Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Prosiding Conference on Research and Community Services

ANALISIS PEMECAHAN MASALAH OPEN ENDED BERDASARKAN GAYA KOGNITIF REFLEKTIF SISWA Ekawati, Wiwik; Hidayati, Wiwin Sri; Nurul Iffah, Jauhara Dian
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 3, No 1 (2021): Third Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif  untuk mendeskripsikan: (1) proses pemecahan masalah open ended berdasarkan gaya kognitif reflektif siswa dengan kategori benar maksimal dengan waktu paling lama (SR1). (2) proses pemecahan masalah open ended berdasarkan gaya kognitif reflektif siswa kategori benar minimal dengan waktu paling lama (SR2). Subjek penelitian adalah siswi MTsN kelas VIII sebanyak 2 orang. Pemilihan subjek berdasarkan hasil tes  MFFT dengan hasil yang sesuai kategori gaya kognitif reflektif. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan pemecahan masalah open-ended oleh subjek penelitian dengan cara tertulis dan hasil wawancara subjek berdasarkan indikator objek kajian matematika. Data yang diperoleh selanjutnya ditriangulasi melalui pemberian masalah baru yang setara untuk dipecahkan pada waktu yang berbeda. Penelitian ini menghasilkan deskripsi proses pemecahan masalah open ended siswa bergaya kognitif reflektif. SR1 menyimbolkan variabel, membuat model matematika, dan menuliskan yang ditanya pada masalah open ended sesuai dengan indikator fakta. Selain itu pada indikator konsep subjek membedakan antara persamaan dan pertidaksamaan. Pada indikator operasi, subjek juga memberikan gambaran secara detail bagaimana mengoperasikan tentang cara eliminasi, subtitusi dan campuran yang digunakan dalam menyelesaikan masalah. Pada indikator prinsip subjek menggunakan cara eliminasi, subtitusi dan campuran untuk menyelesaikan masalah tersebut. SR2 pada indikator fakta, menyimbolkan variabel, membuat model matematika, dan menuliskan yang ditanya pada masalah open ended. Pada indikator konsep, subjek membedakan jenis suatu masalah apakah persamaan atau pertidaksamaan. Subjek juga memberikan gambaran secara detail pada indikator operasi tentang bagaimana mengoperasikan eleminasi, subtitusi dan campuran untuk menyelesaikan masalah open ended. Pada indikator prinsip subjek menggunakan cara  dalam menyelesaikan soal open ended.
PENERAPAN SOFTWARE PEMBELAJARAN MATRIKS DI MAN 3 JOMBANG Wahyuni, Dwi; Wahyuni, Tri; Nurul Iffah, Jauhara Dian; Nurwiani, .
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 3, No 1 (2021): Third Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Pengabdian  ini untuk membantu siswa yang  belum dapat memahami prosedur perkalian matriks dan meminimalisir kesalahan menghitung perkalian matriks sehingga peneliti mendesain software berupa aplikasi MS excel.  Adapun Ms Excel merupakan program aplikasi spreadsheet yang memerlukan kapasitas RAM maksimum 2 gigabyte (2 GB)  sangat mudah di acses melalui laptop atau HP secara gratis. Software pembelajaran berupa aplikasi MS excel ini menjadi sangat penting didalam strategi pembelajaran sebagai alat bantu mengajar yang direncanakan, dipersiapkan dan diciptakan oleh guru. Penggunaan media dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan minat dan semangat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar. Sasaran pengabdian adalah siswa kelas XI IPS 7 dari MA Negeri 3 Jombang yang mempunyai permasalahan pada metode pembelajaran secara daring sehingga siswa belum memahami konsep perkalian matriks yang diterima dan tidak tertanam lama dalam ingatan siswa. Adapun pelaksanaan pengabdian dilaksanakan dengan memberikan pretest, memberikan materi perkalian Matriks, pembimbingan penggunaan software berupa aplikasi ms excel dan postest. Adapun  hasil pretest yang diperoleh siswa rata rata 57,8 sedangkan hasil posttest rata rata 83,4 sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan software berupa aplikasi MS Excel dapat  membantu siswa untuk memahami proses perkalian matriks dalam memecahkan permasalahan dan dapat meningkatkan kemampuan serta hasil belajar siswa
ANALISIS KESALAHAN MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI PROSES KOMUNIKASI INTRAPERSONAL SISWA Arif Lukman; Ubaidurrochman .; Jauhara Dian Nurul Iffah
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memahami kesalahan memecahkan masalah matematika yang dialami oleh siswa sangat penting untuk diketahui oleh guru untuk membantu dalam meminimalkan hasil belajar yang tidak memuaskan. Letak dan faktor Kesalahan memecahkan masalah matematika dapat diketahui oleh guru melalui tingkat dimensi pengetahuan matematika dan proses komunikasi intrapersonal siswa. Dimensi pengetahuan yang dimaksud meliputi pengetahuan faktual, pengetahuan konseptual, dan pengetahuan prosedural. Sedangkan proses komunikasi intrapersonal meliputi sensasi, persepsi, memori dan berfikir.Penelitian ini mendeskripsikan letak dan faktor kesalahan memecahkan masalah berdasarkan dimensi pengetahuan dan hanya ditinjau dari sisi persepsi (persepsi adalah salah satu proses komunikasi intrapersonal).  Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian metode analisis deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah subjek dengan persepsi tinggi dan persepsi rendah. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif kualitatif yang memberikan gambaran mengenai letak dan faktor kesalahan memecahkan masalah. Hasil penelitian disimpulkan bahwa letak kesalahan subjek persepsi tinggi dalam memecahkan masalah yaitu kesalahan pada pengetahuan konsep, pengetahuan prosedural matematika dan faktor kesalahan memecahkan masalah adalah faktor kecemasan belajar matematika, dikarenakan subjek merasa susah tentang limit dan fungsi invers yang memiliki berbagai kategori dan teknik pemecahan konsep. Sedangkan letak kesalahan subjek persepsi rendah dalam memecahkan masalah yaitu kesalahan pada pengetahuan fakta, pengetahuan konsep, pengetahuan prosedural matematika dan faktor kesalahan memecahkan masalah pada subjek adalah faktor afektif dikarenakan merasa takut, dan kurang persiapan dalam belajar sehingga mengakibatkan subjek tidak memiliki berbagai kategori dan teknik pemecahan konsep limit, fungsi invers, suku banyak dan persamaan eksponen.
IDENTIFIKASI SOFT SKILLS GURU DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Wiwin Sri Hidayati; Jauhara Dian Nurul iffah; Muhammad Farhan Rafi
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 3, No 1 (2021): Third Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Soft skills merupakan jalinan antara intrapersonal skills dan interpersonal skills. Implementasi soft skills dalam pembelajaran matematika dibutuhkan karena sejalan dengan standar proses pembelajaran, dimana salah satu prinsip pembelajaran menyeimbangkan antara soft skills dan hard skills. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi soft skills guru dalam pembelajaran matematika. Subjek adalah salah satu guru yunior di SMA N 3 Jombang. Instrumen utama adalah peneliti sendiri dan didukung dengan instrumen bantu lembar observasi, dan pedoman wawancara. Kredibilitas data dengan triangulasi waktu. Data yang kredible dianalisis secara mendalam untuk mengidentifikasi soft skills subjek dalam pembelajaran matematika. Hasil identifikasi soft skills subjek dalam pembelajaran matematika di SMA sebagai berikut: (1) mengembangkan atribut manajemen waktu dalam pembelajaran; (2) mengembangkan atribut komunikasi matematika baik verbal maupun non verbal; (3) mengembangkan atribut kerja sama tim yang memang dibutuhkan dalam pembelajaran;dan (4) mengembangkan atribut penyelesaian soal dalam pembelajaran matematika
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SOMATIC AUDITORI VISUAL INTELEKTUAL (SAVI) PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 JOMBANG Novi Nur Ikhfani; Jauhara Dian Nurul Iffah
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 5, No 1 (2023): Fifth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang melatar belakangi penelitian ini adalah siswa yang masih kurang antusias terhadap pembelajaran dan kurang bisa mengungkapkan pendapat di depan siswa lain, sehingga membuat hasil belajar kurang maksimal. Model pembelajaran SAVI dapat mengoptimalkan seluruh panca indera dalam pembelajaran secara langsung, tidak hanya mendengarkan penjelasan guru, siswa berusaha untuk menerangkan dan mempraktekan pembelajaran, diskusi sesama teman, serta bertanya sesama teman dan guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran SAVI. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-A SMP Negeri 4 Jombang tahun pelajaran 2022/2023 dengan jumlah siswa 32 siswa. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dengan observasi dan tes. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi keaktifan siswa dan lembar hasil tes belajar siswa. Pada penelitian ini, keaktifan siswa dikatakan meningkat jika persentase keaktifan siswa lebih dari 75% dan hasil belajar matematika siswa dikatakan meningkat jika persentase skor hasil belajar siswa yang tuntas secara klasikal lebih dari 75%. Berdasarkan penelitian selama dua siklus diperoleh persentase keaktifan siswa pada siklus I sebesar 71,87% dengan kriteria cukup aktif meningkat menjadi 84,37% dengan kategori aktif pada siklus II dengan peningkatan sebesar 12,50%. Persentase ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 62,50% menjadi 78,12% pada siklus II dengan peningkatan sebesar 15,62%. Berdasarkan hasil penelitian ini penerapan model pembelajaran SAVI dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas VIII-A SMP Negeri 4 Jombang dengan materi bangun ruang sisi datar.