Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Dampak Pinjaman Bank Thithil pada Ekonomi Rumah Tangga W Futaqi, Faruq Ahmad; Susanti, Liana Dewi
Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 4 No 01 (2022): SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak
Publisher : Center of Gender Studies and Child of State Islamic Institute of Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/jsga.v4i01.5082

Abstract

Pinjaman sistem rentenir harian (bank thithil) sangat berkembang pesat di masyarakat. Pinjaman ini diminati oleh masyarakat karena kemudahannya. Sekaligus nilai pinjaman yang tidak besar secara nominal rupiah. Ratusan ribu sampai dengan maksimal dua juta rupiah. Namun, pinjaman ini mengandung bunga yang tinggi dan destruktif. Utamanya bagi ekonomi rumah tangga kecil. W adalah seorang wanita guru salah satu korban rentenir harian. Dia memiliki 39 pinjaman rente bank thithil harian. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana W pada akhirnya menjadi korban pinjaman bank thithil dan bagaimana pinjaman bank thithil merusak ekonomi rumah tangga W dengan cepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan bersifat kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa W berhubungan dengan bank thithil karena penghasilan menurun dan bermaksud menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus sesekali untuk mengangsur pinjamannya ke Bank. Rusaknya ekonomi rumah tangga W karena pinjamannya di bank thithil tidak bisa dihentikan, dan malah berkembang serta memicu hutang dimana-mana.
Pengelolaan ZIS di LAZ Nurul Hayat Madiun Futaqi, Faruq Ahmad
Journal of Islamic Philanthropy and Disaster (JOIPAD) Vol. 1 No. 1 (2021): January-June 2021
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1008.205 KB) | DOI: 10.21154/joipad.v1i1.3054

Abstract

ZIS management is an important issue in the community empowerment program by the amil zakat institution. This study aims to analyze the management of ZIS at LAZNAS Nurul Hayat. Primarily in ZIS funding and distribution products. The method used in this research is descriptive qualitative. The results of this study describe the management of LAZNAS Nurul Hayat in funding and distributing ZIS. There are 3 ways to funding ZIS, namely: amil picks up zakat from muzaki's house (“picks up the ball”); muzaki transfers zakat, infaq, alms; and muzaki came directly to Nurul Hayat's office. Meanwhile, the distribution of ZIS is carried out through various programs, namely: SAYANG, GENPRES, IBUQU, TAFAQUR, BUNDA YATIM, and SAJADAH. In addition, LAZ Nurul Hayat has Aqiqah Nurul Hayat and BARBEKU business units.Pengelolaan ZIS merupakan isu penting dalam program pemberdayaan umat oleh lembaga amil zakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan ZIS pada LAZNAS Nurul Hayat. Utamanya pada produk penghimpunan dan penyaluran ZIS. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menjelaskan tentang pengelolaan LAZNAS Nurul Hayat dalam menghimpun dan mendistribusikan ZIS. Dalam menghimpun ZIS dilakukan dengan 3 cara, yaitu: amil menjemput zakat ke rumah muzaki (“jemput bola”); muzaki mentranfer dana zakat, infak, sedekah; dan muzaki datang langsung ke kantor Nurul Hayat. Sedangkan, penyaluran ZIS dilakukan dengan berbagai program, yaitu: SAYANG, GENPRES, IBUQU, TAFAQUR, BUNDA YATIM, dan SAJADAH. Selain itu LAZ Nurul Hayat memiliki unit usaha Aqiqah Nurul Hayat dan BARBEKU. 
Efektivitas Program Ternak Kambing Bergulir di UPZIS NU Care LAZISNU Desa Mrican Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo Wahyunita, Citra Nur; Futaqi, Faruq Ahmad
Journal of Islamic Philanthropy and Disaster (JOIPAD) Vol. 2 No. 1 (2022): January-June 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/joipad.v2i1.4553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program ternak kambing bergulir di UPZIS NU Care LAZISNU Mrican. Dengan memanfaatkan dana zakat, harapan dari adanya program ini yaitu untuk memberdayakan ekonomi masyarakat desa, salah satunya para mustahiq yang mendapatkan bantuan dalam program ternak kambing bergulir. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research). Pendekatan penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif induktif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kegiatan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan program ternak kambing bergulir dapat dikatakan cukup efektif karena sudah menerapkan variabel pengukuran efektivitas berupa ketepatan sasaran program, sosialisasi program, tujuan program, dan pemantauan program. Faktor penghambat pelaksanaan program yang paling utama pada masalah pemeliharaan kambing. Dampak efektivitas dari program ternak kambing bergulir terhadap mustahik menunjukan bahwa dampak yang diberikan dapat dikatakan cukup efektif. Hal ini dibuktikan dengan adanya 6 kambing yang diberikan ke mustahiq ada dua yang beranak, sat bunting, dua majer (mandul) dan satu mati. Dampak yang diberikan juga tidak terlalu signifikan berpengaruh terhadap pendapatan sehari-hari. Namun, dari adanya program tersebut, para mustahik memiliki investasi atau tabungan yang bisa mereka gunakan ketika ada kebutuhan yang begitu mendesak.
Masterplan Kawasan Wisata dan Edukasi Muhammadiyah Ponorogo berbasis Potensi Lokal untuk Pengembangan Perekonomian Hartono, Sri; Purnomo, Rochmat Aldy; Rachmadia, Rizki; Futaqi, Faruq Ahmad; Sumarsono, Hadi; Wijayanto, Heri; Sritrisniawati, Shella Elly
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.14709

Abstract

The Muhammadiyah Ponorogo Regional Leadership received 1.2 hectares of waqf land located in Plalangan Village, Jenangan, Ponorogo which can be used as a tourism business charity. Limited human resources are an obstacle in the arrangement and use of waqf land and more comprehensive spatial planning is needed involving all stakeholders. This program aims to increase the potential of waqf land to become a Muhammadiyah tourist village based on local potential for economic development. The partners of this program are elements of institutions under the authority of the Muhammadiyah Ponorogo Regional Leadership with 50 participants consisting of economic and business as well as tourism councils and elements of the community around Plalangan, Jenangan, Ponorogo. The method used was to present and create a master plan for the Muhammadiyah Ponorogo Tourism Village. The results of the program show that with the activities carried out, there has been a change from not having the potential of waqf land to become a Muhammadiyah tourist village based on local potential to understanding and having the potential of waqf land to becoming a Muhammadiyah tourist village based on local potential. It can be concluded that there has been an increase in skills among partners regarding the potential of waqf land to become a Muhammadiyah tourist village based on local potential.
Riba-Free Financial Empowerment for Muslim Women: A Path to Sustainable Independence Zahara, Jihan Nabila; Futaqi, Faruq Ahmad; Chalid, Fitria Idham
Journal of Islamic Philanthropy and Disaster (JOIPAD) Vol. 5 No. 2 (2025): June-December 2025
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/joipad.v5i2.12227

Abstract

Introduction: This study analyzes the implementation of BankZiska Ponorogo’s women’s empowerment program through riba-free financing aimed at eliminating riba practices and promoting sustainable economic independence. Research Methods: Using a qualitative explanatory case study, data were collected through interviews, observation, and documentation involving BankZiska’s directors, managers, volunteers, and female beneficiaries. Results: The Al-Qardhul Hasan-based financing provides interest-free, collateral-free capital for women micro-entrepreneurs excluded from formal finance. It improves their income, business stability, and spiritual awareness through mentoring and Islamic financial education, fostering greater confidence and independence. Conclusion: BankZiska’s riba-free model effectively empowers women and promotes inclusive, ethical, and sustainable economic growth. It demonstrates that Islamic social finance can advance financial inclusion, poverty reduction, and gender equality in line with the SDGs.