Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Komersialisasi Produk Pupuk Organik di Desa Binaan Polinema, Tulusbesar, Kec. Tumpang, Kab. Malang Suharti, Profiyanti Hermien; Putri, Shabrina Adani; Hardjono, Hardjono; Sudarminto, Hadi Priya; Ariani, Ariani; Moentamaria, Dwina; Nugraha, Dwi Rendy Arya; Gayatri, Bintang Febrina; Nadhziroh, Khoiriana Jesnita
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.16472

Abstract

Sektor pertanian menjadi salah satu sektor penting dalam kehidupan manusia. Sektor pertanian akan menghasilkan berbagai macam sumber pangan. Pupuk organik dibuat dari bahan organik tanpa adanya penambahan bahan kimia yang dapat memperbaiki struktur tanah. Berbagai bahan alam dapat dijadikan sebagai bahan baku pupuk organik. Ketersediaan bahan ini yang menjadikan acuan tim pengabdian pada masyarakat Jurusan Teknik Kimia Polinema untuk memberikan pelatihan pembuatan Pupuk Organik sekaligus memberikan cara memasarkan pupuk organik yang telah dibuat agar masyarakat desa Tulusbesar dapat meningkatkan perekonomian mereka. Pemasaran menggunakan digital marketing dinilai lebih efisien dalam mengenalkan dan memasarkan produk khususnya produk pupuk organik hasil produksi warga Tulusbesar. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan wawasan pada warga Desa Tulusbesar tentang digital marketing dan menggunakan sosial media dalam memasarkan produknya. Sebelum dilakukan pendampingan dianalis terlebih dahulu tentang pemahaman masyarakat mengenai penggunaan media sosial untuk pemasaran maupun kegiatan sehari-hari berupa angket survey kepada 12 responden. Hasil survei menyimpulkan, 33% responen memilki usaha mandiri dan sudah mulai melakukan pemasaran secara online di media sosial (whatsapp, intagram, facebook). Penggunaan fitur promosi via grup whatsapp dan fitur story whatsapp. Sehingga masyarakat sangat antusias untuk topik yang diberikan yaitu pemasaran via marketplace shopee, whatsapp bussiness dan intagram akun profesional. Materi yang disampaikan adalah dari membuat akun, mengisi konten pada media sosial/marketplace serta cara mempromosikan aplikasi tersebut. Setelah pendampingan, masyarakat mendapatkan peningkatan ketrampilan memanfaatkan aplikasi media sosial/marketplace untuk pemasaran
Pelatihan Pembuatan Yogurt dan Penyuluhan Pengendalian Mutu Yogurt melalui Implementasi Sistem Manajemen Mutu di UMKM Lingkungan ‘Aisyiyah Kota Malang Ningsih, Wahyuni; Rulianah, Sri; Fajarwati, Anisah Nur; Maryanty, Yanty; Sudarminto, Hadi Priya
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Majelis Kesejahteraan Sosial Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Malang merupakan lembaga/organisasi perempuan islam yang sedang mengupayakan pemberdayaan UMKM di lingkungan ‘Aisyiyah Kota Malang. Tim pengabdian masyarakat bekerjasama dengan PDA Kota Malang untuk melaksanakan pelatihan pembuatan dan penyuluhan pengendalian mutu yogurt melalui implementasi Sistem Manajemen Mutu bagi UMKM tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta UMKM mengenai cara membuat yogurt serta pentingnya pengendalian mutu. Metode yang digunakan yaitu edukasi interaktif berupa pemaparan materi, tanya jawab, dan demo. Untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta, data yang digunakan berupa nilai pretest dan posttest yang diuji melalui uji statistik. Selama pelaksanaan kegiatan, peserta sangat antusias dalam mengikuti serangkaian kegiatan. Hasil analisis data nilai pretest dan posttest peserta menunjukkan bahwa data tidak memenuhi syarat normalitas data meskipun memenuhi syarat homogenitas sehingga digunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terjadi peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan mengenai cara pembuatan dan pengendalian mutu yogurt. Sebab nilai pretest peserta sudah baik yang berarti peserta sudah memiliki pemahaman dasar tentang pembuatan dan pengendalian mutu yogurt. Hasil kuesioner juga menunjukkan bahwa peserta merasa puas dengan kegiatan pengabdian ini. Sehingga diharapkan, ilmu yang dipelajari dapat menjadikan UMKM di lingkungan ‘Aisyiyah lebih berkembang.