Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Permainan Tradisional sebagai Sarana Penguatan Karakter Kebangsaan dan Cinta Tanah Air di Lembaga PAUD Hidayanto, Nova Eko
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 9 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v9i1.2881

Abstract

Di tengah derasnya arus digitalisasi, nilai-nilai kearifan lokal pada anak usia dini mulai tergerus, yang berdampak pada menipisnya rasa cinta tanah air. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memegang peran strategis dalam menanamkan fondasi karakter tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis bukti-bukti empiris terkait efektivitas implementasi permainan tradisional dalam menguatkan karakter kebangsaan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR). Pencarian literatur dilakukan melalui database Google Scholar, DOAJ, dan Garuda dengan rentang waktu publikasi 5 tahun terakhir (2020-2025). Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, ditemukan 15 artikel yang relevan untuk dianalisis. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa permainan tradisional secara konsisten terbukti mampu menjadi media internalisasi nilai-nilai Pancasila. Temuan dikelompokkan menjadi tiga tema utama: (1) permainan tradisional kolektif (seperti gobak sodor) membangun gotong royong dan persatuan; (2) permainan berbasis aturan (egrang, engklek) menanamkan integritas dan ketaatan hukum; dan (3) penggunaan alat permainan berbasis alam menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal. Kesimpulannya, integrasi permainan tradisional ke dalam kurikulum PAUD adalah pendekatan berbasis bukti (evidence-based) yang efektif untuk membentuk profil pelajar yang cinta tanah air.
PERAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DALAM BIMBINGAN KONSELING Hidayanto, Nova Eko
PKn Progresif : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Kewarganegaraan Vol 13, No 1 (2018): Jurnal PKn Progresif, Vol. 13 No. 1 Juni 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/pknp.v13i1.35785

Abstract

We know that how important BK (Counseling Guidance) in campus and secondary  school until senior high school. Remember that now is globalization or modern era which is how heavy information from foreign country that do not bring fine cases which accordance with our country personality that is Pancasila. Lately, many decadence moral like student or society fighting, drug and alcohol drinking, et cetera. Even especially many victim of alcohol drinking are student of very young people and this is become central of attention from our state, Indonesia, not only now but forever. Because of that, alcohol drinking which is easy gotten and identical with appearance of discotiques which is come from foreign country. Of course drug and alcohol drinking can cause death accordance with medical science and destroy  of education world. In one side, BK role is helping and pushing service to all student for to speed their study with giving advices so that can filter  negative acts which can not accordance with Pancasila and religion. In this, BK role must join with religion and PPKN teacher for helping better student in Indonesia.Kata Kunci : Role, Pancasila and Civic, Counseling Guide