Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Persepsi Orang Tua tentang Karies Gigi pada Anak Usia Kusuma, Ratu; Sari, Mila Triana; Efni, Nel; Fatmawati, Tina Yuli
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4540

Abstract

Karies gigi anak usia dini atau early childhood caries (ECC) merupakan salah satu masalah kesahatan anak usia 0-6 tahun diberbagai negara. Riskesdas 2018 melaporkan prevalensi karies gigi pada anak usia 3-4 tahun sebesar 81,5%. Penelitian kualitatif ini bertujuan menggali persepsi ibu-ibu tentang karies gigi pada anak usia < 6 tahun, terhadap 8 ibu-ibu di  Kelurahan Beringin Kota Jambi yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan pada Maret 2023 melalui indepth interview, observasi dan dokumentasi. Dokumentasi menggunakan kamera dan voice recorder android Oppo Reno-4 F. Hasil penelitian diperoleh 5 tema meliputi: 1) keluhan fisik, psikologis serta dampak bagi anak yang mengalami karang gigi; 2) penyebab karang gigi ada anak usia < 6 tahun; 3) upaya mengurangi rasa sakit, pencegahan kekambuhan dan keparahan karies gigi; 4) respons orang tua terhadap anak yang mengalami karies gigi; 5) dukungan professional kesehatan dan masyarakat lain terhadap anak yang mengalami karies gigi.
Eliminasi TB Paru dengan Deteksi Dini menggunakan Self Screening di Kelurahan Legok Kota Jambi: Eliminating Pulmonary TB with Early Detection Using Self-Screening in Legok Village, Jambi City Mila Triana Sari; Nel Efni; Miko Eka Putri; Jufri Alfajri; Daryanto
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/jphi.v7i3.1122

Abstract

Tuberculosis Paru merupakan penyakit menular kronis yang menimbulkan kematian. Kasus Tuberkulosis di Indonesia menduduki peringkat ke-3 di dunia. Upaya Pencegahan Penularan Tuberkulosis di masyarakat melalui kegiatan deteksi dini jarang dilakukan. Masyarakat belum mampu melakukan deteksi dini Tuberkulosis secara mandiri. Pengabdian bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam deteksi dini Tuberkulosis menggunakan Self screening secara mandiri. Pengabdian dilakukan melalui kegiatan edukasi dan melatih cara deteksi dini Tuberkuosis Paru melibatkan 25 orang warga RT 03 Kel .Legok Kota Jambi dalam periode Maret - Agustus 2024. Evaluasi pengetahuan dan kemampuan diukur sebelum dan setelah kegiatan melalui pengisian formulir self screening. Selanjutnya peserta diberikan materi tentang deteksi dini Tuberkulosis melalui ceramah diikuti tanya jawab berdurasi 45 menit, dan pemutaran video durasi 5 menit. Peserta diberi pendampingan cara mengisi sendiri formulir self sceening serta melaporkan hasilnya kepada penanggungjawab pencegahan penyakit menular. Hasil pengabdian didapatkan kemampuan deteksi dini Tuberkulosis dengan nilai baik meningkat dari 5 (20%) menjadi 22 (88%) setelah kegiatan atau maningkat sebesar 68%. Semua peserta telah menerapkan self screening secara mandiri sebagai bagian kegiatan sehari hari. Perawat kesehatan komunitas perlu mendorong masyarakat untuk melakukan deteksi dini Tuberkulosis Paru secara mandiri.
Pemberdayaan Remaja dalam Deteksi Status Gizi untuk mencegah Obesitas di Pondok Pesantren Chandra, Filius; Jeki, Andicha Gustra; Fatmawati, Tina Yuli; Efni, Nel
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 7 No. 3 (2025): November
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v7i3.832

Abstract

Nutritional status is a state of the body that is influenced by consumption, and eating habits. One of the most important factors in determining a person's health status is their nutritional status. Studies show that adolescents, especially in Islamic boarding schools, are at risk of experiencing nutritional problems due to unbalanced diets, lack of physical activity, and minimal awareness of the importance of monitoring nutritional status. In addition, the culture of eating together, lack of access to health information, and limited health facilities in Islamic boarding schools also worsen this situation. The lack of monitoring of adolescent nutritional status in the long term can have an impact on learning productivity, decreased immunity, and the risk of non-communicable diseases at an early age. The purpose of this Community Service is to empower adolescents at the Al Hidayah Islamic Boarding School in Jambi City to carry out early detection of nutritional status, so that obesity can be prevented. This activity was carried out at the Al Hidayah Islamic Boarding School, Jambi City. There were 13 community service participants, with the FGD method and guidance. The results of the community service were the formation of ORSADA Cadres, there was an increase in the knowledge of adolescent girls after being given health education about detecting nutritional status to prevent obesity. Cadres It is hoped that with ongoing mentoring, ORSADA cadres will be able to encourage the formation of a healthy lifestyle culture and improve the nutritional status of adolescents as a whole at the Al Hidayah Islamic Boarding School.