Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Media Audio dalam Pembelajaran Tahfidz: Inovasi Technopedagogy di Lembaga Pendidikan Islam Inayah, Zahrotul; In'ami, Moh
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i4.1686

Abstract

Pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di era digital menuntut adanya inovasi agar sesuai dengan karakteristik generasi modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan media audio sebagai inovasi technopedagogy dalam pembelajaran tahfidz di Madin Muhammadiyah Bae. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audio, seperti rekaman murottal dan aplikasi digital, mampu meningkatkan motivasi belajar, memperlancar proses pengulangan hafalan, serta memperbaiki kualitas bacaan dan tajwid siswa. Media audio juga memberikan fleksibilitas belajar yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja sehingga mendukung kemandirian peserta didik. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa integrasi media audio dalam pembelajaran tahfidz menjadi model technopedagogy yang relevan untuk meningkatkan mutu pendidikan Islam di era teknologi
Synergy of Islamic education in character building Basri, Hasan; In'ami, Moh; Mustafa, Mustafa
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdbwv19i1.8445

Abstract

This study employs a library research approach using flexible content analysis to examine qualitative data derived from books and journal articles published over the last two decades. The findings confirm that Islamic education plays a significant role in character building and requires revitalization through the strengthening of integrated educational practices. This can be achieved by implementing integrative and connected models within curriculum design and learning processes, as well as by fostering synergy among educational stakeholders based on the core values of Islamic teachings. Such efforts need to be supported by comprehensive and consistent political alignment across various sectors of life to facilitate the development of a generation with strong Islamic character. However, this study is limited in that it does not extend to the formulation of political policy frameworks that align education with broader social systems. Therefore, further research is needed to explore this dimension as a continuation of the present study.
Eksplikasi Pendidikan Islam terhadap Konsep Merdeka Belajar Basri, Hasan; Ramli, Syahrur; In'ami, Moh; bahri, syamsul; Mustafa, Mustafa
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v5i2.13505

Abstract

Penelitian ini menyajikan tinjauan kritis perspektif pendidikan Islam terhadap konsep merdeka belajar. Pendekatan yang digunakan adalah kulitatif dengan menggunakan library reseach guna menemukan litertur dari buku terutama artikel di jurnal yang diterbitkan dalam kurun tahun 2020 ÔÇôdimana wacana merdeka belajar sudah digulirkan, sampai 2024. Literatur yang terkumpul diklasifikasi dan dirangkum intinya sesuai topik pembahasan dengan menggunakan content analysis secara fleksibel, lalu dibangun kesimpulan dengan menggunakan analytical construct. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep merdeka belajar yang terambil dari konsep filsafat progresivisme menghendaki kebebasan dan kemajuan dalam pendidikan. Dalam pendidikan Islam, konsep merdeka belajar terwujud dalam bentuk kebebasan peserta didik untuk memilih menekuni suatu bidang ilmu sesuai minatnya pada kategori sains dan ß╣íaq─üfah Islam. Adapun terkait pendidikan pada aspek pembentukan kepribadian Islam, tidak diberlakukan kebebasan dalam arti bahwa setiap peserta didik tidak memilih untuk memiliki kepribadian Islam atau tidak, melainkan mereka mesti memiliki kepribadian Islami, yakni memiliki pola pikir, pola sikap dan perilaku berdasarkan ajaran Islam.┬áKata Kunci: Merdeka belajar, eksplikasi, pendidikan Islam, progresivisme.┬á
Development of Fiqh Learning Based on Islamic Boarding Schools MA KMM Kauman Padang Panjang West Sumatra In'ami, Moh; D, Derliana; Vestia, Etika; Setiawan, Ade
QUALITY Vol 10, No 1 (2022): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v10i1.12847

Abstract

Learning of Fiqh, in general, has not been able to strengthen the characteristics of Islamic boarding school. Besides, learning of Fiqh in particular, has other significant problems: a) The number of teaching hours for Fiqh based on Islamic boarding school is insufficient); b) Reference books based on Islamic boarding school has not been used and utilized); c) There are no examples of integrated learning between madrasah and Islamic boarding schools, and d) There are not many graduates who continue their studies at university majoring in religion. This research aims to produce an example for learning of Fiqh based on Islamic boarding schools that can be implemented classically in classroom and halaqah in dormitories of MA KMM Kauman Padang Panjang. In order to achieve this goal, the author uses a Research and Development (R&D) development model. Which is well-known as a 4D development model.  In practice, this development model consists of several stages, define, design, develop, and disseminate.