4,47%, kadar abu sebesar 7,19%, dan kadar zat terbang sebesar 22,16%, dengan kadar karbon tetap mencapai 66,18%. Iodine number tertinggi mencapai 732,85 mg/g pada kombinasi karbonisasi 500 dan 600°C dengan konsentrasi larutan aktivator NaOH 1,5 M. Daya potensial terbaik bio-baterai diperoleh pada kombinasi karbonisasi 600°C, aktivator NaOH 1,5 M, dan elektrolit KOH 1,5 M, dengan tegangan 1,337 V, arus 20,21 mA, dan daya maksimum 0,02702 W. Penelitian ini menunjukkan bahwa bioarang dari TKKS memiliki potensi besar sebagai media penyangga elektrolit dalam pengembangan bio-baterai ramah lingkungan berbasis limbah padat perkebunan kelapa sawit.
ANALISIS VARIASI WAKTU DAN KONSENTRASI H2SO4 PADA PROSES HIDROLISIS TERHADAP KADAR GLUKOSA LIMBAH AMPAS TEBU MENJADI BIOETANOL Putra, Tri Anugrah; Novindra, Yogi; Rizwandi, Muhammad; Kholidah, Nurul; Daniar, Rima; Zurohaina; Manggala, Agus
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.24320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bioetanol dari ampas tebu melalui lima tahapan utama : Persiapan bahan, pretreatment, hidrolisis, fermentasi dan Distilasi. Proses pretreatment dilakukan menggunakan metode microwave-assisted alkaline untuk menghilangkan lignin, sementara hidrolisis memanfaatkan asam sulfat dengan berbagai konsentrasi (0,5M, 0,6M, 0,7M) dan variasi waktu (30 Menit, 40 Menit, 50 Menit) untuk memecah selulosa menjadi glukosa. Selanjutnya, fermentasi menggunakan ragi dilakukan untuk menghasilkan bioetanol, yang kemudian dimurnikan melalui distilasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi asam sulfat dan waktu hidrolisis terhadap kadar glukosa dan bioetanol yang dihasilkan. Manfaat penelitian ini mencakup kontribusi pada ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang energi terbarukan, serta pemanfaatan limbah agroindustri sebagai sumber energi alternatif.
PENGARUH BEBAN KERJA DAN KAPASITAS WATT PEAK TERHADAP EFFISIENSI PLTS SISTEM OFF GRID MENGGUNAKAN DOUBLE BATTERY 12 V Yuliansya, Rangga; Tahdid; Zurohaina; Daniar, Rima; Alwi, Mochammad Haidar
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.24322

Abstract

Penelitian ini menganalisis efisiensi sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid dengan konfigurasi double battery VRLA 12 V. Tujuannya adalah untuk mengkaji pengaruh variasi beban kerja (400–800 Watt) dan kapasitas panel surya (100–400 Wp) terhadap kinerja sistem secara menyeluruh. Metode yang digunakan adalah kuantitatif eksperimental dengan mengukur parameter listrik pada setiap komponen sistem, seperti panel surya, Solar Charge Controller (SCC), baterai, dan inverter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi panel surya dan SCC mengalami peningkatan seiring dengan penambahan kapasitas daya panel. Efisiensi panel meningkat dari 15% (100 Wp) menjadi lebih dari 18% (400 Wp), sementara efisiensi SCC naik dari 94% menjadi 97%. Efisiensi inverter juga meningkat seiring dengan peningkatan beban kerja, mencapai nilai optimal pada beban 800 Watt. Secara keseluruhan, efisiensi total sistem PLTS berkisar antara 12,47% hingga 16,70%, dengan efisiensi tertinggi tercapai pada kombinasi panel 400 Wp dan beban 800 Watt. Dari hasil tersebut, disimpulkan bahwa sistem PLTS off-grid yang diuji menunjukkan performa yang efisien dan stabil, menjadikannya alternatif energi terbarukan yang andal. Peningkatan kapasitas panel surya dan beban kerja berkorelasi positif dengan peningkatan efisiensi sistem.