Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Membangun Subjektifitas dalam Fotografi Melalui Metode Integratif Rahadi, Panji Firman; Ridwan, Iwan Muhammad; Perdana, Bayu Bambang
Wacadesain Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Wacadesain
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/wacadesain.v6i1.2047

Abstract

Subjectivity in photography is not innate phenomenon but rather the result of a creative process that is inherently reflective and contextually situated. This study proposes the development of an integrative methodological framework that synthesizes the principles of visual exploration (EDFAT) with the visual rhetoric model articulated by Wendy Hesford and Brenda Brueggmann. Employing a constructivist Grounded Theory approach, the research systematically examines gow photographers cultivate an awareness of identity, positionality and audience engagement through visual practices. The methodological framework is intended to contribute to a deeper theoretical and practical understanding of subjectivity within the practice of photography.
Brand Identity untuk UMKM Jahe Merah Jahena’ Desa Cintaratu Kabupaten Pangandaran Adityawan, Oki; Pratama, Sandi Destian; Rahadi, Panji Firman; Ary, Maxsi; Susanti, Sari
Jurnal Sosial & Abdimas Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v5i1.974

Abstract

Pada kegiatan pengabdian masyarakat, tim Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya mengunjungi UMKM Jahe Merah, Jahena’ di desa Cintaratu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Berdasarkan hasil diskusi dengan pihak UMKM Jahe Merah Jahena’ ditemukan bahwa salah satu hal yang sulit untuk dilakukan oleh mereka adalah perihal Branding. Sementara Branding itu sendiri merupakan hal penting untuk sebuah entitas usaha, baik itu skala UMKM ataupun di tingkat industri besar. Pada aspek Branding ini, dua hal utama yang akan dikerjakan oleh tim pengabdian masyarakat Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya adalah logo sebagai Brand Identity dan Packaging Design atau desain kemasan sebagai salah satu aspek penting dalam Branding dan pemasaran. Adapun perancangan logo akan dikerjakan dengan metode khusus yang melingkupi lima tahapan. Sementara Desain kemasan akan mempertimbangkan beberapa hal, seperti kesesuaian dengan konsep Branding, kesesuaian dengan produk utama, pertimbangan material yang digunakan serta pertimbangan aspek-aspek visual seperti warna, objek dan bentuk yang akan menjadi point of interest dari kemasan tersebut agar dapat menonjol diantara para pesaing atau kompetitor.
ANALISIS SEMIOTIKA PADA SIMBOL DAN ESTETIKA DESAIN BARONG SEKELOA Muhammad Ridwan, Iwan; Al Fajri, Royhan; Firman Rahadi, Panji; Yuliansyah, Hendy
Wacadesain Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Wacadesain
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/vvnvx540

Abstract

Barong Sekeloa merupakan seni pertunjukan tradisional hasil akulturasi budaya Sunda dan Tionghoa yang berkembang di kawasan Sekeloa dan Lebak Gede, Bandung. Kesenian ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan rakyat, tetapi juga sebagai media komunikasi simbolik yang memuat nilai spiritual, filosofi hidup, dan identitas budaya lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna simbolik dan estetika visual pada desain Barong Sekeloa melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Analisis difokuskan pada elemen visual seperti bentuk kepala, warna, ornamen, serta struktur visual yang membentuk karakter Barong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Barong Sekeloa mengandung makna denotatif, konotatif, dan mitologis yang merepresentasikan konsep dualitas, kekuatan penjagaan roh leluhur, serta proses akulturasi budaya yang melatarbelakanginya. Kajian estetika menunjukkan bahwa unsur bentuk, komposisi, dan ornamen tidak hanya berfungsi sebagai elemen visual, tetapi juga memperkuat pesan simbolik dan nilai kultural yang diwariskan secara turun-temurun. Temuan ini menegaskan bahwa desain Barong Sekeloa memiliki peran penting dalam menjaga kontinuitas identitas budaya serta menjadi sumber inspirasi dalam pengembangan desain tradisional di era kontemporer.