Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pemberdayaan Keluarga dalam Upaya Manajemen Gagal Ginjal Terminal (GGT) On Hemodialisis di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Wijayanti, Sinta; Chloranyta, Shanty; Tarman, Tarman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 2 No 1 (2023): JPMJ Vol 2 No 1 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v2i1.280

Abstract

Pengendalian pasien gagal ginjal terminal telah terintegrasi dengan baik di Ruang Hemodialisis RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Lampung. Terdapat beberapa hambatan yang telah ditemukan yaitu defisit pengetahuan dan tersedianya informasi yang tidak adekuat mengenai manajemen gagal ginjal terminal on hemodialisis pada pasien dan keluarga. Angka kejadian gagal ginjal terminal di RSUD sebanyak 273 orang, dan ±78 orang menjalani hemodialisis dalam satu hari di Ruang Hemodialisis RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. Sebagian besar besar pasien hemodialisis tidak mengeluhkan apapun, tetapi ada sebagian dari pasien mengeluhkan kakinya bengkak, sesak napas, serta mual muntah, dan hipertensi. Sehingga, dilakukan Pendidikan Kesehatan tentang manajemen gagal ginjal. Tujuan kegiatan pemberdayaan keluarga yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pasien dan keluarga pasien dalam manajemen gagal ginjal. Kegiatan dilakukan di Ruang Hemodialisis RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar bulan Mei 2023. Metode dilakukan yakni dengan ceramah serta diskusi, dengan media PPT. Hasil kegiatan pemberdayaan keluarga dalam upaya meningkatkan manajemen pasien gagal ginjal terminal on hemodialsis ini diketahui adanya peningkatan pada pengetahuan pasien dan keluarga dalam manajemen pasien
Pengaruh Edukasi Dengan Metode Viideo Terhadap Pengetahuan Ibu Rumah Tangga Tentang Pertolongan Pertama Luka Bakar wijayanti, sinta
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 13 No 1 (2025): JKPBL Vol 13 No 1 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v13i1.387

Abstract

Prevalensi kematian karena luka bakar mencapai 26,41% dari semua pasien luka bakar yang dirawat. Kematian terjadi pada kasus luka bakar dengan luas lebih dari 50% atau disertai cedera saluran napas. Sebanyak 50% kematian terjadi dalam tujuh hari pertama perawatan. Penanganan luka bakar yang tidak tepat dapat memberikan dampak negatif pada penderitanya, sehingga pentingnya tingkat pengetahuan yang dimiliki dapat mempengaruhi pemahaman dan perilaku seseorang secara signifikan. Tujuan pada penelitian ini mengetahui pengaruh edukasi dengan metode video terhadap pengetahuan ibu rumah tangga tentang pertolongan pertama luka bakar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain pre experimental dengan desain one group pre dan post test. Sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik non probability sampling pendekatan purposive sampling sebanyak 40 partisipan sesuai kriteria inklusi dan eksklusi penelitian. Hasil penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi dengan metode video terhadap pengetahuan ibu rumah tangga tentang pertolongan pertama luka bakar (p-value=0,038).
STUDI KASUS : TEKNIK RELAKSASI ISOMETRIC HANDGRIP UNTUK MENURUNKAN NYERI KEPALA PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Sari, Yulia Indah Permata; Pratama, Oky Agung Aditya; Wijayanti, Sinta
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27971

Abstract

Pengaruh Edukasi Audiovisual terhadap Pengetahuan tentang Perawatan Kaki pada Diabetes Tipe 2 di Puskesmas Gedong Air Bandar Lampung Chloranyta, Shanty; Wijayanti, Sinta; Dewi, Rusmala
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 2 (2024): JUPIN Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.318

Abstract

Diabetic Foot Ulcer (DFU) merupakan salah satu komplikasi sering terjadi pada pasien diabetes melitus yang tidak terkontrol dan menyebabkan amputasi. Penatalaksanaan yang sesuai pada DFU dapat menunda dan mencegah terjadinya komplikasi dengan dilakukan edukasi audiovisual terhadap perawatan kaki diabetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan tingkat pengetahuan tentang perawatan kaki sebelum dan sesudah pemberian edukasi audiovisual tentang perawatan kaki pada pasien diabetes tipe 2. Desain penelitian yang digunakan desain quasi eksperimental dengan jenis before-after study. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada 26 Oktober 2021 sampai tanggal 08 November 2021. Tempat penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Gedong Air Bandar Lampung. Jumlah responden pada penelitian yaitu 30 sesuai dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian yakni Diabetes Foot Care Knowledge Scale (DFKS). Hasil penelitian diketahui bahwa rerata skor pre test dengan nilai 7.27 menunjukkan rerata skor berada pada rentang pengetahuan kurang. Rerata skor post test pengetahuan perawatan kaki pada diabetes antara 12.97 hingga 13.83 dengan kategori baik. Hasil uji paired t test pada pre test dan post test pada penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan nilai p value = 0.000. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu edukasi kesehatan melalui media audio visual meningkatkan pengetahuan tentang perawatan kaki pada diabetes tipe 2.
Hubungan Kepatuhan Hemodialisis dengan Interdialytic Weight Gain (IDWG) Pada Pasien Hemodialisis Wijayanti, Sinta; Pujiarto, Pujiarto; Dewi, Apri Rahma
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i2.13148

Abstract

ABSTRACT Hemodialysis is a type of kidney replacement therapy for CKD patients. The main problem that often occurs in CKD patients undergoing hemodialysis is an increase in body weight between two periods of hemodialysis or what is often called Interdialysis Weight Gain (IDWG). Increased intra-dialysis weight can cause various complications, namely intradialysis hypotension, hypertension, shortness of breath, and discomfort. One factor that can increase a patient's IDWG is hemodialysis compliance.This study aims to determine the relationship between hemodialysis compliance and IDWG of hemodialysis patients. The method used in this research is descriptive analysis with cross sectional analysis. Data collection in this study used consecutive sampling with a total research sample of 96 respondents. The research results showed that there was a significant relationship between hemodialysis compliance and IDWG of hemodialysis patients (p-value=0.013). Based on research results, it is important to know IDWG, because fluids can determine the compliance of hemodialysis patients, especially regarding problems with the patient's body fluids.  Keywords: Hemodialysis Compliance, IDWG, Hemodialysis ABSTRAK Hemodialisis merupakan jenis terapi pengganti ginjal pada pasien CKD. Masalah utama yang sering terjadi pada pasien CKD yang sedang menjalani hemodialisis adalah peningkatan berat badan diantara dua waktu hemodialisis atau yang sering disebut dengan Interdialityc Weight Gain (IDWG). Peningkatan berat badan intra dialisis dapat menyebabkan berbagai komplikasi yaitu hipotensi intradialisis, hipertensi, sesak nafas, dan ketidaknyamanan. Salah satu faktor yang dapat meningkatkan IDWG pasien adalah kepatuhan hemodialisis. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan cross sectional. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sampel penelitian 96 responden. Hasil penelitian diketahui terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan hemodialisis dengan IDWG pasien hemodialisis (p-value=0,013). Berdasarkan hasil penelitian bahwa penting dalam mengetahui IDWG, karena peningkatan cairan dapat diketahui dari kepatuhan pasien hemodialisa khususnya pada masalah cairan tubuh pasien. Kata Kunci: Kepatuhan Hemodialisis, IDWG, Hemodialisis
Pemberdayaan Kader Dalam Manajemen Diabetes Dengan Pendampingan Diabetes Self-Management Education Berbasis Keluarga Wijayanti, Sinta
Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Vol 3, No 1: February 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ljpmt.v3i1.24413

Abstract

The Sustainable Development Goals target for 2030 is to reduce by 70% the number of deaths from non-communicable diseases, and the highest number of cases is diabetes mellitus, namely 80%. One strategy that can support this program is to carry out Diabetes Self-Management Education to help change lifestyles and improve patients' quality of life. Family and community participation must be formed through integrated service post cadres with family-based diabetes self-management education assistance in Bagelen Village, Gedong Tataan, Pesawaran, Lampung. The activity aims to increase knowledge and behavior of diabetes self-management education by integrated service post cadres. The method used in service activities includes three stages: planning, implementation, and evaluation. The activity results show that assistance in implementing family-based Diabetes Self-Management Education increases Health Cadres' knowledge about self-care management for diabetes patients. Increased knowledge is known from changes in knowledge level scores after service, from poor and sufficient to sufficient and good knowledge.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Hipertensi Dengan Terapi Tawa Untuk Menurunkan Tekanan Darah Rahmawati, Lutfiasih; Wijayanti, Sinta; Faradisa, Elok; Setyorini, Dwi Yoga
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v5i2.1373

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang tidak hanya menyerang usia lanjut, namun kini juga mempengaruhi dewasa muda. Komplikasi yang dapat timbul akibat hipertensi antara lain gagal jantung, stroke, dan penyakit jantung koroner. Salah satu metode untuk menurunkan tekanan darah pada individu hipertensi adalah terapi tawa. Terapi tawa adalah suatu intervensi yang bertujuan untuk mencapai kegembiraan hati yang diekspresikan melalui mulut dalam bentuk tawa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh terapi tawa terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan 7 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Lembar Prosedur Operasional Standar (POS) terapi tawa serta lembar persetujuan tindakan medis (informed consent) dan lembar observasi. Selain itu, digunakan juga Lembar Prosedur Operasional Standar (POS) untuk pengukuran tekanan darah dengan alat sfigmomanometer dan stetoskop. Hasil penerapan intervensi dalam penelitian ini dilakukan 1 kali per hari selama 3 hari, dengan proses evaluasi dilaksanakan pada hari ketiga. Waktu pemberian intervensi adalah 20 menit. Dari ketujuh responden menyatakan bahwa setelah diberikan intervensi terapi tawa tekanan darah responden menurun dengan nilai rata-rata tekanan darah sebelum diberikan hipertensi 151,43/102,86 mmHg menjadi 132,86/87,14 mmHg. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terapi tawa efektif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi usia lanjut.