Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Effect of Product Quality and Service Quality on Customer Satisfaction at PT Salad Segar Lestari (SaladStop!) Branch Grand Indonesia Jakarta Dipayanti, Kris; Candra, Asep
Adpebi Science Series 2022: 2nd AICMEST 2022
Publisher : ADPEBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of Product Quality and Service Quality on SaladStop Customer SatisfactionAt PT. Salad Segar Lestari Branch Grand Indonesia Jakarta. Method with associative type of research with quantitativeapproach, The population in the study amounted to 28,782 customers with The sample used was 100 respondents. .The results of this study can be concluded that Product Quality has a positive and significant influence on CustomerSatisfaction where the acquisition of t values is calculated > t table (10, 895 > 1,660) and sig. <0.0 (0.000<0.1). ServiceQuality has a positive and significant influence on Customer Satisfaction where the acquisition of t values is calculated> t table (1,934 > 1,660) and sig. <0.0 (0.000<0.1). Product Quality and Service Quality simultaneously affectCustomer Satisfaction where a calculated value of 71,633 > a ftable of 3,090 and a sig. <0.1 (0.000<0.1). The multiplelinear regression equation Y= 0.564Y + 0.716X1 + 0.305X2 which means the constant value is 0.564 the value of X10.716, the value of X2 is 0.305. Based on the calculation results, it is known that the coefficient of determination (R2)obtained is 0.596 which means 59.6% Customer Satisfaction can be explained by the variables Product Quality (X1)and Service Quality (X2) while the remaining 40.4% Customer Satisfaction (Y) is influenced by variables that werenot studied in this study
MOTIVATIONAL DYNAMICS AND DISCIPLINE WORKING IN THE ORGANIZATIONAL CULTURE OF GOVERNMENT AGENCIES: A CASE STUDY IN THE ESDM SERVICE IN BANTEN PROVINCE Candra, Asep; Ginanjar, Egi; Mustofiyah, Ely; Humairoh, Yayu; Maliki, Budi Ilham
International Journal of Economy, Education and Entrepreneurship (IJE3) Vol. 4 No. 3 (2024): International Journal of Economy, Education and Entrepreneurship
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ije3.v4i3.353

Abstract

This study aims to understand the dynamics of motivation and work discipline in the context of organisational culture in the government environment, focusing on a case study at the Energy and Mineral Resources (ESDM) Service of Banten Province. The method used is qualitative, with data collection techniques through in-depth interviews, observations, and document studies. The study results indicate that the theories of Maslow, Herzberg, and Vroom influence employee work motivation by basic needs, recognition, and development opportunities. On the other hand, work discipline tends to be strong in administrative matters but is still weak in initiative and professional responsibility. A bureaucratic organisational culture also affects employee behaviour, strengthening compliance and limiting creativity. The conclusion of this study highlights the importance of work culture reform that supports performance-based rewards and strengthening proactive work values ​​to improve employee motivation and work discipline sustainably.
Tarsyih Kepemimpinan Dalam Perspektif Tafsir Dan Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 Hawari, Nadirsah; Octariani, Rachma; Rosalia, Eva; Arifka, Sinta; Candra, Asep
JURNAL TAPIS Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v15i1.4304

Abstract

Menurut syariat islam, memegang suatu jabatan-jabatan umum bukanlah hak  bagi individu, melainkan kewajiban atasnya bagi Negara. Oleh sebab itu, pemerintah baik kepala daerah dan seluruh pejabatnya harus menyeleksi orang yang paling cocok dan paling layak bagi setiap pekerjaan pemerintahan.Tidak boleh beerbuat nepotisme dengan memandang kekerabatan, persahabatan, atau golongan dari manapun yang tidak ada hubunngannya dengan kelayakan seseorang untuk memegang suatu jabatan.Para penguasa yang telah ada hendaknya mengangkat para pejabat dari orang orang terbaik (al-ashlah), Nabi bersabda yang artinya“barang siapa memegang suatu urusan kaum muslimin (maksudnya menjadi penguasa) kemudian ia mengangkat seseorang menjadi pejabat padahal ia mengetahui ada orang yang lebih baik bagi (kemaslahatan) kaum muslimin, maka sungguh ia telah mengkhianati Allah dan Rasul-Nya” (Ibnu Taimiyah).Apabila kepala Negara atau para pejabat lainnya tidak menemukan orang yang tepat untuk suatu jabatan tertentu, dalam keadaan ini mereka harus memilih orang yang lebih representative. Representative disini memiliki arti yakni orang yang paling tepat dari yang ada untuk setiap jabatan pemerintahan. Dan juga dalam proses penyeleksian ini, kepala Negara dan pejabat lainnya harus mengetahui tentang standar kelayakan  al-quwwah (kekuatan) dan al-amanah (kepercayaan).Al-Quwwah ialah kemampuan dan kelayakan suatu tugas jabatan. Sedangkan amanah, merupakan perilaku yang dititik beratkan pada proses  pengelolaan perihal jabatan atau fungsi dari suatu jabatan yang sesuai dengan syariat islam dengan niat hanya bertaqwa kepada Allah dan bukan berdasar pada ketakutan kepada manusia dan mengharap pamrih dari mereka.Didalam pelaksanaan kampanye, pasangan calon kandidat yang mencalonkan diri diharuskan untuk menyampaikan visi dan misi serta program kenegaraan yang akan dijalankan. Dalam hal ini, umat atau khalayak masyarakat sangat perlu untuk memperoleh informasi atas pasangan calon kandidat yang mencalonkan diri tersebut, dan kampanyelah yang dapat dijadikan sebagai sarana berkomunikasi politik dan pendidikan masyarakat. Para pemimpin, abdi Negara, pegawai sipil atau militer, hakim dan lain sebagainya, pada hakikatnya merupakan representasi suara rakyat yang mereka pimpin. Para pemimpin tidaklah lebih dari pelayan masyarakat yang harus mengabdikan dan mendedikasikan kepemimpinannya untuk kemaslahatan rakyat. Para pemimpin hanyalah wakil akan pemenuh hak hak umat, sehingga mereka wajib menjalankan roda pemerintahan dengan baik.