Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisis Strategi Personal Selling untuk Meningkatkan Penyewaan Stand Bazar Ramadhan: Studi Komunikasi Pemasaran di Duta Mall Banjarmasin Baiduri, Zannora; Humaidi, Muhammad Agus; Novianti, Lieta Dwi
Jurnal Ilmu Komunikasi (J-IKA) Vol 11, No 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/kom.v11i2.25277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas strategi Personal Selling dalam meningkatkan jumlah penyewa stand bazar Ramadhan di Duta Mall Banjarmasin. Strategi ini mencakup identifikasi calon penyewa potensial, pendekatan personal, presentasi penawaran, negosiasi, serta tindak lanjut. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji komunikasi pemasaran, perilaku konsumen, dan dinamika persaingan pasar yang mempengaruhi keputusan penyewaan stand. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk memahami secara mendalam proses penerapan strategi Personal Selling serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi Personal Selling yang efektif dapat meningkatkan jumlah penyewa stand secara signifikan. Studi ini merekomendasikan penguatan pelatihan tim pemasaran, optimalisasi promosi digital, dan penyesuaian penawaran berdasarkan analisis pasar untuk mempertahankan daya saing
Peran Komunikasi Guru TK Antasari Banjarbaru dalam Membangun Karakter Anak Didiknya Putri, Widiya Salsabella; Novianti, Lieta Dwi; Hapsari, Adelia Winda
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Mei 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v6i2.3597

Abstract

This study was motivated by the desire to find out how teacher interactions shape the personalities of their students. This study uses a descriptive research strategy based on qualitative data. Informants who are kindergarten teachers in Antasari Banjarbaru were contacted through interviews and written documents. Data analysis was carried out using qualitative data analysis techniques, which provide a comprehensive picture of the research findings by referring to the current theoretical framework. The results of the study show that the role of teacher communication in shaping the characteristics of students faces obstacles in understanding the character of early childhood students, especially for children who have tantrums and special needs, requiring a high level of patience and good coordination with parents.
Strategi Humas dalam Mempertahankan Citra Organisasi di Kementrian Pertanian Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Balai Veteriner Banjarbaru Karomy, Muhammad Alvin Fatahillah; Humaidi, Muhammad Agus; Novianti, Lieta Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28639

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses serta langkah-langkah Strategi Public Relations pada saat menjaga citra organisasi dan prosesnya pada Humas Balai Veteriner Banjarbaru. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan cara observasi dan wawancara. Adapun analisis data yang digunakan yaitu dimulai dari reduksi data, penyajian data hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa Strategi humas dalam meningkatkan citra Balai Veteriner Banjarbaru yaitu dengan menggunakan media komunikasi, media sosial, konferensi pers dan mengelola website balai. meningkatkan citra Balai Veteriner Banjarbaru ada beberapa langkah yang dilakukan oleh pihak humas yaitu dengan cara memanfaatkan sebuah media komunikasi dan fungsinya seabgai sarana yang digunakan untuk menyalurkan informasi kepada masyarakat, Humas Balai Veteriner Banjarbaru juga memanfaatkan media online sebagai salah satu wadah untuk meningkatkan citra balai. Humas Balai Venteriner Banjarbaru dengan fokus menyebarluaskan keadaan yang sehat dan positif serta mengurus media. Untuk itu mereka melaksanakan press release, press conference, press events dan interview secara terus-menerus. Balai juga mengelola kegiatan dengan upaya terhadap kendala-kendala yang dialami tersebut diatasi dengan cara membuat agenda bagi setiap anggota humas supaya dapat menjalani tugasnya dengan baik sebagai staff umum.
Political Communication Strategy of Young Parliamentary Candidates and the Millennial Generation to Reach Young Voters (Qualitative Study on DPRD Candidates in Hulu Sungai Utara Regency) Hindayani, Lia; Hayat, Muzahid Akbar; Lihu, Decky C Kananto; Novianti, Lieta Dwi
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 19, No. 4 : Al Qalam (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v19i4.5241

Abstract

This study aims to analyze the political communication strategies implemented by young parliamentary candidates, especially the millennial generation, in reaching young voters in the 2024 Election in Hulu Sungai Utara Regency. The method used is descriptive qualitative with direct observation approaches, in-depth interviews, document studies, and participatory observations. The results of the study show that millennial parliamentary candidates utilize mass and digital media, such as social media and mobile devices, as the main means to reach young voters. The uses and gratifications theory emphasizes that millennials actively choose media that suits their needs, making digital media the main instrument in political communication. However, major challenges arise from low historical literacy and the prevalence of fake news (hoaxes), which can damage the credibility of candidates and parties. To overcome these obstacles, a community-based strategy is needed, both physically and online, to build trust through offline discussions and positive literacy. With this approach, millennial candidates are expected to be able to convince young voters of their ability to bring change and progress in regional development.
Analisis Semiotika Film Miracle In Cell No.7 Pada Persepsi Mahasiswa Ilmu Komunikasi Aisyi, Syafa Nuha Rohadatul; Novianti, Lieta Dwi; Sari, Ade Nur Atika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26370

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui gambaran pesan moral pada film Miracle In Cell No.7 dan untuk mengetahui makna motivasi yang terkandung dalam film Miracle In Cell No. 7. Film selaku komunikasi massa ialah perpaduan dari berbagai teknologi dengan upaya pengungkapan ide serta gagasan cerita agar sejumlah kalangan dapat menikmati hasil dari teknologi. Semiotika yang disuguhkan di film seringkali menarik penontonnya untuk memahami secara mendalam terkait pesan moral yang terdapat di dalamnya sehingga dapat menggali makna pada sebuah wacana dengan memperhatikan tanda-tanda (signs). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan analisis semiotika interpretatif yaitu berbicara tentang pendapat, kesan dan pandangan yang berhubungan dengan informasi yang ada pada film Miracle in Cell No.7, dengan jenis penelitian Roland Barthes. Data dikumpulkan secara langsung dengan wawancara kepada 5 orang informan. Hasil dari penelitian ini menjukkan bahwa film ini mengajarkan kekuatan, kegigihan, cinta ayah kepada anaknya, tentang persahabatan dan masih banyak hukum yang melihat sebelah mata kepada Masyarakat kecil film miracle in cell no.07 mengajarkan bagi siapapun harus berperilaku adil, mengajarkan untuk berbuat baik tanpa pamrih, dan selalu berani untuk membuktikan atau memperjuangkan kebenaran.
The Role of Nonverbal Communication in People with Disabilities in the Socialization of SP4N LAPOR! in Banjarbaru City Liliana, Gina; Novianti, Lieta Dwi; Aulia, Riska Noor
Journal of Business Transformation and Strategy Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Business Transformation and Strategy
Publisher : Magister Administrasi Bisnis ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/xcr6ve74

Abstract

Abstract: SP4N LAPOR! is the first social media application in Indonesia that involves public participation and is two-way, so that in this application the public can interact with the government interactively. with the principle of easy and integrated for monitoring development and public services and researchers strive to bridge public participation between people with disabilities in Banjarbaru City and the South Kalimantan Provincial Government. Nonverbal communication for people with disabilities in the socialization of Sp4n LAPOR! in Banjarbaru City with the sub-issue of whether all SP4N LAPOR! platforms have been audited for accessibility for various disabilities and what has been reported regarding public services for people with disabilities in Banjarbaru City. Keywords: SP4N LAPOR!, Social Media, Public Service, Education, Digital Literacy
Implementasi Manajemen Publikasi oleh Humas Bank Kalsel Kepada Masyarakat Hikmah, Luthfiatun; Sanusi; Novianti, Lieta Dwi
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i1.31956

Abstract

Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan, juga dikenal sebagai Bank Kalsel, adalah lembaga keuangan yang beroperasi di wilayah Kalimantan Selatan, Indonesia. Sebagai bank lokal, Bank Kalsel berkontribusi secara signifikan pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen publikasi yang dilakukan oleh Humas Bank Kalsel dalam memperkuat hubungan dengan masyarakat dan meningkatkan citra institusi. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan studi pustaka untuk mengeksplorasi strategi dan pendekatan yang digunakan. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana Humas Bank Kalsel menggunakan publikasi manajemen serta Studi pustaka melibatkan penelitian dan analisis literatur atau sumber tertulis yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menerapkan manajemen publikasi kepada masyarakat memiliki beberapa manfaat, seperti meningkatkan kesadaran masyarakat tentang layanan dan produk yang ditawarkan oleh bank, meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan oleh bank, memperbaiki dan mempertahankan layanan yang diberikan oleh bank. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen publikasi yang sistematis mampu meningkatkan visibilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Kalsel. Implikasi dari temuan ini menekankan pentingnya inovasi dalam strategi komunikasi dan publikasi bagi lembaga keuangan untuk tetap kompetitif di era digital. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas Humas melalui pelatihan serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung strategi publikasi yang lebih responsif dan berkelanjutan.
PELATIHAN KOMUNIKASI SISWA DUTA ANTI KEKERASAN DALAM MENCEGAH KEKERASAN DI SEKOLAH DASAR BANJARBARU Ayuni, Risa Dwi; Hayat, Muzahid Akbar; Novianti, Lieta Dwi; Apriliyanti, Rizki; Karimah, Siti Jalilatul; Rahmaningsih, Syahjehan; Hestiaffin, M. Rezky
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.33854

Abstract

Abstrak: Kekerasan di lingkungan sekolah masih menjadi persoalan serius yang memerlukan perhatian berbagai pihak, termasuk melalui pendekatan komunikasi edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak pelatihan komunikasi bagi siswa yang ditunjuk sebagai Duta Anti Kekerasan di Sekolah Dasar Banjarbaru sehingga dapat meminimalkan atau mencegah kekerasan di Sekolah Dasar Banjarbaru. Kegiatan ini dilaksanakan dengan cara sosialisasi secara langsung kepada siswa di Sekolah Dasar Banjarbaru. Pelatihan difokuskan pada peningkatan kemampuan komunikasi interpersonal, komunikasi persuasif, serta keterampilan menyampaikan pesan anti kekerasan secara efektif di lingkungan sekolah. Materi sosialisasi disampaikan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi pelatihan komunikasi, diskusi kelompok, simulasi peran, dan pembahasan studi kasus yang relevan dengan pengalaman nyata siswa di lingkungan sekolah. Kegiatan ini berlangsung di area terbuka sekolah dasar di Banjarbaru, melibatkan puluhan siswa kelas IV, V, dan VI yang telah dipilih menjadi Duta Kekerasan oleh pihak sekolah. Hasil Evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa, memperkuat peran mereka sebagai agen perubahan, serta mendorong terciptanya budaya sekolah yang lebih aman dan suportif. Kesimpulannya, pelatihan komunikasi berperan penting dalam memberdayakan siswa sebagai pelopor pencegahan kekerasan di tingkat sekolah dasar.Abstract: Violence in schools remains a serious issue that requires attention from various parties, including through an educational communication approach. This study aims to describe the implementation and impact of communication training for students appointed as Anti-Violence Ambassadors at Banjarbaru Elementary Schools, thereby minimizing or preventing violence in Banjarbaru Elementary Schools. This activity was carried out through direct outreach to students at Banjarbaru Elementary Schools. The training focused on improving interpersonal communication skills, persuasive communication skills, and skills in effectively conveying anti-violence messages in the school environment. The outreach material was delivered through a participatory approach that included communication training, group discussions, role-playing simulations, and case studies relevant to students' real-life experiences in the school environment. This activity took place in an open area of an elementary school in Banjarbaru, involving dozens of fourth, fifth, and sixth-grade students who had been selected as Violence Ambassadors by the school. Evaluation results showed that this training was able to increase students' self-confidence, strengthen their role as agents of change, and encourage the creation of a safer and more supportive school culture. In conclusion, communication training plays a crucial role in empowering students as pioneers in preventing violence in elementary schools.