Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Jumlah Kunjungan Posyandu Terhadap Status Gizi Balita di Posyandu Nagari Balingka Kabupaten Agam Febria, Chyka; Rusdi, Pagdya Haninda Nusantri; Nugrahmi, Mega Ade
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 7, No 2 (2023): JIK-Oktober Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v7i2.958

Abstract

Posyandu adalah pintu masuk dalam layanan kesehatan seperti imunisasi, mendeteksi dan stimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak yang tujuan agar penurunan AKB menurun dengan cepat. Rendahnya kunjungan posyandu bisa dampak buruk terutama pada kebutuhan gizi anak. Berdasarkan data dari kabupaten Agam pada tahun 2019 bahwa jumlah cakupan kunjungan balita dari 23 Puskesmas yang ada, kurang dari 50% kunjungan posyandu balita nya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan jumlah kunjungan posyandu terhadap status gizi balita. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 di Nagari Balingka dengan jumlah sampel 53 sampel dengan menggunakan Teknik proporsional random sampling. Hasil penelitian didapatkan mayoritas umur anak berada pada rentang 37- 48 bulan sebanyak 32 orang (60,3%). Responden jenis kelamin anak mayoritas perempuan sebanyak 27 orang (51%) dengan umur ibu mayoritas antara 17-25 tahun sejumlah 30 (56,6%). Responden ibu mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 21 orang (39,6%) dengan status gizi anak mayoritas kurang berjumlah 31 anak (58,4%). Bahwa responden ibu yang kunjungan posyandu tidak rutin dengan gizi kurang sebanyak 24 anak (77,4%), dan kunjungan posyandunya rutin dengan gizi kurang sebanyak 7 anak (22,5%). Hasil uji statistik didapatkan P value 0,03 maka Ho ditolak sehingga bisa disimpulkan bahwa ada hubungan jumlah kunjungan posyandu dengan status gizi balita.
Hubungan Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan Siklus Menstruasi Pada Siswi Kelas VII Di MTsN 3 Agam Nagari Balingka Sartika, Yulia; Nugrahmi, Mega Ade; Febria, Chyka
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7896

Abstract

Indeks massa tubuh di peroleh dari perbandingan berat badan dalam kilogram dengan tinggi badan dalam meter persegi. Menstruasi adalah siklus alamiah setiap wanita, namun terdapat banyak kasus pada wanita terutama remaja yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetaui Hubungan indeks massa tubuh dengan siklus menstruasi pada siswi kelas VII di MTsN 3 Agam.Jenis Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik kolerasi. Penelitian ini dilaksanakan di MTsN 3 Agam pada bulan September tahun 2023. Responden berjumlah 54 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling sederhana. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah Analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian dari 54 responden yang diteliti diperoleh sebagian besar indeks massa tubuh kurus (57,4%) dengan siklus menstruasi normal ( 24,1%) dan tidak normal (33,3%) dan sebagian kecil dengan indeks massa tubuh gemuk (3,7%) dengan siklus menstruasi normal (1,8%) dan tidak normal (1,8%). Hasil analisis data dengan menggunakan Chi- Square yaitu, P Value 0,050 (<0,05), bahwa adanya hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dengan siklus menstruasi pada siswi kelas VII di MTsN 3 Agam Nagari Balingka Tahun 2023. Kesimpulan dari variabel yaitu ada hubungan antara indeks massa tubuh terhadap siklus menstruasi pada siswi kelas VII MtsN Agam. Sehingga diharapkan bagi siswi yang memiliki IMT tidak normal seperti berat badan berlebih agar dapat menerapkan pola hidup sehat dengan cara memperbanyak aktivitas fisik serta mengurangi asupan kalori yang berlebih. Sedangkan untuk mahasiswa yang memiliki berat badan kurang agar menambah asupan kalori agar mencapai berat badan yang ideal. Saran penelitian ini bagi tempat penelitian yaitu dapat menjadi bahan untuk mendapatkan hubungan IMT dengan siklus menstruasi di MTsN 3 Agam.
Faktor – Faktor Penyebab Terjadinya Pelecehan Seksual Pada Remaja Di SMAN 1 Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau Tahun 2023 Efendi, Yuly Ratna; Nugrahmi, Mega Ade; Ernita, Lisa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7897

Abstract

Pelecehan seksual merupakan tindakan yang berkonotasi seksual yang hanya diinginkan oleh salah satu pihak seseorang untuk memuaskan hasrat seksualnya, Tujuan penelitian ini di lakukan adalah untuk mengetahui Faktor-faktor penyebab terjadinya pelecehan seksual pada remaja yaitu faktor internal yang timbul dari diri pelaku, faktor eksternal yang timbul dari korban pelaku pelecehan seksual. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan tektik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dengan menggunakan rumus slovin, jumlah sampel yang di dapat sebanyak 86 orang responden, Penelitian ini menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian di dapat sebanyak 44 siswa/I (51,2%) siswa/I Sangat Setuju faktor internal dorongan seksual pelaku penyebab terjadinya pelecehan seksual pada remaja, sebanyak 50 0rang siswa/i (58,2%) Sangat Setuju Faktor eksternal peranan orang tua penyebab terjadinya pelecehan seksual pada remaja, sebanyak 51 0rang siswa/I (59,3 %) Sangat Setuju Faktor eksternal kurangnya pendidikan seks dari orang tua penyebab terjadinya pelecehan seksual pada remaja, dan sebanyak 50 0rang siswa/i (58,1%) Sangat Setuju Faktor eksternal lingkungan penyebab terjadinya pelecehan seksual pada remaja. Kesimpulan dari variable yaitu faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pelecehan seksual pada remaja di SMAN 1 kecamatan Mandau adalah faktor Internal yaitu dorongan seksual pelaku dan faktor Eksternal yaitu peranan orangtua, kurangnya pendidikan seks dari orang tua dan lingkungan. Saran penelitian ini bagi tempat penelitian yaitu dapat menjadi referensi tambahan apa saja faktor- faktor penyebab terjadinya pelecehan seksual pada remaja serta dapat mencegah terjadinya tindakan pelecehan seksual baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan
Pengaruh Kelas Online (WAG) Tentang Anemia Pada Ibu Hamil Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin di Puskesmas Payolansek Sari, Amelya Permata; Nugrahmi, Mega Ade
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11175

Abstract

Anemia merupakan keadaan dimana tubuh memiliki jumlah sel darah merah (eritrosit) yang terlalu sedikit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kelas online (WAG) tentang anemia pada ibu hamil terhadap peningkatan kadar hemoglobin di puskesmas Payolansek. Metode penelitian ini menggunakan Quasi Eksperiment dengan rancangan One Group Pre Test and Post Test yaitu melakukan pemeriksaan kadar Hb 3 kali, sebelum edukasi melalui WAG, 2 minggu setelah dilakukan edukasi melalui WAG dan 4 minggu setelah dilakukan edukasi melalui WAG. Teknik sampling menggunakan non probability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel 30 Ibu hamil yang mengalami anemia. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh edukasi melalui Whatapp Grup terhadap peningkatan kadar Hb Ibu hamil dan terdapat perbedaan kadar Hb yang bermakna pada dua kali evaluasi pemeriksaan. Disarankan untuk memanfaatkan media kelas ibu hamil online melalui WAG sebagai alternatif media pendidikan kesehatan atau memberikan penguatan setelah kunjungan dari fasilitas kesehatan
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. “S” di Bidan Praktek Mandiri Hj. Erna Wena, A.Md. Keb Kota Padang Panjang Tahun 2024 Hia, Ester Juliana; Rusdi, Pagdya Haninda Nusantri; Nugrahmi, Mega Ade
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15080

Abstract

Asuhan kebidanan komprehensif merupakan asuhan yang diberikan secara berkesinambungan dari mulai kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir. Asuhan kebidanan komprehensif diberikan secara berkelanjutan (continuity of care) asuhan ini memiliki tujuan untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas. Tujuan dilakukannya studi kasus ini untuk memberikan asuhan komprehensif pada ibu dengan menggunakan pendokumentasian Tujuh Langkah Varney dan SOAP. Pengkajian pasien dimulai dari kehamilan trimester III yaitu diusia kehamilan 28-29 minggu, asuhan kehamilan dilakukan sebanyak 3 kali yaitu pada usia kehamilan 28-29 minggu, usia kehamilan 31-32 minggu dan pada usia kehamilan 36-37 minggu. Selama kunjungan tidak didapatkan komplikasi pada ibu. Asuhan persalinan dilakukan pada tanggal 24 Maret 2024 jam 21.30 WIB ibu datang ke BPM dengan keluhan sakit pinggang menjalar ke ari-ari sejak pukul 17.00 WIB dilakukan pemeriksaan didapatkan VT 1 cm. Pada pukul 07.00 WIB didapatkan pembukaan sudah lengkap dan dilakuan pimpinan persalinan. Proses persalinan ibu bersalin secara normal dengan 60 Langkah APN , bayi lahir normal, jenis kelamin laki-laki, BB 3500 gram, PB 49 cm, dan dilakukan perawatan bayi baru lahir. Asuhan masa nifas dan bayi baru lahir berjalan dengan lancar dan tidak ada komplikasi pada ibu maupun bayi.
Hubungan Teman Sebaya dan Religiusitas dengan Perilaku Seksual Beresiko pada Remaja Nugrahmi, Mega Ade; Mariyona, Kartika; Sari, Amelya Permata; Rusdi, Pagdya Haninda Nusantri; Lailatullatifah, Nur
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 24, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v24i2.5321

Abstract

The aim of this research is to determine the relationship between peers and religiosity with risky sexual behavior in adolescents. The research design is a cross sectional study with simple random sampling technique. This research was carried out at the Al-Kautsar Muhammadiyah Sarilamak Modern Islamic Boarding School. The sample consisted of 70 people, data collection in this study was by questionnaire, data analysis was univariate and bivariate analysis. The research that has been carried out shows that there is a significant relationship between peers and religiosity and risky sexual behavior. This means that there is a significant relationship between peers and religiosity and risky sexual behavior in adolescents. The greater the influence of peers and religiosity, the less risky sexual behavior tends to be in adolescents.
Peran Guru dalam Mengenalkan Pendidikan Seks sebagai Perlindungan Anak Usia Dini dari Pelecehan Seksual di Tk Aisyiyah Kota Bukittinggi Mariyona, Kartika; Nugrahmi, Mega Ade; Rusdi, Pagdya Haninda Nusantri
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 24, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v24i2.5204

Abstract

Early childhood's lack of understanding about sexual abuse means they don't want to talk and tell their parents when they experience abuse from other people, even those closest to them. Education about sex has a very good role, one of which is that it is useful as self-protection for children from the threat of sexual harassment. The function of this research is knowledge about sexual prevention which can reduce the incidence of sexual abuse in early childhood. Therefore, education regarding appropriate and good sexual prevention for early childhood is very important so that children have adequate provisions from an early age. The aim of this research is to determine the role of teachers as educators to provide education on the prevention of sexual harassment to young children at Aisyiyah Kindergarten. The method in this research is qualitative research, observation methods such as data collection, interviews and documentation. Data analysis by reducing data, presenting data and verifying data. The validity of the data was tested using triangulation techniques. This research obtained results where the role of teachers in introducing sex education to early childhood at Aisyiyah Kindergarten in sexual prevention was considered to be good, this can be known through teachers who act as teachers, educators and as facilitators for early childhood. The teacher displays the video Kuga I as the main asset for children in preventing sexual harassment, as well as facilitating education on preventing sexual harassment with pictures or posters to make it easier for children to remember.
Potensi Peningkatan Kadar Hemoglobin melalui Pemberian JUKIS (Jus Kismis) pada Ibu Hamil Anemia sebagai Upaya Pencegahan Stunting Permata sari, Amelya; Nugrahmi, Mega Ade; Sari, Meka Melani
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/5thkh621

Abstract

Anemia pada kehamilan merupakan komplikasi yang umum terjadi, dengan defisiensi zat besi sebagai penyebab utama. Di Indonesia, Survei Kesehatan Nasional tahun 2023 melaporkan bahwa 31,4% ibu hamil usia 25–34 tahun mengalami anemia, sebagian besar berkaitan dengan rendahnya kepatuhan terhadap suplementasi zat besi. Kondisi ini memburuk pada trimester ketiga akibat hemodilusi yang menurunkan kadar hemoglobin, sehingga meningkatkan risiko kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, rendahnya cadangan zat besi pada bayi baru lahir yang berkontribusi terhadap stunting. Kismis merupakan sumber pangan alami yang mengandung zat besi sekitar 2,72 mg per 100 gram dan berpotensi dikembangkan sebagai jus kismis (JUKIS) sebagai intervensi gizi berbasis pangan lokal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh pemberian JUKIS terhadap kadar Hb pada ibu hamil anemia. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi-eksperimen dengan desain pre-test post-test control group yang melibatkan 64 ibu hamil anemia, terdiri dari 32 responden kelompok intervensi dan 32 responden kelompok kontrol. Kelompok intervensi mengonsumsi JUKIS setiap hari selama empat minggu, sedangkan kelompok kontrol menerima minuman plasebo isotonik. Kadar Hb diukur sebelum dan sesudah intervensi dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan Mann–Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan kedua kelompok mengalami peningkatan kadar Hb yang signifikan (p < 0,001). Namun, peningkatan kadar Hb pada kelompok intervensi secara statistik lebih besar dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,001), serta ukuran efek kuat (r = 0,599). Temuan ini menunjukkan bahwa JUKIS efektif meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil anemia dan berpotensi menjadi intervensi gizi berbasis pangan lokal.