Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pentingnya Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Anak Aulia, Hilyatul; Diana, Diana; Suryaningsih, Jayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i6.1141

Abstract

Penulisan artikel ini memiliki tujuan dalam mengkaji pentingnya peran orang tua pada pendidikan anak, dengan fokus pada aspek emosional dan sosial. Dalan penulisan artikel ini menggunakan Penelitian kualitatif, metode pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara pada siswa dan orang tua. Penelitian ini dilakukan di KB & TK Lab Model UMP, dan analisis deskriptif kualitatif untuk menganalisis data. Didapatkan adanya peranan sebagai orang tua pada pendidikan anak, terutama dalam lingkup aspek emosional dan sosial, sangatlah penting. Orang tua mempunyai kewajiban besar dalam menyisipkan nilai-nilai baik yang mendukung perkembangan moral dan intelektual anak. Partisipasi para orang tua pada pendidikan anak saat berada di rumah tidak hanya melengkapi apa yang diajarkan di sekolah, tetapi juga memperkuat hubungan emosional dan sosial yang esensial bagi perkembangan anak.
Dampak Berkelanjutan LSD (Lysergic Acid Diethylamide) pada Kesehatan Fisik dan Mental: Studi Persepsi Siswa SMP di Sulawesi Selatan Aulia, Hilyatul; Alqadri, Zulqifli; Ramlawati, Ramlawati
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Vol. 7 No. 1 (2024): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/

Abstract

Penyalahgunaan LSD (Lysergic Acid Diethylamide) di kalangan siswa semakin menjadi perhatian serius terutama karena dampak jangka panjangnya yang signifikan terhadap kesehatan fisik dan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi siswa SMP di Sulawesi Selatan mengenai dampak LSD terhadap kesehatan fisik dan mental. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Responden terdiri dari 449 siswa yang dipilih menggunakan proportional stratified random sampling dari lima SMP negeri di Sulawesi Selatan. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert 4 poin dengan 30 item pernyataan yang terdiri atas lima kategori, yaitu: Pemahaman tentang Zat Adiktif dan Psikotropika (LSD); Pemahaman tentang Efek LSD pada Kesehatan Fisik; Pemahaman tentang Efek LSD pada Kesehatan Mental; Persepsi tentang Risiko dan Bahaya Penggunaan LSD; serta Sumber Informasi dan Kesadaran tentang Bahaya LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa secara umum terhadap dampak LSD pada kesehatan diinterpretasi positif dengan rata-rata skor 2,82. Namun, terdapat kesenjangan dalam pemahaman siswa mengenai dampak LSD terhadap kesehatan mental. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan program edukasi NAPZA yang lebih komprehensif dan perlunya pemanfaatan teknologi serta literasi digital dalam mendukung upaya peningkatan kesadaran siswa tentang risiko LSD. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan pendidikan NAPZA yang lebih efektif di Sulawesi Selatan.
Efektivitas Metode STEAM dalam Mengembangkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Media Loose Parts Maulina, Iin; Aulia, Hilyatul; Annisa, Syabila; Novia, Musrimah; Fatmarini, Fatmarini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 11 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i11.2020

Abstract

Pendidikan  anak usia dini merupakan salah satu cara orang dewasa untuk menstimulasi anak. Dalam konteks pengembangan bahasa, media ini sangat mendukung anak untuk menggunakan kosakata baru dan mengembangkan kemampuan berbicara dalam situasi yang alami dan kontekstual. Media loose parts juga telah terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas dan kemampuan berkomunikasi anak. Loose parts memancing anak untuk lebih banyak bertanya dan memiliki rasa ingin tahu yang lebih serta ketertarikan yang alamiah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan bahasa anak usia dini sebelum diterapkan metode STEAM melalui loose parts dan efektivitas kemampuan bahasa anak usia dini setelah diterapkan metode STEAM melalui loose parts. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan studi literatur. Proses analisis data ini melibatkan empat tahap, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan akhirnya penarikan kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode STEAM melalui media loose parts efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini dan merekomendasikan penerapannya dalam kurikulum pendidikan anak usia dini untuk mendukung perkembangan holistik anak.
Pengembangan Buku Cerita Bergambar Augmented Reality (AR) Berbasis Tradisi Nyiwak terhadap Kemampuan Literasi Level B Siswa Kelas 2 SD Negeri 2 Senyiur Maritasari, Donna Boedi; Aulia, Hilyatul; Mulyaningsih, RR. Sri Setyawati
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 19, No. 2 : Al Qalam (Maret 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v19i2.4854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan Media Buku Cerita Bergambar Augmented Reality (AR) Berbasis Tradisi Nyiwak Terahadap Kemampuan Literasi Level B siswa Kelas 2 SD Negeri 2 Senyiur. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Desain, Development, Implementation, Evaluation). Pembeda dari buku cerita yang lain yaitu buku cerita tersebut menggunakan teknologi Augmented Reality dan menggunakan cerita budaya lokal tradisi Nyiwak di desa Senyiur.  Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas 2 Sekolah Dasar dengan jumlah 9 siswa sebagai pengguna. Instrumen pengembangan ini menggunakan lembar validasi ahli media ,ahli materi dan angket respon pengguna. Hasil penelitian yaitu dari validator ahli media mendapat skor 80% dengan kategori “Layak”. Sedangkan dari validator ahli materi mendapat skor 81% dengan kategori ”Sangat Layak”. Hasil angket respon siswa mendapat skor 97% dengan kategori “Sangat Layak”  dari 9 siswa sebagai pengguna. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan dapat di simpulkan bahwa media Buku Cerita Bergambar Augmented Reality (AR) Berbasis Tradisi Nyiwak Terhadap Kemampuan Literasi Level B siswa Kelas 2 SD Negeri 2 Senyiur sangat layak digunakan dalam pembelajaran literasi di Sekolah Dasar.
PENGARUH DEMONSTRASI PIJAT EFFLEURAGE PENDAMPING IBU HAMIL TRIMESTER III TERHADAP PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN Aulia, Hilyatul; Marliana, Yunita; Halimatusyaadiah, St
Jurnal Midwifery Update (MU) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Midwifery Update (MU)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jmu.v6i1.167

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Massage Effleurage merupakan massage yang aman, mudah dilakukan, tidak memerlukan banyak alat dan biaya, tidak ada efek samping, dan dapat dikerjakan sendiri atau dengan bantuan orang lain.Tujuan : Mengetahui pengaruh Demostrasi Pijat Effleurage pendamping ibu hamil Trimester III terhadap Pengetahuan dan Keterampilan untuk mengatasi Nyeri Punggung Ibu hamil. Metode : Metode penelitian ini menggunakan metode Randomized Two-Grop Desain, Postest Only. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, jumlah sampel 34 responden (17 responden untuk demonstrasi media video dan 17 responden untuk demonstrasi media leaflet). Pengolahan data menggunkan Uji Mann-Whitney. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian mayoritas karakteristik usia responden berusia 20-35 tahun yaitu sebanyak 13 orang (76.5%) pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol sebanyak 9 orang (52.9%), pendidikan menengah pada kelompok intervensi sebanyak 10 orang (58.8%) dan kelompok kontrol sebanyak 9 orang (52.9%), Berdasarkan pekerjaan pada kelompok intervensi tidak bekerja sejumlah 13 orang (76.54%) dan kelompok kontrol sebanyak 14 orang (82.4%).Identifikasi pengetahuan responden setelah diberikan demonstrasi pijat effleurage, sebagian besar pada kelompok intervensi memiliki pengetahuan baik sejumlah 14 responden (82,4%) dan kelompok kontrol sejumlah 13 responden (76,5%). keterampilan setelah diberikan demonstrasi pijat effleurage pada kelompok intervensi, sebagian besar terampil sebanyak 13 responden (76,5%) dan kelompok kontrol sebanyak 12 responden (70,6%). Hasil uji Mann-Whitney diperoleh angka significan (p=0.00).Kesimpulan : terdapat perbedaan pengaruh Demonstrasi Pijat Effleurage dengan menggunakan media video dan leaflet terhadap pengetahuan danketerampilan.AbstractBackground: Effleurage massage is a massage that is safe, easy to do, does not require a lot of equipment or money, has no side effects, and can be done alone or with the help of another person. Objective: To determine the effect of the Effleurage Massage Demonstration accompanying pregnant women in the third trimester on the knowledge and skills for dealing with back pain in pregnant women.Method: This research method uses the Randomized Two-Grop Design, Posttest Only method. Sample selection was carried out using a purposive sampling technique, the total sample was 34 respondents (17 respondents for the video media demonstration and 17 respondents for the leaflet media demonstration). Data processing uses the Mann-Whitney Test.Results: Based on the research results, the majority of respondents' age characteristics were 20-35 years old, namely 13 people (76.5%) in the intervention group and 9 people (52.9%) in the control group, 10 people (58.8%) in the intervention group (58.8%) and secondary education in the intervention group. The control group was 9 people (52.9%), based on work, the intervention group did not work, 13 people (76.54%) and the control group, 14 people (82.4%). both 14 respondents (82.4%) and the control group 13 respondents (76.5%). skills after being given an effleurage massage demonstration in the intervention group, most of whom were skilled as many as 13 respondents (76.5%) and in the control group as many as 12 respondents (70.6%). The Mann-Whitney test results obtained a significant number (p=0.00).Conclusion: there is a difference in the influence of the Effleurage Massage Demonstration using video and leaflet media on knowledge and skills.
Implementasi Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Aprian, Reinaldi; Aulia, Hilyatul; Fauziah, Nazwa Rifa; Lestari, Amanah Puji; Budiyanto, Aris
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 2 (2025): DELTA : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Understanding mathematical concepts is an important foundation for students in learning further material. However, many students still have difficulty with the concept of integers.This study aims to improve students' mathematical conceptual understanding of integers through the application of the Problem-Based Learning (PBL) model. The research was conducted at MTs Nurul Huda Depok with 27 seventh-grade students as participants. The method employed was Classroom Action Research (CAR), which consisted of two cycles, each comprising three meetings. The research instruments included a conceptual understanding test, observation sheets for teacher and student activities, interviews, and field notes. The results showed an improvement in students' mathematical conceptual understanding after the implementation of the PBL model. Initially, the average student score was 61%, indicating a low level of mastery. After the first cycle, the average score increased, although it had not yet met the success indicator. In the second cycle, however, the average score rose significantly, achieving over 80% classical mastery in line with the established success criteria. Thus, it can be concluded that the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model is effective in enhancing students' mathematical conceptual understanding of integers in the seventh grade at MTs Nurul Huda Depok Keywords: Classroom action research, conceptual understanding, problem based learning
Peran Guru dalam Proses Pendidikan dan Pembentukan Karakter Peserta Didik di MIN 1 Kutai Timur Nurhidayat, Sinar; Aulia, Hilyatul; Yasin, Muhammad
JURNAL ILMU PENDIDIKAN & SOSIAL (SINOVA) Vol. 3 No. 3 (2025): September-Desember
Publisher : Yayasan Miftahul Ulum Sangatta Kutai Timur (KEP. MENKUMHAM RI No. AHU-0014779.AH.01.04.Tahun 2018) bekerjasama dengan Jurusan Tarbiyah STAI SANGATTA Kab. Kutai Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71382/sinova.v3i3.344

Abstract

This research aims to examine the strategic role of teachers in the educational process and character building of students at MIN 1 Kutai Timur, as well as to identify supporting and inhibiting factors. Using a descriptive qualitative approach with data collection through observation, interviews, and documentation, the study finds that teachers function as versatile learning facilitators and moral role models. The results indicate that teachers at MIN 1 Kutai Timur do not only transfer academic knowledge but also instill character values such as discipline, honesty, empathy, and responsibility through innovative methods, including group discussions, projects, and the use of educational technology. The implementation of varied teaching methods and personal approaches has proven effective in increasing learning motivation and helping students understand material according to their diverse learning styles. However, teachers face challenges such as heavy administrative burdens, limited resources, and diverse student characters that require special handling. Support in the form of routine supervision from the headmaster and continuous competency training is key to optimizing the teacher's role. Collaboration between teachers, parents, and school administrators is essential to ensure character values are internalized holistically and sustainably.