Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional Wiriyadi, Felicia Virginia; Herdiana, Wyna; Tiffany, Florentina
Anggit: Jurnal Desain Produk Vol 1 No 2 (2024): Anggit: Jurnal Desain Produk
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/ajdp.v1i2.4320

Abstract

Masalah mental yang banyak dialami oleh individu, salah satunya adalah gangguan emosi. Riskesdas tahun 2018 mencatat 157.695 remaja berusia 18-24 tahun rentan mengalami gangguan emosi yang disebabkan oleh kesepian dan memiliki kecenderungan self- harm dan tindakan bunuh diri. Untuk mengatasi gangguan emosi tersebut, pemberian dukungan emosional menjadi hal penting. Dukungan emosional dapat diberikan melalui kegiatan yang mendorong pelepasan hormon endorfin dan dopamine, seperti memeluk boneka rajut. Berdasarkan permasalahan tersebut, ditemukan peluang untuk eksplorasi pada material, ukuran dan bentuk boneka rajut agar nyaman dipeluk untuk meningkatkan rasa senang guna memberi dukungan emosional pada individu yang merasakan kesepian. Penelitian ini menggunakan human-centered research dengan metode desktop research, literature review, expert interviews, low-fidelity prototyping, user testing yang dilakukan untuk menemukan jenis material, ukuran dan bentuk boneka rajut yang nyaman dipeluk. Hasil penelitian ini berupa kebaruan dalam kombinasi material, ukuran dan bentuk boneka rajut yang nyaman dipeluk guna memberi dukungan emosional kepada individu yang sedang merasakan kesepian. Penelitian ini membawa dampak pada perkembangan solusi yang dapat ditawarkan produk fisik terhadap kondisi psikis sorang individu.
Melatih Kemandirian Anak Usia 6 Hingga 11 Tahun Dengan Metode Montessori Melayin, Baiq Naning Putri; Herdiana, Wyna; Hartanto, Kenny
Anggit: Jurnal Desain Produk Vol 2 No 2 (2025): Anggit: Jurnal Desain Produk
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/ajdp.v2i2.4558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendukung kemandirian anak usia 6 hingga 11 tahun dengan desain yang ergonomis dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan anak, dengan wawancara orangtua dan observasi terhadap interaksi anak-anak. Instrument mencakup wawancara mendalam mengenai peran orangtua bagaimana dalam mendidik kemandirian, serta observasi untuk memahami anak-anak cara untuk mengakses dan menggunakan objek tersebut secara mandiri. Dengan hasil menunjukkan bahwa anak-anak memerlukan akses yang sesuai dengan ukuran tubuh anak, serta ruang yang efisien untuk dengan mudah mengetahui cara menggunakan objek tersebut, dan dapat dengan mudah untuk mengorganisir barang sesuai dengan ukuran tubuh anak. Tidak hanya memilih ukuran yang sesuai, namun material perlu di perhatikan, menggunakan material yang aman dan tidak berbahaya bagi anak-anak. Dampak dari penelitian ini adalah dengan tercipta solusi desain yang mendorong kemandirian anak yang ergonomis, praktis, dan juga dapat mendukung perkembangan anak dengan menggunakan metode Montessori, dengan memberikan kebebasan anak untuk sehari- harinya.
Perancangan Book Nook Bertema Kehidupan Masyarakat Indonesia Fifkowati, Ghania Kazima; Herdiana, Wyna; Tiffany, Florentina
Anggit: Jurnal Desain Produk Vol 2 No 2 (2025): Anggit: Jurnal Desain Produk
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/ajdp.v2i2.5434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain book nook bertema budaya Indonesia sebagai alternatif variasi book nook yang didominasi oleh tema luar negeri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan metode observasi, studi kasus, dan analisis tema. Observasi pada penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kekurangan dan kelebihan book nook melalui produk eksisting yang beredar di Indonesia. Lalu studi kasus dilakukan untuk mempelajari cara pengadaptasian budaya Indonesia menjadi sebuah elemen grafis yang akan berfungsi sebagai visual dan narasi book nook. Kemudian dilakukan analisis tema untuk mencari tema yang memiliki peluang untuk di kembangkan berdasarkan pertimbangan segi relevansinya terhadap budaya Indonesia dan hubungan emosional tema terhadap Masyarakat. Hasil penelitian ini berupa catatan perbaikan produk dan juga 4 tema terpilih dengan judul seri “ruang kehidupan”. Penelitian ini berdampak pada perkembangan produk kreatif dengan kearifan lokal.
Transformasi sepatu boots kulit vintage menuju boots kulit yang lebih ergonomis Febriantoro, Raihan; Herdiana, Wyna; Tiffany, Florentina
PRODUCTUM Jurnal Desain Produk (Pengetahuan dan Perancangan Produk) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/productum.v8i2.14813

Abstract

Leather boots have long been a top choice in the world of fashion and functionality, offering durability and classic style. The latest innovation brings the transformation of traditional leather boots into ergonomic leather boots, designed to improve comfort and support the normal functional movement anatomy of the foot. This shoe combines premium leather materials with ergonomic technology, such as a soft sole, adjustable arch support, and flexible design to support the natural movement of the foot, so that boot users avoid the risk of minor injury due to the use of boots with leather materials. With a focus on foot health and long-term wearing comfort, these ergonomic leather boots not only maintain the classic aesthetic but also present additional benefits to the user's daily life, whether for light activities or heavy work. This transformation paved the way for products that integrate style with function health, making it an ideal choice for modern consumers who prioritize comfort without sacrificing appearance. The results of the study show that users of leather boots often experience minor injuries such as blistered feet, impaired blood circulation, and difficulty moving the legs freely according to their normal function. The factors that affect this are because the shoe does not have poor air circulation, the material is less flexible, and the arrangement of components that do not pay attention to the ergonomics of the foot. Users love boots that can be worn both for outdoor and daily needs.
Integration of Kansei Engineering and Nudge Based Design Thinking for Patient Comfort in Healthcare Services Hartono, Markus; Herdiana, Wyna; Sujatmiko, Guguh; Hairunnas; Jaya, Brian Kurniawan; Parung, Christabel Annora Paramita
Jurnal Teknik Industri: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Industri Vol. 27 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jti.27.1.51-76

Abstract

Healthcare often struggles to obtain patient comfort and autonomy, leading to confusion, frustration, and dependency on healthcare staff. In addressing this concern, this study is conducted to propose an integrative framework of Kansei Engineering (KE) and Nudge Theory (NT) within the Design Thinking (DT). It is a novel approach called KENT-DT. Utilizing a human-centric design methodology, this study implemented semi-structured interviews and direct observations with hospitalized patients to assess their emotional responses and interactions with existing beds and hospital staff. The data disclosed some critical pain points, including lack of intuitive control, discomfort, and restricted patient autonomy in bed adjustments, which too often led to dependency on hospital staff. To address these issues, this study proposed an improved hospital bed prototype utilizing KE for patient emotional design considerations and NT to subtly encourage positive patient behaviors, such as maintaining ergonomic bed positions to prevent pressured body portions. Some features of the redesigned bed are offered, such as visual cues, intuitive control location, and ergonomic support enhancements. It is to reduce dependency on staff and increase patient autonomy. According to an evaluation by a doctor and a hospital staff member, it has been concluded that there is an expected increase in patient satisfaction and autonomy. This study brings expected implications. It suggests that integrating KE and NT in medical and hospital product design can foster a more patient-centred healthcare experience, encourage speedy recovery, and reduce staff burden. Future study is highly encouraged to implement the prototype of redesigned beds and evaluate the long-term impact of them on patient recovery. The adaptability of patients across diverse healthcare facilities may be considered as well.