Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Sosialisasi Pemeliharaan Jaringan Irigasi Bagi Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Sekar Padi Desa Bandungrejo Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban Jawa Timur Sugiyanto, Sugiyanto; Mustikaningrum, Dhina; Susanto, Harry; Setiyanta, Nunuk Candra; Marbun, Maja Pranata
Devotion: Journal Corner of Community Service Vol. 1 No. 3 (2023): February
Publisher : CV. Tripe Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54012/devotion.v1i3.126

Abstract

Dalam rangka memberdayakan jaringan irigasi untuk menghasilkan kinerja optimal sangat diperlukan adanya pemeliharaan yang intensif secara konsisten dan tepat sasaran. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk mengadakan sosialisasi pemeliharaan jaringan irigasi bagi Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Sekar Padi Desa Bandungrejo Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban. Metode yang digunakan adalah dengan ceramah tatap muka dengan narasumber Dosen Fakultas Teknik dan Pertanian. Dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Conversion of Sunan Candlenut Oil to Aromatic Hydrocarbons with Hydrocracking Process Over Nano-HZSM-5 Catalyst Al Muttaqii, Muhammad; Marbun, Maja Pranata; Sudibyo, Sudibyo; Aunillah, Asif; Pranowo, Dibyo; Hasanudin, Hasanudin; Rinaldi, Nino; Bardant, Teuku Beuna
Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis 2024: BCREC Volume 19 Issue 1 Year 2024 (April 2024)
Publisher : Masyarakat Katalis Indonesia - Indonesian Catalyst Society (MKICS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9767/bcrec.20116

Abstract

In this paper, the catalysts (Nano-HZSM-5 and Fe-La/nano HZSM-5) were prepared with incipient wetness impregnation and applied for hydrocracking of Sunan candlenut oil. The hydrocracking process was conducted in a batch reactor with a pressure of 20-30 bar H2 gas for 2 h under various temperatures. The results demonstrated that hydrocracking of Sunan candlenut oil using nano HZSM-5 and Fe-La/NHZ catalysts could be converted into aromatic hydrocarbons, and the reaction temperature affected hydrocarbon production. The aromatic compounds, such as propyl-benzene, 1-ethyl-3-methylbenzene, heptyl-benzene, 2-ethyl-naphthalene, etc., reached 35.51% over the Fe-La/NHZ_2 catalyst. In all cases, the zeolite-based catalysts are the most suitable to produce aromatic hydrocarbons. Metal impregnated (Fe and La) on nano HZSM-5 catalyst could improve the aromatics compounds due to increased metal and acid sites. Copyright © 2024 by Authors, Published by BCREC Publishing Group. This is an open access article under the CC BY-SA License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0).
Lampung Natural Zeolite Dopped with of ZnO-TiO2 Metal Oxide as Catalyst for Biodiesel Production Al Muttaqii, Muhammad; Marbun, Maja Pranata; Priyanto, Sugeng; Sibuea, Andreas; Simanjuntak, Wasinton; Syafaat AM, Fuad; Silalahi Raja, Havier Samuel Huttur; Alviany, Riza; Maryani, Tri; Sulistyaningsih, Triastuti; Prasetyo, Erik; Sudibyo, Sudibyo; Yati, Indri
Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis 2024: BCREC Volume 19 Issue 1 Year 2024 (April 2024)
Publisher : Masyarakat Katalis Indonesia - Indonesian Catalyst Society (MKICS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9767/bcrec.20038

Abstract

Research has been carried out on making biodiesel from palm oil using natural zeolite catalysts impregnated with metal oxides such as zinc oxide and titanium oxide. This research aims to produce biodiesel using natural zeolite and ZnO-TiO2/NZ catalysts. The catalysts were analyzed using X-Ray Diffraction (XRD), X-Ray Fluorescence (XRF), Scanning Electron Microscope (SEM), and Brunauer-Emmet-Teller (BET). The catalyst was tested in the transesterification reaction to produce biodiesel. The mole oil and methanol ratio varied from 1:15, 1:18, and 1:20. In addition, the biodiesel product was analyzed using Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS). The results showed the optimum condition for converting triglycerides to 1:18 variation of oil:methanol was 60.53%using a ZnO-TiO2/NZ catalyst. The ZnO-TiO2/NZ catalyst is very promising for use as a catalyst for converting palm oils into biodiesel.
Pelatihan Pemanfaatan Minyak Jelantah sebagai Lilin Aromaterapi untuk Mengurangi Polusi Lingkungan di Daerah Tuban Anindita, Yosita Dyah; Marbun, Maja Pranata; Prabawati, Ervie Sukma; Nungraeni, Ratih Estu
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak jelantah (used cooking oil, UCO) merupakan limbah rumah tangga yang banyak ditemukan akibat proses penggorengan berulang yang mengakibatkan perubahan komposisi kimia minyak menjadi berbahaya. Senyawa berbahaya seperti asam lemak bebas, senyawa polisiklik aromatik hidrokarbon (PAHs), aldehida, keton, dan produk oksidasi minyak lainnya dapat terbentuk, yang bersifat toksik dan berpotensi karsinogenik. Kontaminasi minyak jelantah yang tidak terkelola dengan baik dapat mencemari lingkungan melalui pencemaran tanah, air, serta polusi udara akibat pembakaran tidak sempurna. Pengelolaan limbah ini menjadi sangat penting untuk mengurangi dampak negatif terhadap kesehatan manusia dan ekosistem. Berbagai metode pemanfaatan ulang minyak jelantah, seperti pembuatan biodiesel, sabun, dan lilin aromaterapi, telah dikembangkan sebagai solusi untuk mengurangi limbah serta memberikan nilai tambah ekonomi. Studi ini meninjau komposisi kimia dan risiko toksik minyak jelantah, serta mengulas teknologi pengolahan yang dapat mengubah limbah berbahaya ini menjadi produk ramah lingkungan dan bernilai guna. Upaya pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi juga menjadi fokus utama untuk mendukung pengelolaan limbah berbasis komunitas yang berkelanjutan.
Penerapan Filtrasi Berlapis Zeolit, Karbon Aktif dan Greensand untuk Air Bersih di Desa Sumberejo, Tuban Anindita, Yosita Dyah; Marbun, Maja Pranata; Prabawati, Ervie Sukma; Nungraeni, Ratih Estu; Fidyaningrum, Heni; Hakim, Luqman Randyan; Saputra, Nova Dwi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8380

Abstract

Ketersediaan air bersih yang belum memenuhi standar kesehatan masih menjadi permasalahan di berbagai wilayah pedesaan, termasuk Desa Sumberejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Masyarakat setempat masih banyak memanfaatkan air tanah dari sumur gali dan sumur bor dangkal yang kualitas airnya tidak sesuai standar air bersih, ditandai dengan warna kekuningan, bau, dan endapan akibat kandungan polutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas air bersih melalui penerapan teknologi filtrasi berlapis yang terdiri dari pasir silika, karbon aktif, zeolite dan manganeese greensand yang mudah diaplikasikan oleh masyarakat, sekaligus meningkatkan pengetahuan dan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan air bersih. Metode yang digunakan meliputi pengambilan sampel air tanah, perancangan dan pembuatan unit filtrasi berlapis berbahan ember cat bekas dengan media filtrasi berlapis, serta kegiatan penyuluhan dan demonstrasi kepada masyarakat di Balai Desa Sumberejo yang diikuti oleh 25 warga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa unit filtrasi yang diterapkan mampu memperbaiki kualitas air secara fisik, ditandai dengan peningkatan kejernihan, berkurangnya aroma, dan penurunan endapan secara visual. Selain itu, kegiatan penyuluhan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya air bersih, prinsip kerja filtrasi, serta cara perakitan dan perawatan alat. Penerapan teknologi filtrasi sederhana berbasis teknologi tepat guna ini berpotensi menjadi solusi alternatif yang efektif dan berkelanjutan dalam penyediaan air bersih di wilayah pedesaan dengan permasalahan serupa.
Nickel-vanadium impregnated to hydrotalcite for hydrocracking of waste cooking oil Marlinda, Lenny; Priyanto, Sugeng; Oktiarmi, Peri; Marbun, Maja Pranata; Dewi, Aisha Andini Indira; Sudibyo, Sudibyo; Yati, Indri; Aziz, Abdul; Nugraha, Reva Edra; Al Muttaqii, Muhammad
International Journal of Renewable Energy Development Vol 15, No 3 (2026): May 2026
Publisher : Center of Biomass & Renewable Energy (CBIORE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61435/ijred.2026.61972

Abstract

Hydrotalcite (HT) is a type of clay mineral belonging to the group of layered double hydroxides (LDHs) or anionic clays, which has a layered structure like brucite (Mg(OH)₂), but some of the divalent cations (such as Mg²⁺) are replaced by trivalent cations (such as Al³⁺). HT as a heterogeneous catalyst is particularly attractive because it is easy to separate and resistant to high temperatures. HT as a catalyst can be used in hydrocracking reaction to produce biofuel. Metal impregnation on HT is very promising to enhance catalytic activity especially with the bifunctional mechanism of catalyst. Ni-V metal impregnation has been successfully carried out on HTc using wet impregnation method which is indicated by the results of X-Ray Diffraction (XRD) which shows the emergence of typical peaks of both metals and HTc in 2θ = 35‒70⁰ for HTc, 2θ = 37.22⁰ (NiO) and 37.35⁰ (V2O5) regions, 2θ = 43.58⁰ for NiO, 2θ = 61.26⁰ (V) and 63.07⁰ (Ini). Scanning Electron Microscopy-Energy Dispersive X-ray (SEM-EDX) show a shape that is consistent with the characteristics of HT, namely the shape of the particles layered overlapping each other. In addition, the particle size of HTc is quite small with a scale of 1 μm indicating a particle size of hundreds of nanometers. EDX mapping shows that Ni and V have been dispersed evenly on the HTc surface. Based on the results of N2 adsorption-desorption isotherms, it shows that mesopores are formed which are characterized by hysteresis loops. Ni-V metal impregnation increases the surface area up to 19.915 m2/g and the pore diameter up to 37,642 nm. The results of the Waste Cooking Oil (WCO) hydrocraking reaction show that Ni-V metal impregnation can reduce the carboxylic acid composition up to 67.81% and increase hydrocarbons up to 15% at 10% Ni-V/HTc 1:2. 
Efek Penambahan Surfaktan Linear Alkybenzene Sulphonate (LAS) Terhadap % Recovery Bitumen Pada Proses Pemisahan Bitumen Dari Asbuton Menggunakan Air Panas: Efek Penambahan Surfaktan Linear Alkybenzene Sulphonate (LAS) Terhadap % Recovery Bitumen Pada Proses Pemisahan Bitumen Dari Asbuton Menggunakan Air Panas Anindita, Yosita Dyah; Marbun, Maja Pranata; Prabawati, Ervie Sukma; Nungraheni, Ratih Estu; Susianto
Jurnal Teknik Kimia Vol. 20 No. 1 (2025): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Department of Chemical Engineering, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Buton di Sulawesi Tenggara merupakan tempat asal Asbuton, aspal alami yang tertanam dalam batuan. Bitumen dan agregat merupakan komponen dari aspal alami. Bitumen perlu dipisahkan dari aspal agar dapat digunakan secara efisien dalam industri aspal. Penelitian sebelumnya telah dilakukan mengenai penggunaan media air panas untuk memisahkan bitumen dari aspal; namun, bitumen yang digunakan tidak ideal karena viskositasnya tidak dapat diturunkan, sehingga pemisahan menjadi sulit. Modifikasi dilakukan dalam studi selanjutnya dengan menambahkan bahan bakar diesel, surfaktan anionik, dan NaOH; namun, persentase pemulihan yang dicapai tidak ideal. Surfaktan anionik kelas Linear Alkylbenzene Sulphonate (LAS) menjadi faktor yang diteliti dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana persentase pemulihan bitumen (%) dipengaruhi oleh penambahan surfaktan LAS. Penelitian ini dilakukan dalam tangki beraduk yang dilengkapi dengan empat baffle dan pengaduk disk turbin. Tangki tersebut memiliki diameter silinder 10,8 cm dan tinggi 20 cm. Fase awal penelitian melibatkan pencampuran 300 gram asbuton dengan 60% solar dalam tangki pengaduk yang diaduk pada kecepatan 250 rpm dan dijaga pada suhu 90 derajat Celsius selama 30 menit. Selanjutnya, larutan surfaktan LAS-NaOH dengan konsentrasi 25% ditambahkan ke dalam tangki yang mengandung campuran asbuton-solar (perbandingan larutan surfaktan terhadap campuran asbuton-solar). Konsentrasi natrium hidroksida 1 (% massa) dan larutan surfaktan yang digunakan adalah 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2% (% massa). Setelah menambahkan larutan NaOH dan LAS dan mengaduk selama 30 menit pada kecepatan 1500 rpm, proses pencernaan dimulai. Selanjutnya, campuran dipindahkan ke gelas beaker dan ditambahkan air garam dengan konsentrasi 3,5% untuk memulai proses pemisahan. Setelah itu, cairan dalam gelas beaker dibiarkan selama satu hari. Tiga lapisan akan terbentuk dalam campuran setelah satu hari. Kepadatan lapisan atas, yang merupakan larutan bitumen solar, diukur untuk menghitung persentase pemulihan (%). Berdasarkan eksperimen, persentase pemulihan tertinggi terjadi pada penambahan 60% diesel, konsentrasi surfaktan LAS 1,5%, konsentrasi NaOH 1%, dan perbandingan penambahan larutan surfaktan LAS-NaOH 25%, atau 97,74% dari total larutan. Kata Kunci: Asbuton, Air Panas, Digesting, Solar, Surfaktan LAS.