Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Tepache dan Cuka Nenas untuk Kesehatan Di Desa Tanjung Alam Lubis, Ade Fipriani; Ningsih, Sri Susanti; Sutriono, Sutriono; Handayani, Turi; Sabina, Sahnia; Nasution, Zulkarnain Siddik
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v4i1.65311

Abstract

Abstrak. Sekolah Anak Percaya Diri merupakan sekolah binaan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak yang menjadi wadah pembelajaran bagi anak-anak korban kekerasan. Confident Children's School telah membantu ratusan anak korban kekerasan dengan memulihkan trauma sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri. Mereka diberikan psikoedukasi dengan tema “Pengenalan Hak dan Perlindungan Anak serta “Pencegahan Bullying di Tingkat Masyarakat” yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka mengenai hak-hak anak dan perlindungan anak dengan tujuan untuk mengurangi pelanggaran hak-hak anak dan pemahaman tentang bullying pada anak. guna mengembangkan sikap menghargai, menghargai dan melindungi satu sama lain. Metode quasi eksperimen dengan pendekatan one-group pretest-posttest design digunakan dalam pendekatan pencegahan bullying serta hak dan perlindungan anak, hal ini terlihat dari hasil post test mereka. Kata Kunci:  Tepache, Cuka Nenas, Minuman Kesehatan
Aplikasi Eco Enzyme Dan Biochar Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium cepa L. var. aggregatum) Zuliati, Septiarini; Ismadi, Ismadi; Humaira, Mira; Ramadhani, Almuna; Nasution, Wahyu Isnanda; Handayani, Turi; Nazaruddin, M.; Br Sitepu, Cindy Cahyani
Agrium Vol 21 No 4 (2024)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v21i4.20676

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu komoditas sayuran prioritas yang dikembangkan karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Sebaliknya peningkatan produksi bawang merah tidak diikuti dengan peningkatan produktivitas. Produktivitas dapat ditingkatkan melalui penggunaan pupuk organik eco enzyme yang banyak mengandung unsur hara penting bagi kesuburan tanah dan biochar sekam padi sebagai bahan amelioran yang dapat memperbaiki karakteristik tanah. Penelitian ini menggunakan bawang merah varietas Sanren dengan susunan rancangan acak kelompok  menggunakan 2 faktor dengan  tiga ulangan. Faktor pertama yaitu pemberian eco enzyme yang terdiri dari 3 taraf yaitu E0: anpa pemberian eco enzyme, E1:pemberian 10 ml/l eco enzyme, dan E2 : pemberian 20 ml/l eco enzyme. Faktor kedua yaitu konsentrasi biochar dengan 3 dosis yaitu B0:tanpa pemberian biochar, B1:pemberian 15 ton/ha biochar, dan B2:pemberian 20 ton/ha biochar. Beberapa variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter umbi per rumpun, jumlah umbi per rumpun, berat basah umbi, dan berat kering umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi eco enzyme berpengaruh terhadap pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah daun serta hasil berat kering umbi per rumpun. Aplikasi biochar berpengaruh pada hasil diameter umbi per rumpun, jumlah umbi, berat basah umbi, dan berat kering umbi. Aplikasi eco enzyme dan biochar sekam padi belum menunjukkan pengaruh interaksi yang nyata terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah.
APLIKASI ECO-ENZYME DAN BIOCHAR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium cepa L. var. aggregatum) Zuliati, Septiarini; Sitepu, Cindy Cahyani Br; Ismadi; Nasution, Wahyu Isnanda; Humaira, Mira; Ramadhani, Almuna; Handayani, Turi
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol. 9 No. 2 (2025): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 9 (2) Juni 2025
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v9i2.13412

Abstract

The increase in shallot production is not followed by an increase in productivity. In this regard, productivity needs to be increased through fertilization using eco enzyme organic fertilizer and biochar which contain many important nutrients for soil fertility. This research used a Randomized Block Design (RBD) arranged factorially and had three replications. The first factor was the addition of Eco enzyme consisting of 3 levels, namely E0 = without addition of eco-enzyme, E1 = addition of 10 ml/l eco-enzyme, and E2 = addition of 20 ml/l eco-enzyme. The second factor was the concentration of biochar with 3 doses, namely B0 = without addition of biochar, B1 = addition of 15 tons/ha biochar, and B2 = addition of 20 tons/ha biochar. Some of the variables observed were plant height, number of leaves, diameter of tubers per cluster, number of tubers per cluster, wet weight of tubers, and dry weight of tubers. The results showed that the application of eco-enzyme affected the growth parameters of plant height and number of leaves as well as the results of dry weight of tubers per clump. The application of biochar affected the observation parameters of tuber diameter per clump, number of tubers, wet weight of tubers, and dry weight of tubers. The combination of eco-enzyme and rice husk biochar treatments has not shown a significant interaction effect on the growth and yield of shallots.Keywords: Shallots, Eco-enzyme, Biochar, Rice husk
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MELON GOLDEN (CUCUMIS MELO L.) TERHADAP PUPUK KANDANG AYAM DAN NPK Handayani, Turi; Lubis, Ade Fipriani; Paino, Paino
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4027

Abstract

Abstract: Melon (Cucumis melo L.) is one part of horticultural commodities that are included in seasonal fruit plants which are usually consumed in the form of fresh fruit or as raw materials in the beverage industry. The study was conducted at Rawang Lama Village, Kecamatan Rawang Panca Arga district, Asahan Regency on December 2023 until February 2024. The study aims to the find out the growth response and production of of golden melon (Cucumis melo L.) to application chicken manure and NPK. This study used randomized complete block design with two factors: (1) chicken manure (K) with 4 levels: K0 = 0 ton/ha, K1 = 5 ton/ha, K2 = 10 ton/ha, K3 = 15 ton/ha, (2) NPK fertilizer (N) with 3 levels: N1 = 40 g/ha, N2 = 80 g/ha, N3 = 120 g/ha. Observation parameters were plant length, flowering age, harvesting age, fruit weight. The result showed that the application of chicken manure showed any significant effect on flowering age, harvesting age and fruit weight, but it did not show any significant effecct on plant length, the best treatment is K3 = 15 ton/ha. NPK fertilizer did not show any significant effect on plant length, flowering age, harvesting age and fruit weight. Interaction of the application of chicken manure and NPK fertilizer did not show any significant effect on all observation parameters Keywords: Golden Melon, NPK Fertilizer, Fresh Fruit, Chicken Manure Abstrak: Melon (Cucumis melo L.) adalah salah satu bagian dari komoditas hortikultura yang masuk dalam tanaman buah-buahan semusim yang biasanya dikonsumsi dalam bentuk buah segar atau sebagai bahan baku pada industri minuman. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rawang Lama, Dusun IX, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan pada bulan Desember 2023 hingga Februari 2024. Untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang ayam dan NPK terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman melon golden (Cucumis melo L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor yaitu: (1) Pupuk Kandang Ayam (K), terdiri dari 4 taraf: K0 = 0 ton/ha, K1 = 5 ton/ha, K2 = 10 ton/ha, K3 = 15 ton/ha, (2) pupuk NPK (N), terdiri dari 3 taraf: N1 = 40 g/tanaman, N2 = 80 g/tanaman, N3 = 120 g/tanaman. Peubah amatan yang diamati adalah panjang tanaman, umur mulai berbunga, umur panen, berat buah. Hasil Penelitian menunjukkan pemberian pupuk kandang ayam berpengaruh nyata terhadap umur mulai berbunga, umur panen dan berat buah melon tetapi tidak memberikan pengaruh nyata pada panjang tanaman, dengan perlakuan terbaik terdapat pada K3 = 15 ton/ha. Pupuk NPK tidak memberikan pengaruh nyata terhadap semua peubah amatan yaitu panjang tanaman, umur mulai berbunga, umur panen dan berat buah. Interaksi pupuk kandang ayam dan pupuk NPK tidak memberikan pengaruh nyata terhadap semua peubah amatan Kata kunci: Melon Golden, Pupuk NPK, Buah Segar, Pukan Ayam
PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK NPS DAN NUTRISI BIOREMEDIASI (NBR) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN RUMPUT ODOT (PENNISETUM PURPUREUM CV. MOTT) Lubis, Ade Fipriani; Handayani, Turi; Zulia, Cik; Rahmad, Rahmad
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4028

Abstract

Abstract: Odot grass will be good if planted on land that contains sufficient nutrients/nutrients that are continuously available. Factors that affect the quantity and sustainability of odot grass include soil conditions, climate and human treatment such as fertilizer application. Fertilization is carried out to provide the nutrients needed by plants at each growth period. The study was conducted in the experimental at Tenggiri street, Bunut Barat Village, Kisaran Barat District, Asahan Regency from January until April 2025. The study aims to the find out the effect of using NPS fertilizer and bioremediation nutrients (NBR) on the growth and yield of odot grass. This study used randomized complete block design with two factors: (1) NPS Fertilizer (N) with 4 levels: N0 = 0 ml/liter, N1 = 20 ml/liter, N2 = 40 ml/liter, N3 = 60 ml/liter, (2) bioremediation nutrients (NBR) (B) with 4 levels: B0 = 0 ml/liter, B1 = 20 ml/liter, B2 = 40 ml/liter, B3 = 60 ml/liter. Observation parameters were plant height, number of leaves, number of tillers, wet weight per sample, wet weight per plot, dry weight per sample, dry weight per plot. The result showed that the NPS fertilizer showed that any significant effect on plant height at 3,4,5 and 6 weeks post-planting, but, number of leaves, number of tillers, wet weight per sample, wet weight per plot, dry weight per sample, dry weight per plot did not give significant effect, the best treatment is N2 = 40 ml/liter. Application bioremediation nutrients showed any significant affect on plant height at 4,5 and 6 weeks post-planting, the best treatment is B3 = 60 ml/liter. Interaction of the application of NPS fertilizer with NBR did not show any significant effect on all observation parameters. Keywords: Odot Grass, NPS, Bioremediation Nutrient Abstrak: Rumput odot akan baik jika ditanam pada lahan yang cukup mengandung unsur hara/hara yang tersedia terus menerus. Faktor-faktor yang mempengaruhi kuantitas dan kelangsungan rumput odot antara lain kondisi tanah, iklim dan perlakuan manusia seperti pemberian pupuk. Pemupukan dilakukan untuk menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman pada setiap masa pertumbuhan. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan di Jalan Tenggiri, Kelurahan Bunut Barat, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan pada bulan Januari hingga bulan April 2025. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk NPS dan nutrisi bioremediasi (NBR) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman rumput odot. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor yaitu: (1) Dosis pupuk NPS (N) yang terdiri dari 4 taraf: N0 = 0 ml/liter air, N1 = 20 ml/liter air, N2 = 40 ml/liter air, N3 = 60 ml/liter air. (2) Dosis NBR (B) yang terdiri dari 4 taraf: B0 = 0 ml/liter air, B1 = 20 ml/liter air, B2 = 40 ml/liter air, B3 = 60 ml/liter air. Parameter pengamatan yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, berat basah, per sampel, berat basah per plot, berat kering per sampel, berat kering per plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPS memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 3, 4, 5 dan 6 mst, tetapi pada pengamatan jumlah daun, jumlah anakan, berat basah per sampel, berat basah per plot, berat kering per sampel, berat kering per plot memberikan pengaruh tidak nyata. Perlakuan terbaik terdapat pada N2 yaitu 40 ml/liter air. Pemberian pupuk NBR berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 4, 5 dan 6 mst, tetapi pada pengamatan jumlah daun, jumlah anakan, berat basah per sampel, berat basah per plot, berat kering per sampel, berat kering per plot memberikan pengaruh tidak nyata. Perlakuan terbaik terdapat pada B3 yaitu 60 ml/liter air. Interaksi pemberian pupuk NPS dan nutrisi bioremediasi (NBR) tidak berpengaruh terhadap semua parameter pengamatan. Kata kunci: rumput odot, NPS, nutrisi bioremediasi
Artikel Peningkatan Hasil Tanaman Okra (Abelmoschus esculentus (l.) moench) dengan Pemberian ZPT Auksin dan Pupuk Kandang Ayam Handayani, Turi; Lubis, Ade Fipriani; Rahmayanti, Sri; Pangaribuan, Mahdar Felayati; Yunita, Della
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 5 Nomor 1, Maret 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v5i1.2444

Abstract

The study was conducted in the experimental field of the Faculty of Agriculture, Asahan University, Jalan Jendral Ahmad Yani, Kisaran, Asahan Regency from March until May 2021. The study aims to the find out the increase in yield of okra (Abelmoschus esculentus (L.) Moench) by giving auxin and chicken manure. This study used randomized complete block design with two factors: (1) Auxin (Z) with 3 levels: Z0 = 0 ppm, Z1 = 100 ppm, Z2 = 200, (2) Chicken manure (A) with 3 levels: A0 = 0 kg/polybag, A1 = 1 kg/polybag, A2 = 2 kg/polybag. Observation parameters were harvesting age, fruit length, fruit diameter, fruit weight. The result showed that the application of Auxin did not show any significant effect on harvesting age, fruit length, fruit diameter, fruit weight. Application cow manure showed any significant effect on harvesting age, fruit length, fruit diameter, fruit weight, the best treatment is A2 = 2 kg/polybag. Interaction of the application of auxin with chicken manure did not show any significant effect on all observation parameters.  
PEMBUATAN PESTISIDA NABATI DAUN PEPAYA DI DESA TANJUNG ALAM KECAMATAN SEI DADAP KABUPATEN ASAHAN Handayani, Turi; Fajri, Surya; Satria, Indra; Syahputra, Imam; Fadillah, Chika Intan
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5384

Abstract

Abstract: Agriculture is a key sector supporting food security and the community's economy. One of the obstacles in agricultural activities is pest attacks, which are generally addressed with the use of chemical pesticides. However, excessive use of chemical pesticides can have negative impacts on human health and the environment. Therefore, alternative solutions are needed in the form of safer and more environmentally friendly botanical pesticides. This community service activity was carried out in Tanjung Alam Village through socialization of the manufacture of botanical pesticides from papaya leaves to students of SMP IT Adabiyah. The activity methods included counseling, a question and answer session, and hands-on practice in making botanical pesticides. The results of the activity showed that students understood the dangers of chemical pesticides and learned how to make botanical pesticides from simple ingredients easily found in the surrounding environment. This program is expected to increase environmental awareness, reduce dependence on chemical pesticides, and support the creation of sustainable agriculture in the community. Keywords: papaya leaves, socialization, botanical pesticides, socialization Abstrak: Pertanian merupakan sektor utama yang mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat. Salah satu kendala dalam aktivitas pertanian adalah serangan hama yang umumnya diatasi dengan penggunaan pestisida kimia. Namun, pemakaian pestisida kimia secara berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan solusi alternatif berupa pestisida nabati yang lebih aman dan ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tanjung Alam melalui sosialisasi pembuatan pestisida nabati berbahan dasar daun pepaya kepada siswa SMP IT Adabiyah. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, sesi tanya jawab, serta praktik langsung pembuatan pestisida nabati. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memahami bahaya pestisida kimia dan mengetahui cara pembuatan pestisida nabati dengan bahan sederhana yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran lingkungan, mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia, serta mendukung terciptanya pertanian berkelanjutan di masyarakat. Keywords: daun pepaya, sosialisasi, pestisida nabati, sosialisasi
Efektivitas Pemberian Asam Amino dan Kombinasi Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Tanaman Lidah Buaya (Aloe barbadensis Milleer) Handayani, Turi; Lubis, Ade Fipriani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5078

Abstract

Abstract: Effectiveness of Providing Amino Acids and Planting Media Combinations on the Growth of Aloe Vera Plants (Aloe barbadansis Milleer). This research will be carried out at AFD VI Pamerahan, Perkebunan. Air Batu III/IX Hamlet V, Air Batu District, Asahan Regency and will be held from December to February 2024 at a height of 12 m above sea level. This research was structured based on a factorial randomized block design (RAK) with 2 treatment factors and 3 replications. The first factor is that amino acids consist of 4 levels, including A0 = 0 ml/polybag, A1 = 2 ml/polybag, A2 = 4 ml/polybag, A3 = 6 ml/polybag. The second factor is that the planting medium consists of 4 levels, including M0 = topsoil + sand, M1 = topsoil + compost,    M2 = topsoil + vermicompost, M3 = topsoil + bokashi.Providing amino acids had a significant effect on the parameters of plant height, number of leaves, longest leaf length, widest leaf width, total wet weight. Amino acid dosage treatment showed a significant effect on plant height parameters, where the best treatment resulted in treatment A3, namely 6 ml/polybag which had a plant height of 14.41 cm, number of leaves of 8.25, longest leaf length of 18.74 cm, width The widest leaves are 6.25 cm, total wet weight is 133.29 g. The combination of planting media influences the parameters of plant height, number of leaves, longest leaf length, widest leaf width, total wet weight. The combination treatment of topsoil + compost (M1) planting media had a plant height of 13.95 cm, number of leaves of 8.91, leaf length of 20.54 cm, leaf width of 6.00 cm, total wet weight of 131.54 g. The interaction of amino acid administration and the combination of planting media had no effect on all observed parameters Keywords:  amino acid, aloe vera, planting media  Abstrak: Efektivitas Pemberian Asam Amino dan Kombinasi Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Tanaman Lidah Buaya (Aloe barbadansis Milleer). Penelitian ini akan dilaksanakan di AFD VI Pamerahan, Perkebunan. Air Batu III/IX Dusun V Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan dan dilaksanakan pada bulan Desember sampai Februari 2024 dengan ketinggian 12 m dpl. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah asam amino terdiri dari 4 taraf, diantaranya A0 = 0 ml/ polibag, A1 = 2 ml/ polibag, A2  = 4 ml/ polibag, A3 = 6 ml/ polibag. Faktor kedua adalah media tanam terdiri dari 4 taraf, diantaranya M0 = topsoil + pasir, M1 = topsoil + kompos, M2 = topsoil + kascing, M3 = topsoil + bokashi.Pemberian asam amino berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun terpanjang, lebar daun terlebar, berat basah total. Perlakuan dosis asam amino menunjukkan berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, dimana perlakuan yang terbaik dihasilkan perlakuan A3 yaitu 6 ml/ polibag yang memiliki tinggi tanaman 14,41 cm, jumlah daun sebanyak 8,25 helai, panjang daun terpanjang 18,74 cm, lebar daun terlebar 6,25 cm, berat basah total sebanyak 133,29 g. Kombinasi media tanam berpengaruh terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun terpanjang, lebar daun terlebar, berat basah total. Perlakuan kombinasi media tanam tanah topsoil + kompos (M1) memiliki tinggi tanaman 13,95 cm, jumlah daun sebanyak 8,91 helai, panjang daun sepanjang 20,54 cm, lebar daun 6,00 cm, berat basah total 131,54 g. Interaksi pemberian asam amino dan kombinasi media tanam tidak berpengaruh terhadap semua parameter pengamatan. Kata kunci: asam amino, aloe vera, media tanam