Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP PERUBAHAN SUHU TUBUH PADA PASIEN FEBRIS Fadli Fadli; Akmal Hasan
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.393 KB) | DOI: 10.12345/jikp.v7i2.32

Abstract

Demam adalah peroses alami tubuh untuk melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh ketika suhu tubuh meningkat melebihi suhu tubuh normal (>37,2oC). Peningkatan suhu tubuh mengakibatkan demam dan menjadi salah satu manifestasi paling umum penyakit pada anak. Kompres adalah salah satu terapi non farmakologi yang mampu manangani suhu tubuh anak yang mengalami febris. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 05 Juni sampai dengan 05 Juli Tahun 2017 di puskesmas Tanru Tedong Kabupaten Sidrap. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen dengan rancangan pre and post test design, sampel pada penelitian ini adalah pasien anak yang mengalami febris di ruang instalasi gawat darurat dengan jumlah sampel sebanyak 17 orang. Tekhnik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Dari hasil penelitian dengan uji Kolmogorov-Smirnov Z didapat nilai pre p=0,62 dan untuk post p=0,54. Dengan tingkat kemaknaan p >α (0,05) Yang dimana p >α (0,05) berarti uji normalitas data berdistribusi normal maka dari itu dilakukan uji Paired T test, dengan hasil p=0,0001 dengan tingkat kemaknaan p <α (0,05) yang dimana 0,0001<0,05 maka dari itu dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh kompres hangat terhadap perubahan suhu tubuh pasien febris di ruangan instalasi gawat darurat puskesmas Tanru Tedong Kabupaten Sidrap. Hasil penelitian ini dapat di pergunakan sebagai bahan masukan bagi institusi kesehatan dan penanganan peningkatan suhu tubuh pada pasien febris. Semoga penelitian ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan peneliti sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi peneliti dalam hal melakukan penelitian.
PENGETAHUAN DAN PENGALAMAN PERAWAT DALAM PENILAIAN TRIAGE DI INSTALASI GAWAT DARURAT Fadli Fadli; Andi Sastria
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.319 KB)

Abstract

Instalasi gawat darurat (IGD) memiliki peran sebagai gerbang utama masuknya penderita gawat darurat. Keadaan gawat darurat merupakan suatu keadaan klinis dimana pasien membutuhkan tindakan medis yang secepatnya guna menyelamatkan nyawa dan kecacatan lebih lanjut. Petugas kesehatan IGD sedapat mungkin berupaya menyelamatkan pasien dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Bila ada kondisi pasien gawat darurat yang datang di IGD Pengetahuan dan pengalaman perawat IGD sangat dibutuhkan dalam pengambilan keputusan klinis agar tidak terjadi kesalahan dalam melakukan pemilahan saat triage sehingga dalam penangan pasien bisa lebih optimal dan terarah. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat gambaran pengetahuan dan pengalaman perawat dalam penilaian triage di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Nene Mallomo Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan jumlah sampel yang digunakan 26 perawat dengan teknik total sampling. Hasil uji univariat menunjukkan seluruh perawat di IGD berpegetahuan baik dengan jumlah 26 perawat (100%), dan berpegalaman sebanyak 19 perawat (76%), dan hanya 7 perawat (28%) yang kurang berpengalaman dalam penilaian triage
PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN BERBASIS NILAI-NILAI KEMUHAMMADIYAH-AN DALAM PRAKTIK MAHASISWA KEPERAWATAN Fadli Fadli; Andi Sastria
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.88 KB)

Abstract

Asuhan keperawatan berbasis nilai-nilai kemuhammadiyahan yang berorientasi Islam ini diawali dengan pengkajian meliputi konsep klien tentang Allah SWT, sumber kekuatan atau harapan, praktek religius dan hubungan antara keyakinan spiritual dengan status kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan asuhan keperawatan berbasis nilai-nilai kemuhammadiyahan dalam praktik mahasiswa keperawatan. Peneilitian ini mengunakan rancangan deskriptif eksploratif yang telah dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan bulan Mei Tahun 2017 di Rumah Sakit Umum Nene Mallomo Kabupaten Sidrap. Adapun sampel dalam peneltian ini adalah mahasiswa profesi Ners (level 7) tahun akademik 2016/2017 dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dengan jumlah sampel 98 mahasiswa profesi ners. Teknik pengumpulan data dengan angket, lembar observasi, dan wawancara dengan dilakukan analisa menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa penerapan asuhan keperawatan berbasis nilai-nilai kemuhammadiyahan sebagian besar mahasiswa profesi ners menerapkan pada pasien yaitu 79,6% Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan nilai-nilai kemuhammadiyahan dalam penerapan asuhan keperawatan.
Relationship between Self Care Behavior and Diabetes Self-Management Education in Patients with Diabetes Mellitus Type 2 Kassaming Kassaming; Fadli Fadli; Safruddin Safruddin
JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Vol 8, No 1 (2022): Volume 8, Nomor 1(2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpki.v8i1.45349

Abstract

Abstract Introduction: Type 2 Diabetes Mellitus is caused by disruption of insulin secretion and insulin resistance. One aspect that plays an important role in the management of this disease is diabetes self-management education. Good self-care behavior will make diabetes management controlled and prevent complications and make the quality of life better. Objectives: The purpose of this study is to determine the relationship between self-care behavior and knowledge, patient motivation, family support, and self-efficacy on diabetes self-management education for type 2 Diabetes mellitus patients. Methods: The method used in this study was a quantitative approach: cross-sectional. The sample used was 115 patients with type 2 Diabetes mellitus in Sidrap Regency. The analytical method used is the Structural Equation Model (SEM). Result: The findings of the study showed that self-care behavior in patients with Diabetes mellitus of type 2 was influenced by knowledge factors by 89%, motivation factors by 82.8%, family support by 84.9%, and self-efficacy factors by 78.4%. Meanwhile, diabetes management of type 2 Diabetes mellitus patients was influenced by treatment factors by 75.5%, blood sugar control factors by 88.1%, dietary factors by 60.9%, physical activity factors by 87.3%, and foot care factors 53,8%. The structural model of this study explains the variable care cell behavior with self-care management of 47.5%, so that it can be seen that self-care behavior has a significant effect on DMSE in type 2 Diabetes mellitus patients (p-value= 0.001). Discussion: Therefore, the management of Diabetes mellitus must be more active in providing education to sufferers so that their knowledge or family members can increase and understand how to carry out diabetic management properly. AbstrakPendahuluan: Diabetes melitus tipe 2 disebabkan oleh terganggunya sekresi insulin dan resistensi insulin. Salah satu aspek yang memegang peranan penting dalam penatalaksanaan penyakit ini adalah diabetes self-management education. Perilaku self care yang baik akan membuat manajemen diabetes terkontrol dan mencegah terjadinya komplikasi dan membuat kualitas hidup menjadi lebih baik. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perilaku self care serta besaran pengaruh dari pengetahuan, motivasi pasien, dukungan keluarga, dan efikasi diri terhadap diabetes self-management education pasien Diabetes mellitus tipe 2. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang menggunakan metode cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 115 pasien Diabetes mellitus tipe 2 di Kabupaten Sidrap. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM) mengunakan Amos 2.0 dan SPSS 20 (IBM Corp). Hasil: Temuan penelitian menunjukkan bahwa perilaku self care pasien Diabetes mellitus tipe 2 dipengaruhi oleh faktor pengetahuan sebesar 89%, faktor motivasi sebesar 82,8%, dukungan keluarga sebesar 84,9%, dan faktor efikasi diri sebesar 78,4%. Sedangakan manajemen diabetes pasien Diabetes mellitus tipe 2 dipengaruhi oleh faktor pengobatan sebesar 75,5%, faktor pengontrolan gula darah sebesar 88,1%, faktor diet sebesar 60,9%, faktor aktivitas fisik sebesar 87,3%, dan faktor perawatan kaki 53,8%. Model struktural penelitian ini menjelaskan variabel perilaku self care dengan manajemen perawatan diri sebesar 47,5%, sehingga dapat diketahui bahwa perilaku perawatan diri berpengaruh signifikan terhadap DMSE pada pasien diabetes melitus tipe 2 (p-value= 0.001). Diskusi: Oleh karena itu, pihak pengelola penyakit diabetes mellitus harus lebih aktif memberikan edukasi kepada para penderita sehingga pengetahuan mereka atau anggota keluarga lebih meningkat dan memahami cara melakukan manajemen diabetik dengan baik.
Faktor Kejadian Stunting Pada Anak Dan Balita Andi Sastria; Hasnah Hasnah; Fadli Fadli
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 14, No 2 (2019): October
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.629 KB) | DOI: 10.30643/jiksht.v14i2.56

Abstract

Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang dialami anak-anak dari gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor penyebab kejadian kejadian stunting pada balita dan anak. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional.Teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling dengan uji analisis chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan faktor pemberian ASI terhadap kejadian stunting (p=0,001); ada hubungan faktor pemberian MP-ASI dengan kejadian stunting (p=0,001); ada hubungan faktor pengetahuan orang tua terhadap kejadian stunting (p=0,001). Diperlukan upaya pendekatan jangka pendek agar orang tua memberikan ASI eksklusif sampai anak 6 bulan, memberikan ASI dan makanan pendamping ASI sesuai dengan umur hingga 12 bulan, sehingga anak 6-23 bulan dapat mengejar tumbuh kembangnya dengan baik. Sedangkan pendekatan jangka panjang dapat dilakukan oleh petugas kesehatan untuk memberikan edukasi kepada keluarga sehingga dapat memutuskan mata rantai stunting karena dengan adanya edukasi akan meningkatkan pengetahuan keluarga. 
Analisis faktor penyebab kejadian anemia pada ibu hamil Fadli Fadli; Fatmawati Fatmawati
Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah Vol 15, No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.369 KB) | DOI: 10.31101/jkk.988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor penyebab kejadian anemia. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif rancangan korelasional dengan 59 sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Uji analisis yang digunakan uji fisher's exact test dan uji multiple logistic regression. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara faktor pengetahuan terhadap kejadian anemia (p=0,001); ada hubungan antara faktor kunjugan antenatal care terhadap kejadian anemia (p=0,003); ada hubungan antara faktor kecukupan konsumsi tablet Fe terhadap kejadian anemia (p=0,009). Sedangan hasil uji multiple logistic regression diperoleh hasil bahwa faktor kecukupan konsumsi tablet Fe yang paling berpengaruh (OR=9,221).
Pengetahuan, Sikap dan Penerimaan Vaksin COVID-19 di Kabupaten Sidenreng Rappang Ayu Fitriani; Nurani St Juwaeriyah AM; Nurul Arfah Ilman; Nurdini Nurdini; Nurul Ainy Mansul S; Fadli Fadli
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v13i3.1695

Abstract

The COVID-19 vaccine can reduce the spread of the disease in a population because the vaccine protects not only those who have been vaccinated but also the wider community. The purpose of this study was to determine the knowledge and attitudes of the community towards the process of receiving the COVID-19 vaccine. This study was a quantitative research with a cross-sectional design, involving 103 respondents. Data were collected through filling out a questionnaire and then analyzed using the Chi-square test. The results of this study indicated a p value = 0.022 for the relationship between knowledge and the process of receiving the COVID-19 vaccine and 0.000 for the relationship between attitudes and the process of receiving vaccines. Furthermore, it was concluded that knowledge and attitudes were significantly related to the acceptance of the COVID-19 vaccine.Keywords: COVID-19; receipt of vaccines; knowledge; attitude ABSTRAK Vaksin COVID-19 dapat mengurangi penyebaran penyakit dalam suatu populasi karena vaksin tidak hanya melindungi mereka yang sudah divaksinasi tetapi juga masyarakat luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap proses penerimaan vaksin COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional, yang melibatkan 103 responden. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner lalu dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai p = 0,022 untuk hubungan antara pengetahuan dengan proses penerimaan vaksin COVID-19 dan 0,000 untuk hubungan antara sikap dengan proses penerimaan vaksin. Selanjutnya disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap berhubungan secara signifikan dengan penerimaan vaksin COVID-19.Kata kunci: COVID-19; penerimaan vaksin; pengetahuan; sikap
Pelatihan Diabetes Educator Bagi Programmer Prolanis Se-Kota Palopo Nilawati Uly; Fadli Fadli; Hera Heriyanti
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol 1 No 1 (2022): Juli Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jics.v1i1.47

Abstract

Upaya mengurangi peningkatan penderita penyakit kronis dan meminimalisir pembiayaan kesehatan untuk penyakit kronis, salah satu upaya BPJS kesehatan bekerjasama dengann FKTP merancang suatu program yaitu PROLANIS dengan target pemenuhan rasio PROLANIS yang rutin mengikuti kegiataan PROLANIS dengan indikator 75 % kehadiran. Tujuan program ini untuk mendorong peserta penderita penyakit kronis diantaranya Diabetes Melitus tipe 2 agar mencapai kualitas hidup yang optimal dengan indikator 75% peserta terdaftar yang berkunjung ke FKTP memiliki hasil baik pada pemeriksaan spesifik terhadap penyakit DM tipe 2. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka ada beberapa kegiatan dalam PROLANIS yang meliputi konsultasi, edukasi, home visite, dan pemantauan status kesehatan. Sebagai bentuk pelayanann promotif dan preventif maka harus dilakukan oleh seorang educator yang kompeten. Metode pembelajaran yang digunakan adalah classical dan practicum.
Peningkatan Pengetahuan bagi Perawat dalam Proses Perawatan Luka Diabetes Melitus Melalui Pelatihan Fadli Fadli; Andi Sastria
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol 1 No 1 (2022): Juli Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jics.v1i1.83

Abstract

Ulkus diabetik merupakan salah satu komplikasi DM yang paling serius dan melumpuhkan. Prevalensi ulkus diabetik di Indonesia sebesar 15% dari penderita DM. Perawatan kaki merupakan upaya pencegahan primer terjadinya ulkus diabetik. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan perawat dalam proses perawatan luka diabetes melitus setelah proses pelatihan. Upaya peningkatan pengetahuan perawat dalam proses perawatan luka DM dilakukan dengan metode pelatihan berupa mini workshop. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa bersama dosen di Universitas Mega Buana Palopo. Adapun sasaran mitra adalah perawat di ruang perawatan bedah di rumah sakit Lamaddukelleng Kabupaten Wajo, jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 36 peserta. Adapun sasaran mitra pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah perawat di ruang perawatan rumah sakit Lamadukkelleng Kabupaten Wajo. Hasil kegitan ini menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan perawat dalam proses perawatan luka.
Penerapan Senam Diabetik Dalam Menurunkan Kadar Gula Darah Sewaktu pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Mappakasunggu Kota Parepare Fadli Fadli; Andi Sastria; Andi Farhan; Ika Putri; Astuti
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol 2 No 1 (2023): Juli Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/jics.v2i1.87

Abstract

Tindakan keperawatan yang tepat pada penderita diabetes mellitus untuk menurunkan kadar gula darah yaitu dengan melakukan pemberian terapi nonfarmakologi yang berupa senam diabetes. Adapun tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui manfaat pelaksanaan senam diabetes dalam menurunkan kadar gula darah sewaktu pada lansia yang menderita diabetes mellitus tipe II. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu memberikan penyuluhan atau edukasi kesehatan serta memberikan intervensi langsung kepada masyarakat yang menderita diabetes mellitus tipe II yang dilaksanakan pada tanggal 30 April 2023 di Panti Sosial Tresna Werdha Mappakasunggu Kota Parepare dan terdapat 10 peserta yang mengikuti senam diabetes. Hasil pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan pengaruh manfaat senam diabetes dalam menurunkan kadar gula darah sewaktu pada lansia yang menderita diabetes melitus tipe II.