Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

REPRESENTASI ASPEK FEMINISME PADA BUDAYA ASIA TENGGARA DALAM FILM RAYA AND THE LAST DRAGON Rahadi, Panji Firman; Gayanti, Gayanti; Adityawan, Oki; Pratama, Sandi Destian
Wacadesain Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Wacadesain
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/wacadesain.v4i2.1387

Abstract

Isu kesetaraan gender merupakan fenomena yang masih ramai diperbincangkan hingga saat ini. Hal ini mencakup tentang pandangan pada perempuan berada di bawah kekuasaan laki-laki. Film menjadi salah satu bagian dari media massa yang mempunyai peran yang cukup besar dalam membentuk dan menggiring opini kepada publik. Seperti Disney yang akhir-akhir ini memunculkan karakter perempuan-perempuan hebat pada tokoh animasinya. Raya and The Last Dragon merupakan film pertama yang mengangkat tema kepahlawanan perempuan yang terinspirasi dari budaya Asia Tenggara. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisa aspek feminisme tersebut pada budaya Asia Tenggara yang terdapat pada tokoh Raya dan Namaari dalam film “Raya and The Last Dragon” menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan metonimi dan metafora.
TEORI-TEORI SOSIAL DALAM IMPLEMENTASI PROSES EMPATHY PADA METODE DESIGN THINKING Rahadi, Panji Firman; Ridwan, Iwan Muhammad; Pratama, Sandi Destian
Wacadesain Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Wacadesain
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/wacadesain.v5i1.1657

Abstract

Metode Design Thinking dikenal dengan fleksibilitasnya yang tinggi, namun banyak yang memandang bahwa metode ini hanya berlaku bagi keilmuan-keilmuan tertentu saja. Pandangan lain berpendapat bahwa Design Thinking tidak dapat diintegrasikan dengan teori-teori lain di luar bidang desain dan teknologi. Atas pandangan-pandangan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kemungkinan-kemungkinan lain dan sekaligus fleksibilitas dari metode Design Thinking itu sendiri. Penelitian ini akan berfokus bagaimana teori-teori sosial seperti teori struktural konsensus dan teori tindakan dapat memiliki kontribusi dan peranan dalam metode Design Thinking. Untuk menginvestigasi potensi kemungkinan tersebut, penelitian ini akan menggunakan studi kasus sebagai bagian dari metode penelitian kualitatif sebagai metode utamanya.
Brand Identity untuk UMKM Jahe Merah Jahena’ Desa Cintaratu Kabupaten Pangandaran Adityawan, Oki; Pratama, Sandi Destian; Rahadi, Panji Firman; Ary, Maxsi; Susanti, Sari
Jurnal Sosial & Abdimas Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v5i1.974

Abstract

Pada kegiatan pengabdian masyarakat, tim Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya mengunjungi UMKM Jahe Merah, Jahena’ di desa Cintaratu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Berdasarkan hasil diskusi dengan pihak UMKM Jahe Merah Jahena’ ditemukan bahwa salah satu hal yang sulit untuk dilakukan oleh mereka adalah perihal Branding. Sementara Branding itu sendiri merupakan hal penting untuk sebuah entitas usaha, baik itu skala UMKM ataupun di tingkat industri besar. Pada aspek Branding ini, dua hal utama yang akan dikerjakan oleh tim pengabdian masyarakat Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya adalah logo sebagai Brand Identity dan Packaging Design atau desain kemasan sebagai salah satu aspek penting dalam Branding dan pemasaran. Adapun perancangan logo akan dikerjakan dengan metode khusus yang melingkupi lima tahapan. Sementara Desain kemasan akan mempertimbangkan beberapa hal, seperti kesesuaian dengan konsep Branding, kesesuaian dengan produk utama, pertimbangan material yang digunakan serta pertimbangan aspek-aspek visual seperti warna, objek dan bentuk yang akan menjadi point of interest dari kemasan tersebut agar dapat menonjol diantara para pesaing atau kompetitor.
LOCAL ECONOMIC EMPOWERMENT THROUGH THE DEVELOPMENT OF MSMEs AND TOURISM BASED ON LOCAL WISDOM IN LINTANG VILLAGE, EAST BELITUNG Ary, Maxsi; Anshori, Iedam Fardian; Hariyanti, Ifani; Rahadi, Panji Firman; Irawan, Rivaldy; Sulaeman, Aqil Tama
Indonesian Community Service and Empowerment Journal (IComSE) Vol. 6 No. 1 (2025): Indonesian Community Service and Empowerment Journal (IComSE)
Publisher : Divisi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DP2M) UNIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/icomse.v6i1.14459

Abstract

Lintang Village, located in East Belitung, possessed significant potential for local economic development through micro, small, and medium enterprises (MSMEs) and tourism based on local wisdom. The village was known for its traditions and rich natural resources, such as cultivating pepper (white pepper), spices, and traditional fishing techniques. Additionally, natural attractions like Tebat Rasau and cultural sites such as Kubok Tuk Layang offered unique tourism opportunities. This study aimed to explore the economic potential of the village through approaches grounded in local wisdom and community traditions. This study aimed to explore the economic potential of the village through approaches grounded in local wisdom and community traditions. The study adopted a qualitative case study approach, with data collected through field observations, interviews with stakeholders, and document analysis. A SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) analysis was applied to evaluate the development potential of MSMEs and tourism, identify key challenges, and formulate strategies for local economic empowerment. The findings revealed that MSMEs rooted in local wisdom had significant opportunities for growth, including honey-based products, handcrafted items made from rattan and bamboo, and organic agricultural products. Additionally, cultural and educational tourism had the potential to attract both domestic and international visitors. However, the village faced several challenges, such as a lack of support from local authorities, limited market access, and inadequate entrepreneurial training for the local community. To address these challenges, proposed strategies included digitizing village administration, providing entrepreneurial training, promoting tourism through online platforms, and collaborating with higher education institutions through community service programs and innovative research. By implementing these strategies, Lintang Village demonstrated potential to become a sustainable model for local economic empowerment based on local wisdom.
MEMBANGUN SUBJEKTIFITAS DALAM FOTOGRAFI MELALUI METODE INTEGRATIF Rahadi, Panji Firman; Ridwan, Iwan Muhammad; Perdana, Bayu Bambang
Wacadesain Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Wacadesain
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/wacadesain.v6i1.2047

Abstract

Subjectivity in photography is not innate phenomenon but rather the result of a creative process that is inherently reflective and contextually situated. This study proposes the development of an integrative methodological framework that synthesizes the principles of visual exploration (EDFAT) with the visual rhetoric model articulated by Wendy Hesford and Brenda Brueggmann. Employing a constructivist Grounded Theory approach, the research systematically examines gow photographers cultivate an awareness of identity, positionality and audience engagement through visual practices. The methodological framework is intended to contribute to a deeper theoretical and practical understanding of subjectivity within the practice of photography.
PERANCANGAN BUKU INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA MANAJEMEN STRES PADA FASE QUARTER-LIFE CRISIS Rahadi, Panji Firman; Adityawan, Oki; Prihandayani, Annita Komariati; Handoko, William
Wacadesain Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Wacadesain
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/wacadesain.v3i2.918

Abstract

Social media has become one of the causes of the rise in mental health problems of young adults in recent years. Quarter-Life Crisis is one of the mental health phenomena that become their problem. Lack of awareness about stress management is a problem for sufferers. The method of this research is descriptive qualitative research, the technique used in data collection based on interviewing experts in the field of psychology is the most relevant method to get maximum results for research in the field of mental health. Based on the results of the author's research, it was found that sufferers have two main problems in the career and romance aspects. Lack of information, the media, and someone who becomes a "homebase" or the place of emotional release to manage stress becomes a problem for them. Therefore, the writer looks for alternative solutions to this problem by designing an interactive book that aims to be one of the mediums of emotional release for sufferers. With this interactive book, it is hoped that sufferers can relieve the stress that is the impact of this Quarter-Life Crisis by venting their emotions in this interactive book.
PERANCANGAN MEDIA INTERAKTIF CERITA NABI-NABI ULUL AZMI UNTUK ANAK-ANAK DALAM BENTUK APLIKASI BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF Adityawan, Oki; Rahadi, Panji Firman; Pratama, Sandi Destian; Fachrurozi, Ryandhika
Wacadesain Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Wacadesain
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/wacadesain.v4i1.1098

Abstract

ABSTRAK Bagi anak-anak, cerita Nabi menjadi landasan bersikap dalam kehidupan sehari-hari. Ulul Azmi sebagai representasi dari 25 Nabi dan Rosul yang wajib diketahui oleh seorang muslim menjadi sangat penting karena memiliki kedudukan istimewa dari nabi lainnya. Berbagai media pembelajaran mengenai cerita nabi telah banyak berkembang. Salah satu media pembelajaran yang relevan di era globalisasi ini adalah media interaktif yang berbasis aplikasi. Penelitian mengenai pembelajaran cerita nabi ini dilakukan dengan metode studi literasi dan wawancara kepada pengajar kelompok bermain anak. Metode ini dipilih karena merupakan metode yang paling tepat karena pengajar kelompok bermain dinilai lebih mengetahui cara pembelajaran, dan penyampaian informasi yang cocok bagi anak-anak. Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa kurangnya pembaruan dalam media penyampaian yang dilakukan oleh pengajar. Oleh karena itu penulis mencari alternatif solusi berupa media interaktif berbentuk aplikasi yang menceritakan kisah Nabi Ulul Azmi agar dapat menggugah antusiasme anak dalam proses pembelajaran. ABSTRACT For children, the Prophet's story becomes the foundation of attitude in daily life. Ulul Azmi as a representation of 25 Prophets and Apostles that must be known by a Muslim becomes very important because it has a special position from other prophets. Various learning media about the prophet's story have developed a lot. One of the learning media that is relevant in this globalization era is the application-based interactive media. Research on learning the story of the prophet was carried out with literacy study methods and interviews with children's playgroup teachers. This method was chosen because it is the most appropriate method because playgroup teachers are considered to be more knowledgeable about learning methods, and the delivery of information that is suitable for children. From the results of the study found that the lack of renewal in the delivery media conducted by teachers. Therefore, the authors seek alternative solutions in the form of interactive media in the form of applications that tell the story of the Prophet Ulul Azmi in order to arouse children's enthusiasm in the learning process.
REPRESENTASI ASPEK FEMINISME PADA BUDAYA ASIA TENGGARA DALAM FILM RAYA AND THE LAST DRAGON Rahadi, Panji Firman; Gayanti, Gayanti; Adityawan, Oki; Pratama, Sandi Destian
Wacadesain Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Wacadesain
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/wacadesain.v4i2.1387

Abstract

Isu kesetaraan gender merupakan fenomena yang masih ramai diperbincangkan hingga saat ini. Hal ini mencakup tentang pandangan pada perempuan berada di bawah kekuasaan laki-laki. Film menjadi salah satu bagian dari media massa yang mempunyai peran yang cukup besar dalam membentuk dan menggiring opini kepada publik. Seperti Disney yang akhir-akhir ini memunculkan karakter perempuan-perempuan hebat pada tokoh animasinya. Raya and The Last Dragon merupakan film pertama yang mengangkat tema kepahlawanan perempuan yang terinspirasi dari budaya Asia Tenggara. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisa aspek feminisme tersebut pada budaya Asia Tenggara yang terdapat pada tokoh Raya dan Namaari dalam film “Raya and The Last Dragon” menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan metonimi dan metafora.
TEORI-TEORI SOSIAL DALAM IMPLEMENTASI PROSES EMPATHY PADA METODE DESIGN THINKING Rahadi, Panji Firman; Ridwan, Iwan Muhammad; Pratama, Sandi Destian
Wacadesain Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Wacadesain
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/wacadesain.v5i1.1657

Abstract

Metode Design Thinking dikenal dengan fleksibilitasnya yang tinggi, namun banyak yang memandang bahwa metode ini hanya berlaku bagi keilmuan-keilmuan tertentu saja. Pandangan lain berpendapat bahwa Design Thinking tidak dapat diintegrasikan dengan teori-teori lain di luar bidang desain dan teknologi. Atas pandangan-pandangan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kemungkinan-kemungkinan lain dan sekaligus fleksibilitas dari metode Design Thinking itu sendiri. Penelitian ini akan berfokus bagaimana teori-teori sosial seperti teori struktural konsensus dan teori tindakan dapat memiliki kontribusi dan peranan dalam metode Design Thinking. Untuk menginvestigasi potensi kemungkinan tersebut, penelitian ini akan menggunakan studi kasus sebagai bagian dari metode penelitian kualitatif sebagai metode utamanya.
REPRESENTASI KULTURAL DALAM DESAIN RUMAH JULANG NGAPAK: ANALISIS SEMIOTIKA PADA RUMAH ADAT SUNDA Ridwan, Iwan Muhammad; Yuliansyah, Hendy; Rahadi, Panji Firman
Wacadesain Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Wacadesain
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/wacadesain.v5i2.1926

Abstract

Rumah adat Sunda merupakan manifestasi dari nilai-nilai kultural yang terkandung dalam kehidupan masyarakat Sunda. Salah satu bentuk desain arsitektur tradisional yang paling dikenal adalah rumah Julang Ngapak, yang mencerminkan simbol-simbol budaya dan kepercayaan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kultural yang nampak dalam desain arsitektur rumah Julang Ngapak. Fokusnya ada pada elemen-elemen arsitektural seperti bentuk atap, ornament dan tata ruang. Elemen-elemen tersebut akan dianalisis dengan menggunakan teori semiotika Carles Sander Peirce yang menekankan desain rumah Julang Ngapak sebagai tanda yang memiliki elemen utama representamen, objek dan interpretan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah Julang Ngapak tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai simbol identitas budaya yang kaya makna filosofis. Bentuk atap menyerupai sayap burung yang menjadi ikon perlindungan dan keseimbangan alam, sementara ornamen-ornamen pada struktur rumah berfungsi sebagai indeks yang menunjuk pada kepercayaan spiritual masyarakat. Tata ruang rumah mengandung simbol hierarki sosial dan pola interaksi antar anggota keluarga, mencerminkan keterkaitan antar elemen budaya Sunda.