Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

INFLUENCE HYBRID RESOURCES TOWARD SUSTAINABILITY AT MICRO-HYDRO MANAGEMENT IN AMBAPA VILLAGE Muhammad Yusan Naim
Journal of Environmental Engineering and Sustainable Technology Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jeest.2020.007.01.2

Abstract

This research illustrates the relationship analysis and influence of Hybrid Resources on the sustainable construct of Micro-hydro management. Hybrid Resources is an appropriate long-term solution in addressing the limitations of Micro-hydro Resources in the long dry season and is a variable that affects the sustainability of power plant management. The relationship and influence of these two constructs can be analyzed statistically inferential by applying Confirmatory Factor Analysis (CFA) partial and full model. The results of the partial model test showed that the estimation model of the reflection relationship of each of the variable Hybrid Resources and sustainability of its manifest variables had met the Critical Ratio (CR) and Standard Loading Factor (SLF) values. Furthermore, full-model test results show that the model estimation of relationship and influence between Hybrid Resources on sustainability variables is positive and significant and has fulfilled the criteria Of Good Of Fit (GOF). The most dominant manifest variable of gaining an indirect influence reflection of Hybrid Resources is of energy consumption of 0.746 and the manifest variable that most predominant gets reflection of the indirect influence of sustainability construct is the application of strict sanctions when properly proven use of the illegal energy by 0.704. The direct influence between Hybrid Resources against the sustainability construct by 0.260.                                      
PROTOTIPE PERANCANGAN ALAT UKUR VOLUME SOLAR DAN LOKASI BERBASIS IOT PADA TANGKI PENDAM GENSET DATA CENTER A. MUH. SAAD; YUSAN NAIM; ABDULLAH BASALAMAH
Jurnal INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi) Vol 9 No 1 (2024): APRIL
Publisher : Department of Informatics Engineering, Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/instek.v9i1.46417

Abstract

Data center adalah suatu bangunan atau bagian dari bangunan yang fungsi utamanya untuk menempatkan ruang komputer dan ruang-ruang pendukungnya. Adapun tujuan dari penelitian ini agar bahan bakar solar pada genset yang ada pada data center tetap terjaga sehingga tidak terjadi pemadaman listrik yang nantinya akan mengakibatkan data yang ada di data center tidak bisa terakses. Metode yang digunakan yaitu perancangan perangkat keras (Hardware) dan perangkat lunak (software). Perancangan perangkat keras terdiri dari mikrokontroler ESP, sensor ultrasonic, GPRS, LCD, Buzzer dan Regulator Tegangan, perangkat lunak (software) menggunakan aplikasi Arduino IDE, Bahasa C, WhatsApp dan Twilio. Setelah melakukan perancangan dan pengaplikasian alat penelitian maka diperoleh Tingkat ketelitian pengukuran tinggi bahan bakar dengan nilai akurasi sebesar 99,9%, untuk peresentasi volume bahan bakar dalam tangki di tampilkan ke display LCD yaitu 25%, 50%, 75% dan tangki Kosong
Mobile Solar Power Plant (PLTS Mobile) for BASARNAS Operational Area Muhammaad Yusan Naim; Syamsir Syamsir; Muh. Fauzan Suardi
International Journal of Mechanical, Electrical and Civil Engineering Vol. 2 No. 2 (2025): April : International Journal of Mechanical, Electrical and Civil Engineering
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ijmecie.v2i2.268

Abstract

Indonesia is a developing country located at the convergence of four tectonic plates, making it highly prone to natural disasters such as earthquakes, tsunamis, landslides, and volcanic eruptions. These frequent disasters highlight the critical need for reliable electricity during emergencies. However, disaster-affected areas often struggle to restore power due to accessibility issues. To address this, alternative energy sources are needed, and Solar Power Plants (PLTS) offer a practical solution. PLTS are easy to implement, depend only on sunlight, and provide clean energy with low carbon emissions. Under clear skies, solar radiation can reach 1,000 Watts per square meter, making it a powerful energy source. Additionally, PLTS systems are adaptable and can be deployed in various formats, including mobile units. This study focuses on designing a Mobile PLTS to support BASARNAS operations in disaster zones. Data collection was conducted using resources from BNPB, BMKG, BASARNAS, and NASA. The analysis includes the geographical characteristics of the site, solar radiation intensity, and the operational dimensions of the BASARNAS Mobile Truck. The study aims to determine the suitable system specifications and estimate the energy production capacity of the Mobile PLTS. The proposed design features 20 solar panels, each with a capacity of 300 Wp, producing an average of 27.70 kWh per day. It also includes 16 batteries for energy storage. The remaining space in the truck can be used for transporting logistics or essential tools, making it a multifunctional unit ideal for disaster response scenarios.
ANALISIS POTENSI SAMPAH RUMAH TANGGA MENJADI GAS METANA SEBAGAI BAHAN BAKAR PLTSa DI TPA BONTORAMBA MAROS Dicky Rezky Rahmanda; Sri Wahyuni; Muh. Yusan Naim; Syamsir; Muhammad Amin
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/logitech.v7i2.6

Abstract

Perubahan iklim dan krisis energi global telah memicu upaya pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) di Indonesia. Salah satu sumber EBT yang memiliki potensi besar adalah pemanfaatan sampah rumah tangga sebagai bahan baku energi. Penelitian ini mengeksplorasi potensi sampah rumah tangga di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bontoramba, Kabupaten Maros, sebagai sumber energi alternatif melalui teknologi Landfill Gas (LFG). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur volume sampah, potensi gas metana yang dihasilkan, serta kontribusinya dalam menghasilkan energi listrik. Penelitian ini mengukur potensi sampah rumah tangga di TPA Bontoramba, Maros, sebagai bahan bakar PLTSa dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, studi literatur, dan analisis Landfill Gas untuk menghitung produksi gas metana, Lower Heating Value (LHV), dan kontribusi energi listrik, guna mendukung pengembangan energi terbarukan di Maros. Berdasarkan analisis data peneliti menemukan bahwa dari total volume sampah sebesar 6.220.898 m³ atau setara dengan 2.461.422,33 Ton, TPA Bontoramba mampu menghasilkan gas metana sebesar 3.749.760 m 3 /Tahun. Gas metana ini memiliki nilai kalor ( Lower Heating Value-LHV) sebesar 134,24 MJ/m³, yang menunjukkan potensi sebagai bahan bakar untuk Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Kontribusi yang diberikan dari sampah rumah tangga sebesar 52,47% dengan Estimasi energi listrik yang dihasilkan dari pemanfaatan gas metana tersebut mencapai 31.145.881 kWh/tahun, memberikan solusi yang berkelanjutan bagi masalah pengelolaan sampah dan ketergantungan pada energi fosil.
Analisis Efisiensi Daya Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro Di Desa Pao Kecematan Tombolo Pao Kabupaten Gowa Sebagai Alternatif Sumber Energi Listrik Azizah, Nur; Adaniah, Nahdatul; Naim, Muh Yusan; Sugianto; Syarifuddin, Andi
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/logitech.v7i2.8

Abstract

Untuk meningkatkan daya yang dihasilkan pada sumber energi minihidro secara optimal maka analisis efisiensi daya Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) merupakan kajian penting untuk mengoptimalkan potensi sumber daya air yang tersedia dalam menghasilkan energi listrik. PLTM merupakan salah satu solusi energi terbarukan yang ramah lingkungan, menggunakan aliran air dari sungai atau saluran irigasi dengan kapasitas pembangkit yang lebih kecil dibandingkan dengan pembangkit hidro besar.  Penelitian ini dilakukan dengan melalui wawancara pihak PLTM Tombolo Pao dan observasi yang dimana dilakukan langsung di PLTM Tombolo Pao. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi daya pada Pembangkit Litsrik Tenaga Minihidro (PLTM) Tombolo Pao Kabupaten Gowa, dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja seperti mengetahui daya yang dihasilkan berdasarkan debit air dan tinggi terjun air pada Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM), untuk mengetahui rugi-rugi pada penstock, turbin dan generator pembangkit listrik tenaga minihidro di Desa Pao Kecematan Tombolo Pao Kabupaten Gowa.  Melalui pengukuran dan analisis, ditemukan bahwa efisiensi daya pada  PLTM Tombolo Pao sebesar 75,22% dengan debit air 0,554 m3/s, dengan nilai rugi-rugi penstock sebesar 146,73 W, rugi-rugi turbin 151.588,81 W dan rugi-rugi generator yang diperoleh sebesar 4.854,13 W hal ini dipengaruhi oleh variasi debit air dan rugi-rugi peralatan yang digunakan pada PLTM Tombolo Pao. Penelitian ini memberikan gambaran yang jelas tentang faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi dalam sistem pembangkit listrik minihidro, yang diharapkan dapat menjadi referensi untuk pengembangan dan pengelolaan PLTM yang lebih efektif dan efisien di masa depan.
Rancang Bangun Alat Kontrol dan Monitoring Tingkat Kecerahan Lampu LED Menggunakan Aplikasi Android dan Website Husna Januddin, Mifta Hul; Puspitasari, Alifah Tasya; Nawir, Nawir; Naim, Muh Yusan
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/logitech.v7i2.9

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem pengatur kecerahan lampu LED melalui aplikasi Android dan website . Sistem ini dirancang untuk mengatasi masalah konsumsi daya yang tidak efisian, dan terbatasnya Pengontrolan intensitas cahaya pada  LED di ruang kantor dari jarak jauh. Proses pengembangan dengan perancangan perangkat keras yang mencakup mikrokontroler ESP32 yang memiliki dual-core prosesor berkecepatan  hingga 240 MHz, modul AC dimmer berkapasitas 600V-16A untuk mengatur intensitas cahaya, sensor BH1750 yang mampu mendeteksi intensitas cahaya hingga 65.535 lux , dan sensor PZEM-004T yang dapat mengukur tegangan (80–260V), arus (0–10A), dan daya aktif hingga 2.3kW.  Sistem ini didukung perangkat software yang menggunakan Arduino IED untuk memprogram ESP32, MIT App Inventor dan PHP untuk membuat website dan aplikasi android. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini berhasil mengontrol kecerahan lampu LED dan menampilkan data konsumsi daya secara real-time. Saat mengukur intensitas cahaya, sensor BH1750  rata-rata error  sebesar 0,95%, dengan error maksimum sebesar 2,74% pada tingkat kecerahan 30% dari tegangan 220 V dan error minimum sebesar 0,16% pada tingkat kecerahan 60% dari tegangan 220 V. Sedangkan pada pengujian konsumsi daya menggunakan sensor PZEM-004T menghasilkan error rata-rata sebesar 1,37%, dengan error maksimum sebesar 3,33% pada tingkat kecerahan 10% dari tegangan 220 V  dan error minimum sebesar 0,67% pada tingkat kecerahan 100% dari tegangan 220 V.  Secara keseluruhan, penelitian ini berhasil memberikan pengendalian pencahayaan yang efisien, stabil dan akurat. Sistem yang dikembangkan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi energi, serta memberikan kenyamanan optimal kepada pengguna terutama di lingkungan kerja seperti ruang kantor.
Analisa Simulasi Penambahan Interbust Transformator (IBT) 275/150 Kv, 90 Mva dan Kontigensi N-1 di GI Pamona Arifuddin, Muhammad Ariyanto; Arifuddin, Muhammad Ariyanto Arifuddin; Reza Naufal I, Moch; Naim, Muh Yusan; Amin, Muhammad
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/g4eabb12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai pembebanan interbus transformator pada Gardu Induk Pamona pasca penambahan satu unit trafo IBT 90 MVA termasuk saat kontigensi N-1 pada IBT dan kontigensi N-1 PLTU Mamuju dan PLTA Bakaru.Interbus Transformer (IBT) memegang peran penting dalam penyaluran tenaga listrik dari pembangkit hingga ke konsumen akhir merupakan aspek krusial dalam menjaga kelangsungan operasi sistem tenaga listrik, pada umumnya pembebanan Interbus Transormator (IBT) diatur maksimal 80%. Pada GI Pamona terdapat dua unit IBT dengan kapasitas 90 MVA dengan pembebanan di waktu beban puncak dapat melebihi 80%. Jika terjadi gangguan pada salah satu IBT dapat menyebabkan overload.Hasil penelitian menunjukkan pada simulasi sebelum penambahan satu unit trafo IBT 90 MVA pembebanan masing masing IBT 97.3% (86.9 MW) yang memiliki arus pada tiap IBT 337 A serta daya reaktif 17.2 Mvar, namun pada simulasi penambahan satu unit IBT 90 MVA menurunkan pembebanan pada masing-masing IBT menjadi 66.8%. Kondisi tersebut secara signifikan mengurangi risiko overload. Dalam simulasi kontingensi N-1 pada IBT, pembebanan meningkat hingga 97,854%, sehingga diperlukan Manual Load Shedding (MLS) sebesar 53,80 MW untuk menurunkan pembebanan menjadi 79,993%. Pada kontingensi N-1 PLTU Mamuju, IBT tetap beroperasi tanpa overload dengan pembebanan maksimum 67,323%, sedangkan pada PLTA Bakaru, pembebanan maksimum mencapai 70,731%, tetap dalam batas aman tanpa mengaktifkan Relay OLS.
Perancangan Pemeliharaan Preventif Pada Sistem Kelistrikan Agitator Untuk Tangki Seed Precipitation Di PT Borneo Alumina Indonesia Putra Rahmatullah; Muh Yusan Naim; Arif Jaya
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/4ydm4s77

Abstract

PT. Borneo Alumina Indonesia merupakan perusahaan pengolahan bauksit menjadi alumina, di mana keandalan sistem agitator pada tangki seed precipitation sangat penting untuk kelancaran produksi. Kegagalan sistem ini dapat menyebabkan downtime signifikan, berdampak pada efisiensi produksi dan kerugian operasional. Penelitian ini bertujuan merancang jadwal pemeliharaan preventif guna meningkatkan keandalan sistem kelistrikan agitator. Metode yang digunakan meliputi Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Risk Based Maintenance (RBM), dan Reliability Centered Maintenance (RCM) yang didukung simulasi Weibull. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan keandalan sistem serta mengoptimalkan produktivitas operasional di fasilitas produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan pemeliharaan preventif yang diusulkan mampu meningkatkan reliabilitas sistem hingga 113% dibandingkan tanpa pemeliharaan. Jadwal yang diterapkan mencakup inspeksi rutin harian, penggantian komponen kritis dalam interval satu hingga tiga tahun, serta pengujian isolasi motor saat overhaul tahunan. Implementasi strategi ini berhasil menekan downtime tahunan menjadi 3,84%, memungkinkan produksi alumina mencapai 96% dari kapasitas teoritis sebesar 1.000.000 ton per tahun.
Rancang Bangun Sistem Relay On-Off untuk Peningkatan EfisiensiKonsumsi Energi Listrik Rumah Tangga Nur Alif Baang, Muh Reski; Meylinda Utami, Andi Vinni; Nojeng, Syarifuddin; Yusan Naim, Muh; Syarifuddin, Andi; Meylinda, Vinni
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/logitech.v7i1.31

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, meningkatnya kebutuhan energi listrik di rumah tangga menjadi tantangan serius seiringdengan pertumbuhan teknologi dan perubahan gaya hidup. Perubahan dalam pola konsumsi energi di rumah tangga dapatmenjadi pemicu utama untuk peningkatan penggunaan listrik yang berlebihan. Di tengah tantangan ini, penerapan teknologiotomatisasi, seperti sistem relay on-off, muncul sebagai solusi potensial untuk meningkatkan efisiensi penghematanpenggunaan energi di rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem relay on-off sertapenerapannya dalam meningkatkan efisiensi konsumsi listrik rumah tangga. Metode penelitian ini meliputi perancanganperangkat keras dan perangkat lunak, serta analisis pengujian daya pada beban lampu. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa penerapan sistem relay on-off pada peralatan listrik rumah tangga dapat meningkatkan efisiensi energi secarasignifikan. Berdasarkan hasil pengujian, disimpulkan bahwa alat dapat mengontrol lampu on-off secara otomatis. Setelahdilakukan simulasi dengan menggunakan beban berupa satu lampu daya 10Watt di tiga ruangan berbeda, diperoleh totalpenghematan konsumsi energi untuk beban penerangan dari ketiga ruangan sebesar 0.1kWh/hari atau 3kWh/bulan. Totalpenghematan biaya kWh/Bulan untuk penerangan lampu ketiga ruangan sebesar Rp4.055,94. Penghematan ini didasarioleh rentang waktu pemakaian yang dikontrol penuh oleh perangkat sistem relay on-off. Dengan demikian penggunaanperangkat sistem relay on-off pada rumah tangga maka konsumen mendapatkan keuntungan dari pemakaian daya dan biayayang dikeluarkan setiap bulan. 
STUDI ANALISIS KOORDINASI PROTEKSI RECLOSER PATUNG JERUK DENGAN RECLOSER LIMBANGAN PADA WILAYAH KERJA PT PLN (PERSERO) ULP PANGKEP Saputra, Krisna Dian; Krisna Dian Saputra; Dion P, Galih; Nojeng, Syarifuddin; Naim, Muh. Yusan; Syarifuddin, Andi
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/36xqsk47

Abstract

Keandalan sistem distribusi listrik bergantung pada proteksi yang mampu mendeteksi dan mengisolasi gangguan secara cepat dan selektif. Recloser adalah perangkat proteksi penting yang berfungsi menangani gangguan secara otomatis pada jaringan distribusi. Untuk memastikan gangguan ditangani secara lokal tanpa memengaruhi sistem secara luas, diperlukan koordinasi proteksi yang baik antar recloser. Penelitian ini menganalisis koordinasi proteksi antara Recloser Patung Jeruk dan Recloser Limbangan di wilayah kerja PT. PLN (Persero) ULP Pangkep. Metode yang digunakan adalah perhitungan manual dan simulasi software DIgSILENT berdasarkan data teknis, seperti arus gangguan, arus pickup, dan waktu kerja rele. Evaluasi koordinasi dilakukan melalui kurva karakteristik waktu-arus (Time Current Characteristic/TCC) dengan acuan standar IEEE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan Overcurrent Relay (OCR) pada kedua recloser telah sesuai dan mampu memberikan proteksi yang selektif terhadap gangguan fasa-ke-fasa. Namun, pengaturan Ground Fault Relay (GFR) pada Recloser Limbangan belum optimal dan berpotensi mengganggu selektivitas proteksi. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian setting pada GFR Recloser Limbangan dengan menambahkan satu tahap proteksi menggunakan karakteristik Inverse Definite Minimum Time (IDMT) dan menaikkan arus trip instan. Hasil akhir terdiri dari tiga tahap: I₀ > 25 A (IEC SI, TMS = 0,1), I₀ >> 200 A (definite time, 250 ms), dan I₀ >>> 220 A (definite time, 0 ms). Penyesuaian ini dapat meningkatkan selektivitas proteksi dan keandalan sistem..   Kata kunci: koordinasi proteksi, recloser, DIgSILENT, OCR, GFR.