Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Differentiated Learning to Improve Student Learning Outcomes in Islamic Religious Education Subjects in Grade VII at SMPN 35 (Boarding) Kaur in the 2024/2025 Academic Year Azis
Journal of Islamic Pedagogy and Educational Development Vol. 1 No. 1 (2025): Islamic Pedagogy and Educational Development
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64565/jiped.v1i1.7

Abstract

Background: This study aims to improve student learning outcomes in Islamic Religious Education subjects. This study uses differentiated learning that is currently developing in the world of education, especially in the current Independent Curriculum, which involves three elements, namely visual, auditory, and kinesthetic. Method: This research is a classroom action research that is divided into two cycles and begins with a pre-cycle. Each cycle consists of planning, implementing actions, observation, evaluation, and reflection. The research was conducted on grade VII students in the first semester (odd) at SMPN 35 (Boarding) Kaur in the 2024/2025 academic year. Results: The results of the study carried out on 10 students, in the pre-cycle activities the number of students who completed was 2 students (2%), while students who had not completed were 8 students (8%), with an average score of 69.4%. In cycle I, there was an increase in the number of students who completed 7 students (7%) while students who had not completed were 3 students (3%) with an average score of 75.9%. Then in cycle II, there was a very high increase compared to the previous cycle, namely students who had reached the KKM were 9 students (9%), while students who had not completed were 1 student (1%) with an average score of 77.8%. Conclusion: This study shows that the application of differentiated learning can improve the learning outcomes of Islamic Religious Education in class VII students of SMPN 35 (Berasrama) Kaur in the 2024/2025 academic year.
PKM Literasi Cerpen Digital Peduli Lingkungan Biota Laut Bagi Guru dan Siswa SMA Negeri 20 Makassar: PKM Digital Short Story Literacy Cares for Marine Biota for Teachers and Students of SMA Negeri 20 Makassar Juanda, Juanda; Azis; Andi Agussalim AJ; Iswan Afandi
BIDIK: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): BIDIK: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bidik.v6i1.8248

Abstract

Cerpen sebagai karya sastra oleh pengarangnya merefleksikan fenomena yang terjadi disekitar pembaca seperti tema-tema lingkungan yang berkaitan dengan biota laut. Tujuan PKM ini adalah menjadikan siswa dan guru peduli pada kerusakan lingkungan yang berkaitan dengan biota laut. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, workshop, dan pendampingan. Hasil yang dicapai adalah siaswa dan guru telah mampu dalam literasi cerpen digital. Judul cerpen tersebut adalah: Pengelana Laut karya Linda Christanty; Laut Mengambil Cintaku, Harin Botan, Yang Bernyanyi pada Malam Dingin; Pemanggil Kematian karya Jemmy Piran; meningkatnya pemahaman dan kepedulian siswa dan guru terhadap kerusakan lingkungan yang berkaitan dengan biota laut, seperti pelarangan menangkap ikan dengan menggunakan bom ikan dan menjaga polusi air laut dari pembuangan sampah. 
PENGGUNAAN KALIMAT EFEKTIF DALAM TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII SMP MAHAPUTRA TELLO MAKASSAR: The Use of Effective Sentences in Descriptive Texts by Students In Grade VII of Mahaputra Tello Junior High School In Makassar Aqiqah Am, Andi; Azis; Wijayanti, Tuti
Journal of Applied Linguistics and Literature Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Applied Linguistics and Literature
Publisher : Study Program of Indonesian Language Education, Faculty of Languages and Literature, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/jall.v3i1.8776

Abstract

This study aims to describe various forms of errors in sentence usage by seventh-grade students at Mahaputra Junior High School when writing descriptive texts, with a focus on sentence effectiveness. This study uses a descriptive qualitative method, in which data is collected through students' descriptive texts and then analysed to identify errors. The study data consisted of 11 students' descriptive texts, which were presented in tabular form with students coded using letters of the alphabet, while errors were marked with numbers. The results of the analysis showed that the use of effective sentences in students' descriptive texts did not meet the requirements for effective sentences as a whole. From a total of 11 texts, various errors were found that indicated a lack of understanding among students regarding the aspects of sentence effectiveness. These findings indicate that there is still much room for improvement in terms of composing sentences that are more effective and in accordance with the applicable rules.
Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia Siswa Kelas I di UPT SDN 1 Bangkala Barat Kabupaten jeneponto: Indonesian Vocabulary Mastery of Grade I Students at UPT SDN 1 Bangkala Barat, Jeneponto Regency Nopiyanti, Nopiyanti; Asia M, Asia M; Azis
Journal Studies in Indonesian Language and Literature Vol. 2 No. 2 (2025): Journal Studies in Indonesian Language and Literature
Publisher : Journal Studies in Indonesian Language and Literature

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the mastery of Indonesian language comprehension in grade I at UPT SDN 1 Bangkala Barat. The type of research used is quantitative descriptive research. The sample in this study was 22 grade I students at UPT SDN 1 Bangkala Barat, Jeneponto Regency, which were obtained using purposive sampling techniques from the population of this study, which amounted to 122 people. The focus of this study is the mastery of Indonesian language comprehension consisting of nouns, verbs, adjectives, and conjunctions in grade I students at UPT SDN 1 Bangkala Barat, Jeneponto Regency. The data collection technique in this study used a questionnaire as the main instrument in data collection. The data analysis technique used in this study was a data analysis technique in the form of descriptive statistics. The results of this study revealed that the highest mastery of Indonesian vocabulary of first-grade students at UPT SDN 1 Bangkala Barat, Jeneponto Regency was in the adjective category, where 13 students (59.1%) were classified as very good. In the verb category, 9 students (40.9%) were classified as very good, but the same number were also classified as poor. Meanwhile, mastery of nouns was classified as quite good with 8 students (36.4%) in the very good category. Meanwhile, mastery of conjunctions showed the lowest results, with 14 students (63.6%) classified as poor and none were classified as very good. This study shows significant variation in vocabulary mastery between categories in first-grade students at UPT SDN 1 Bangkala Barat, Jeneponto Regency. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguasaan kosakata bahasa Indonesia kelas I di UPT SDN 1 Bangkala Barat Kabu. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 22 siswa kelas I di UPT SDN 1 Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto yang diperoleh menggunakan teknik purposIe sampling dari populasi penelitian ini yang berjumlah 122 orang. Fokus penelitian ini adalah penguasaan kosakata bahasa Indonesia yang terdiri dari kata benda, kata kerja, kata sifat, dan kata hubung pada siswa kelas I di UPT SDN 1 Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket sebagai instrumen utama dalam pengumpulan data.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data berupa statistik deskriptif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa penguasaan kosakata Bahasa Indonesia siswa kelas I di UPT SDN 1 Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto paling tinggi terdapat pada kategori kata sifat, dimana 13 siswa (59,1%) tergolong sangat baik. Pada kategori kata kerja, 9 siswa (40,9%) tergolong sangat baik, namun jumlah yang sama juga tergolong kurang. Sementara itu, penguasaan kata benda tergolong cukup baik dengan 8 siswa (36,4%) berada pada kategori sangat baik. Adapun penguasaan kata hubung menunjukkan hasil paling rendah, dengan 14 siswa (63,6%) tergolong kurang dan tidak ada yang tergolong sangat baik. Penelitian ini menunjukkan adanya variasi signifikan dalam penguasaan kosakata antar kategori pada siswa kelas 1 di UPT SDN 1 Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto
Digital Rhetoric and the Logical Construction of Argumentation in Valentinus Resa's Broadcasts on YouTube Aldi Alamsyah; Azis; Baharman
Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Vol. 13 No. 1 (2026): Volume 13 No 1 April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/25409190.906

Abstract

Media digital mendorong munculnya bentuk-bentuk argumentasi publik yang menuntut kejelasan penalaran dan referensi faktual yang akurat, terutama ketika membahas isu-isu kewarganegaraan dan regulasi negara. Studi ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana aspek logos dimanfaatkan dalam penyampaian argumen pada program Meet Night Live di saluran YouTube Metro TV, yang dipandu oleh Valentinus Resa, ketika membahas isu-isu terkait naturalisasi dan regulasi agraria. Pendekatan kualitatif digunakan melalui proses transkripsi, pengurutan data, dan pengkodean, dengan fokus pada struktur penalaran, hubungan sebab-akibat, dan penggunaan dasar hukum serta data empiris. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi bentuk argumentasi yang dibangun melalui referensi aturan formal, kronologi peristiwa, dan penegasan prinsip-prinsip yang mengatur kewarganegaraan dan kepemilikan tanah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa aspek logos muncul melalui penataan argumen berdasarkan regulasi hukum yang relevan, seperti Undang-Undang Agraria Dasar Nomor 5 Tahun 1960, dan melalui penyajian kronologi naturalisasi para pelaku yang disusun secara logis untuk memperjelas kewajiban prosedural yang harus dipenuhi. Argumentasi yang disampaikan oleh pembawa acara menekankan bahwa isu naturalisasi tidak dapat dipahami hanya sebagai tindakan simbolis semata, melainkan sebagai proses hukum dengan syarat dan prinsip yang harus dipatuhi. Penelitian ini berkontribusi untuk memperkuat pemahaman tentang praktik argumentasi logis dalam media digital. Penelitian ini menegaskan bahwa kerangka logos dalam retorika Aristoteles tetap relevan untuk mempelajari penyampaian informasi publik yang menuntut akurasi, koherensi, dan kejelasan penalaran.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN IBADAH PERSPEKTIF MUHAMMAD BIN SHALIH AL-UTSAIMIN Azis; Beni Riswandi
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 Juni (2020): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v2i1.31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkupas nilai-nilai yang terkandung dalam kitab majalis syahru ramadhan. Penelitian berjenis penleitian library research, dengan teknik pengumpulan data dokumentasi dan analisisnya dengan metode content analisys. Hasil penelitian terdapat lima nilai-nilai pendidikan ibadah dalam kitab majālis syahru ramadhān, yaitu nilai pendidikan ibadah puasa, nilai pendidikan ibadah shalat malam, nilai pendidikan ibadah membaca Al-Qur’an, nilai pendidikan ibadah zakat fitri, dan nilai pendidikan ibadah i’tikaf.
ANALISIS KEGIATAN ‘HUJAN KARYA’ MERUPAKAN BAGIAN DARI PEMBELAJARAN PROJECT-BASED LEARNING PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN SENI MUSIK PRODI PGSD, MERUPAKAN PENGUATAN SOFT SKILL DALAM TEKNIK BERMAIN MUSIK TRADISIONAL Loustiawaty, Lousy; hilmy, Fauziyah Maftuh Hilmy; Nidya Septianty, Cindy; Indah Oktaviani, Zahra; Azis; Istiqomah, Siti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.55496

Abstract

The Hujan Karya activity is an implementation of the Project-Based Learning (PjBL) approach in the Music Education course within the Elementary School Teacher Education (PGSD) Program, aimed at strengthening students’ soft skills in traditional music performance. This study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observations, interviews, and documentation of the Hujan Karya activity, which involved students in designing, practicing, and performing traditional music compositions collaboratively. The findings indicate that the activity was effective in enhancing students’ collaboration, communication, discipline, responsibility, creativity, and self-confidence. In addition, students demonstrated improved technical skills in playing traditional musical instruments such as gamelan, angklung, and other regional instruments. The implementation of Project-Based Learning through the Hujan Karya activity successfully bridged the balance between theoretical understanding and practical application while fostering students’ appreciation and love for Indonesia’s traditional musical heritage. The soft skills developed through this activity are expected to serve as valuable competencies for PGSD students as future elementary school teachers in delivering creative, innovative, and contextual music education.