Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Enhancing Quranic Literacy Through The Quran Waqf Program: A Case Study In Sidomulyo, Lamongan Khusnan, Ach; Yuliani, Naning; Nikmatul, Khoirun; Anggi, Putri; Noor, Akbar
PUDAK: Local Wisdom Community Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Community Empowerment for Education, Entrepreneurship, and Quranic Literacy Dev
Publisher : LPPM, STAI Al-Azhar Menganti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/pudak.v2i2.2082

Abstract

The condition of the Qur'an in several mosques in Sidomulyo Village appears to be in inadequate condition. Prayer equipment appears to need to be renovated, the cover of the Qur'an has been removed, or its contents are scattered on a pile of other Qur'ans. The productivity of the Sidomulyo Village community in gaining religious knowledge has limitations in the management of the mosque. This condition can certainly reduce the devotion of the community in worship. This program aims to help prosper the mosque by providing devotion to the community who worship and gain religious knowledge in mosques in Sidomulyo Village. The Al-Quran waqf program not only focuses on providing holy books, but also on empowering the community to improve understanding and practice of the teachings of the Qur'an. This approach is expected to create significant and sustainable changes in the religious quality of the village community. The success in resolving this problem was supported by several factors, including: (1) Collaboration between KKN Institut Al Azhar with STIBA AR Raayah which sponsored the Al-Quran distributed in the Al-Quran and Prayer Equipment Waqf program "Together Building the Spirit of Rahmatan Lil'Alamin", (2) Enthusiasm from the community and support from the local government in accepting waqf for mosques in Sidomulyo village.
BERMAIN SOSIODRAMA PEMANFAATAN RAGAM BOTOL BEKAS SEBAGAI ALAT PERMAINAN EDUKASI UNTUK MENGENALKAN PRA KEAKSARAAN KEPADA ANAK USIA DINI Masturoh, Umi; Mufarochah, Siti; Yuliani, Naning
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v2i1.3206

Abstract

Cara belajar seorang anak berbeda dengan orang dewasa sehingga pembelajarannya pun harus dilakukan dengan strategi yang berbeda. Belajar bagi seorang anak memiliki karakteristik sendiri yang berbeda dengan orang dewasa, di antaranya yaitu bermain sambil belajar, belajar alamiah, dan membangun sendiri pengetahuannya. Anak-anak menghabiskan begitu banyak waktu dan energi mereka sehari-hari dengan bermain. Bermain bagi seorang anak tidak sekedar mengisi waktu, melainkan dalam bermain anak memiliki nilai kesempatan untuk mengekspresikan sesuatu yang anak rasakan dan pikirkan, melalui aktivitas bermain itulah anak-anak sebenarnya belajar. Dan hal demikian tentu berbeda dengan belajar yang dipahami oleh orang dewasa dengan segala aturan dan tuntutan di akhirnya. Bermain Sosiodrama pada anak usia dini mempunyai tujuan yang mungkin tidak disadari oleh orang dewasa, dimana saat anak bermain, sebenarnya ia sedang mengembangkan seluruh potensi yang terdapat dalam dirinya guna menjadi modal awal yang kokoh bagi dirinya di masa depan saat menghadapi permasalahan dalam hidup. Dalam kegiatan bermain sosiodrama dibutuhkan perlengkapan yang mendukung, dalam hal ini peneliti memanfaatkan daur ulang botol bekas sebagai alat permainan edukasi (APE) pembelajaran untuk anak, yang mana kegiatannya adalah mengenal berbagai keaksaraan yang ada pada masing-masing botol bekas yang sudah tidak terpakai dengan menyamakan simbol hurufnya pada mini alfabet card atau APE pohon huruf. Penelitian ini dilatarbelakangi selain anak-anak mampu memainkan peran layaknya kehidupan sehari-hari bermasyarakat, tujuan berikutnya yakni agar anak lebih dini mampu mengenal beragam keaksaraan dengan menggunakan daur ulang botol bekas. Penelitian tentang bermain sosiodrama pemanfaatan ragam botol bekas sebagai alat permainan edukasi untuk mengenalkan pra keaksaraan kepada anak usia dini di satuan Pendidikan yang ada di Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik dan diharapkan memberikan referensi dan edukasi kepada orang tua dan Pendidik PAUD khususnya untuk bisa memahami dunia anak usia dini salah satunya dengan memahami hakikat bermain dan makna bermain bagi anak usia dini. Dalam hal ini, untuk mengenalkan huruf atau keaksaraan awal bisa melalui benda yang ada di sekitar yakni pemanfaatan botol bekas yang memiliki ragam merk atau jenis. Kegiatan tersebut dikemas melalui aktivitas sosiodrama atau bermain peran layaknya aktivitas orang dewasa namun versi anak. Hal ini diperoleh dengan mengeksplorasi berbagai sumber dari beberapa literatur dari hasil penelitian dan pemikiran di mana hasilnya dapat digunakan bagi orang tua dan Pendidik PAUD agar lebih tepat dalam mendampingi dan mendesain kegiatan pembelajaran bagi anak usia dini sehingga mutiara pembelajaran pendidikan anak usia dini (PAUD) yaitu bermain sambil belajar dapat tercapai.