Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENANGKAPAN IKAN DENGAN JARING RAMPUS (GILLNET) DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) KALIANDA, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Damayanti, Kharisma Aditami; Wibowo, Bambang Argo; Setyanto, Indradi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 4: Oktober, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses produksi usaha perikanan tangkap sangat dipengaruhi oleh cuaca, musim penangkapan serta kondisi daerah penangkapan. Hal ini menyebabkan pendapatan nelayan bersifat fluktuatif, maka dari itu diperlukan analisis kelayakan usaha. Tujuan penelitian yaitu menganalisis kelayakan usaha jaring Rampus di PPI Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan secara teknis dan finansial. Penelitian dilaksanakan pada Februari-Maret 2018 menggunakan metode deskriptif bersifat studi kasus dengan jumlah responden sebanyak 42 nelayan jaring Rampus. Hasil penelitian menunjukkan panjang jaring 45 m dengan mesh size 4 cm. Waktu yang diperlukan untuk setting 10-15 menit, immersing 90-120 menit dan hauling 50-60 menit. Ukuran kapal rata-rata nelayan jaring Rampus yaitu panjang 10 m, lebar 2,7 m dan dalam 1,3 m. Hasil tangkapan jaring Rampus yaitu ikan Layur (Trichiurus sp.), ikan Jolot (Saurida sp.) dan ikan Bondolan (Gazza sp.). Hasil analisis kelayakan usaha diperoleh Rp 171.635.357 (Net Present Value), 122% (Internal Rate of Return), 1,18 (Benefit Cost Ratio) dan 1,65 (Payback Periode). Kesimpulan yang diperoleh menunjukkan bahwa usaha penangkapan ikan jaring Rampus di PPI Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan dikategorikan secara teknis dan finansial layak untuk dilakukan.
ANALISIS KESEJAHTERAAN NELAYAN JURAGAN DAN ABK ALAT TANGKAP ARAD (Small Bottom Trawl) DI PPP MORODEMAK KABUPATEN DEMAK Wicaksana, Mustika rosa Padma; bambang, Aziz nur; setyanto, indradi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 10, No 2: April, 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat tangkap Arad (Small Bottom Trawl) di PPP Morodemak merupakan alat tangkap yang bisa dikategorikan menjadi alat tangkap yang banyak digunakan oleh nelayan untuk melakukan kegiatan penangkapan. Jumlah alat tangkap arad di PPP Morodemak ini mencapai 981 jaring arad. Hal ini mengindikasikan bahwa alat tangkap arad bisa di kategorikan sebagai alat tangkap yang mampu memberikan penghidupan yang sejahtera bagi keluarga nelayan arad. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesejahteraan nelayan arad di PPP Morodemak berdasarkan indikator kesejahteraan BPS, UMR, dan NTN, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesejahteraan nelayan di PPP Morodemak. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif studi kasus. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan menentukan jumlah responden menggunakan metode Slovin. Jumlah sampel yang di ambil yaitu 100 responden dengan rincian 37 nelayan juragan dan 63 nelayan ABK. Teknik pengumpulan data mengunakan metode wawancara yang meliputi kuisioner dan observasi langsung di lapangan. Metode analisis data untuk menentukan faktor apa yang mempengaruhi tingkat kesejahteraan menggunkan indikator BPS, UMR, dan NTN dengan metode Regresi Linier Dummy. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kesejahteraan nelayan menurut indikator BPS memiliki tingkat kesejahteraan yang 100% antara nelayan juragan dan nelayan ABK. Sedangkan hasil analisis menggunakan indikator UMR dari 100 responden sudah sudah berpenghasilan >Rp. 2.320.000 termasuk dalam kriteria sejahtera. Sedangkan analisis berdasarkan konsep Nilai Tukar Nelayan (NTN) untuk nelayan juragan dan ABK untuk tingkat kesejahteraan tinggi dengan total 29 nelayan, 70 dengan tingkat kesejahteraan sedang dan 1 orang dengan kesejahteraan rendah. Hasil dari analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesejahteraan adalah Ho ditolak karena terdapat variabel-variabel yang mempengaruhi dengan nilai sig dibawah 0.05.
ANALISIS HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN (Portunus sp.) DENGAN MENGGUNAKAN UMPAN PADA BOTTOM GILL NET DI PERAIRAN MANGKANG, SEMARANG qolbiah, zaenab mutmainatul; Fitri, Aristi Dian Purnama; Setyanto, Indradi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 10, No 2: April, 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gillnet merupakan satu jenis alat penangkap ikan yang berbentuk empat persegi penjang yang pengoperasiannya hanya menunggu datangnya ruaya ikan/crab di suatu perairan atau bisa dibilang alat tangkap pasif. Alat tangkap gillnet dikenal dengan alat tangkap yang ramah lingkungan dan bersifat pasif saat dioperasikan. Penggunaan umpan yang efektif akan dapat memberikan hasil tangkapan yang maksimal terhadap target tangkapan Rajungan (Portunus sp.). Rajungan umumnya dapat ditangkap dengan menggunakan alat tangkap bottom gill net. Penggunaan umpan pada alat tangkap bottom gill net bertujuan agar lebih efektif dalam metode penangkapan, selain itu diperlukan juga informasi terkait dengan waktu perendaman umpan untuk mendapatkan hasil tangkapan yang maksimal.  penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan penggunaan umpan dan tanpa umpan terhadap hasil tangkapan Rajungan (Portunus sp.) dengan alat tangkap bottom gillnet di perairan Mangkang, Semarang. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental fishing berupa 15 kali setting dengan mengunakan analisis data (uji normalitas, homogenitas, dan uji T). Penelitian ini membandingkan hasil tangkapan tanpa umpan(kontrol) dan dengan umpan, umpan yang digunakan adalah ikan petek segar. Umpan ikan petek segar diletakkan 30cm dari tali ris bawah dengan jarak antar umpan 150 cm agar bau dapat berdistribusi pada satu area bottom gillnet yang terpasang umpan. Data hasil tangkapan di analisis dengan menggunakan SPSS dengan uji normalitas, uji homogenitas dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan umpan pada bottom gillnet tidak berpengaruh terhadap hasil tangkapan (sign. 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa bottom gillnet dengan umpan pada bottom gill net tidak memberikan pengaruh yang nyata jika dibandingkan dengan kontrol yang dapat dilihat dari prosentase total hasil tangkapan yang perbandingannya tidak terlalu jauh yaitu pada perlakuan kontrol 58% dan pada perlakuan menggunakan ikan segar 42% .