Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KNOWLEDGE EDUCATION ABOUT COVID 19 VACCINATION IN NURSE STUDENT Ezalina, Ezalina; Malfasari, Eka; Deswinda, Deswinda
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.5011

Abstract

Abstrak: Tingginya kasus Covid 19 di Indonesia maka pemerintah berusaha melakukan berbagai upaya salah satunya pengadaan vaksin untuk imunisasi, namun hal ini mandapat respon beragam dari masyarakat ada yang meragukan keefektivan dan keampuhan vaksin bahkan ada yang menolak untuk di vaksin. Perawat sebagai garda terdepan dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat diharapkan dapat menyampaikan informasi dan menyakinkan kepada masyarakat bahwa vansin aman dan efektif dalam meningkatkan imun tubuh. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa khususnya mahasiswa perawat tentang vaksinasi Covid 19. Kegiatan dilaksanakan di Stikes Payung Negeri bekerjasama dengan ILMIKI (Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan) Wilayah 1 Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk webinar daring melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting. Hasil dari kegiatan adalah terjadi peningkatan pengetahuan tentang vaksinasi Covid 19 dari 40% menjadi 95% yang terlihat dari antusias mahasiswa dalam mendengarkan materi dan adanya keinginan untuk menyampaikan informasi sebagai kewajiban dalam menyampaikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya vaksin untuk melindungi tubuh dari virus Covid 19 dimana salah satu peran perawat yaitu sebagai health promotion dan change agen.Abstract:  Because of the high case of Covid 19 in Indonesia, the government has been trying to make varios efforts, one of which is the procurement of vaccines for immunization, but this has received various responses from the community, some are doubting the effectiveness anf efficacy of the vaccine, and some even refuse to be vaccinated. Nurse as the front line in providing health services to the community are expected tobe able to convey information and convince the public that the vaccine is safe and effective in increasing the body’s immune system. The purpose of the community service is to increase students, knowledge, especially nursing students about Covid 19 vaccination. It was carried out at Stikes Payung Negeri in collaboration with ILMIKI (Nursing student Association) Region I. The result of the activity shows an increase in knowledge about Covid 19 vaccination from 40% to 90% which can be seen from the enthusiasm of students in listening to the material and the desire to convey information as an obligation in coveying knowledge to the public about the importance of vaccines to protect the body from the Covid 19 virus where one of the roles of nurses is as health promotion and agent of change.
Edukasi Adaptasi Kehamilan di Desa Sungai Bungo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar Riau Puswati, Desti; Dyna, Fitri; Deswinda, Deswinda; Febriyeni, Cindy; Nita, Yureya; Devita, Yeni; Alfianur, Alfianur; Saputra, Eko; Sriyani Harahap, Afrida; Azhari, Nesaliya; Candra, Yogi
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v4i2.1104

Abstract

Selama kehamilan ibu mengalami perubahan fisik seperti mual muntah, sakit pinggang, pusing kepala, apabila ibu tidak dapat beradaptasi dengn baik dapat menyebabkan stress atau kecemasan sehingga dapat meningkatkan produksi kortisol yang akan menghambat pertumbuhan janin dalam kandungan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada ibu hamil maupun keluarganya mengenai adaptasi selama kehamilan. Sasaran pengabdian masyarakat ini ibu hamil dan keluarga Di Desa Sungai Bungo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar Riau. Metode yang digunakan pembelajaran, diskusi dan simulasi cara menangani masalah yang terjadi pada saat hamil. Peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 15 ibu hamil dan keluarganya. Sebelum kegiatan, dilaksanakan pretest tentang pengetahuan adaptasi kehamilan, hasil pengetahuan rata-rata nilai 60 dan sikap 56 sedangkan posttest pengetahuan nilai 100 dan prilaku 75. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat secara garis besar tercapai sesuai tujuan kegiatan. Edukasi adaptasi ibu hamil telah dilaksanakan dengan baik dan berjalan lancar sesuai dengan rencana kegiatan yang telah disusun.
Asuhan Keperawatan Anak dengan Masalah Keperawatan Kecemasan Melalui Penerapan Teknik Distraksi menonton Kartun Animasi Pada Saat Prosedur  Invasif Di RSUD Arifin Ahmad Provinsi Riau Aqilah , Nadiyah; Maulinda , Dini; Deswinda, Deswinda; Anggraini, Desi
World Health Digital Journal Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/wolgitj.v1i3.21

Abstract

Sakit dan hospitalisasi terjadi pada anak bisa mengakibatkan stress dan kecemasan disemua tingkat usia. Kecemasan dipengaruhi oleh banyak faktor, dari petugas rumah sakit (dokter, perawat, serta tenaga kesehatan lainnya), lingkungan baru, reaksi keluarga yang mendampingi anak selama perawatan. Sering kali mereka harus menjalani intervensi medis atau tindakan invasif yang dapat menimbulkan ketakutan pada anak seperti prosedur injeksi, pengambilan atau tes sampel darah, operasi, medikasi dan intervensi keperawatan lainnya. Cara pemeriksaan kecemasan pada anak Visual Analog Scale for Anxiety (VAS-A). Salah satu non farmakologi untuk mendistraksi anak dalam kecemasan yaitu menonton video (audio visual) kartun/animasi, hal ini dipilih karena pada film kartun animasi terdapat unsur gambar, warna, dan cerita sehingga anak-anak menyukai menonton film kartun animasi. Penerapan teknik distraksi dalam asuhan keperawatan anak sebagai salah satu terapi komplementer untuk menurunkan tingkat kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendistraksi kecemasan pada anak dalam prosedur invasif di ruang anggrek RSUD Arifin Ahmad Provinsi Riau. Metode yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah intervensi penerapan teknik distraksi menonton kartun animasi. Sampel penelitian ini adalah pasien yang memiliki ansietas hebat. Penelitian dilakukan pada tanggal 26-30 November 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan terapi distraksi ini kecemasan pada anak menurun. Saran terkait intervensi kepada anak yang memiliki ansietas hebat untuk menerapkan teknik distraksi menonton kartun animasi untuk mengurangi kecemasan saat dilakukannya prosedur invasif dirumah sakit.    
Empowerment of the Disaster Preparedness Youth Detachment (Den-Resina) Group Based on TITEER as an Internet of Things (IoT) Media in the Kampar River BasinIot) Pada Daerah Aliran Sungai Kampar: Pemberdayaan Kelompok Detasemen Remaja Siaga Bencana (Den-Resina) Berbasis TITEER Sebagai Media Internet of Things        (IoT) Pada Daerah Aliran Sungai Kampar Deswinda, Deswinda; Rahmi Pramulia; Gita Adelia; Candra Saputra
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/3nrth331

Abstract

Teratak Village is a watershed that is always flooded every year due to the opening of the Koto Panjang hydroelectric power plant gate which causes high water discharge flowing in the Kampar River. The innovative efforts that can be made to overcome this problem are through the Youth empowerment strategy through the formation of the Disaster Preparedness Youth Detachment (Den-Resina) Based on TITEER as an Internet of Things media. The method of implementing the activity is carried out by Empowering the Community through the process of Training and Organizing Community Groups and is implemented through the Push Model Technology Approach process (Technology Transfer Approach). The results of the implementation of the activity showed that 1). The output of the disaster mapping activity determined the flood risk location area in Teratak Village, Rumbio Jaya District, 2). There was an increase in the average value between the pre-test and post-test related to knowledge of flood disaster preparedness and mitigation before and after training on flood disaster preparedness and mitigation, 3). There was an increase in the average value of the dimension of ability in simulating disaster routes, the dimension of the ability to determine the area of ​​the disaster gathering point and the dimension of the flood disaster emergency response simulation 4). There is an intensity of use of TITEER technology in conducting flood disaster simulations in Teratak Village. The outputs produced are Disaster Risk Map, Decree of Disaster Preparedness Youth Detachment Group (Den-Resina), Formation of Den-Reesina Group, Training Activity Report, Activity Implementation Video, TITEER Product Prototype, Publication in Accredited National Journal, TITEER Product IPR Certificate, RiauPos Newspaper Publication, It is expected that the cadres who have been formed will actively carry out the Den-Resina programs that have been prepared to improve disaster preparedness and mitigation capabilities.
EDUKASI KESEHATAN REMAJA SEHAT BEBAS ANEMIA Dyna, Fitri; Hendra, Doni; Deswinda, Deswinda; Anita, Febri; Bahri, Samsul; Misran, Misran
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v2i1.2045

Abstract

Anemia merupakan penyakit manusia yang paling umum. Anemia banyak terjadi pada masyarakat khususnya pada remaja dan ibu hamil. Di Indonesia prevalesi anemia pada remaja masih cukup tinggi. Menurut Riskesdas prevalensi pada anak usia 5-14 tahun sebesar 26,8% dan pada usia 15-24 tahun sebesar 32%. Kurangnya pengetahuan remaja tentang anemia merupakan salah satu penyebab anemia pada remaja. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat untuk memberikan edukasi kesehatan pada remaja tentang anemia. Kegiatan ini di lakukan di SMA Witama Pekanbaru dengan jumlah peserta 160 siswa/siswi. Kegiatan dilakukan berupa pemberian edukasi kesehatan menggunakan metode ceramah. Kegiatan diawali dari persiapan, pemberian materi dan evaluasi. Sebelum dilakukan edukasi dilakukan pretest dan setelah edukasi dilakukan postest. Hasil didapatkan terdapat perbedaan rata-rata nilai pengetahuan sebelum (4,10) dan sesudah (9,28). Nilai P value 0,000, maka dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan secara signifikan dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang anemia. Diharapkan pada remaja dapat menerapkan perilaku sehat untuk mencegah anemia.
SOSIALISASI EDUKASI PENCEGAHAN KESEPIAN LANSIA DI KELUARGA (SIAGA) BERBASIS ANDROID Ezalina, Ezalina; Deswinda, Deswinda; Maputra, Yantri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35829

Abstract

Abstrak: Kesepian merupakan ancaman yang signifikan terhadap kesehatan mental dan fisik bagi lansIa, dan merupakan masalah kesehatan masyarakat yang mendesak. Diperlukan aplikasi pencegahan kesepian pada lansia di keluarga (SIAGA) berbasis android yang sesuai dengan kebutuhan lansia. Tujuan dilaksanakan pengabdian masyarakat adalah agar lansia dapat menggunakan android sesuai kebutuhan sebagai pencegahan kesepian. Metode pelaksanaan kegiatan diawali dengan pre tes tentang kesepian yang dialami lansia melalui kuesioner UCLA loneliness scale dengan jumlah 50 orang kader lansia. Kemudian dilanjutkan edukasi tentang pencegahan kesepian dan cara penggunaan aplikasi SIAGA sebagai intervensi pencegahan kesepian melalui android, dengan metode diskusi, tanya jawab dan demonstrasi. Pada akhir pelaksanaan kegiatan dilakukan postes, dimana dari hasil pelaksanaan kegiatan terjadi perubahan pengurangan skor rerata kesepian lansia dari pre ke post yaitu 55,50 menjadi 22,00. Kegiatan ini telah terlaksana dengan baik dimana lansia dapat memahami edukasi yang diberikan serta merasa terhibur dengan aplikasi yang digunakan yang terlihat dari beberapa pertanyaan yang diajukan dan keinginan lansia untuk mengunakan aplikasi ketika berada sendirian di rumah.Abstract: Loneliness is a significant threat to both the mental and physical health of the elderly and has become an urgent public health concern. Therefore, it is necessary to develop an Android-based application for loneliness prevention among the elderly within families (SIAGA) that is tailored to their needs. The purpose of this community service program is to enable older adults to use Android devices according to their needs as a means of preventing loneliness. The implementation method began with a pre-test on the level of loneliness experienced by the elderly using a questionnaire, followed by mentoring sessions that included education on loneliness prevention and guidance on how to use the SIAGA application as an intervention for preventing loneliness through Android devices. The activities were conducted through discussions, Q&A sessions, and demonstrations, and concluded with a post-test. The program was successfully implemented, as the elderly participants were able to understand the educational materials provided and felt entertained by the application. This was reflected in the questions they asked and their expressed enthusiasm to use the application at home.